cover
Contact Name
Fusnika
Contact Email
jurnalpekan@gmail.com
Phone
+6281312867627
Journal Mail Official
fusnika804@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pertamina Sengkuang Km. 4 Sintang, Kalimantan Barat 78614
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : -     EISSN : 25408038     DOI : https://doi.org/10.31932
Core Subject : Education,
JURNAL PEKAN: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, STKIP Persada Khatulistwa. Terbit 2 kali setahun (April dan Nopember). E-ISSN: 2540-8038. Jurnal ini yang menerima kontribusi tulisan/artikel yang berkaitan dengan studi-studi kependidikan, pengajaran dan evaluasi belajar di bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, baik laporan penelitian, maupun tinjauan buku yang belum pernah diterbitkan di media cetak ataupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: 1. Penelitian Tindak Kelas 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Motivasi dan Prestasi Belajar 4. Belajar dan Pembelajaran 5. Hasil Belajar 6. Strategi/Metode/Model Pembelajaran 7. Media Pembelajaran 8. Pengembangan Bahan Ajar 9. Sosial Humaniora.
Articles 163 Documents
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT PEMIKIRAN YB. MANGUNWIJAYA( SEBAGAI REKOMENDASI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR) Agusta Kurniati; Melinda Rismawati
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2018): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v3i2.253

Abstract

Berbicara pendidikan di negeri ini memang tidak akan pernah ada habisnya. Ada banyak hal yang masih membutuhkan pembenahan di dalamnya. Mulai dari sisi birokrasi, menejemen, sistem kontrol, hingga sisi internalnya, yakni mengenai konsep pendidikan dan aplikasi praksis dalam menciptakan pendidikan yang tepat dengan kondisi dan kultur bangsa. Dengan problem ini, maka berakibat pada ketidakmampuan pendidikan di Negeri ini dalam mencetak generasi-generasi bangsa yang cerdas, baik cerdas dalam segi intelektualitas, kepribadian maupun cerdas dalam segi sosialnya.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan bentuk Studi Pustaka. Adapaun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu melalui karya-karya YB. Mangunwijawa yang adalah subjek dalam penelitian ini diperleh data bahwa YB. Mangunwijaya adalah seorang Rohanian Projo yang memiliki kepedulian yang tinggi pada dunia pendidikan. Romo Mangun dikenal oleh rekan-rekannya sebagai seorang yang kreatif dan piawai dalam menulis. Terkait bakat sastranya, memang sudah berkembang sejak di Sekolah Dasar ketika Mangun Muda dididik untuk mampu terampil berbicara di depan umum dan menulis gagasan yang runtut dan argumentatif. Jalur sastra dan karya tulis kemudian dipakai Romo Mangun sebagai alat dan wujud perjuangan kemanusiannya. Dapat ditarik kesimpulan dalam penelitian ini adalah konsep Pendidikan Karakter menurut YB. Mangunwijaya yang relevan di implementasikan sejak siswa duduk di bangku Sekolah Dasar adalah Pendidikan Karakter yang Humanis.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pemikiran YB. Mangunwijaya.
PROSES EVALUASI KEBIJAKAN RESTRIBUSI PARKIR DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EVALUASI RESTRIBUSI PARKIR Septha Suseka
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2020): Jurnal PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v5i2.937

