cover
Contact Name
Agung Rorhi Prayudha
Contact Email
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Phone
+6281947933377
Journal Mail Official
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : -     EISSN : 26566060     DOI : https://doi.org/10.24815/jimpkk
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (JIMPKK) FKIP Universitas Syiah Kuala adalah jurnal elektronik yang berfungsi sebagai wadah untuk publikasi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FKIP Universitas Syiah Kuala. Artikel yang ditulis oleh mahasiswa bersama dosen pembimbingnya ini diterbitkan setelah melalui proses review oleh reviewer dan editor JIMPKK. JIMPKK Universitas Syiah Kuala ini diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles 272 Documents
DAYA TARIK REMAJA PUTRI PADA PRODUK KERAJINAN MAKRAME Maryana .; Fikriah Noer; Fadhilah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2020): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerajinan pada sebuah busana akan menunjukkan sebuah keindahan yang terkandung di dalamnya Desain busana remaja dapat menggunakan bahan tekstil untuk membuat teknik makrame. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi remaja putri terhadap busana dari produk kerajinan makrame, faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik remaja putri pada produk kerajinan macrame pada busana dan penerapan produk kerajinan makrame pada busana remaja putri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi, dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi remaja putri terhadap busana produk kerajinan makrame sangat positif. Remaja putri sangat teratrik dengan kerajinan makrame karena kerajinan ini dapat dengan mudah dibuat tanpa menggunakan mesin. Remaja putri juga beranggapan bahwa kerajinan makrame merupakan suatu kerajinan yang memanfaatkan tali dan benang sebagai bahan utama, sehingga memudahkan dalam membuatnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik remaja putri terhadap produk kerajinan makrame pada busana dikarenakan kerajinan ini dapat dimodifikasi dalam bentuk apapun. Remaja putri beranggapan bahwa keindahan dan kualitasnya mampu meyaingi persaingan-persaingan kerajinan lainnya. Penerapan produk kerajinan makrame pada remaja putri tidak hanya pada busana saja, namun juga pada asesoris-asesoris lainnya. Adapun jenis-jenis kerajinan makrame yang digunakan atau dipakai oleh remaja putri tersebut diantaranya; baju sweater, tas, jilbab atau kerudung.Kata kunci: Daya Tarik Remaja Putri, dan Kerajinan Makrame
PEMANFAATAN KULIT PINANG DALAMKREASI RANGKAIAN BUNGA KERING Riska Yanti; Fadhilah .; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2020): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pinang (Areca Catechu) merupakan jenis tanaman palma yang menghasilkan limbah kulit pinang, selama ini kulit pinang terbuang begitu saja tidak dimanfaatkan sebagai sumber ekonomis, salah satu dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk mengkreasikan rangkaian bunga kering. Rangkaian bunga kering adalah sebuah rangkaian dari beberapa potongan bunga kering yang dirangkai menjadi sebuah susunan yang indah dengan menggunakan limbah kulit pinang sebagai bahan dasar dan beberapa jenis tanaman lain sebagai pelengkap. Penelitian ini mengkaji tentang Pemanfaatan Kulit Pinang dalam Kreasi Rangkaian Bunga Kering. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk Menggunakan limbah kulit pinang sebagai bahan dasar,kendesain bunga kering dari limbah kulit pinang, mengaplikasikan limbah organik lainnya sebagai pelengkap dan untuk mengetahui respon konsumen terhadap rangkaian bunga kering. