cover
Contact Name
-
Contact Email
ucej@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ucej@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Civic Education Journal
ISSN : 22526293     EISSN : 25490400     DOI : https://doi.org/10.15294/ucej
Core Subject : Social,
Unnes Civic Education Journal {UCEJ} is a peer-reviewed journal that covers the fields of scientific knowledge or academic that civics education studies. The UCEJ is an academic journal centered in citizenship studies i.e. civic education {curriculum, teaching, instructional media, and evaluation}, political education, law education, moral education, and multicultural education. Contributions are welcome in any suitable form, including critical essays, reviews of significant topics, case studies, theoretical and empirical articles, and statistical analysis. It has been published biannually since 2012 with the registered number p-ISSN 2252-6293 and e-ISSN 2549-0400. UCEJ was published by Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang and this is an open-access journal and also available in print.
Articles 50 Documents
PERAN UKM PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER KEPEMIMPINAN MAHASISWA (PENELITIAN DI UKM PRAMUKA AMBALAN DAN RACANA WIJAYA-TUNGGAWIJAYA UNNES) Hasan Ariefien Ilham; Sunarto
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v10i4.12206

Abstract

Karakter kepemimpinan adalah unsur penting yang perlu ada dalam diri mahasiswa. Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa seharusnya mampu menjadi pemimpin yang baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Penelitian yang dilakukan di UKM Pramuka Ambalan dan Racana Wijaya-Tunggawijaya UNNES ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, serta analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan peran UKM Pramuka Ambalan dan Racana Wijaya-Tunggawijaya UNNES dalam menumbuhkan karakter kepemimpinan mahasiswa yaitu dengan menyelenggarakan program kerja atau kegiatan yang dapat menumbuhkan karakter kepemimpinan mahasiswa secara 1)Self leadership: pengarahan penyelesaian SKU, SKK, dan SPG, OKPT, Latihan Gabungan; 2)Team Leadership: Diklat Terpadu dan PAAR; 3)Organizational Leadership: PPGL, Studi Banding, GSW. 
Pengembangan media pembelajaran interaktif e-komik berbasis aplikasi Canva untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII B SMP Negeri 19 Semarang Widiyah Zilvia; Andi Suhardiyanto; Novia Wahyu Wardhani
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i2.13024

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan efektif dan menyebabkan partisipasi peserta didik dan tingkat keikutsertaan dalam kegiatan belajar berkurang sehingga berakibat negatif pada hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan, menguji kelayakan, dan menguji keefektifan media pembelajaran interaktif e-komik berbasis aplikasi Canva untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII B SMP Negeri 19 Seamarang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, dan tes. Analisis data meliputi kelayakan produk, analisis data awal dan akhir (uji t dan uji N-Gain). hasil penelitian menunjukkan media ini sangat layak dan valid berdasarkan penilaian ahli media (100%) dan ahli materi (71,76%). Tanggapan guru dan peserta didik juga sangat positif (masing-masing 100% dan 92,5%). Hasil analisi uji t berpasangan menunjukkan sig (2-failed) 0,000 < 0,05 dan hasil N-gain menunjukkan nilai 0,73. Dari data tersebut dapat dikatakan terjadi peningkatan secara signifikan dengan kategori “tinggi”.
REKRUTMEN POLITIK PARTAI NASDEM DALAM PEMILIHAN UMUM 2024 DI KABUPATEN KUDUS Roudhlotul Jannah; Ngabiyanto; Sunarto; Natal Kristiono; Noorochmat Isdaryanto
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i2.23407

Abstract

This study examines the implementation of political recruitment in the Nasdem Party in the 2024 General Election in Kudus Regency. The purpose of this study is to find out about political recruitment and the advantages and disadvantages of political recruitment patterns in the Nasdem Party in the 2024 General Election in Kudus Regency. This research uses a qualitative method. Data sources used primary and secondary sources with data collection techniques through interviews and documentation. The validity technique uses source triangulation techniques. Data analysis through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the DPD Nasdem Party organized political recruitment in the form of recruitment of Nasdem Party members or cadres, recruitment of legislative candidates, and recruitment of candidates for regents and deputy regents. Political recruitment in the DPD Nasdem Party of Kudus Regency is carried out with an open system using a selection system through cooption, and is carried out using a lateral pattern. The advantages of political recruitment patterns in the DPD Nasdem Party of Kudus Regency are (1) Open Political Recruitment System, (2) No Dowry Politics, and (3) DPD Nasdem Party of Kudus Regency helps in completing the administrative requirements for legislative candidates. The weaknesses of the political recruitment pattern in the DPD Nasdem Party of Kudus Regency are (1) Candidates for legislative members do not understand the procedures for completing administrative requirements and (2) Candidates for legislative members easily resign.
SISTEM PENANGGALAN ABOGE (Studi Penggunaan dan Sakralitas Kalenderial Jawa pada Masyarakat Desa Kedungmulyo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali) Muhammad Farid Akbar
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i1.23412

