cover
Contact Name
Yenda Puspita
Contact Email
yendapuspitah@gmail.com
Phone
+6282390436300
Journal Mail Official
yendapuspitah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota, Kab. Kampar, Riau 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29868300     DOI : 10.37985
Core Subject : Education,
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan menerbitkan artikel ilmiah yang meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pendidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 146 Documents
Integrasi Pendidikan Agama dalam Membentuk Iman Dan Akhlak Salsa Dilla, Shelly; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1595

Abstract

Pendidikan agama merupakan instrumen penting dalam penguatan iman dan pembentukan akhlak peserta didik di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual dan praktis integrasi pendidikan agama ke dalam kurikulum akademik serta dampaknya terhadap kepercayaan spiritual dan perilaku etis siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa tinjauan pustaka sistematis terhadap artikel-artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik pendidikan yang mengintegrasikan ajaran agama dengan pendidikan karakter tidak hanya memperkuat pemahaman kognitif peserta didik terhadap nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mendorong internalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan holistik, seperti pembelajaran kontekstual, keteladanan pendidik, dan kurikulum berbasis nilai, terbukti meningkatkan kapasitas siswa dalam empati, kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin diri,sehingga berkontribusi pada perilaku etis dan ketahanan terhadap degradasi moral. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam implementasi, khususnya kesiapan guru, strategi integrasi kurikulum, dan penilaian hasil spiritual-moral. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan lembaga keagamaan untuk menciptakan integrasi iman dan akhlak yang berkelanjutan dalam pendidikan kontemporer.
Integrasi Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Iman dan Akhlak Anastasya, Syahira; Sunuarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1597

Abstract

Pendidikan Agama Islam adalah suatu proses pendidikan yang dilaksanakan secara sengaja dan terstruktur dengan tujuan membimbing peserta didik agar dapat mengenal, memahami, menghayati, serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran utama dari pendidikan ini adalah membentuk keimanan dan akhlak yang mulia sebagai landasan dalam pengembangan karakter Islami. Iman didefinisikan sebagai keyakinan yang kuat terhadap ajaran agama, yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, dan menjadi pedoman dalam menentukan sikap serta perilaku seorang Muslim. Sedangkan akhlak merujuk pada perilaku, tabiat, atau karakter yang tertanam dalam diri seseorang dan tercermin dalam tindakannya. Artikel ini menelaah konsep iman dan akhlak serta hubungannya dalam Pendidikan Agama Islam melalui studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa iman dan akhlak memiliki keterkaitan yang erat, di mana kualitas akhlak seseorang mencerminkan tingkat keimanannya. Pendidikan Agama Islam memegang peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan membentuk akhlak mulia melalui pembelajaran, pembiasaan, dan keteladanan guru. Dengan demikian, pendidikan ini menjadi sarana utama dalam membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia sesuai dengan ajaran Islam
Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Anastasya, Nadhira; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1598

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam sistem pendidikan untuk membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan berkepribadian baik. Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang bersumber dari ajaran Islam guna membentuk karakter siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembentukan karakter siswa serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses integrasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, artikel, dan sumber tertulis lain yang relevan dengan pendidikan Islam dan pendidikan karakter. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk memahami konsep dan keterkaitan antar teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dapat dilakukan melalui kurikulum, proses pembelajaran, keteladanan guru, dan budaya sekolah. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial menjadi landasan utama dalam pembentukan karakter siswa. Namun, integrasi tersebut masih menghadapi kendala berupa perbedaan pemahaman pendidik dan keterbatasan implementasi di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di sekolah.
Pendidikan Agama Sebagai Fondasi Penguatan Iman dan Akhlak Anisha, Ridha; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai fondasi penguatan iman dan akhlak peserta didik, serta implikasinya terhadap pembentukan karakter di era globalisasi. Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian pengetahuan keagamaan, tetapi juga membentuk karakter Islami melalui internalisasi nilai moral, etika, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), dengan pengumpulan data melalui analisis literatur dari buku, jurnal, artikel, dan dokumen akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI berkontribusi signifikan dalam membangun kecerdasan spiritual, menanamkan perilaku berakhlak mulia, serta memberikan arahan hidup yang kokoh bagi peserta didik. Penguatan iman berperan sebagai landasan kesadaran spiritual, sementara penguatan akhlak menjadi manifestasi nyata iman dalam interaksi sosial, pembentukan pribadi yang bertanggung jawab, dan masyarakat yang harmonis. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam relevan untuk menjaga nilai-nilai agama, membentuk karakter utuh dan beradab, serta mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan zaman kontemporer, sekaligus meraih ridha Allah SWT.
Integrasi Pendidikan Agama Dalam Pembentukan Iman Yang Kokoh Dan Akhlak Mulia Peserta Didik Sefni Safitri, Adilla; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1602