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah Evaluasi Kebijakan Restribusi Parkir Pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang. Dari permasalahan penelitian tersebut tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses Evaluasi Kebijakan Restribusi Parkir dan faktor-faktor yang mempengaruhi Evaluasi Restribusi Parkir. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, pegawai pada Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah Kabupaten Sintang dan petugas parkir. Tehnik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi, kemudian alat dalam pengumpulan data yaitu pedoman wawancara dan pedoman observasi. Sedangkan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Evaluasi Kebijakan Restribusi Parkir dapat dilihat dari Pertama, objek dan subjek restribusi serta pengukuran tingkat penggunaan jasa. Objek dapat digolongkan kepada restribusi jasa umum yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 27 Tahun 2006, hal tersebut tak lepas dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004. Kedua, struktur dan besaran tarip pajak. Ketiga, azas dan tata cara pemungutan restribusi. Keempat, sistim pembayaran dan tanda buku pembayaran. Dan Kelima, penyelidikan. Kemudian faktor-faktor yang mempengaruhi Evaluasi Restribusi Parkir di Kabupaten Sintang dan faktor penghambatnya kurang kesadaran pengguna kendaraaan, kualitas dan kemampuan petugas parkir. Sedangkan faktor pendukung pembangunan sarana fisik yang memadai serta partisipasi masyarakat secara menyeluruh.Kata Kunci:Evaluasi, Kebijakan, Restribusi Parkir
ANALISIS DAMPAK PEMBERIAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA BAGI MASYARAKAT DI DESA MEKAR MANDIRI KECAMATAN KAYAN HILIR KABUPATEN SINTANG TAHUN ANGGARAN 2020 Juri Juri; Teodorus Ades
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2022): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v7i1.1633

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Bagi Masyarakat Tahun Anggaran 2020. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kondisi masyarakat Desa Mekar Mandiri, untuk mengetahui bagaimana proses pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Mekar Mandiri, untuk mengetahui bagaimana dampak Bantuan Langsung Tunai Dana Desa bagi masyarakat Desa Mekar Mandiri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan bentuk penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa:1) kondisi masyarakat Desa Mekar Mandiri yaitu masih banyak ekonomi dalam keluarga tidak mampu pada masyarakat Desa Mekar Mandiri sehingga menimbulkan keadaan sosial ekonomi masyarakat masih ada warga yang miskin. 2) pemberian bantuan langsung tunai dana desa di Desa Mekar Mandiri masih kurang efektif untuk mengentas angka kemiskinan. 3) dampak pemberian bantuan langsung tunai dana desa bagi masyarakat di Desa Mekar Mandiri ada terdapat dua dampak yaitu dampak positif masyarakat merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari dan negatifnya merupakan terjadi kenaikan biaya hidup masyarakat dan kecemburuan sosial. Kesimpulan awal tahun 2020 keadaan masyarakat terdampak oleh pandemi Covid-19 sehingga berpengaruh pada ekonomi dalam keluarga tidak mampu masyarakat Desa Mekar Mandiri, untuk mengatasi peristiwa tersebut pemerintah desa membuat kebijakan berupa program bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa. Saran untuk pemerintah desa diharapkan bisa mengambil kebijakan yang tepat, cepat dan bersikap adil bagi seluruh masyarakat Desa Mekar Mandiri dan lebih mengefektifkan lagi dalam pemberian berbagai bantuan agar bisa diberikan kepada warga yang benar-benar layak mendapatkannya. Kata Kunci: BLT, Dana Desa. 
SOSIALISASI 3 DOSA BESAR DALAM PENDIDIKAN KEPADA MAHASISWA BARU STKIP CITRA BAKTI PADA MOMEN PKKMB Bewa, Vantriana Ida; Gari, Maria Matilda.M; Wou, Maria Felisita.E
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v9i2.4154

