Jurnal Pengabdian Masyarakat
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS): bna journal aims to publish articles on the results of community service from academics, researchers and practitioners in various fields of science including education, engineering, agriculture, health, social humanities, information technology, and management. Focus and Scope of Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) are: Training for community empowerment (Pelatihan untuk Pemberdayaan Masyarakat) Small & Medium-Sized Enterprises /SMES (UMKM) Empowerment of Border Area Communities (Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan) Public Health Community Service Activities by Students (Pengabdian Masyarakat oleh Siswa/Mahasiswa) Education for Sustainable Development (Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan) Design Appropriate Technology for Communities (Rancangan Teknologi Tepat Guna Bagi Masyarakat)
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 1 (2025)"
:
30 Documents
clear
Pemberian PMT Susu dan Telur pada Anak dengan Resiko Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau
Susi Ernawati;
Siti Maimunah;
Fatya Nurul Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.350
The consumption of animal protein sources is highly crucial for nutritional intake during the developmental period, particularly in the first 1000 days of life. By consuming animal protein sources during this critical period, it can enhance growth, cognitive function, and the nutritional status of children. The long-term effect of consuming protein-rich foods is to improve the nutritional status of toddlers. The objective of this community service is to increase awareness regarding the provision of supplemental foods such as eggs and milk to children at risk of stunting. This is done by providing education on supplemental foods to children within the Puskesmas Tembilahan Hulu area. The outcome of the community service is the improved knowledge of mothers and the provision of eggs and milk to participants' toddlers at risk of stunting within the working area of Puskesmas Tembilahan Hulu, totaling 10 children.
Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak TK 3 Kartini Kemiren
artemisia, stephanie devi;
Sriyanti, Titis;
Udianto, Abi Mas
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.351
Kesehatan gigi dan mulut merupakan keadaan sehat dari jaringan keras dan jaringan lunak gigi beserta unsur-unsur yang berkaitan dengan rongga mulut yang digunakan untuk makan, berbicara dan berinteraksi sosial tanpa gangguan fungsi, estetik dan ketidaknyamanan karena adanya penyakit, penyimpangan oklusi dan kehilangan gigi yang menyebabkan kemampuan hidup secara produktif secara sosial dan ekonomi. Permasalahan gigi disebabkan karena sikap yang mengabaikan kebersihan gigi, kurangnya pengetahuan tentang pentingnya memelihara kesehatan gigi. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengajak siswa siswi TK 3 Kartini Kemiren menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut. Proses pengabdian Masyarakat dimulai dengan siswa-siswi TK diberikan pretest sederhana terkait dengan kesehatan gigi untuk mengetahui kemampuan anak-anak mengenai permasalahan gigi. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi bentuk video dan praktek menggosok gigi, kegiatan terakhir yaitu mengerjakan postest untuk mengetahui peningkatan pengetahuan anak-anak. Alat yang digunakan adalah lembar soal yang berisi 5 soal gambar menjodohkan. Dari hasil rekap hasil nilai pretest siswa-siswa, didapatkan nilai rata-rata 68 dan hasil nilai rata-rata postest sebesar 84. Hal ini menunjukkan bahwa yang mengikuti kegiatan ini rata-rata nilai pengetahuannya meningkat sebesar 16 poin. Hal ini juga membuktikan bahwa teknik pemberian edukasi kepada siswa-siswi sudah tepat, yaitu dengan menggunakan video pembelajaran dan praktek langsung
Edukasi Kesehatan Makanan Sehat Bagi Anak di SD Negeri 1 Gumuk Banyuwangi
Hariani, Wahyu Fuji;
Indah Kurniawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.359
Nutritious food provides a variety of essential nutrients that the body requires. Snacking is a popular eating habit among children, enjoyed for its convenience and tasty appeal, especially those in elementary school. Unhealthy food can have negative impacts on children's health. Selecting snacks at random can result in decreased appetite and nutritional issues in kids, resulting in underweight and obesity. This activity aimed to educate children about healthy foods in school so that they can choose healthy and unhealthy snacks and improve students' knowledge and attitudes towards healthy foods to be consumed at school. The method used was counseling on recognizing healthy and unhealthy foods. Conclusion: The assessment of students’ knowledge and attitudes at SDN 1 Gumuk reveals a notable improvement in their understanding and awareness of distinguishing between healthy and unhealthy food options, as well as identifying suitable colors of healthy foods for consumption
