cover
Contact Name
Agung Rorhi Prayudha
Contact Email
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Phone
+6281947933377
Journal Mail Official
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : -     EISSN : 26566060     DOI : https://doi.org/10.24815/jimpkk
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (JIMPKK) FKIP Universitas Syiah Kuala adalah jurnal elektronik yang berfungsi sebagai wadah untuk publikasi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FKIP Universitas Syiah Kuala. Artikel yang ditulis oleh mahasiswa bersama dosen pembimbingnya ini diterbitkan setelah melalui proses review oleh reviewer dan editor JIMPKK. JIMPKK Universitas Syiah Kuala ini diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles 272 Documents
GAYA BELAJAR MAHASISWA TATA BUSANA YANG MERAIH PREDIKAT PUJIAN Nanda Sukma; Anizar Ahmad; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisuda sarjana srata 1 Universitas Syiah Kuala pada periode ke empat tahun 2019 merupakan wisuda dengan lulusan Pujian terbanyak sejauh ini di Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui gaya belajar yang dominan yaitu gaya belajajar auditorial, visual, atau kinestik dan faktor-faktor pendorong mahasiswa berprestasi pada Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga kosentrasi Tata Busana, faktor-faktor yang diteliti adalah faktor internal berupa kondisi Fisiologis, minat, intelegensi dan motivasi dan faktor eksternal berupa Lingkungan sosial keluarga serta teman sejawat, kurikulum dan fasilitas di rumah dan di Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif dengan teknik purposive sampling, kriteria yang ditentukan adalah predikat pujian. Pada penelitian ini peneliti menemukan setiap subjek memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, setiap subjek tetap dapat menyerap informasi yang diberikan di kelas walaupun kurang sesuai dengan gaya belajarnya. Minat serta pandangan subjek mengenai pendidikan juga sangat berpengaruh terhadap pencapaian prestasi subjek. Subjek dengan minat dan pandangan yang postif terhadap pendidikan di Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga memiliki prestasi yang lebih bagus. Sedangkan faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah dukungan dari keluarga karena dengan adanya dukungan dari keluarga kemudahan dari segi fasilitas juga ikut tercapai. Subjek yang dengan kebutuhan berprestasi yang tinggi memiliki minat yang lebih tinggi serta tidak membutuhkan banyak dukungan moral dari teman sejawat.Kata kunci: gaya belajar, mahasiswa, predikat pujian
SIKAP SISWA DALAM PENGGUNAAN SERAGAM SEKOLAH DI SMP NEGERI 13 BANDA ACEH Ulva, Nadya; Ahmad, Anizar; Fitriana, F
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian seragam sekolah sebagai salah satu alat kedisiplinan, kerapian dan keteraturan siswa dalam melaksanakan pendidikan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa menerima tata tertib dan mengidentifikasi kepatuhan siswa dalam menjalankan tata tertib berbusana muslim di SMP Negeri 13 Banda Aceh. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dengan jumlah sampel 55 siswa dengan pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling untuk mengetahui sikap di ukur melalui skala likert. Teknik pengumpulan data dengan cara membagikan angket (kueisioner) kepada siswa. Selanjutnya dianalisis data secara Kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa di SMP Negeri 13 Banda Aceh dalam menerima tata tertib sekolah termasuk katagori kurang sebesar (46%). Hal ini dapat dari banyaknya siswa memodifikasi seragam sekolah. Siswa tidak menggunakan pakaian dengan rapi yang dampaknya siswa tersebut akan mendapatkan sanksi dan hukuman dari sekolah. Dan terkait dengan kepatuhan siswa dalam menggunakan busana muslim sebagian besar termasuk katagori cukup sebesar (60%) yaitu siswa dengan sengaja memodifikasi seragam sekolah di luar ketentuan yang diperbolehkan, bagi siswa perempuan memendekkan baju, menggunakan model kerudung yang tidak menutupi dada, serta kebiasaan menggunakan seragam sekolah yang modis agar tampil menarik. Bagi siswa laki-laki memodifikasi celana hingga menjadi kuncup agar tampil keren. Disarankan kepada orang tua dapat bekerjasama dengan pihak sekolah dalam upaya melatih kedisplinan sekolah dalam pemakaian seragam sekolah.Kata Kunci : Siswa, Seragam sekolah, Disiplin.