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik sejak usia dini. Proses pendidikan di sekolah tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga untuk membentuk karakter dan kepribadian peserta didik. Oleh karena itu, integrasi Pendidikan Agama Islam dalam proses pembelajaran menjadi salah satu upaya yang efektif dalam membentuk iman yang kokoh dan akhlak mulia peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya integrasi Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan iman dan akhlak peserta didik. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti buku dan artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam kegiatan pembelajaran dapat membantu peserta didik memahami dan mengamalkan nilai iman dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari melalui pembiasaan, keteladanan, dan penguatan nilai religius di lingkungan pendidikan
Peran Integrasi Pendidikan Agama dalam Meningkatkan Iman dan Akhlak Siswa di Era Modern Hamidah, Nur; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk serta meningkatkan kualitas iman dan akhlak peserta didik, khususnya di tengah tantangan era modern yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, globalisasi, dan pergeseran nilai sosial. Fenomena degradasi moral, krisis identitas, dan pengaruh negatif media sosial menjadi latar belakang utama perlunya penguatan aspek spiritualitas dan moralitas di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis pada basis data ilmiah seperti Google Scholar, Google Books, dan portal jurnal nasional Sinta. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi PAI bukan sekadar penambahan materi agama ke dalam kurikulum, melainkan upaya menanamkan ruh keagamaan ke dalam seluruh proses pencarian ilmu untuk menghapus dikotomi antara ilmu umum dan ilmu agama. Keberhasilan integrasi ini sangat dipengaruhi oleh sinergi antara strategi pembelajaran yang adaptif, keteladanan guru (uswatun hasanah), pembiasaan religius di sekolah, serta dukungan aktif dari lingkungan keluarga. Meskipun menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu pembelajaran dan dampak negatif teknologi digital, penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendidikan integratif yang berkelanjutan sangat efektif sebagai solusi preventif dalam menjaga integritas moral dan memperkokoh fondasi iman siswa di era disrupsi
Integrasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Iman dan Akhlak Peserta Didik Di Era Modern Fadila, Nadya; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1614

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik di lingkungan sekolah. Di tengah perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan tantangan moral, integrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam proses pendidikan menjadi kebutuhan yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran integrasi Pendidikan Agama Islam dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik di lingkungan sekolah serta mengidentifikasi tantangan dan upaya yang dapat dilakukan dalam penerapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan melalui kurikulum, proses pembelajaran, keteladanan guru, budaya sekolah, serta kegiatan keagamaan. Integrasi yang optimal mampu meningkatkan keimanan, membentuk akhlak mulia, serta mendorong peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai mata pelajaran, tetapi juga sebagai fondasi pembentukan karakter dan moral peserta didik di lingkungan sekolah.
Integrasi Pendidikan Agama di Sekolah Dasar: Membentengi Akhlak dan Iman Siswa di Era Disrupsi Digital Nashira, Arifa; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi pendidikan agama di sekolah dasar dalam membentengi akhlak dan iman siswa di tengah era disrupsi digital yang penuh tantangan moral. Fenomena degradasi etika dan paparan konten digital destruktif pada anak usia dini menjadi latar belakang urgensi perlunya inovasi dalam internalisasi nilai-nilai religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) untuk mengeksplorasi literatur terkait model pembelajaran agama berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital yang diintegrasikan dengan nilai-nilai akidah dan akhlak mampu meningkatkan motivasi belajar serta memperkuat nalar kritis siswa dalam menyaring informasi di dunia maya. Temuan ini menegaskan bahwa model integrasi yang paling efektif adalah perpaduan antara literasi digital dan refleksi nilai-nilai spiritual yang diwujudkan dalam praktik religius sehari-hari. Efektivitas model ini sangat bergantung pada kompetensi pedagogik digital guru dan dukungan ekosistem sekolah yang adaptif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada pengembangan konsep literasi digital religius sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter siswa yang tangguh secara spiritual dan cerdas secara teknologi di masa depan.
Membangun Iman dan Akhlak Mulia Melalui Pendidikan Agama Islam Sarlina, Intan; Suniarti , Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1619

