cover
Contact Name
Fusnika
Contact Email
jurnalpekan@gmail.com
Phone
+6281312867627
Journal Mail Official
fusnika804@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pertamina Sengkuang Km. 4 Sintang, Kalimantan Barat 78614
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : -     EISSN : 25408038     DOI : https://doi.org/10.31932
Core Subject : Education,
JURNAL PEKAN: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, STKIP Persada Khatulistwa. Terbit 2 kali setahun (April dan Nopember). E-ISSN: 2540-8038. Jurnal ini yang menerima kontribusi tulisan/artikel yang berkaitan dengan studi-studi kependidikan, pengajaran dan evaluasi belajar di bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, baik laporan penelitian, maupun tinjauan buku yang belum pernah diterbitkan di media cetak ataupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: 1. Penelitian Tindak Kelas 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Motivasi dan Prestasi Belajar 4. Belajar dan Pembelajaran 5. Hasil Belajar 6. Strategi/Metode/Model Pembelajaran 7. Media Pembelajaran 8. Pengembangan Bahan Ajar 9. Sosial Humaniora.
Articles 163 Documents
PERAN PENDIDIKAN PANCASIL DAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK NILAI KARAKTER TANGGUNG JAWAB PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 SINTANG Mardawani, Mardawani; Hartini, Agnesia; Ekaristi, Dalita; Yuniar, Fitriani
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i1.4711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran PPKn dalam Membentuk Nilai Karakter Tanggung Jawab Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 9 Sintang. Metode penelitian adalah kualitatif dengan bentuk deskriptif. Teknik dan alat pengumpulan data menggunakan tenik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dalam Membentuk Nilai Karakter Tanggung Jawab Pada Siswa tidak dilakukan saat proses pembelajaran akan tetapi dilakukan diluar jam pelajaran. 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam menanamkan nilai karakter tanggung jawab adalah keinginan untuk mewujudkan visi misi sekolah, mewujudkan program 7 K, adanya kebijakan dari kepala sekolah. Masih kurangya efektivitas guru dalam proses pembelajaran, kurangnya kesadaran siswa terhadap nilai karakter tanggung jawab, 3) Upaya yang dilakukan untuk membentuk nilai karakter tanggung jawab yaitu memberikan pemahaman pentingnnya nilai karakter tanggung jawab. Dapat disimpulkan bahwa Peran PPKn dalam membentuk nilai karakter tanggung jawab terlaksana dengan baik yang ditunjukkan bahwa guru memberikan arahan pentingnya nilai karakter tanggung jawab.Kata Kunci: Pembelajaran, PPKn, Karakter, Tanggung Jawab  
SARING SEBELUM SHARING: MENANAMKAN LITERASI MEDIA PADA ANAK MI/SD UNTUK MEMBANGUN KEWARGANEGARAAN DIGITAL YANG SEHAT Norfaujiah, Norfaujiah; Gofur, Abdul
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i1.4716

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari secara menyeluruh pentingnya literasi media bagi anak-anak di Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar (MI/SD) dan metode yang dapat digunakan untuk membangun kewarganegaraan digital yang sehat. Metode penelitian buku digunakan, yang melibatkan analisis menyeluruh dari berbagai sumber literatur, termasuk buku, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi media sangat penting untuk memberi anak-anak kemampuan untuk menyaring, menganalisis, dan mengevaluasi informasi di era modern. Mengembangkan literasi media sejak dini membantu mereka mengembangkan sikap kritis, tanggung jawab, dan etika dalam berinteraksi di internet serta melindungi mereka dari efek negatif hoaks dan disinformasi.Studi ini menemukan bahwa pendidikan literasi media di MI/SD memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat. Selain itu, kurikulum harus dimasukkan ke dalam konteks digital saat ini. Anak-anak dapat tumbuh menjadi warga negara digital yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab yang dapat menggunakan teknologi informasi untuk kebaikan bersama.Kata Kunci: Saring, Sharing, Literasi, Digital, MI/SD
PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA SISWA KELAS X DI SMAS KRISTEN EKKLESIA NANGA PINOH KABUPATEN MELAWI Purnomo, Sapto; Suseka, Septha; Galio, Romulda
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i1.4707