Abstract

Upaya penguatan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan melalui peluncuran Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (Permendikbudristek PPKSP) mendapat dukungan penuh dari kementerian/lembaga dan lintas sektoral.  Pemerintah berkomitmen menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Namun, upaya menghapus ”tiga dosa besar” pendidikan, yaitu perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi, masih perlu diintervensi dan diakselerasi oleh semua pemangku kepentingan. Transformasi untuk menghadirkan iklim sekolah yang aman menjadi bagian dari terobosan Merdeka Belajar. Selain menghasilkan regulasi seperti Permendikbduristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi (Permen PPKS), upaya edukasi dan kampanye untuk membangun kesadaran terhadap isu ”tiga dosa besar” pendidikan dan implementasinya juga terus dilakukan di sepanjang tahun 2024. Hal ini tentunya menjadi latar belakang bagi kami untuk melakukan kegiatan sosialisasi 3 dosa besar dalam dunia Pendidikan pada momen pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru, diantaranya, perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi. Ketiga topik utama ini tentunya menjadi hal yang sifat urgensi, mengingat banyaknya kasus 3 dosa besar dalam dunia Pendidikan yang melibatkan civitas akademika pada setiap perguruan tinggi, baik sebagai pelaku, saksi, maupun korban kejahatan. Peran mahasiswa dalam mencegah dan menangani tindakan-tindakan ini harus tetap di genjot, mahasiswa di libatkan dalam satuan tugas (satgas) pencegahan 3 dosa besar dalam dunia Pendidikan, mahasiswa di berikan kewenangan untuk bisa menginvestigasi, mengintorogasi, dan menindak setiap kejadian yang terjadi di lingkungan kampus.  Kata Kunci: Kekerasan Seksual, Perundungan, Intoleransi
UPAYA PELESTARIAN KEBUDAYAAN INDONESIA DALAM TRADISI BEDURUK PADA SUKU DAYAK DESA Mardawani, Mardawani; Fusnika, Fusnika; Yuvita Yanda, Yuvita
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v9i2.4145

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses tradisi Ngemaik anak mandi ke sungai sebagai filosofi hidup Masyarakat, mendeskripsikan bagaimana nilai filosofi hidup yang terkandung di dalam tradisi  ngemaik anak mandi ke sungai, dan mendeskripsikan kebudayaan nasional dalam konteks tradisi ngemaik anak mandi ke sungai. Penelitian ini di latar belakangi pada anak muda yang kurang memahami dan melestarikan budaya ngemaik anak mandi ke sungai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi, pedoman wawancara, dan pedoman studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) proses memandikan anak ke sungai 2) nilai filosofi yang terkandung di dalam tradisi ngemaik anak mandi ke sungai.3) kebudayaan nasional dalam konteks tradisi ngemaik anak mandi ke sungai. Dapat di simpulkan bahwa proses tradisi di mulai dari rumah menuju ke sungi selanjutnya di lanjutkan dengan proses upacara permandian anak ke sungai. Nilai filosofi terdapat nilai kebersamaan, nilai kekeluargaan, nilai tanggung jawab, nilai komunikasi dan nilai peduli sosial. Kebudayaan nasional dalam konteks tradisi ngemaik anak mandi ke sungai terdapat sifat dan pelestarian budaya. Kata Kunci: : Tradisi Ngemaik Anak Mandi Ke Sungai, Filosofi Hidup  
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI QUIZIZZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PPKN DI KELAS X SMA NEGERI 1 KETUNGAU HILIR Suparno, Suparno; Hudi, Ilham; wati, Sri; Hiliadi, Wardiani; Prayogi, Ryan
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v9i2.4150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi quizizz terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKn di kelas X SMA Negeri 1 Ketungau Hilir. Proses pembelajaran sebelumnya hanya menggunakan media konvensional (papan tulis), yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa.  Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Exsperimental Design dan bentuk penelitiannya nonequivalent control group design. Berdasarkan hasil tes di kelas eksperimen dan kontrol pada pengukuran akhir (possttest) menggunakan SPSS 26 menunjukan terdapat perbedaan sebesar 5,42 %. Selain itu, Respon siswa secara keseluruhan terhadap media   pembelajaran berbasis aplikasi quizizz mencapai 2886 dan memiliki rata-rata angket sebesar 80,167% dengan kategori baik. Kesimpulannya media berbasis aplikasi quizizz dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Media, Aplikasi Quizizz, Hasil Belajar
PENGARUH MEDIA PEMELAJARAN BERBASIS GAME EDUKASI QUIZIZZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SMA NEGERI 4 SINTANG (Studi Eksperimen Dikelas X Sekolah Menengah Atas Negri 4 Sintang Tahun Pelajaran 2023/2024) Pelipa, Emilia Dewiwati; Karmila, Karmila; Sore, Avelius Dominggus
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v9i2.4146

