cover
Contact Name
Fransisca Chondro
Contact Email
fransisca_chondro@trisakti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalabdimastrimedika@trisakti.ac.id
Editorial Address
Jl. Kyai Tapa No.260, RT.5/RW.9, Tomang, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 30322871     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.25105
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika adalah jurnal nasional yang memaparkan naskah hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, terutama berupa penerapan ilmu kedokteran dan kesehatan dalam upayanya memperbaiki tingkat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Jurnal ini merupakan jendela sumbangsih insan kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) dengan akses terbuka secara online sebagai salah satu jurnal resmi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti yang terbit dua kali setahun (Bulan Januari dan Juli).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025)" : 15 Documents clear
EDUKASI SINDROM PREMENSTRUASI DAN GANGGUAN DISFORIK PREMENSTRUASI PADA REMAJA DI DESA CIANGSANA-BOGOR Velyani, Dyani Pitra; Fitriana, Ika Nur; Satyasari, Daniella
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.21311

Abstract

Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan yang dinamis baik secara fisik maupun psikis. Remaja perlu mengenal tubuhnya termasuk tentang organ reproduksi dan perubahan-perubahan fisik serta psikologis yang terjadi dalam rentang usianya. Masalah reproduksi yang paling sering ditemukan pada remaja putri adalah sindrom premenstruasi. Premenstrual syndrome (PMS) atau sindrom premenstruasi adalah gejala-gejala yang dialami perempuan sebelum memasuki masa menstruasi. PMS dan Gangguan Disforik Premenstruasi (PMDD) telah menjadi kondisi kesehatan mental yang secara bermakna mengganggu fungsi keseharian perempuan dalam usia reproduktif. PMS dan PMDD telah menjadi kondisi kesehatan mental yang secara bermakna mengganggu fungsi keseharian perempuan dalam usia reproduktif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang PMS dan PMDD kepada remaja putri usia 12-18 tahun dengan memberikan pre-test, memberikan edukasi, lalu memberikan post-test. Selain itu dilakukan skrining pada populasi remaja putri di Desa Ciangsana, Bogor. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dasar mengenai PMS beragam sesuai dengan usia dan terdapat peningkatan pengetahuan pasca dilakukan penyuluhan. Edukasi mengenai PMS dan PMDD diharapkan memberikan pengaruh yang baik untuk mengenali, melakukan pencegahan, dan membentuk perilaku positif agar dapat menurunkan prevalensi PMDD pada remaja putri
EDUKASI DAN DETEKSI DINI ANEMIA PADA USIA REMAJA DI SMP SEKOLAH RAKYAT ANCOL Azahra, Aurelia Fatima; Zulkarnain, Salwa Fildzah; Maharani, Astrid Winesti; Lestari, Ikrimah Diyan; Az Zahra, Fatimah; Sugiri, Nabil Lokeswar; Az-Zahra, Athaya Ulima; Arvasabell, Raissya Keikazita; Salma, Nabila Maudy; Khusfiani, Triasti; Adriani, Donna; Imran, Yudhisman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.21700

Abstract

Anemia adalah kondisi kesehatan di mana kadar hemoglobin dalam darah di bawah nilai normal, yang dapat menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang. Prevalensi anemia di Indonesia tergolong tinggi, dengan data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi sebesar 48,9% pada ibu hamil, 38,5% pada anak-anak di bawah lima tahun, dan 22,7% pada wanita yang tidak dalam keadaan hamil di usia reproduksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan melakukan deteksi dini anemia pada remaja di SMP Sekolah Rakyat Ancol, dengan fokus pada individu di bawah usia 18 tahun. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan skrining kesehatan melalui pengecekan kadar hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai gejala, faktor risiko, dan pencegahan anemia, yang tercermin dari peningkatan skor nilai pre-test dari 90 menjadi 98 pada post-test. Kata Kunci: penyuluhan, edukasi, deteksi dini
EDUKASI DENGAN PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA UNTUK LOW BACK PAIN PADA PEDAGANG DENGAN RIWAYAT SPONDILITIS TB Suciana, Suciana; Agnes Zenyka Wongso; Agustina Putri Nurdiantari; Ainaya Az Zahra; Aisyah Alya Putri; Alifiansyah Yahya Arofah; Alusius Aditya Ramawijaya; Angeline Latief; Anggista Mayanda; Annisa Amala Tsara; Adrianto, Annisa P.; Anya S. Adeline, Anya S. Adeline; Larasari, Andira; Satyasari, Daniella
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.226881

