cover
Contact Name
Rawuh Yuda Yuwana
Contact Email
yuda.ryy@gmail.com
Phone
+6282242662604
Journal Mail Official
official.pt.akm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jati-Jati, Rimba Jaya, Merauke, Merauke, Papua Selatan, Indonesia
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30264308     EISSN : 30264294     DOI : https://doi.org/10.70210/ajpm
Akselerasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, disebut Jurnal Akselerasi, adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh PT Akselerasi Karya Mandiri, dengan Online ISSN: 3026 - 4294 dan Printed ISSN: 3026 - 4308. Jurnal ini menerbitkan/ menyebarluaskan karya ilmiah dan inovasi dalam bentuk artikel ilmiah. Jurnal ini berkaitan dengan praktek dan proses keterlibatan masyarakat. Jurnal ini menerima dan menerbitkan laporan ilmiah yang berfokus pada pengabdian masyarakat dengan bidang keilmuan yang relevan mencakup: 1. Pendidikan 2. Pertanian 3. Teknik dan Kejuruan 4. Nutrisi 5. Psikologi 6. Linguistik 7. Sastra 8. Hukum 10. Sains 11. Agama 12. dll Jurnal Akselerasi mengajak dosen, mahasiswa, dan penggiat pengabdian masyarakat untuk mengirimkan naskah yang membahas topik yang relevan dengan fokus di atas. Naskah ditulis dengan menggunakan pendekatan akademik atau metode ilmiah dengan menyajikan data dampak kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan. Jurnal Akselerasi hanya mempertimbangkan makalah asli untuk publikasi. Artinya, manuskrip tersebut belum pernah dipublikasikan dan dianggap belum pernah dipublikasikan di jurnal lain. Jurnal Akselerasi tidak mempertimbangkan beberapa kiriman dan publikasi yang berlebihan untuk disertakan. Jurnal ini menerbitkan artikel tiga kali setahun, pada bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Edukasi Pencegahan Perilaku Perundungan / Bullying Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Wasur 2 Kabupaten Merauke Andri Irawan; Farida Romaito Pohan; Nur Rohmah Yulia Ningrum; Juventus Bangkit Wibowo
AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Akselerasi Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70210/ajpm.v4i1.209

Abstract

Bullying (perundungan) masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di lingkungan sekolah dasar dan berpotensi mengganggu perkembangan sosial, emosional, serta akademik peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bentuk, dampak, serta upaya pencegahan perundungan di SD Negeri Wasur 2 Kabupaten Merauke. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25–26 Februari 2026 dengan melibatkan 75 siswa kelas III, IV, dan V. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, permainan edukatif, diskusi dan tanya jawab, serta refleksi nilai. Evaluasi keberhasilan program dilakukan melalui post-test dan observasi partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung. Indikator keberhasilan ditetapkan berdasarkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi perundungan dan keterlibatan aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64 siswa (85,3%) memperoleh kategori pemahaman baik dengan nilai ≥80, sedangkan 11 siswa (14,7%) berada pada kategori cukup dengan nilai 60–79. Nilai rata-rata post-test yang diperoleh peserta adalah 84,7. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi bentuk-bentuk perundungan, memahami dampaknya, serta menjelaskan langkah-langkah pencegahan dan penanganannya di lingkungan sekolah. Tingginya partisipasi siswa dalam diskusi, permainan edukatif, dan refleksi nilai juga menunjukkan meningkatnya kesadaran, empati, dan komitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas perundungan. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pencegahan perundungan di sekolah dasar.
Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMA Melalui Deep Learning Training and Workshop di Papua Selatan Seli Marlina Radja Leba; Sri Ananda Pertiwi; Ranta Butar Butar; Ekfindar Diliana
AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Akselerasi Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70210/ajpm.v4i1.211

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan abad ke-21 menuntut guru mampu merancang pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Salah satu pendekatan yang mendukung tuntutan tersebut adalah Deep Learning, yaitu pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, berpikir kritis, refleksi, dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata. Namun, implementasi Deep Learning masih menghadapi tantangan karena keterbatasan pemahaman dan pengalaman praktis guru dalam menerapkannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pedagogis guru Bahasa Inggris dalam menerapkan Deep Learning di Papua Selatan. Kegiatan dilaksanakan melalui Deep Learning Training and Workshop (DLTW) pada tanggal 28 Juli dan 1 Agustus 2025 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Musamus, Merauke, dengan melibatkan 4 fasilitator dari kalangan dosen Pendidikan Bahasa Inggris dan 13 guru Bahasa Inggris jenjang SMA sederajat. Metode pelaksanaan menggunakan pelatihan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, workshop penyusunan perangkat pembelajaran, dan praktik microteaching. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, serta analisis produk pembelajaran berupa ATP, modul ajar, dan RPP. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari skor rata-rata 67,92 pada pre-test menjadi 78,23 pada post-test dengan peningkatan sebesar 10,31 poin. Peserta juga mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip Deep Learning. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam memperkuat kompetensi pedagogis guru Bahasa Inggris dan mendukung implementasi pembelajaran yang lebih bermakna di Papua Selatan.
Revitalisasi Permainan Rakyat Suku Malind sebagai Strategi Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila di SD Perbatasan Papua Selatan–Papua Nugini Novi Indriyani; Bernadetha Rizki Kaize; Syahfitriani Br Ginting
AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Akselerasi Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70210/ajpm.v4i1.215

Abstract

Krisis karakter pada peserta didik, seperti melemahnya sikap gotong royong, kemandirian, dan kepedulian terhadap budaya lokal, menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah-sekolah di wilayah perbatasan Papua Selatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan permainan rakyat Suku Malind ke dalam pembelajaran sebagai media internalisasi nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila di SD YPPK St. Fransiskus Xaverius Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Program melibatkan 20 guru yang didampingi untuk mengintegrasikan permainan rakyat Nenek Napet dan Tutulena ke dalam pembelajaran di kelas. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan instrumen lembar observasi karakter yang dikembangkan berdasarkan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu beriman-bertakwa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan refleksi guru selama pendampingan implementasi pembelajaran berbasis permainan rakyat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aktivitas bermain permainan rakyat Suku Malind memunculkan secara nyata nilai gotong royong dan bernalar kritis melalui permainan Nenek Napet, serta nilai kemandirian dan kreativitas melalui permainan Tutulena. Nilai berkebinekaan global dan akhlak mulia tampak dari sikap menghormati aturan adat dan kebanggaan terhadap warisan budaya. Guru juga melaporkan tumbuhnya kesadaran baru bahwa permainan rakyat bukan sekadar hiburan, melainkan media efektif untuk penguatan karakter yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini merekomendasikan agar revitalisasi permainan rakyat dijadikan tema tetap dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah-sekolah wilayah perbatasan sebagai strategi penguatan karakter berbasis kearifan lokal.