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran quizizz terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMA Negeri 4 Sintang. Teknologi memberikan dampak yang positif bagi dunia pendidikan serta mempermudah guru dan peserta didik dalam mengakses informasi dari berbagai sumber dan dapat memberikan kemudahan bagi guru pada saat mengajar, oleh karena itu guru dituntut untuk menjadi guru yang inovatif, adaptif dan kreatif serta mampu membawa suasana pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan Metode penelitian eksperimen dan bentuk penelitian yang digunakan adalah quasi experimental desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 Sintang, sedangkan sampel penelitian adalah kelas XA dan kelas XD. Analisis data dilakukan dengan uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis serta uji indek gain hake. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Z dengan ? = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan nilai Zhitung > Ztabel sebesar 2,66 > 1,96 maka Ho ditolak dan Ha, artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada pengukuran akhir (postest) pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji indeks gain hake pretest dan postest kelas eksperimen, yaitu 0,38 dengan kategori sedang dan uji indeks gain hake pretest dan postest kelas kontrol, yaitu 0,28 dengan kategori kurang. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran berbasis game edukasi quizizz  terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi SMA Negeri 4 Sintang tahun pelajaran 2023/2024. Kata kunci: Media Pembelajaran, Quizizz, Hasil Belajar, Ekonomi.  
PENERAPAN HUKUM PEMILU SEBAGAI WUJUD DEMOKRASI BANGSA DAN KEDAULATAN RAKYAT Aprianus, Benediktus; Bela, Renata; Odje, Maria Yosefa; Ito, Maria Melania
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v9i2.4151