Abstract

Low Back Pain (LBP) berdampak signifikan pada kualitas hidup, terutama pada individu dengan riwayat Spondilitis Tuberkulosis (TB). Program pengabdian masyarakat ini menerapkan analisis kedokteran keluarga pada seorang perempuan pedagang makanan dan minuman berusia 59 tahun, yang menderita LBP. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, analisis biopsikososial berdasarkan prinsip kedokteran keluarga, serta edukasi dan evaluasi peningkatan pengetahuan melalui pre- dan post-test setelah edukasi. Responden mengalami nyeri menjalar ke ekstremitas bawah disertai mati rasa, serta keterbatasan aktivitas harian. Faktor risiko mencakup riwayat Spondilitis TB, kebiasaan kerja yang mengharuskan berdiri lama, dan lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat. Pendekatan biopsikososial mengidentifikasi faktor ekonomi, kebersihan lingkungan, dan gaya hidup yang turut memperburuk keluhan. Intervensi dilakukan dengan edukasi mengenai postur tubuh yang benar, promosi kesehatan berbasis komunitas yang difokuskan pada perbaikan kebersihan rumah dan ventilasi, serta anjuran fisioterapi. Pengetahuan responden meningkat sebesar 50% setelah kunjungan dan edukasi. Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi berdasarkan analisis kedokteran keluarga merupakan komponen penting dalam penanganan komprehensif LBP pada pedangan dengan riwayat Spondilitis TB.
PENYULUHAN PENTINGNYA PEREGANGAN SEDERHANA PADA PEKERJA KEBERSIHAN KELURAHAN CENGKARENG BARAT Handayani, Astri; Chondro, Fransisca; Sudarma, Verawati; iemesha, Inge; Widi, Agatha Evelyna Candra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.22720

Abstract

Kelenturan merupakan salah satu faktor yang memegang peranan penting bagi manusia dalam melakukan pergerakan seahri-hari. Kelenturan adalah kemampuan seseorang untuk menggerakkan tubuh atau bagian-bagian dalam satu ruang gerak seluas mungkin tanpa mengnalami cidera pada persendian dan otot-otot yang terletak disekitar persendian. Salah satu hal sederhana yang dapat dilakukan untuk mempertahankan fleksibilitas adalah latihan peregangan. Peregangan yang dapat dilakukan adalah peregangan baik statis atau dinamis. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan pada 9 Mei 2025 di Kelurahan Cengkareng Barat dengan peserta sebanyak 33 orang pekerja kebersihan dengan berbagai latar belakang usia, Pendidikan dan jenis kelamin. Dilakukan pengukuran pengetahuan dengan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Hasil yang didapat adalah terdapat peningkatan tingkat pengetahuan dari para peserta penyuluhan (76% peserta dapat menjawab 5-7 pertanyaan dengan benar. Berdasarkan hasil kuesioner tersebut maka diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin di lokasi berbeda sehingga dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya Gerakan peregangan.
ANALISIS BAHAYA KESEHATAN KERJA PADA WARUNG SEMBAKO DI KRENDANG, JAKARTA Kusumaputra, Muhammad Faisal; Danardono, Anindya Diptapratita; Dewandhana, Aurelius Ariel; Rachma, Alya Karunia; Limbong, Herdima Meinardo; Amirah, Najah; Riharsono, Galih Chandra; Lestari, Ade Dwi; Samara, Tjam Diana; Ridwan, Alvin Mohamad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.22837

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat di warung sembako bertujuan meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di sektor industri mikro. Aktivitas yang dilakukan berupa penilaian risiko kesehatan dan keselamatan kerja di industri mikro warung sembako. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan penilaian risiko Kesehatan menggunakan matriks 4x4. Hasil menunjukkan bahwa warung sembako menghadapi risiko kesehatan kerja yang beragam, paling tinggi adalah risiko bahaya kerja ergonomi. Simpulan dari pengabdian ini adalah pentingnya intervensi preventif dan edukasi tentang kesehatan keselamatan kerja untuk mengurangi risiko penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja.
PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN UMUM DAN REPRODUKSI WANITA SEMASA HIDUP Wratsangka, Raditya; Murthi, Aditya Krishna; Tungka, Endrico Xavierees; Tjhin, Purnamawati; Venantius, Alvin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.22888

Abstract

The life course approach emphasizes the importance of maintaining health form adolescence to elderly, including sexual and reproductive health, non-communicable diseases, and mental health. Promotive and preventive efforts in the form of health education are still needed as one of the most realistic steps to help optimize women's health status. This community service activity was carried out on November3, 2024 to 68 Catholic women from various age groups who are members of the Indonesian Catholic Women's Association. The activities carried out were in the form of health education with the topic " Becoming a Healthy woman form Age to Age" and collecting questionnaire data. The results showed that after participating in this activity, the level of awareness improved regarding the importance of implementing a healthy lifestyle and routine health checks as a promotive and preventive effort to prevent disease in adult to elderly women. The conclusion of this activity is that health education needs to be carried out continuously to avoid misinformation in effort's to maintain women's health so that women's health status can reach optimal levels in various age groups. 
PENYULUHAN: PENGENALAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DAN PENCEGAHANNYA Samara, Tjam Diana; Wartono, Magdalena; Mediana, Dian; Kosasih, Adrianus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.22889

