cover
Contact Name
Yenda Puspita
Contact Email
yendapuspitah@gmail.com
Phone
+6282390436300
Journal Mail Official
yendapuspitah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota, Kab. Kampar, Riau 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29868300     DOI : 10.37985
Core Subject : Education,
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan menerbitkan artikel ilmiah yang meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pendidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 88 Documents
Integrasi Materi Pembelajaran Iman, Islam dan Ihsan Pada Konten Media Sosial Dalam Upaya Penguatan Iman Dan Akhlak Mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Warahma, Aisyah; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1676

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pola pikir, sikap, dan perilaku mahasiswa. Di satu sisi, media sosial menjadi sarana komunikasi dan informasi yang efektif, namun di sisi lain berpotensi melemahkan nilai-nilai keimanan dan akhlak apabila tidak dimanfaatkan secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi materi pembelajaran iman, Islam, dan ihsan pada konten media sosial dalam upaya penguatan iman dan akhlak mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, sedangkan objek penelitian meliputi konten media sosial yang memuat materi iman, Islam, dan ihsan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi materi iman, Islam, dan ihsan pada konten media sosial dapat dilakukan melalui penyajian konten edukatif, inspiratif, dan aplikatif yang disesuaikan dengan karakteristik mahasiswa. Konten tersebut berperan dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, kesadaran spiritual, serta pembentukan akhlak mahasiswa. Meskipun demikian, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan kontrol penggunaan media sosial dan perbedaan tingkat kesadaran religius mahasiswa.
Pendidikan Agama Islam Dan Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Afril Liani, Zila; Suniarti , Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1688

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) pada anak usia dini memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak, khususnya pada masa golden age yang merupakan periode krusial bagi perkembangan moral, spiritual, dan emosional. Pada fase ini, anak memiliki daya serap tinggi terhadap nilai-nilai yang ditanamkan melalui pengalaman belajar yang bermakna. Namun, implementasi PAI dalam praktik pendidikan masih cenderung berorientasi pada aspek kognitif dan hafalan, sehingga belum sepenuhnya menyentuh proses internalisasi nilai dan pembentukan karakter secara holistik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter anak usia dini serta mengidentifikasi strategi pedagogis yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara kontekstual dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang relevan serta kajian perkembangan anak dalam perspektif psikologi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembentukan karakter anak usia dini bertumpu pada konsep fitrah yang distimulasi melalui keteladanan pendidik dan orang tua, pembiasaan ibadah dan perilaku sehari-hari, serta penggunaan kisah-kisah profetik yang menyenangkan dan bermakna.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk meningkatkan Iman dan Akhlak Siswa Zatil Himma, Alya; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1709

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran PAI di sekolah belum sepenuhnya berhasil dalam menginternalisasikan nilai-nilai tersebut, yang ditandai dengan maraknya berbagai patologi sosial di kalangan remaja. Kondisi ini mengindikasikan bahwa strategi pembelajaran PAI yang diterapkan masih cenderung konvensional dan kurang responsif terhadap perkembangan zaman, terutama di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan iman dan akhlak peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran seperti metode persuasif, metode kisah yang mengandung targhīb dan tarhīb, metode nasihat melalui pengambilan pelajaran dan peringatan, serta pemberian sanksi yang bersifat mendidik memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk kepribadian muslim peserta didik. Melalui pembelajaran Aqidah Akhlak yang memuat rukun iman dan nilai-nilai akhlak mulia, peserta didik diharapkan mampu menjadi pribadi yang saleh dan salehah, baik dalam pelaksanaan ibadah individual maupun ibadah sosial. Dengan demikian, pengembangan strategi pembelajaran PAI yang inovatif dan kontekstual menjadi kebutuhan penting dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Peran Kampus Dalam Membangun Budaya Iman Dan Akhlak Yang Positif di Kalangan Mahasiswa Zulfan, Ahmad; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1718

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan globalisasi membawa tantangan pada pembentukan nilai iman dan akhlak mahasiswa. Sebagai lembaga pendidikan tinggi, kampus memiliki tanggung jawab membentuk karakter beriman dan berakhlak mulia selain pengembangan kompetensi akademik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran dan strategi kampus dalam membangun budaya iman dan akhlak positif, dengan fokus pada konteks Riau dan Dumai. Metode kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dari buku referensi, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi. Hasil menunjukkan peran kampus meliputi empat dimensi: fasilitator pembelajaran nilai, teladan praktis, pengembang ruang dan kegiatan, serta agen pembimbing. Strategi efektif meliputi penguatan kurikulum terintegrasi, pengembangan budaya organisasi, kolaborasi dengan masyarakat dan keluarga, serta pemanfaatan teknologi. Implementasi di perguruan tinggi Riau dan Dumai menunjukkan keberhasilan bergantung pada kerja sama sinergis seluruh komponen. Disarankan kampus melakukan evaluasi berkelanjutan dan mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan nilai baik.
Pendekatan Integratif Pendidikan Agama Islam Dalam Mewujudkan Peserta Didik Beriman dan Berakhlak Luthfi Fauzan, Ahmad; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1719