Abstract

Pendidikan Agama Islam sangat penting untuk membentuk karakter moral dan iman siswa sebagai bagian dari upaya menciptakan manusia yang utuh. Pendidikan adalah proses membimbing dan membiasakan diri pada cita-cita moral, spiritual, dan sosial, di samping menjadi sarana penyampaian pengetahuan. Melalui penggunaan shalat Subuh selama Ramadan, penelitian ini berupaya menyelidiki bagaimana Pendidikan Agama Islam membentuk karakter mulia siswa. Buku, publikasi ilmiah, dan temuan penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik pendidikan dan moralitas Islam berfungsi sebagai sumber data untuk studi kualitatif ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Subuh di bulan Ramadan yang dilaksanakan secara terprogram dan berkesinambungan mampu meningkatkan keimanan peserta didik melalui pembiasaan ibadah, pembacaan Al-Qur’an, serta pemahaman nilai-nilai akidah dan ibadah. Selain itu, pendidikan Subuh juga berkontribusi signifikan dalam membentuk akhlak mulia peserta didik, yang tercermin dalam sikap disiplin, sopan santun, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Penyampaian materi akhlak melalui keteladanan dan kisah-kisah Nabi menjadi faktor penting dalam internalisasi nilai-nilai Islam. Dengan demikian, pendidikan Subuh di bulan Ramadan dapat dijadikan sebagai sarana efektif dalam memperkuat pelaksanaan Pendidikan Agama Islam guna membangun iman dan membentuk akhlak mulia peserta didik secara holistik.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Penguatan Iman Dan Akhlak Mulia Gustina Putri, Marsyah; Suniarti , Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1622

Abstract

Pendidikan Agama Islam sangat penting secara strategis dalam membentuk keyakinan dan standar moral yang tinggi pada manusia dalam upaya menciptakan karakter yang utuh. Pendidikan agama berfungsi sebagai alat untuk menginternalisasi cita-cita Islam dalam kehidupan sehari-hari, di samping memberikan informasi dalam menghadapi masalah kontemporer dan globalisasi. Melalui penggunaan pengajaran Subuh sepanjang bulan Ramadhan, penelitian ini berupaya menyelidiki pengaruh pengajaran Agama Islam dalam memperkuat iman dan menanamkan kebajikan yang mulia. Metodologi penelitian Masjid Baiturrahman di Dusun Ujung Padang adalah teknik deskriptif kualitatif yang menggabungkan temuan observasi dan wawancara dengan jamaah, pemimpin agama, dan pengelola masjid dengan semacam studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Subuh yang dilaksanakan secara rutin dan terstruktur selama bulan Ramadan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran beribadah, pemahaman nilai-nilai akidah, serta pembiasaan membaca Al-Qur’an, khususnya pada anak-anak dan remaja. Selain itu, kegiatan ini juga berperan dalam membentuk akhlak mulia, yang tercermin dalam peningkatan sikap disiplin, sopan santun, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Penyampaian materi melalui keteladanan dan kisah Nabi Muhammad SAW menjadi faktor penting dalam internalisasi nilai-nilai akhlak

Page 9 of 15 | Total Record : 146