PENGGUNAAN BAHAN ALAMI DALAM PENCIPTAAN MOTIF PADA BAHAN TEKSTIL Nur Hikmah; Mukhirah .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warna merupakan salah satu unsur dalam kehidupan manusia, warna merupakan salah satu unsur kehidupan dalam seni dan desain, selain unsur-unsur visual lainnya seperti: garis, bidang, bentuk, barik (tekstur), nilai, dan ukuran. Motif mempunyai makna simbolik yang sejak dahulu digunakan untuk acara tersebut, Busana tekstil untuk busana memerlukan persyaratan khusus, karena itu tidak seluruh tekstil yang ada dapat digunakan untuk busana. Syarat tekstil untuk busana, ialah memberikan kenyaman dan layak dipakai. Penelitian ini bertujuan untukMengidentifikasi bahan alam yang dapat digunakan sebagai perwarnaan pada bahan tekstil, Mengetahui langkah langkah pembuatan zat pewarna alami dari bahan alam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen (true experiment), Subjek dari penelitian ini adalah zat pewarna alami dari bahan alam yang sebagai bahan utama untuk dijadikan pewarna alami dalam penciptaan motif dengan teknik Ikat Celup sebagai teknik pewarnaan pada produk bahan tekstil dari pewarna alami, Pengumpulan data diperolehdariobservasi,dukumentasidanstudipustaka,BerdasarkanhasilpenelitiandaneksperimenyangtelahdilakukanTanamansecang,kunyitdanpinangdapatdigunakansebagaipewarnaalamidalampenciptanmotifpadabahantekstildenganprosespencelupanikatcelupyangmenggunakan berbagai proses mordanting dan jenis fiksasi, Hasil pewarnaan bahan alami pada bahan tekstil kualitas ketuaan warna adalah baik pada proses pre mordantingpada jenis bahan alami kayu secang menghasilkan warna merah muda, kunyit menghasilkan warna kuning cerah dan pinang menghasilkan warna coklat tua, Kualitas ketajaman motif adalah baik pada proses post mordanting dan pada jenis kain menggunakan mordan dan difiksasi dengan garam kasar menghasilkan warna muda, Kain yang difiksasi dengan tawas menghasilkan warna cerah.dan, Kainyangdifiksasidengankapurmenghasilkanwarnatua.Adapengaruhprosesmordantingdenganjenismordanpadapencelupanbahantekstildenganekstrakbahanalamipadaketahananlunturterhadappencuciandanketajamanmotif.Kata Kunci : Warna Alami, Motif, Bahan Tekstil
PENGAPLIKASIAN TEKNIK SHIBORI DENGAN PEWARNA SINTETIS PADA BUSANA ANAK Dinda Aulia; Rosmala Dewi; Novita .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peradaban manusia telah mengalami kemajuan dan terus berkembang hingga saat ini, salah satu bidang yang berdampak atas perkembangan tersebut adalah dunia fashion. Shibori merupakan kesenian dari Jepang, yaitu menghiasi kain dengan pola tertentu dengan cara mengikat, menjahit, melipat bahan kain kemudian dicelup kedalam pewarna. Pewarna sintetis merupakan zat pewarna kimia dengan berbagai variasi warna yang lebih menjanjikan dan mudah ditemukan. Kegiatan eksperimen pada penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan produk busana anak sebagai varian baru sekaligus menambah keberagaman serta dapat memberi inspirasi dalam dunia tekstil dan desain busana anak. Penulis memperhatikan pemilihan material tekstil, jenis pewarna, bahan kimia, susunan komposisi, seta jenis teknik Shibori yang digunakan pada penelitian ini. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sebuah pembaharuan dalam produk busana anak yang lebih eksploratif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik dokumentasi, teknik kepustakaan, eksperimen terapan dan kuesioner. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan rumus distribusi frekuensi perhitungan persentase. Hasil analisis data dari eksperimen dinarasikan sesuai dengan langkah-langkah kerja dan hasil yang diperoleh. Tanggapan responden sangat menyukai produk hasil eksperimen teknik shibori dengan pewarna sintetis pada busana anak. Motif yang dihasilkan memakai teknik shibori kumo, shibori nui, dan shibori itajime. Menciptakan tiga produk busana anak usia 3-5 tahun yaitu dengan model dasar bosque, empire, dan princess, dari ketiga model ini yang paling disenangi ialah model dasar bosque dengan memakai teknik shibori nui. Diharapkan dengan adanya teknik shibori ini dapat membuka wawasan mahasiswa dan juga masyarakat dalam membuat produk-produk dengan motif-motif yang unik.Kata Kunci: Teknik Shibori, Pewarna Sintetis, Busana Anak