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui kepustakaan, dokumentasi, eksperimen terapan dan penyebaran angket. Pengolahan data dilakukan 3 bulan pada Januari-Maret 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian telah memanfaatkan limbah kulit pinang sebagai bahan dasar untuk pembuatan kreasi rangkaian bunga kering, 3 model bentuk yaitu desain 1 merupakan desain berbentuk hand bouqet, rangkaian 2 merupakan rangkaian bunga dalam vas, dan rangkaian 3 adalah rangkaian hiasan dinding.. Adapun untuk proses pembuatannya dibuat secara sistematis dan terarah sesuai dengan desain yang akan dirangkai. Berdasarkan hasil respon masyarakat sangat menyukai hasil desain 3 karena terkesan lebih indah dan rapi dengan dipadukan bingkai kayu, selanjutnya model 1karena mudah dibawa dan model 2 disebabkan hasilnya kurang maksimal dibandingkan dengan rangkaian 1 dan 2. Respon konsumen hasilnya positif terhadap ide, perpaduan warna, produk, kerapian, kelayakan produk, dan tanggapan terhadap rangkaian bunga kering yang sudah dihasilkan.Limbah kulit pinang dapat digunakan membuat rangkaian bunga, gantungan kunci, yang memiliki nilai estetika dan nilai jual untuk menambah perekonomian.Kata Kunci: Kulit Pinang, Rangkaian Bunga Kering
PENGGUNAAN BUKET BUNGA PADA PROSESI ADAT WALIMAH PENGANTIN WANITA Rahmati .; Mukhirah .; Anizar Ahmad; Nurbaiti .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2020): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih telah banyak membuat perubahan dalam hidup manusia, salah satu bidang yang juga ikut mengalami perubahan adalah budaya adat pernikahan. Pada masa sekarang telah banyak dijumpai pengantin wanita Aceh yang menggunakan buket bunga pada saat acara walimah yang sebenarnya bukan budaya Aceh. Namun, banyak masyarakat Aceh yang tidak paham dengan aksesoris yang sebenarnya dan cenderung menggunakan aksesoris yang sedang berkembang sekarang. Penggunaan buket bunga bukan merupakan bagian dari adat Aceh sendiri karena penggunaan buket tidak mencerminkan identitas sebagai suku Aceh. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab kaum wanita mengunakan buket bunga pada prosesi adat walimah pengantin wanita Aceh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang membuat pengantin wanita Aceh menggunakan buket bunga pada acara walimatulnya yaitu, pertama supaya terkesan mewah, glamour dan anggun, kedua supaya bebas berekspresi, ketiga, dapa memberikan tampilan foto yang cantik dan keempat terpengaruh dengan lingkungan baik dari segi teknologi, sahabat sekitar maupun perias. Penambahan hal-hal baru ini akan menyebabkan pudarnya kebudayaan Aceh yang asli, dan lama kelamaan akan ditinggalkan bahkan dilupakan oleh generasi muda Aceh karena sudah tertarik dengan kebudayaan orang lain.Kata Kunci: Buket Bunga, Adat Walimah Pengantin wanita Aceh
KUALITAS PELAYANAN MAHASISWA TATA BUSANA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN MATA KULIAH PENGELOLAAN USAHA BUSANA Sri Putri Kurniati; Fadhilah .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2020): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri busana saat ini semakin pesat hal inilah yang membuat bisnis busana semakin banyak bermunculan, persaingan dalam menarik perhatian pelanggan semakin meningkat sehingga tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan yang didapatkan sesuai dengan harapan pelanggan. Mahasiswa Tata Busana FKIP Unsyiah mempunyai mata kuliah yang mengharuskan mahasiswa ikut bersaing dalam industri busana, namun kesibukan mahasiswa karena mengikuti mata kuliah praktek lainnya mengakibatkan kurangnya upaya untuk memberikan kualitas pelayanan yang baik terhadap pelanggan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap, perhatian dan tindakan yang diberikan mahasiswa Tata Busana FKIP Unsyiah dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan mahasiswa Tata busana Unsyiah yang telah mengikuti mata kuliah Pengelolaan Usaha Busana I tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 46 orang. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan rumus distribusi frekuensi perhitungan persentase. Hasil analisis data responden menunjukkan tanggapan positif terhadap sikap mahasiswa Tata Busana dalam melayani pelanggan seperti ketulusan mahasiswa Tata Busana dalam memberikan pelayanan, penampilan mahasiswa Tata Busana dalam melayani pelanggan. selanjutnya responden berpendapat positif terhadap perhatian mahasiswa Tata Busana dalam melayani pelanggan seperti memahami keinginan pelanggan, memusatkan perhatian kepada pelanggan dan solusi dalam pemecahan masalah yang ada saat proses pelayanan berlangsung. Selanjutnya responden merespon positif terhadap tindakan mahasiswa dalam melayani pelanggan seperti daya tanggap, kecepatan dan ketepatan dalam melayani pelanggan. Diharapkan mahasiswa Tata Busana yang mengambil mata kuliah Pengelolaan Usaha Busana I dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan dalam melayani pelanggan.Kata Kunci: Sikap, Perhatian, Tindakan dan Kepuasan Pelanggan