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami dan mendapatkan pemahaman terkait penggunaan sistem penanggalan Aboge dan mengungkap sakralitasnya pada penggunaannya di Desa Kedungmulyo, Kec. Kemusu, Kab. Boyolali. Penelitian ini menggunakan teori sakral dan profan oleh Mircea Eliade serta teori interpretivisme simbolik dan agama Jawa Abangan oleh Clifford Geertz. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif etnografi dengan teknik pengambilan data melalui proses observasi, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penanggalan Aboge memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kedungmulyo. Masyarakat disana menggunakan Aboge sebagai sistem penanggalan kalender serta sistem perhitungan yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari mereka. Dalam penggunaannya tersebut, terdapat aspek-aspek sakral yang berhubungan dengan waktu baik yang dapat digunakan atau waktu buruk yang tidak dapat digunakan. Sakral bagi masyarakat Kedungmulyo adalah suatu hal yang tidak boleh dilanggar. Mereka percaya jika melanggar “Yang Sakral” tersebut akan membawa dampak buruk bagi kehidupan mereka yang didasari atas mitos atau cerita dari orang tua mereka.
Perokok Berjilbab dalam Performativitas Gender dan Pelekatan Stigma pada Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang Ayyi Imana Auliaamafaza; Suyanto; Izmy Khumairoh
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i1.23988

Abstract

Perokok berjilbab, keberadaannya mengundang banyak penolakan sosial karena keberadaannya dianggap menyalahi aturan norma. Banyak stigma dan label buruk melekat pada perempuan perokok, apalagi jika seorang perempuan tersebut adalah perempuan yang berjilbab. Beban stigma ganda semakin menguat atas jilbab dan rokok yang ditampilkan secara bersamaan di ruang sosial. Berkaca pada kasus, penelitian ini berusaha mengungkap permasalahan mengenai perokok berjilbab dalam memaknai identitas dirinya, faktor yang melatarbelakangi rokok dikonsumsi dan cara menghadapi pelekatan stigma yang selama ini mereka terima. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan penentuan informan berdasar teknik purposive sampling, dimana syarat informan adalah seorang mahasiswi Universitas Diponegoro, berjilbab dan merokok batang minimal 1 tahun. Dasar pemikiran yang digunakan untuk mengupas permasalahan adalah pemikiran Judith Butler mengenai teori performativitas gender dan stigma dari Erving Goffman. Hasilnya menunjukkan bahwa identitas gender bukanlah identitas yang stabil, sehingga aturan norma yang disesuaikan gendernya, tidak ada dalam konstruksi berpikir perokok berjilbab yang memilih identitas bebas untuk mendekonstruksi gendernya sendiri dengan tidak terikat aturan norma gender umum yang berlaku. Di balik faktor konsumsi, beberapa alasan yang menyertainya adalah sebab gangguan psikologis, penasaran dan pengaruh lingkungan. Namun untuk menghadapi pelekatan stigma, mereka melakukan beberapa cara untuk berdamai yaitu dengan mempertahankan, menyamarkan dan mengakomodasi identitas di hadapan sosial untuk meringankan persoalan hidup yang tidak semua orang dapat memahaminya.
Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournament Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Ludia Alfafa Faza
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i1.29838