PENERAPAN MOTIF KERAWANG GAYO MENGGUNAKAN TEKNIK PRINTING PADA BUSANA PENARI Suraini .; Fadhilah .; Nurbaiti .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerawang Gayo merupakan indentitas masyarakat Gayo. Kerawang Gayo adalah salah satu ragam atau motif dalam menghias kain. Menghias atau membordir kerawang Gayo ini merupakan suatu kerajinan yang dapat dimanfaatkan oleh para kaum wanita maupun kaum pria. Motif kerawang Gayo awal mulanya berasal dari penggambaran alam di daerah Gayo yaitu alam hewani (flora) dan alam tumbuh-tumbuhan (fauna). Penelitian ini bertujuan untuk Pertama Motivasi penari menggunakan busana kerawang Gayo dengan teknik printing kedua Mengetahui tanggapan tokoh adat tentang busana kerawang Gayo pada busana penari dengan teknik printing ketiga Mengetahui penerapan motif kerawang Gayo pada busana penari dengan teknik printing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian enam orang responden terdiri dua orang Tokoh adat, satu orang perancang busana tradisional Gayo dan tiga orang penari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Dari hasil analisis data, temuan dalam penelitian ini dapat dikemukakan yaitu ada Enam jenis motif pada kerawang Gayo yang sering digunakan. Emun Berangkat, Puter Tali, Peger, Ulen, Pucuk Rebung, Rante. Lima warna yang digunakan dalam kerawang Gayo pada busana penari yaitu Ilang(merah), koneng(kuning), Poteh(putih), Ijo(hijau), Item(hitam), dan bahan yang digunakan dalam teknik ptinting kerawang Gayo pada penari adalah bahan jenis mori primissima, katun primissima, kain satin dan pewarna batik sablon disebut Vigmen yang berfungsi untuk membuat penari lebih leluasa untuk bergerak. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah memotivasi penari untuk menggunakan busana printing dengan kualitas yang tetap terjaga dengan harga yang terjangkau dan proses pembuatan busana printing dengan cepat. Penari sangat menerima dan merespon dengan baik terhadap pengembangan motif kerawang Gayo yang diterapkan pada busana penari menggunakan teknik printing. Penerapan motif kerawang Gayo pada busana penari menggunakan teknik printing merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kebudayaan masyarakat Gayo dengan mengutamakan kenyamanan penari. Diharapkan kepada masyarakat Gayo agar selalau menjaga dan melestarikan salah satu budaya yang diwariskan nenek moyang termasuk Kerawang Gayo tanpa menghilangkan simbol demi kenyamanan.Kata Kunci: Kerawang Gayo, Teknik Printing, Busana Penari
POLA PENGASUHAN ORANG TUA BAGI ANAK YANG BERPRESTASI DI SMP NEGERI 6 BANDA ACEH Maulina, Iza; Ahmad, Anizar; ., Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola pengasuhan merupakan interaksi antara orang tua dan anak. Interaksi yang dimaksud adalah cara orang tua mendidik, membimbing, melindungi anak untuk mencapai kedewasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengasuhan yang diterapkan orang tua bagi anak yang berprestasi di SMP Negeri 6 Banda Aceh, dan upaya orang tua dalam menunjang prestasi anak di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Responden terdiri atas 10 orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pola pengasuhan yang diterapkan bersifat otoritatif dimana orang tua memberikan kebebasan kepada anak untuk berkreasi dan memberi pendapat mengenai berbagai hal sesuai dengan kemampuan anak dengan batasan, pengawasan dan kendali pada tindakan anak. Namun ada juga yang bersifat otoritarian dimana orang tua bersikap tegas kepada anak. Upaya orang tua dalam menunjang prestasi anak dengan cara selalu menyempatkan waktu untuk mendampingi anak belajar, memotivasi anak untuk perkembagan belajar, menyedikan fasilitas belajar, membuat jadwal belajar, menjaga pola makan yang sehat dan bergizi. Simpulan pola pengasuhan keluarga tidaklah sama satu dengan yang lain hal ini dipengaruhi oleh latar belakang keluarga yang berbeda-beda. Orang tua menerapkan kedisiplinan, menjadi teladan bagi anak-anaknya, menjaga komunikasi, memberi kasih sayang, serta memberikan penghargaan, dan pengawasan terhadap anak.. Disarankan, dalam menerapakan pola pengasuhan hendaknya orang tua dapat menerapkan pola pengasuhan yang humanis dan cenderung kearah otoritatif. Bagi sekolah dapat berkerja sama dengan orang tua agar prestasi anak di sekolah lebih optimal.Kata Kunci: Pola Pengasuhan Orang Tua, Anak Berprertasi