ADAT TUNANGAN DI KABUPATEN BIREUEN Putri Farhati; Fadhilah .; Fikriah Noer
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2020): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata cara adat pertunangan yang ada di Kabupaten Bireuen terdapat beberapa tahapan diantaranya acara cah rauh, acara meulake dan jak ba tanda, namun diantara semua tahapan acara tersebut terdapat sedikit perubahan didalam proses acara pertunangannya. Tujuan penelitian ini pertamauntuk mengetahui tata cara adat tunangan yang ada di Kabupaten Bireuen; kedua untuk mengetahui makna simbolis seserahan yang dibawakan pada saat acara tunangan; ketiga mengetahui tanggapan masyarakat terhadap perubahan adat tunangan yang terjadi pada zaman sekarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Subjek dalam penelitian iniberjumlah 8 responden yangterdiri dari 2 responden yang sedang melakukan pertunangan, 5 responden tokoh masyarakat beserta masyarakat Bireuen dan satu respon Ketua MAA Bireuen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tata cara adat petunangan di Kabupaten Bireuen masyarakat masih tetap melestarikan tata cara adat tunangan yang ada. Namun ada menambahkan sedikit perubahan didalam acara pertunangan tersebut, selanjutnya dari hasil wawancara dari 5 responden menjelaskan terdapat makna simbolis didalam seserahan yang dibawakan pada saat acara pertunangan. Meskipun mengalami sedikit perubahan didalam adat pertunangan diharapkan tidak terjadi kesalapahaman pendapat didalam masyarakat karena sebagai masyarakat Bireuen harus bisa saling menghargai dan menghormati keputusan dari setiap pihakKata Kunci : Adat, Tunangan, Bireun.
PENERAPAN HIGIENE SANITASI PENGOLAHAN MAKANAN DI RUANG INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Syamsuddin .; Rahmi Kamal; Zuraini Mahyiddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi gizi adalah sub bagian dari (RSUDZA) yang mempunyai tugas pokok untuk pengadaan pangan dan penyediaan makanan bagi pasien yang rawat inap, penyuluhan atau konsultasi gizi serta penelitian dan pengembangan gizi terapan. Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) Penyelenggaraan pengolahan makanan, (2) Kebersihan peralatan yang digunakan untuk, (3) Sanitasi lingkungan kerja pengolahan makanan, (4) Sarana sanitasi di dapur pengolahan makanan sub bagian gizi RSUDZA. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 orang petugas pengolah makanan dan 1 orang pengawas/pengelola ruangan instalasi gizi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang instalasi gizi membuat program perencanaan makanan dimulai dari perolehan anggaran, perencanaan menu, perencanaan taksiran bahan makanan, pengadaan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, pengolahan bahan makanan, penyaluran/distribusi, pencatatan, pelaporan, dan evaluasi. Petugas pengolahan di ruang instalasi gizi telah menggunakan peralatan yang bersih dalam pengolahan makanan dan selalu menjaga kebersihan peralatan agar peralatan terhindar dari bakteri dan tercemar oleh bakteri sehingga mempengaruhi kualitas pengolahan makanan. Sanitasi lingkungan kerja pengolahan makanan di ruang instalasi gizi telah sesuai dengan aturan yang ada. Sarana sanitasi kerja pengolahan makanan di ruang instalasi gizi sudah tersedia seperti sarana cuci tangan, tempat sampah, penyediaan air, kamar mandi dan WC, dan sarana kesejahteraan.Penyelenggaraan makanan sudah dilakukan dengan baik. kebersihan peralatan sudah diterapkan dengan baik. Sanitasi lingkungan sudah sesuai dengan aturan ruang instalasi RSUDZA. Diharapkan agar memperluas kamar mandi dan WC, dan menambahkan jumlah tempat sampah yang dapat di pilah-pilah agar kebersihan lingkungan ruang instalasi gizi lebih meningkat.Kata Kunci:Penerapan Higiene Sanitasi, Pengolahan Makanan, Ruang Instalasi Gizi.