Abstract

Korupsi adalah segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang menyebabkan kerugian bagi negara dan oleh karena itu dianggap sebagai tindakan kriminal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan anti korupsi pada siswa kelas X di SMAS Kristen Ekklesia Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Data Primer dalam penelitian ini ialah Kepala Sekolah, Guru PPKn, Guru BK, dan Siswa Kelas X SMAS Kristen Ekklesia Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Sedangkan data sekundernya yaitu absensi, dokumen poin pelanggaran, buku kasus dan dokumen pendukung lainnya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan anti korupsi pada siswa kelas X di SMAS Kristen Ekklesia Nanga Pinoh Kabupaten Melawi dikategorikan cukup baik, dengan peran sebagai teladan, pendidik, pengawas, pembimbing, motivator, dan fasilitator. Namun, terdapat kendala, yaitu keterbatasan waktu guru PPKn dalam mengawasi siswa. Selanjutnya karena latar belakang siswa yang berbeda-beda, seperti lingkungan keluarga yang tidak memberikan contoh yang baik. Terakhir karena perilaku siswa itu sendiri seperti, kebiasaan hidup tidak jujur, disiplin, dan tanggung jawab. Adapun upaya guru PPKn dalam mengatasi kendala tersebut meliputi: 1) Menyusun kesepakatan kelas yang mempromosikan kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab; 2) Memberikan nasihat dan menerapkan sanksi untuk menguatkan perilaku jujur, disiplin, dan tanggung jawab; 3) Memberikan apresiasi atau penghargaan kepada siswa yang menunjukkan integritas; dan 4) Menerapkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab melalui kegiatan ekstrakurikuler. Strategi-strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya integritas dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung nilai-nilai pendidikan anti korupsi.Kata Kunci: Guru, Siswa, Anti Korupsi.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA DARUL ULUM SUGIO Al Haromain, A.M. Wafiqhul Ahdi; Machsunah, Yayuk Cahyatun; Evi, Evi Aulia
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i2.5773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter di SMA Darul Ulum Sugio Lamongan dengan meninjau peran kepala sekolah, guru, dan siswa dalam penerapan nilai karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter seperti religius, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama diintegrasikan dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Kepala sekolah berperan sebagai pengarah dan pembina budaya sekolah, guru PPKn menjadi pelaksana utama pembelajaran berbasis karakter, dan siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan sekolah. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti kurangnya evaluasi berkelanjutan dan konsistensi penerapan disiplin. Secara umum, pendidikan karakter di SMA Darul Ulum Sugio telah berjalan efektif dan mencerminkan sinergi seluruh warga sekolah.Kata kunci: Pendidikan Karakter, Implementasi, SMA Darul Ulum Sugio.
TRADISI LOKAL MAIK MANIK SEBAGAI UPAYA MEMPERKOKOH NILAI GOTONG ROYONG SUKU DAYAK SEBERUANG ENSILAT DESA NANGA DANGKAN Hartini, Agnesia; Fusnika, Fusnika; Wanda, Chrisdess
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i2.5764

Abstract

Tradisi lokal Maik Manik serta cara masyarakat memperkokoh nilai gotong royong dalam tradisi Maik Manik. Maik Manik adalah ritual memandikan bayi pertama kali di sungai. Tradisi ini sarat nilai gotong royong, di mana keluarga dan masyarakat berpartisipasi aktif, memperkuat kebersamaan dan tolong-menolong. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tradisi lokal Manik Manik. Mendeskripsikan bagaimana cara memperkokoh nilai gotong royong dalam tradisi Maik Manik. Mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi lokal Maik Manik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif bentuk etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) tradisi Maik Manik bertujuan membebaskan bayi dari pengaruh negatif serta memberikan perlindungan spiritual melalui berbagai sesajen dan tindakan ritual. Ritual ini merupakan syarat penting agar bayi dianggap layak dan aman untuk dimandikan bebas di sungai. 2) Cara masyarakat Suku Dayak Seberuang Ensilat dalam memperkuat nilai gotong royong tercermin melalui partisipasi aktif seluruh anggota, dari tahap persiapan hingga pelaksanaan, yang menegaskan bahwa tradisi ini merupakan kegiatan yang mempererat rasa kebersamaan dan persaudaraan. 3) Tradisi Maik Manik pada masyarakat Dayak Seberuang Ensilat mencerminkan nilai religius, sosial, dan budaya lokal yang mendalam Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tradisi lokal Maik Manik pada masyarakat Dayak Seberuang Ensilat, khususnya dalam aspek memperkokoh nilai gotong royong.Kata Kunci: Tradisi Lokal Maik Manik, Nilai Gotong Royong,  Suku Dayak Seberuang
PERAN ORGANISASI KAMPUS DAN MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP SIKAP TOLERANSI BUDAYA MAHASISWA ADMINISTRASI BISNIS 2023 UNIVERSITAS JEMBER Magfiroh, Agustina; Endang.W, Mrr Ratna; Prasetya, Radika Elchi; Anggraeni, Lisa; Adelia, Afrin; Umam, Raffa Haqqakul
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i2.5769