Abstract

Pendekatan integratif dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan strategi pembelajaran yang menghubungkan nilai-nilai keislaman dengan berbagai disiplin ilmu, pengalaman sehari-hari, dan konteks sosial peserta didik. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep, implementasi, dan kontribusi pendekatan integratif PAI dalam membentuk peserta didik yang beriman dan berakhlak mulia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan menganalisis berbagai sumber relevan berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen pendidikan yang terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan integratif mampu menginternalisasikan nilai iman dan akhlak secara menyeluruh melalui sinergi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, sehingga peserta didik tidak hanya memahami ajaran Islam secara normatif, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perilaku sehari-hari. Strategi ini mencakup integrasi lintas mata pelajaran, pembiasaan akhlak, pembelajaran berbasis proyek, serta peran guru sebagai teladan dan fasilitator. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan refleksi spiritual, sekaligus membekali peserta didik dengan karakter yang kuat dan keterampilan sosial yang relevan. Dengan demikian, pendekatan integratif PAI berperan penting dalam menghadapi tantangan degradasi moral di era globalisasi dan digital, serta mendukung terciptanya peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, adaptif, dan siap menghadapi dinamika kehidupan secara kontekstual.
Integrasi Pendidikan Agama Berbasis Karakter Dalam Membentuk Iman dan Akhlak Peserta Didik Khalila Rosza, Naylah; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1730

Abstract

Integrasi pendidikan agama berbasis karakter merupakan pendekatan strategis dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik di tengah tantangan degradasi moral serta pesatnya perkembangan zaman. Pendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter yang tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, implementasi, serta implikasi integrasi pendidikan agama berbasis karakter dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan agama berbasis karakter yang dilaksanakan secara holistik melalui penguatan kurikulum, proses pembelajaran, budaya sekolah, serta keteladanan guru mampu memperkuat iman dan membentuk akhlak mulia peserta didik. Oleh karena itu, pendidikan agama berbasis karakter perlu diimplementasikan secara sistematis, konsisten, dan berkelanjutan dalam satuan pendidikan guna menciptakan generasi yang beriman, berakhlak, dan berkepribadian unggul.
Penerapan Pendekatan Realistic Mathematic Education Untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kreatif Siswa Pada Pelajaran Matematika Kelas IV SD IT Insan Madani Sriwijaya Palembang Yunita, Eka; Purnamasari , Ayu; Amin, Muhammad
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v4i1.1832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pelajaran matematika melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) di kelas IV SD IT Insan Madani Sriwijaya Palembang. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal pembagian secara kreatif serta dominasi metode konvensional (ceramah) oleh guru. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 14 siswa kelas IV. Instrumen pengumpulan data meliputi tes keterampilan berpikir kreatif, lembar observasi aktivitas, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap siklus. Pada tahap prasiklus, ketuntasan klasikal hanya 25% dengan rata-rata nilai 58,75. Setelah tindakan pada Siklus I, aktivitas siswa mencapai 56%, namun ketuntasan klasikal masih stagnan di 25%. Pada Siklus II, terjadi peningkatan drastis di mana ketuntasan belajar mencapai 100% dengan kategori aktivitas siswa "Sangat Baik". Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan RME efektif dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui penggunaan masalah kontekstual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari
Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Melalui Teknik Picture Word Inductive Model (PWIM) Pada Siswa Kelas IV SD IT Al-Azhar Rumbio Jaya Rahmadani, Zakia; Purnamasari S2, Ayu; Abidin, Zaitun
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v4i1.1833

Abstract

Rendahnya keterampilan menulis karangan narasi pada siswa sekolah dasar menjadi permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, terutama dalam hal mengembangkan ide dan menyusun tulisan secara runtut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi melalui penerapan teknik Picture Word Inductive Model (PWIM). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek siswa kelas IV SD IT Al-Azhar Rumbio Jaya. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dalam beberapa siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas siswa, sedangkan analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan menulis siswa, baik dari aspek hasil belajar maupun aktivitas pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif, kreatif, serta mampu mengembangkan ide secara sistematis melalui bantuan stimulus visual. Penerapan teknik PWIM terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa sekolah dasar.