DESAIN SERAGAM OLAHRAGA BAGI WANITA PEBASKET ACEH Larasati .; Mukhirah .; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain busana olahraga dapat dilakukan dengan berbagai teknik dan ide. Mendesain seragam olahraga dilakukan melalui modifikasi model, bentuk atau warna. Seragam Basket dikenakan saat berolahraga basket dan ketentuannya mengikuti regulasi FIBA sebagai organisasi resmi basket dunia yang terdiri dari setelan jersey, baju dan celana pendek. Seragam tersebut tidak layak dikenakan di Aceh karena Aceh sebagai provinsi yang menerapkan syariat Islam berdasarkan qanun nomor 11 tahun 2002 pasal 13 yang telah diatur dalam Pemerintahan Aceh. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis model seragam basket bagi wanita pebasket di Aceh, mendesain seragam basket yang muslimah bagi wanita pebasket dan mengetahui daya terima responden terhadap model yang dirancang. Penelitian menggunakan metode penelitian pengembangan R D dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 10 orang wanita pebasket yang tergabung dalam satu tim basket di Aceh. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seragam olahraga basket yang ada saat ini belum memenuhi kriteria syariat Islam dan tidak sesuai dengan qanun yang berlaku di Aceh. Seragam olahraga telah di desain dengan 3 model, model 1 desain asimetris pada bagian baju dan celana panjang, model 2 menyerupai rok yang bersambung dengan bagian atas dan celana panjang, model 3 kombinasi motif garis vertikal pada lengan, sesuai kriteria pakaian muslimah yang sesuai syariat Islam. Responden menyukai desain seragam olahraga basket model 2, karena dianggap lebih sesuai. Disarankan kepada instansi atau lembaga basket yang ada di Aceh agar mempertimbangkan untuk menetapkan seragam basket sesuai desain yang telah penulis rancang yang memenuhi kriteria busana sesuai syariat Islam.Kata Kunci : Desain, Seragam Basket Wanita, Aceh
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP NUGGET PISANG OWAK (Musa paradisiaca L) Siska Nur Ulyatunnisa; Yuli Heirina Hamid; Nurul Faudiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2020): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pisang owak mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi. Seperti kaya akan mineral, fosfor, lemak, besi, protein serta vitamin A. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap nugget pisang owak berdasarkan usia. Sehingga diharapkan dapat memberikan informasi kepada pembaca atau masyarakat mengenai pisang owak yang dapat diolah menjadi makanan beku (frozen food), khususnya nugget. Subjek dalam penelitian ini dipilih secara acak 60 orang panelis konsumen yang terdiri dari berbagai golongan usia seperti remaja awal, remaja akhir, dewasa awal, dan dewasa akhir, dengan persentase tiap golongan usia adalah 25% dari jumlah seluruh golongan panelis. Data terkait uji kesuakan pada pembuatan nugget pisang owak dari hasil percobaan diadakan penilaian terhadap resep kontrol nugget pisang raja dan nugget pisang owak yang dicoba oleh 60 panelis konsumen dari berbagai golongan usia di Banda Aceh. Uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji Penerimaan (Acceptability Test). Alat penilaian ini berupa kartu Hedonic scale dengan skala (1-9) untuk melihat tingkat kesukaan yang menunjukkan diterima atau tidak diterimanya resep nugget pisang owak dari hasil percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, hasil uji tingkat kesukaan (preferensi) yang diujicobakan kepada 60 orang panelis konsumen berdasarkan usia pada nugget pisang owak dapat disimpulkan bahwa tingkat kesukaan tertinggi yang paling disukai oleh konsumen remaja awal pada perlakuan pertama (8,13) dengan kode AS00, kemudian konsumen remaja akhir pada perlakuan ke dua (7,73) dengan kode AS01, kemudian konsumen dewasa akhir pada perlakuan ke dua (7,67) dengan kode AS01 dan tingkat kesukaan terendah konsumen dewasa awal pada perlakuan ke ketiga (6,33) dengan kode AS02.Kata Kunci: Pisang Owak, Nugget, Frozen Food