Abstract

Pancasila Education is one of the subjects that has a strategic role in shaping the character and identity of the nation. However, despite its strategic position in the national curriculum, the implementation of Pancasila Education learning in the field still faces various challenges. One of the main challenges is the learning approach which is still dominated by the lecture method, is textual, lacks innovation, and lacks active participation of students. Based on this, there needs to be innovation in learning models. This study aims to determine the implementation of the team games tournament learning model and its effectiveness in increasing student activity. This study is a type of classroom action research with a qualitative approach. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. The results of the study showed that the implementation of the team games tournament learning model consists of 3 stages, namely opening, core, and closing. At this stage, there are 4 phases, namely presentation of material, organizing teams, implementing tournaments, and team recognition. The Team Games Tournament (TGT) learning method is effective in increasing student activity in the Pancasila education subject of international relations material.
Peran Hukum Adat dalam Perlindungan Hak Kelompok Minoritas melalui Pendekatan Pluralisme Hukum di Indonesia Alifianda Putri Agusti; Devika Widya Vania; M. Asif Nur Fauzi
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i2.47997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perlindungan kelompok minoritas di Indonesia serta mengkaji peran hukum adat sebagai mekanisme alternatif dalam mendukung perlindungan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang mengintegrasikan sumber teoretis berupa jurnal ilmiah dan sumber empiris berupa laporan serta berita terkait pelanggaran terhadap kelompok minoritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan minoritas di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama akibat keterbatasan hukum formal yang bersifat normatif dan kurang kontekstual terhadap dinamika sosial masyarakat. Dalam kondisi tersebut, hukum adat sebagai living law memiliki potensi signifikan karena memiliki legitimasi sosial yang kuat dan mampu menawarkan pendekatan yang lebih restoratif. Namun demikian, penerapan hukum adat juga memerlukan penyesuaian agar selaras dengan prinsip hak asasi manusia. Oleh karena itu, pendekatan pluralisme hukum menjadi relevan melalui integrasi antara hukum negara dan hukum adat, sehingga dapat menciptakan sistem perlindungan yang lebih efektif, kontekstual, dan berkeadilan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat kajian pluralisme hukum serta memberikan rekomendasi konseptual bagi pengembangan kebijakan perlindungan minoritas di Indonesia.
Peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga Dalam Pelestarian Kearifan Lokal Pada Kesenian Wayang Suket Ahmad Yusuf Haryanto; Eko Handoyo
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i1.58233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga dalam pelestarian kearifan lokal pada Kesenian Wayang Suket serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam upaya tersebut di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Wayang Suket merupakan kesenian tradisional khas Desa Wlahar, Kabupaten Purbalingga, yang terbuat dari rumput kasuran dan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia pada tahun 2020. Namun demikian, kesenian ini menghadapi ancaman kepunahan serius akibat krisis regenerasi dan minimnya minat generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Kerangka teori yang digunakan meliputi Teori Kebijakan Publik Thomas R. Dye, Teori Peran, dan Teori Pelestarian Budaya (Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga telah menjalankan peran representatif sebagai regulator, edukator, dan fasilitator melalui: (1) Perlindungan berupa legitimasi hukum penetapan WBTb nasional dan pendataan dalam Dapobud; (2) Pengembangan melalui inovasi produk, promosi digital, serta integrasi pelatihan berkala; dan (3) Pemanfaatan dengan menjadikan Wayang Suket sebagai ikon daerah dalam festival budaya. Faktor penghambat meliputi kerumitan teknik anyaman, keterbatasan bahan baku musiman, dan program pembinaan yang masih bersifat insidental.
COMMUNITY PERCEPTIONS OF THE FULFILLMENT OF NUTRITIONAL NEEDS THROUGH THE CONSUMPTION OF OYEK STAPLE FOOD IN CEMORO VILLAGE, TEMANGGUNG REGENCY. Indra Resya Afani; Agustinus Sugeng Priyanto; Puji Lestari; Hafiz Rafi Uddin
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i2.58333

Abstract

Fulfilling nutritional needs is a fundamental human right essential for achieving a healthy and prosperous life. In Cemoro Village, Temanggung Regency, some residents continue to consume Oyek, a traditional corn-based staple food, as part of their daily diet despite the increasing preference for rice due to its convenience. This study aims to analyze community perceptions of fulfilling food and nutrition rights through Oyek consumption and identify the social, cultural, and dietary factors influencing these perceptions. A qualitative descriptive approach was employed using interviews, observations, and documentation involving Oyek consumers, village officials, Posyandu cadres, and nutritionists. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that Oyek contributes to fulfilling nutritional needs and reflects local wisdom while supporting household food security. Community perceptions are shaped by sociological, anthropological, geographical, nutritional, and human rights perspectives, as well as local culture and generational differences. Based on Social Cognitive Theory, Oyek consumption results from interactions among personal, environmental, and behavioral factors. Older generations primarily maintain Oyek as a cultural heritage and energy source, whereas younger generations tend to consume it for health and dietary reasons. Overall, Oyek remains a valuable local food that supports nutrition, food security, and cultural preservation in rural communities.
IMPLEMENTASI ASESMEN SUMATIF MELALUI APLIKASI ZYA-CBTPADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS VIIIDI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 WONOSOBO Zulham Nugroho; Ruhadi; Tutik Wijayanti; Eni Rahmawati
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i2.58400

Abstract

Technological developments have driven the transformation of learning evaluation  from conventional systems to digital ones through Computer-Based Testing (CBT).  Consequently, MTsN 1 Wonosobo, through its policy, has implemented ZYA-CBT-based  summative assessment in the madrasah, specifically for the subject of Pancasila  Education, to enhance the practicality of summative assessment and ensure student  integrity. This study employs a qualitative descriptive approach with a field research..  Data were collected through observation, interviews, and documentation, then  analyzed via data reduction, data presentation, and conclusion drawing, utilizing  triangulation of sources and techniques to ensure data validity. The results of the study  indicate that the implementation of summative assessment using ZYA-CBT proceeded  effectively and systematically through the planning, implementation, and evaluation  stages. Thus, the use of ZYA-CBT at MTsN 1 Wonosobo can improve effectiveness,  efficiency, and objectivity, as well as strengthen students’ character of honesty through  direct supervision and via the system, although its implementation still faces challenges  related to the system, internet connectivity, and students’ device readiness.