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi organisasi kampus dan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dalam memperkuat sikap toleransi budaya pada mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis 2023 Universitas Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan kepada seluruh mahasiswa yang memenuhi kriteria partisipasi organisasi serta pengalaman menempuh mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 mahasiswa yang memenuhi kriteria beranggapan bahwa organisasi kampus menyediakan ruang interaksi lintas budaya melalui berbagai aktivitas kolaboratif, seperti kepanitiaan, diskusi, dan rapat yang terbukti membantu mahasiswa dalam menanamkan sikap memahami perbedaan. Selain itu, mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan juga dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai nilai kebangsaan, Wawasan Nusantara, prinsip demokrasi, serta urgensi penghormatan terhadap keragaman budaya. Materi tersebut tidak hanya memberikan dasar konseptual, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mengimplementasikannya dalam dinamika kehidupan kampus. Berdasarkan temuan penelitian, kedua faktor tersebut berkontribusi secara saling melengkapi dalam proses internalisasi nilai toleransi budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi kampus dan Pendidikan Kewarganegaraan memiliki pengaruh signifikan dalam pembentukan sikap toleran mahasiswa.Kata kunci: Organisasi kampus, Pendidikan Kewarganegaraan, Toleransi budaya, Multikulturalisme
KEADILAN BAGI KORBAN BULLYING BERDASARKAN NILAI SILA KEDUA PANCASILA: TINJAUAN SISTEMATIK LITERATUR Abraham, Agustinus
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i2.5765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keadilan bagi korban bullying berdasarkan nilai sila kedua Pancasila, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA untuk menelaah berbagai sumber ilmiah terkait faktor penyebab, dampak, dan upaya pencegahan bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab utama bullying meliputi kondisi keluarga yang tidak harmonis, kurangnya perhatian sekolah, pengaruh teman sebaya, media sosial, serta faktor sosial ekonomi. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga pelaku dan korban-pelaku, yang berpotensi mengalami gangguan psikologis, depresi, kecemasan, dan penurunan prestasi akademik. Pencegahan bullying harus dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan keadilan dalam pendidikan serta penerapan kebijakan zero bullying. Nilai-nilai sila kedua Pancasila menjadi landasan penting dalam membangun lingkungan sosial dan pendidikan yang aman, adil, dan beradab bagi seluruh warga negara.Kata kunci: Bullying, Pancasila, Kemanusiaan, Keadilan, Pendidikan
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MENUMBUHKAN NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN TEMATIK MUATAN PPKN KELAS 3 SDN 01 TAWANGMANGU KARANGANYAR Pratomo, Wachid; Nadziroh, Nadziroh; Chairiyah, Chairiyah
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i2.5770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menumbuhkan nasionalisme melalui pembelajaran PPKn Kelas 3 SDN 01 Tawangmangu Karanganyar, faktor pendukung dan penghambat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menumbuhkan nasionalisme melalui pembelajaran PPKn Kelas 3 SDN 01 Tawangmangu Karanganyar,  solusi untuk mengatasi hambatan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menumbuhkan nasionalisme melalui pembelajaran PPKn. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kulitatif. Sumber data primer dari penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas III,dan Siswa Kelas III. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan tringulasi (sumber, teknik , dan waktu). Teknik analisis data yaitu Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan atau verivikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menumbuhkan nasionalisme melalui pembelajaran tematik muatan PPKn yaitu pembiasaan, integrasi karakter dalam RPP, dan keteladanan guru, mencakup nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan. Implementasi ini berhasil menumbuhkan sikap nasionalisme seperti cinta tanah air, rela berkorban, menerima kemajemukan, dan mengutamakan kepentingan umum. 2) Faktor pendukung implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menumbuhkan nasionalisme melalui pembelajaran tematik muatan PPKn yaitu program sekolah dan fasilitas sekolah. Faktor penghambatnya yaitu karakteristik yang beragam. 3) Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu karakteristik siswa, guru berupaya memberikan contoh yang baik, media pembelajaran yang menyenangkan.  Kata kunci : Nilai Pancasila, Nasionalisme,PKn
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) UNTUK PENANGGULANGAN KEMISKINAN SEBAGAI BENTUK PERWUJUDAN PASAL 34 AYAT (1) DI DESA NANGA TEKUNGAI KECAMATAN SERAWAI KABUPATEN SINTANG Suparno, Suparno; Mardawani, Mardawani; Yahya, Alvonsius Helmi
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i2.5766