Pelatihan Pijat Oksitosin Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Kader Kesehatan dan Ibu Hamil
Christiana, Indah;
Nurul Eko Widiyastuti;
Diana Kusumawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.362
Persentase ASI eksklusif di Indonesia menurun dari 69,7% pada 2021 menjadi 67,96% di 2022. Salah satu alasan yang membuat sulit untuk mencapai target cakupan ASI eksklusif adalah kelancaran produksi ASI yang terhambat atau bahkan tidak keluar. Salah satu alasan mengapa ibu tidak memberikan ASI adalah karena produksi ASI yang tidak lancar. Salah satu metode mengatasi ketidaklancaran produksi ASI yaitu melakukan pijat oksitosin. Pelatihan pijat oksitosin ini dilakukan pada tanggal 15 Maret 2024 di Kelurahan Kemiren Banyuwangi. Sasaran pada pengabdian masyarakat yaitu kader kesehatan sejumlah 20 orang dan 8 ibu hamil. Sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan test untuk mengetahui pengetahuan kader dan ibu hamil tentang ASI eksklusif. Terdapat peningkatan pengetahuan, nilai rata-rata sebelum pelatihan adalah 31, sementara setelah pelatihan diberikan, terjadi kenaikan sebesar 52 poin sehingga mencapai 83. Pelatihan pijat oksitosin bisa sangat membantu para kader kesehatan dalam meningkatkan jumlah ibu yang memberikan ASI eksklusif. Selain menjadi kesempatan untuk bertukar informasi, pelatihan ini juga bisa menjadi sarana kolaborasi antar komunitas. Oleh karena itu, disarankan untuk mengembangkan program pelatihan serupa bagi para kader kesehatan di berbagai wilayah, terutama di daerah yang mengalami penurunan dalam praktik pemberian ASI eksklusif.
Pentingnya Pengetahuan Ibu Mengenai Kebutuhan ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 0 – 6 Bulan di Posyandu Kamboja Tukang Kayu Banyuwangi
Hidayatin, Nur;
Hariani, Wahyu Fuji
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.367
Mother's milk (ASI) is the first, main and best natural food for babies. Breast milk is a natural nutrient that has excellent nutritional value with a balanced composition and is in accordance with needs which is beneficial for the growth and development of babies aged 0 – 6 months. According to the World Health Organization (WHO), exclusive breast milk is breast milk given to babies aged 0-6 months without any additional food. Breast milk given to babies will be useful for preventing babies from various diseases, while for mothers it can prevent breast cancer. The aim of this community service is to provide information about the importance of mothers' knowledge regarding the need for exclusive breastfeeding for babies aged 0 - 6 months at the Cambodian carpenter posyandu Banyuwangi. This community service was carried out at the Cambodian carpenter Posyandu Banyuwangi using the counseling method for mothers who have babies aged 0 – 6 months. A total of 20 respondents. Most of them had knowledge in the good category. Counseling about exclusive breastfeeding is a form of providing education to every mother who has a baby or prospective mother
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana pada Pelaku UMKM di Muja Muju Umbulharjo Yogyakarta
Aji, Tusianto Dwi Sapto;
Utomo, Rochmad Bayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.369
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia, dan UMKM diklaim sebagai penopang atau tulang punggung bagi perekonomian negara dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61 persen. Dari 65.000.000 UMKM di Indonesia, masih ada beberapa UMKM yang belum mengalami perkembangan dalam hal kinerja keuangannya, seperti warung makan H&R dan angkringan Mbah Tami. Kedua UMKM tersebut tidak pernah melakukan pencatatan keuangan sama sekali karena kurangnya pemahaman dasar akuntansi dan penyusunan laporan keuangan. Tujuan kegiatan pengabdian pada usaha warung makan H&R dan angkringan Mbah Tami di Gang Tugiyo, Muja Muju, Umbulharjo Yogyakarta ini sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha terhadap pentingnya pembukuan pencatatan keuangan. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukan respon positif dari pelaku usaha terhadap kesadaran atas pentingnya pencatatan pembukuan sederhana, sehingga pelaku usaha dari yang belum bisa menjadi mampu membuat pencatatan pembukuan sederhana yang mudah untuk diaplikasikan dalam mengembangkan usahanya.