PEMBUATAN DAN DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP MIE DENGAN PENAMBAHAN N SAWI LAT (Arabidopsis thalliana) Noera Nadia; Nurul Faudiah; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2020): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

n sawi lat atau dalam bahasa latin disebut arabidopsis thalliana merupakan suatu jenis tumbuhan dari spesies selada yang tumbuh dipinggiran laut atau di pesisir pantai. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh standarisasi resesp, mengetahui karakteristik organoleptik dan daya terima konsumen terhadap mie n sawi lat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di laboratorium Tata Boga Prodi PKK FKIP Unsyiah. Data uji penerimaan analisis of variance (anova) satu jalur dari konsumen. Kemudian dianalisis dengan menggunalan LSD pada taraf 0,05. Hasil uji daya terima pada aspek warna menunjukkan terdapat pengaruh penambahan n sawi lat pada pembuatan mie. Artinya jumlah persentase penambahan n sawi lat pada pembuatan mie sebesar 40%, dan 80% menjadikan perbedaan warna pada mie. Hasil uji daya terima pada aspek rasa menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh penambahan daun n sawi lat dengan persentase 40%, dan 80% sementara untuk hasil uji daya terima pada aspek aroma menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh penambahan n sawi lat pada mie dengan persentase sebanyak 40%, dan 80% karena dalam prosesnya sebelum dihaluskan, n sawi lat yang telah dicuci bersih selanjutnya dihaluskan untuk mengurangi aroma langu dan memperoleh warna yang terdapat di n sawi lat. Pada uji daya terima aspek tekstur menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh penambahan n sawi lat dengan persentase 40%, dan 80% hal ini dikarenakan penambahan melebihi 40% dapat menghasilkan tekstur mie yang tidak mekar dengan sempurna. Dengan nilai mean tertinggi yang diperoleh maka formula n sawi lat sebesar 40% merupakan formula yang direkomendasikan untuk digunakan karena yang paling disukai.Kata Kunci : Pembuatan mie n sawi lat, dan daya terima konsumen
PERUBAHAN HIASAN KEPALA PENGANTIN GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH Linge, Ernita Putri; ., Mukhirah; ., Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiasan kepala pengantin wanita Gayo adalah hiasan kepala pengantin wanita yang digunakan oleh seorang pengantin wanita dari Suku Gayo pada saat melangsungkan resepsi penikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hiasan kepala tradisional asli pada pengantin suku Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berlokasi di beberapa tempat di Kabupaten Aceh Tengah. Subjek penelitian ini berjumlah enam orang, yang terdiri dari tiga orang penata rias, dua orang pengantin wanita di Kabupaten Aceh Tengah, dan satu orang pengkaji adat Gayo di Aceh Tengah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa hiasan kepala tradisional asli pada pengantin wanita Gayo di Kabupaten Aceh Tengah adalah sempol gampang, sempelah ilang, tekan kune, lelayang, dan sonteng. Hiasan kepala tradisional modifikasi pengantin wanita Gayo di Kabupaten Aceh Tengah adalah sempol gampang, sempelah ilang, tekan kune, lelayang, dan sonteng namun banyak dilakukan perubahan pada warna dan bentuk serta diberi penambahan berupa rajut melati,bungong got-got (kembang goyang), rangkaian bungan melati, tusuk sanggul daun lebar, hiasan kepala bunga bersusun, hiasan kepala gantung, tusuk sanggul gantung bunga kenanga. Penyebab terjadinya perubahan hiasan kepala pada pengantin wanita Gayo di Kabupaten Aceh Tengah karena kurangnya sosialisasi tentang hiasan kepala asli pengantin Gayo Aceh Tengah, perkembangan zaman yang semakin maju, munculnya banyak penata rias baru yang kurang memahami tentang makna pada setiap hiasan kepala Pengantin wanita Gayo Aceh Tengah, banyaknya pengantin wanita yang sudah menggunakan jilbab.Kata Kunci: Hiasan Kepala, pengantin Gayo

Page 11 of 28 | Total Record : 272