Abstract

Kebersihan jalan raya tidak bisa dilepaskan dari petugas yang membersihkan. Jenis pekerjaan tersebut tidak terlepas dari risiko berbagai penyakit yang ditimbulkan akibat pekerjaan tersebut. Salah satu penyakit yang dimaksud adalah penyakit jantung koroner (PJK) masih menjadi penyebab tertinggi penyebab kematian di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan pemahaman tentang faktor-faktor yang menyebabkan PJK bagi petugas pembersih sarana umum (PPSU) dalam hal ini penyapu jalan agar dapat mencegah timbulnya penyakit tersebut. Saat penyuluhan peserta diberikan pretest, dilanjutkan pemberian materi penyuluhan, dan diikuti dengan tanya jawab dan posttest. Hasil yang didapatkan adalah terjadi kenaikan pemahamana sebanyak 37.5%. Masih pelru dilakukan tindak lanjut penyluhan berikutnya agar peserta dapat lebih memahami bagaimana memelihara kesehatannya terkait sistem kardiovaskular
PENYULUHAN PENCEGAHAN KELELAHAN KERJA PADAPETUGAS PENANGANAN PRASARANA DAN SARANA UMUM Nazma, Diani; Chudri, Juni; Wahab, Revalita; Widiastuti, Laura; Hendrilie, Velycia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.22893

Abstract

Kelelahan kerja pada petugas PPSU merupakan kondisi fisik dan mental yang menurun akibat beban kerja yang berat dan kurangnya waktu istirahat yang cukup. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada produktivitas, kualitas kerja, serta kesehatan petugas itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah kelelahankerja serta strategi yang dapat diterapkan untuk mengurangi kelelahan kerja pada petugas PPSU. Metode yang digunakan yaitu penuluhan dengan presentasi, pengisian pre test dan post test serta tanya jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja, jam kerja yang panjang, dan kurangnya dukungan sosial menjadi faktor utama penyebab kelelahan. Oleh karena itu, disarankan perlunya penataan jadwal kerja yang lebih baik, peningkatan fasilitas pendukung, serta program kesejahteraan bagi petugas untuk meningkatkan kesehatan dan efektivitas kerja mereka.
PENILAIAN RISIKO KESEHATAN KERJA PADA USAHA MIKRO KAIN PERCA Hendrilie, Velycia; Aziza, Annisaa; Tamarifa, Zhaqina Azizah; Putri, Alya Miranti; Fitriani, Desi Nur; Jailani, M. Adji Fajar; Refra, Dian Dewi Vifani; Rizqita, Vanessa Ainum; Wulandari, Nasywa Noor; Fadilah, Hilya; Tanvie, Farnaz Keisya; Carissa, Azalia Wardhani Dya; Putri, Mauliza Kurnia; Elok, Wita; Nuriah, Hindiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.22896

Abstract

This study aims to assess occupational health risks in micro-scale patchwork fabric businesses. Data were collected through field observations and worker interviews, covering workplace characteristics, manual handling activities, health complaints, and existing control measures. The findings reveal significant health risks, including musculoskeletal disorders, symptoms related to sick building syndrome, and psychosocial stress. Workplace conditions feature low lighting, high temperatures, and inadequate humidity levels. Overburdened manual handling tasks further exacerbate health risks. Analysis was conducted by comparing field data with relevant regulations and theories, such as NIOSH and Indonesian labor regulations. This study provides recommendations to improve occupational health and safety, including ergonomics implementation, workplace environmental control, and psychosocial management.
ANALISIS BAHAYA KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA INDUSTRI KONVEKSI DI KRENDANG, JAKARTA Yusuf, Mega Yulian; Raihan, Muhammad Fajri; Erisca, Rehvynanda; Maheswari, Moza Adisty; Sosronegoro, Salsabila Aliyah; Widjaya, Muchamad Osama; Narottama, Rakha Mahisha; Nurdianti, Dita Suci; Zaina, Nashita Amira; Taroreh, Indah Rahmadany; Gabrielle, Laurentia; Lestari, Ade Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i2.22919

Abstract

This study analyzed work hazards in a small convection industry owned by Mr. G in Krendang Village, West Jakarta.  The research methods included interviews with the business owner and five workers, and measurement of work environment parameters such as lighting, noise and vibration using a measuring application.  Health risk analysis was conducted based on a risk matrix (4x4) that considers probability and consequence. The results showed several health risks, including musculoskeletal disorders due to repetitive movements, dust exposure, and heat. The highest risk is fatigue due to long working hours (medium-high). In conclusion, the convection industry has several occupational health risks that need to be addressed, especially by improving lighting, reducing noise and vibration, and implementing adequate rest periods.  Recommendations include educating workers about ergonomic work postures and the use of personal protective equipment.

Page 1 of 2 | Total Record : 15