Promosi Kesehatan Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Melalui Upaya Konsumsi Vitamin Yang Tepat
Amanda, Dita;
Kustriyani, Anung;
Lestari, Ima Fitria;
Wiarsini, Ni Kadek Mei;
Maulidia
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.375
Malnutrition are causes of stunting. Even though the number of stunting in Indonesia has decreased, efforts are still needed to increase public awareness, especially pregnant women. This is done so that babies born can avoid stunting. The aim of this community service activity is to provide information regarding the correct consumption of vitamins during pregnancy as an effort to prevent stunting. The methods used are video screening, counseling and providing health promotion media in the form of paper fans. Pregnant women also do pre-test and post-test questions. This community service activity was attended by 10 pregnant women from Posbindu Kemiren Village. The result of community service activities is that pregnant women receive information regarding the types of vitamins consumed during pregnancy and vitamin deficiencies in pregnant women. There was an increase in pregnant women who answered all post test questions correctly (10 respondents) compared to the pre test (6 respondents).
Edukasi dan Upaya Deteksi Penyakit Tidak Menular Melalui Pemeriksaan Kesehatan
Masroni;
Sholihin;
Nazmi, Annisa Nur;
Damayanti, Fransiska Erna;
Munif, Badrul;
Rudiyanto, Rudiyanto;
Kusumawati, Diana;
Indriani, Ninis;
Izzah, Ukhtul;
Ariyani, Anita Dwi;
Anitarini, Fany;
Hermanto, Andrik
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.377
Non-Communicable Diseases (NCDs) often undetected because they have no symptoms and there no complaints. Usually found at an advanced stage, so it will be difficult to cure and ends in disability and death. This situation creates large costs for sufferers, families and the state. NCDs can be prevented by controlling risk factors. Increasing public awareness and concern for NCD risk factors very important in controlling NCDs. Counseling, examinations and surveillance of NCD risk factors are forms of health efforts to prevent an increase in the prevalence of non-communicable diseases. The activity of the undergraduate nursing and professional nursing lecturer's service program which is integrated with Thematic KKN is in the form of providing information to the community about the risk factors for non-communicable diseases (PTM), followed by examining the risk factors for non-communicable diseases in the community in the Grogol Village area, Giri Banyuwangi District. The reason for choosing the location based on the Mojopanggung Community Health Center's annual report, it shows that the prevalence of non-communicable diseases such as hypertension, DM, gout is always included in the 10 most types of disease every year. Therefore, it is very important to provide education regarding hypertension, gout and blood sugar to the public to prevent complaints and bad impacts, so that it will extend life expectancy and increase the productivity of residents who experience these diseases.
Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional Untuk Posyandu Lansia Di Desa Joketro Kecamatan Parang Kabupaten Magetan
Eltigeka Devi Apriliani;
Al Wafi Rahmaputri Ardianingrum;
Heru Widianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.379
Penerapan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) pada lansia perlu ditingkatkan untuk usia lanjut yang sehat dan bahagia. Tujuan pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan tentang program Jaminan Kesehatan Nasional untuk Posyandu lansia di Desa Joketro Kecamatan Parang Kabupaten Magetan. Peserta pengabdian masyarakat adalah 37 orang. Proses pengabdian masyarakat terdapat perencanaan, pelaksanaan, diskusi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini berupa poster tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Poster pengabdian masyarakat berisi tentang persyaratan, prosedur, manfaat, hak dan kewajiban peserta program Jaminan Kesehatan Nasional. Sosialisasi tentang program Jaminan Kesehatan nasional untuk posyandu lansia dapat memberikan kemudahan akses dalam pegobatan pelayanan kesehatan dan meningkatkan produktivitas.
Upaya Peningkatan Kesehatan Mental pada Usia Remaja
Budi, Yulifah salistia;
Yuli Fitria;
Fransiska Erna Damayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.380
Remaja merupakan masa dimana seseorang mengalami proses mengenal kepribadian, dimana kegagalan dalam proses tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah dan menimbulkan adanya gangguan terhadap kesehatan mental pada remaja. Pentingnya mengetahui secara dini bentuk gangguan mental, adanya peran serta dari masyarakat dapat menekan angka kejadian gangguan mental pada masyarakat khususnya remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pelatihan tentang kesehatan mental dan penanganannya. Sasaran pada kegiatan ini adalah kelompok usia remaja di wilayah kerja Puskesmas Mojopanggung sejumlah 56 partisipan yang dilakukan selama dua hari pada 29 – 31 Desember 2023. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah pemaparan materi dan role play metode penanganan kesehatan mental oleh narasumber serta melakukan evaluasi menggunakan kuesioner pada sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat adanya perubahan pengetahuan peserta yaitu pengetahuan peserta sebelum kegiatan terdapat sebagian besar 56,3% memiliki pengetahuan yang cukup sedangkan sesudah kegiatan sebagian besar memiliki pengetahuan baik yaitu 83,9%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan mental melalui pelatihan tentang kesehatan mental dan penanganannya kepada kelompok usia remaja, efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan mental.