Abstract

Kemiskinan masih menjadi tantangan struktural di desa-desa pedalaman Indonesia, termasuk Desa Nanga Tekungai, Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Pemerintah Indonesia melalui Program Keluarga Harapan (PKH) berupaya menanggulangi kemiskinan sekaligus menunaikan amanat Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 tentang perlindungan bagi fakir miskin dan anak-anak terlantar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi PKH di Desa Nanga Tekungai, meliputi pelaksanaan, mekanisme penyaluran, serta dampak ekonominya bagi masyarakat penerima manfaat (KPM). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu melalui wawancara mendalam kepada pendamping sosial, pelaksana program, serta keluarga penerima manfaat, dilengkapi dokumentasi kebijakan dan laporan pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Nanga Tekunga berjalan sesuai pedoman, namun masih terdapat kendala yang dihadapi, di antaranya: keterbatasan pemahaman sebagian penerima manfaat terhadap tujuan program, keterlambatan proses pencairan bantuan, serta intensitas pendampingan yang masih perlu. Meski demikian, PKH terbukti mampu meningkatkan akses masyarakat miskin terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, serta mulai mendorong kemandirian ekonomi. Implementasi PKH di desa ini secara nyata telah memenuhi amanat Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 dan menjadi instrumen penting perlindungan sosial di tingkat lokal Kesimpulannya, PKH memberikan dampak positif nyata dalam pengentasan kemiskinan di Desa Nanga Tekungai, meskipun masih memerlukan optimalisasi beberapa aspek teknis dan pemberdayaan penerima manfaat. Harapannya, penguatan kapasitas pendamping sosial dan peningkatan literasi masyarakat akan membuat program ini semakin efektif dalam kemiskinan secara berkelanjutan.Kata kunci:  Implementasi, Program Keluarga Harapan, Penanggulangan Kemiskinan, Pasal 34 Ayat (1)
IMPLEMENTASI NILAI TOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN INTEGRASI NASIONAL DI KALANGAN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI BISNIS UNIVERSITAS JEMBER ANGKATAN 2023 Rahma. F, Fadillah Nur; Endang.W, Mrr. Ratna Mrr. Ratna; Br. Situmorang, Reva Ria; Vian.J, Laura Carolina; Shakti.R, Hatta Ferdian; Ali, Bernanda Aprilia
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2025): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v10i2.5771

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan nilai toleransi antarumat beragama dalam memperkuat integrasi nasional di lingkungan perguruan tinggi. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Jember angkatan 2023 mengimplementasikan nilai toleransi dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman, sikap, dan praktik toleransi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 42 responden melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman positif tentang pentingnya toleransi serta mampu menghargai keberagaman agama. Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan yang mendukung interaksi inklusif. Selain itu, kampus berperan dalam membangun lingkungan yang mendorong dialog dan keharmonisan antaragama. Kesimpulannya, implementasi toleransi berjalan dengan baik dan berkontribusi pada penguatan integrasi nasional. Penelitian ini menyarankan agar kegiatan lintas agama terus ditingkatkan.Kata kunci: Toleransi; Integrasi Nasional; Mahasiswa