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK PADA PHOTO BOOTH ACARA RESEPSI PERNIKAHAN Irma Muliani; Fitriana .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 3 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah plastik merupakan salah satu upaya mengatasi permasalahan limbah plastik disekitar masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah plastik pada photo booth acara resepsi pernikahan. Penelitian mengunakan metode eksperimen terapan pada photo booth. Objek penelitian adalah hiasan photo booth, dan sebagai subjeknya hiasan pelengkap photo booth dari bahan limbah plastik. Pengumpulan data melalui dokumentasi, kepustakaan, dan eksperimen terapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hiasan photo booth limbah plastik dan gelas plastik dengan berbagai hiasan yang menarik, dengan pemanfaatan limbah plastik dan gelas plastik berbagai bentuk hiasan bunga dapat dikreasikan dengan bentuk lampion. Pelengkap photo booth kain hyget organdi dan furniture. Langkah yang sistematis perlu diperhatikan agar menciptakan photo booth yang menarik, oleh karena itu alat dan bahan yang dibutuhkan dapat disesuaikan dengan produk yang akan dibuat. Kendala dalam proses pembuatan hiasan photo booth harus mengumpulkan terlebih dahulu limbah plastik di lingkungan masyarakat. Pada saat proses pembuatan perlu hati-hati karena terkadang dapat terjadi kecekaan kerja, saat proses penempelan bahan limbah plastik. Namun demikian photo booth limbah plastik dapat mengatasi permasalahan limbah plastik yang dihadapi masyarakat saat ini dan juga dapat menambah ekonomi bagi masyarakat.Kata Kunci :Limbah Plstik, Photo Booth, Resepsi Pernikahan
PENDAPAT MAHASISWA TATA BUSANA FKIP UNSYIAH TERHADAP ADAT PERKAWINAN DI KABUPATEN ACEH BESAR Tia Ulfa; Mukhirah .; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 3 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adat perkawinan di Aceh Besar memiliki beberapa prosesi adat yang dilakukan sebelum acara prosesi perkawinan dilangsungkan, mulai dari adat meminang, adat pertunangan, sampai adat peresmian pernikahan. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan mahasiswa program studi PKK konsentrasi Tata Busana FKIP Unsyiah tentang adat meminang di Aceh Besar. Untuk mengetahui tanggapan mahasiswa Tata Busana FKIP Unsyiah tentang adat pertunanganan di Aceh Besar. Untuk mengetahui tanggapan mahasiswa Tata Busana FKIP Unsyiah tentang adat peresmian perkawinan di Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedekatan deskriptif kualitatif dangan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan responden tentang proses adat meminang Aceh Besar menyatakan lingkungan tempat tinggal mahasiswa sangat mendukung dengan adat meminang yang berlaku di Aceh Besar. Selanjutnya, dari 5 responden yang diwawancarai, satu diantaranya kurang memahami dan mengetahui upacara pertunangan adat Aceh Besar. Tanggapan mahasiswa Tata Busana FKIP Unsyiah tentang adat peresmian perkawinan di Aceh Besar, mahasiswa sangat bangga dengan adat istiadat peresmian perkawinan Aceh Besar. Hal ini disebabkan oleh keteraturan adat dan sesuai dengan ajaran Agama Islam. Para responden dari kalangan mahasiswa berharap modernisasi yang terjadi pada adat istiadat perkawinan yang banyak terjadi sekarang tidak menghilangkan unsur tradisi, karena ditakutkan akan mengikis adat istiadat itu sendiri.Kata Kunci : Pendapat Mahasiswa, Adat Perkawinan, Aceh Besar