Abstract

Indonesia sebagai negara yang berdasarkan hukum (rechstat), mempunyai konsekuensi yakni adanya supremasi hukum. Ini artinya, setiap tindakan administrasi negara harus berdasarkan hukum yang berlaku, selain harus memberikan kepastian hukum (asas legalitas). Sistem demokrasi yang berlandaskan hukum dan berkedaulatan rakyat menjadi dasar kehidupan dalam berbangsa dan bernegara. Demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang dianut oleh Indonesia menyatakan bahwa suatu pemerintahan dipimpin oleh rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat. Bentuk pengejawantahan dari sistem demokrasi adalah diselenggarakannya Pemilu secara langsung. Adapun landasan dasar dilaksanakannya pemilu adalah pasal 22 E ayat (1) Undang Undang Dasar 1945 yang telah mengamanatkan diselenggarakannya pemilu dengan berkualitas, mengikutsertakan partisipasi rakyat seluas-luasnya atas prinsip demokrasi yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil melalui suatu perundang-undangan. Pemilihan umum sebagai sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, jujur, dan adil dengan menjamin prinsip perwakilan, akuntabilitas dan legitimasi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.  Dinamika pada pemilihan umum seringkali diwarnai dengan isu mahar politik oleh para kontestan politik, sebagaimana dipublikasi diberbagai media di Indonesia. Praktik mahar politik dapat dipahami sebagai transaksi dibawah tangan yang melibatkan pemberian sejumlah dana dari calon pejabat tertentu untuk jabatan tertentu dalam pemilu partai politik sebagai kendaraan politiknya (Susilo, 2018: 155). Pemilihan umum sejatinya merupakan sebuah arena yang mewadahi para calon kandidat dalam kontestasi politik yang meraih kekuasaan partisipasi rakyat untuk menentukan pilihan dan sebagai penyalur hak sosial dan politik masyarakat itu sendiri. Pelaksanaan pemilu memberikan harapan rakyat dengan lahirnya seorang pmimpin yang mampu menyejahterakan dan membahagiakan rakyat dengan beberapa kebijakan yang dibuatnya. Namun dalam proses pemilu seringkali dicederai oleh beberapa oknum dari para calon kandidat beserta tim suksesnya yang mengunakan segala cara untuk memenangkan kontestasi politik, selain mahar politik, money politic juga kerap menjadi isu hangat dalam kontestasi politik. Terjadinya politik uang bukan hanya pada pasangan kandidat, namun juga karena masyarakat yang berpikir instan seringkali tertarik dengan politik uang. Penegakan hukum dalam kasus ini perlu diperhatikan guna melestarikan pesta demokrasi yang bersih dari tindak pidana dalam pemilu. Dengan dicantumkannya hak dasar dalam pelaksanaan pemilu, maka berlaku pula prinsip-prinsip integritas pemilu  yang mensyaratkan adanya pemantauan masyarakat yang independen dan penyelenggaraan pemilu yang transparan dan akuntabel. Hal ini serupa pentingnya dengan prinsip lain yang juga harus ditetapkan oleh institusi penyelenggara (KPU) dengan memiliki standar perilaku dan beretika, serta mampu menerapkan aturan secara adil tanpa pandang bulu. Untuk menjamin agar pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan dan asas pemilu, diperlukan suatu pengawalan terhadap jalannya setiap tahapan pemilu. Dalam konteks pengawasan pemilu di Indonesia, pengawasan terhadap proses pemilu dilembagakan dengan adanya lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pengawasan dari Bawaslu adalah bentuk pengawasan yang terlembaga dari suatu organ Negara.Kata Kunci: Demokrasi, Pemilu, Hak Asasi Manusia, Kedaulatan Rakyat
ANALISIS STRATEGI KPU UNTUK MENDORONG PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 DI DESA SUNGAI GARONG KECAMATAN KAYAN HILIR KABUPATEN SINTANG Putra, Irwan; Suparno, Suparno; Mardawani, Mardawani; Verawati, Ade; Fadilah, Nurul
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v9i2.4147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam mendorong partisipasi politik pemilih pemula. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ini mencakup Sekretariat KPU, KPPS, dan pemilih pemula di Desa Sungai Garong.Untuk mengatasi hal ini, disarankan agar KPU Kabupaten Sintang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur teknologi informasi dan terus melakukan kampanye kesadaran politik yang menarik bagi generasi muda. Kesimpulan penelitian ini yaitu strategi KPU dalam mendorong partisipasi politik pemilih pemula perlu ditingkatkan Penggunaan teknologi digital, pelibatan lebih aktif dari tokoh masyarakat, serta peningkatan frekuensi sosialisasi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesadaran dan minat pemilih pemula.Kata Kunci: KPU, Partisipasi Politik, Pemilih Pemula, Pemilu 2024, Desa Sungai Garong.
IMPLEMENTASI BUDAYA HANDOP NGOHTOM DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT SEBAGAI PENGAMALAN NILAI SILA KETIGA PANCASILA DI DESA BUNTUT PONTE KECAMATAN SERAWAI Purnomo, Sapto; Fusnika, Fusnika; Suryati, Fransiska Erna
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v9i2.4152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi budaya handop ngohtom dalam kehidupan masyarakat sebagai pengamalan nilai sila ketiga pancasila di Desa Buntut Ponte Kecamatan Serawai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif bentuk deskriptif. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan: 1) Nilai yang terdapat pada budaya handop ngohtom, yaitu nilai kerjasama, nilai persaudaraan, nilai kekeluargaan, nilai gotong-royong, dan nilai persatuan. 2) Pengamalan nilai sila ketiga pancasila dalam kehidupan masyarakat di lihat dari nilai Persatuan masyarakat yang terdapat pada budaya handop ngohtom, masyarakat selalu bersatu, bekerjasama, saling bergotong-royong. 3) Implementasi budaya handop ngohtom dalam kehidupan masyarakat sebagai pengamalan nilai sila ke tiga pancasila, Masyarakat mengimplementasikan budaya handop ngohtom dengan berladang setiap tahunnya. Dapat di simpulkan budaya handop ngohtom dalam kehidupan masyarakat dapat meningkatkan nilai persatuan dalam masyarakat sehingga masyarakat dapat mengamalkan nilai sila ketiga pancasila dalam kehidupan mereka dalam bentuk kegiatan kebudayaan seperti budaya handop ngohtom.Kata Kunci: Budaya Handop Ngohtom , Kehidupan Masyarakat, Sila Ke 3 Pancasila