DAYA TARIK WISATAWAN PADA PRODUK KERAJINAN BORDIR ACEH Verra Zahara S; Mukhirah .; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya tarik wisatawan pada suatu daerah tergantung pada keunikan suatu daerah tersebut seperti tempat wisata, makanan hingga produk kerajinan. Produk-produk kerajinan khas daerah-daerah di Indonesia sudah mendapat tempat di hati para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Dalam memikat wisatawan terhadap produk kerajinan ada beberapa hal yang harus diperhatikan baik segi kualitas maupun segi kemasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pendapat wisatawan domestik dan mancanegara terhadap produk kerajinan bordir Aceh, faktor-faktor yang mempengaruhi wisatawan domestik dan mancanegara memilih untuk membeli produk kerajinan bordir Aceh dan mengetahui pendapat pemilik toko souvenir terhadap daya tarik wisatawan pada produk kerajinan Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat naturalistik, dengan subjek penelitian enam responden. Teknik pengambilan data secara purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan yang mengunjungi daerah Aceh sangat tertarik pada produk kerajinan bordir Aceh. Ketertarikan wisatawan pada produk kerajinan bordir Aceh yaitu keunikan dan khas yang membuat produk kerajinan bordir Aceh ini beda dari produk kerajinan di daerah lain. Faktor yang mempengaruhi wisatawan memilih produk kerajinan bordir Aceh sebagai cendra mata yaitu karena tampilan dari produk kerajinan bordir Aceh terlihat rapi dan elegan, yang membuat produk kerajinan bordir Aceh itu terlihat rapi adalah dari teknik jahitan bordir tersebut. Perlu diperhatikan cara menilai dan memilih produk kerajinan bordir Aceh yang berkualitas yaitu dengan melihat kerapian jahitan dan model kerajinan itu sendiri. Produk yang berkualitas bagus, sangat mengutamakan kerapian jahitan dan pemilihan warna agar terlihat menarik. Adanya produk kerajinan bordir Aceh memberi manfaat besar bagi rakyat Aceh karena dapat menampung tenaga kerja. Selain itu dapat melestarikan budaya tradisi tanpa menghilangkan ciri khas produk kerajinan itu sendiri.Kata Kunci : Daya Tarik Wisatawan, Produk Kerajinan, Bordir Aceh.
PEMBUATAN TAS MUKENA DENGAN TEKNIK MAKRAME DARI BAHAN KAIN PERCA Nurfaradisa .; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 3 (2018): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tas mukena merupakan wadah yang digunakan untuk menyimpan serta membawa mukena agar tidak kotor ataupun tercecer. Penggunaan teknik makrame dalam pembuatan tas mukena dengan pemanfaatan kain perca diharapkan dapat menambah nilai estetika tas mukena dan menambah nilai guna kain perca yang semula hanya menjadi limbah hasil proses menjahit. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan tas mukena dengan mengapilkasikan simpul makrame dari bahan kain perca. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Lokasi penelitian dilakukan di Laboratorium Tata Busana Prodi PKK FKIP Unsyiah. Subjek dalam penelitian ini adalah tas mukena dengan teknik makrame. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah pemanfaatan kain perca yang digunakan sebagai bahan makrame dalam pembuatan tas mukena. Penelitian ini telah membuat 4 desain tas mukena, yang dieksperimenkan dua model tas mukena dengan teknik dan bahan yang berbeda. Tas mukena model pertama menggunakan bahan chiffon sebagai bahan dasar pembuatan makrame dengan mengaplikasikan simpul jangkar, mahkota cina, dan lilitan. Model tas mukena kedua menggunakan bahan balotelli sebagai bahan dasar tas dipadukan dengan makrame yang terbuat dari bahan chiffon yang menggunakan simpul jangkar dan pipih. Proses pembuatan kedua model ini tidak jauh berbeda, yaitu menjahit kain perca, membalik kain perca menjadi makrame, tahap membuat simpul makrame, menempelkan busa ati ke badan tas, menyatukan setiap bagian tas, menyatukan badan tas ke bahan lapisan, pemasangan resleting dan gagang, hingga tahap finishing yaitu penambahan mutiara hiasan pada tas mukena. Dalam pemilihan bahan kain perca pembuatan makrame harus diperhatikan tekstur dan kelenturan. Supaya memudahkan dalam pembuatan simpul makrame yang diinginkan. Hasil penelitian ini telah mendesain empat model tas mukena dan membuat dua buah tas mukena dari kain dan model yang berbeda.Kata kunci: Tas mukena, teknik makrame, kain perca