cover
Contact Name
Agung Rorhi Prayudha
Contact Email
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Phone
+6281947933377
Journal Mail Official
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : -     EISSN : 26566060     DOI : https://doi.org/10.24815/jimpkk
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (JIMPKK) FKIP Universitas Syiah Kuala adalah jurnal elektronik yang berfungsi sebagai wadah untuk publikasi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FKIP Universitas Syiah Kuala. Artikel yang ditulis oleh mahasiswa bersama dosen pembimbingnya ini diterbitkan setelah melalui proses review oleh reviewer dan editor JIMPKK. JIMPKK Universitas Syiah Kuala ini diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles 272 Documents
MOTIVASI USAHA HI BATIK DALAM MELESTARIKAN MOTIF BATIK ACEH Amalia Sabrina; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melestarikan motif batik Aceh adalah suatu motivasi yang dilakukan oleh usaha Hi Batik yang ingin tetap mempertahankan motif-motif khas Aceh yang diterapkan kedalam kerajinan batik. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah masyarakat Aceh tidak mengetahui bahwa di Aceh memiliki tempat produksi batik yang menerapkan motif-motif Aceh dan sebagian masyarakat Aceh tidak mengetahui motif-motif khas Aceh yang sudah mulai dilupakan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kiat-kiat usaha Hi Batik dalam melestarikan motif batik Aceh dan mengetahui proses pembuatan batik tulis yang diproduksi di usaha Hi Batik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian 3 orang. Hasil pengumpulan data diperoleh dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil analisis data yang diperoleh menemukan bahwa kiat-kiat usaha Hi Batik melestarikan motif batik Aceh adalah dengan memperkenalkan batik Aceh melalui pameran baik di dalam dan luar Aceh, edukasi membatik gratis kepada masyarakat yang ingin mempelajari batik dan memperkenalkan batik Aceh melalui media sosial. Hasil yang didapatkan pada proses pembuatan batik tulis usaha Hi Batik sama dengan proses membatik pada umumnya yang membedakan ialah ciri khas motif Aceh hasil kreativitas pemilik. Kesimpulan dari penelitian adalah Hi Batik adalah usaha rumahan yang memproduksi batik Aceh dengan menggunakan motif-motif khas Aceh. Pada usaha Hi Batik menggunakan 3 proses membatik yaitu batik tulis, cap dan printing. Saran penelitian ini adalah kepada masyarakat generasi muda, pelestarian batik Aceh dengan menggunakan batik adalah upaya yang dapat dilakukan untuk membuat batik tetap dicintai dan diminati dan dukungan dari pemerintah untuk pameran-pameran kerajinan batik Aceh supaya batik Aceh lebih dikenal masyarakat luas.Kata Kunci :Usaha Hi Batik, Motif Batik Aceh
STRATEGI MANAJEMEN PEMASARAN MIE BERLEVEL MEDIA SOSIAL GO- FOOD PADA STREAMBOX CAFE DI DARUSSALAM Dina Afrina; Indani Indani; Niswanto Niswanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Streambox cafe merupakan salah satu usaha dibidang makanan yang banyak diminati dikalangan mahasiswa. Streambox cafe menjual beraneka ragam olahan mie dengan berbagai jenis, ciri khas dari makanan streambox cafe adalah mie instan yang disajikan berlevel sesuai dengan selera pelanggan dan dipasarkan melalui sosial media go-food. Tujuan Penelitan untuk mengetahui (1) Program manajemen pemasaran pada usaha mie berlevel melalui sosial media go-food pada streambox cafe (2) Implementasi manajemen pemasaran pada usaha mie berlevel melalui sosial media go-food pada streambox cafe (3) Evaluasi manajemen pemasaran mie berlevel melalui sosial media go-food pada streambox cafe (4) Tindak Lanjut usaha mie berlevel. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Manager, 4 orang karyawan dan 10 orang konsumen. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa streambox cafe sudah membuat program perencanaan pemasaran dimulai dari merencanakan modal, tempat usaha, jenis menu makanan, karyawan serta target pemasaran. implementasi program sudah di impelementasikan dengan menggunakan pemasaran sosial media go-food dan pemasaran marketing mix yang terdiri dari kulaitas produk, fitur produk dan desain produk namun masih kurang dalam desain makanan, Evaluasi sudah dilakukan yaitu evaluasi kasir, karyawan dapur waitres dan keuangan. Evaluasi yang dilakukan yaitu evaluasi jenis menu makanan, target pemasaran dan evaluasi keuangan setiap bulannya dan tindak lanjut yang dilakukan yaitu menambahkan desain pada makanan sosial media go-food, pelayanan terhadap pelanggan serta kebersihan didalam menyajikan makanan. Kesimpulan Perencanaan sudah direncanakan dengan baik mulai dari perencanaan modal, tempat usaha, jenis makanan karyawan serta target pemasaran. Impelementasi sudah diterapkan dengan baik namun masih ada kekurangan pada bagian desain makanan. Evaluasi sudah dilaksanakan setiap satu bulan sekali dan tindak lanjut yang dilakukan dengan menambakan desain makanan pada sosial media go-food. Diharapkan kepada streambox cafe untuk menambahkan desain makanan pada produk yang dipasarkan di sosial media go-food.Kata Kunci : Strategi, Manjemen Pemasaran, Go-food, Streambox Cafe
DAYA TARIK PEMAKAIAN MUKENA BERWARNA DIKALANGAN MAHASISWI Miftahul Jannah; Fikriah Noer; Novita .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan dengan kemajuan teknologi dibidang tekstil, maka model, warna dan motif mukena sudah beraneka ragam sehingga menjadi daya tarik bagi kalangan mahasiswi dalam memilih mukena berwarna. Dalam Hadist telah dijelaskan bahwa anjuran untuk lebih menggunakan warna putih dan terjadi kemakruhan jika seorang menggunakan mukena yang berwarna di dalam shalat dikarenakan akan terjadi riya pada diri seseorang yang memakainya. Mukena berwarna yang ada dikalangan mahasiswi sangat praktis dan mudah untuk dibawa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Pendapat mahasiswi dalam pemakaian mukena berwarna dan (2) Faktor yang mempengaruhi daya tarik mahasiswi dalam pemakaian mukena berwarna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang bersifat naturalistik dengan sampel sebanyak tiga puluh responden. Teknik pengambilan data secara purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari kuisioner dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, sebagian responden menggunakan mukena bercorak atau berwarna dalam mengerjakan shalat. Kurang dari setengah responden menggunakan mukena selain warna putih karena bahannya yang dingin. Lebih dari setengah responden memilih menggunakan mukena berwarna karena bahannya yang bagus. Lebih dari setengah mengetahui warna mukena yang dianjurkan dalam shalat yaitu warna putih. Akan tetapi, responden tetap menggunakan mukena berwarna atau bercorak karena menyukai bahan katun. Lebih dari setengah responden mengatakan bahwa mukena berwarna lebih murah dibandingkan mukena berwana putih. Simpulan penelitian ini adalah rata-rata dari responden lebih memilih mukena yang berwarna karena bahannya yang dingin dan dan harganya lebih murah dibandingkan mukena warna putih.Kata kunci: Daya Tarik Mahasiswa, Pemakaian Mukena Berwarna
KECUKUPAN KALORI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA UNGGUL CUT NYAK DHIEN KOTA LANGSA Masfidia Ridifa; Suryati Sufiat; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi makanan yang baik dapat diperoleh dari pola makan yang baik, sebaliknya pola makan yang tidak baik dan tidak seimbang dapat menyebabkan masalah gizi, terutama pada masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi makan, kecukupan kalori dari hidangan yang disajikan, dan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Unggul Cut Nyak Dhien Kota Langsa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bersifat deskriptif. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di asrama SMA Unggul Cut Nyak Dhien Kota Langsa selama 7 hari. Populasi penelitian ini berjumlah 62 orang siswa dari 4 kelas. Sampel diambil berdasarkan tujuan (purposive sampling) yaitu 13 orang siswa terdiri dari 7 laki-laki dan 6 perempuan, yang berada pada kelas XI dikarenakan siswa tersebut sudah memiliki nilai rapot dari semester sebelumnya. Analisis data untuk mencari kalori menggunakan pedoman food recall 24 hour, kemudian dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan, sedangkan untuk prestasi belajar dilihat melalui nilai rapor siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya 12 orang siswa (98,9%) SMA Unggul Cut Nyak Dhien mengkonsumsi sarapan pagi dengan pola 1 dan 2 (nasi dan lauk-pauk) dan hanya 1 orang siswa yang tidak sarapan pagi (1,09%). Pada makan siang, sebagian besar siswa 9 orang (62,6%) mengkonsumsi pola 1 dan 2 (nasi dan lauk-pauk), sebagian kecil 4 orang siswa (37,4%) mengkonsumsi makan siang dengan pola 1, 2 dan 3 (nasi, lauk-pauk dan sayuran). Pada makan malam 11 orang siswa (96,7%), mengkonsumsi makanan dengan pola 1 dan 2 (nasi dan lauk-pauk). Kecukupan kalori rata-rata perhari yang dikonsumsi oleh 13 siswa pada remaja putri sebanyak 1.568,5 kkal, sedangkan remaja putra 1.822 kkal per hari. Berdasarkan data tersebut maka remaja putri perlu menambah kalori sebanyak 431,5 kkal dan remaja putra 678 kkal per hari, hal ini sesuai dengan ketetapan AKG. Selanjutnya untuk nilai rata-rata prestasi belajar siswa semester I dan II mengalami kenaikan antara 1,34-4,95 dan semester III mengalami kenaikan antara 0,11-7,31.Kata kunci: Kecukupan Kalori, Prestasi, Belajar, Siswa.
PENGARUH MEDIA TELEKOMUNIKASI TERHADAP GAYA BERBUSANA REMAJA PUTRI Yuli Muliana; Annizar Ahmad; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media telekomunikasi merupakan media yang sering digunakan oleh remaja untuk berbagai keperluan, diantaranya sebagai media hiburan, pengetahuan, menjalin hubungan sosial dan menjadikan media telekomunikasi sebagai sumber inspirasi dalam memakai busana.Busana yang baik adalah busana yang menutup aurat dari kepala hingga kaki dan tidak membungkus badan sehingga membentuk lekukan tubuh.Kenyataan yang terjadi, busana yang sering dipakai remaja saat ini tidak sesuai dengan aturan syariat Islam dan tidak memenuhi etika berbusana.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi remaja putri dalam berbusana dan sumber ide remaja putri dalam berbusana.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara yang mendalam dan dokumentasi.Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi remaja putri dalam berbusana yaitu keinginan pribadi karena merasa nyaman dengan suatu busana, kurangnya bimbingan orang tua terhadap gaya berbusana dan pergaulan dengan teman yang memakai busana yang sejenis. Sumber ide remaja putri dalam berbusana adalah dari media sosial yang berupa facebook, instagram, online shopp dan toko-toko terdekat. Disimpulkan bahwa remaja putri lebih mengutamakan kenyamanan dalam berbusana daripada etika berbusana dan mengabaikan tingkat kesopanan dalam memakai suatu busana, sekalipun remaja putri menyadari bahwa gaya mereka dalam berbusana melanggar syariat Islam. Sumber ide remaja putri dalam berbusana yaitu situs belanja online dan media sosial. Sebaiknya remaja putri dalam berbusana lebih mementingkan syariat Islam, bukan hanya melihat suatu model busana dari lingkungan, dan media telekomunikasi.Kata kunci: Media Telekomunikasi, Gaya Berbusana, Remaja Putri
PEMANFAATAN SISIK IKAN UNTUK KERAJINAN SOUVENIR Arina .; Rahmi Kamal; Novita .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sisik ikan merupakan hasil buangan dari ikan. Di tempat pemangkalan ikan terdapat banyak sekali sisik ikan yang berserakan dan dibuang begitu saja. Apabila sisik ikan ini tidak dimanfaatkan, maka sisik ini lama kelamanan akan mengeluarkan bau yang tidak sedap sehingga dapat mencemari lingkungan dan mengganggu aktivitas disekitarnya. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan limbah untuk dapat memanfaatkan limbah tersebut. Dengan ide yang kreatif dan tangan yang terampil, sisik ikan ini dapat diolah menjadi bahan dalam pembuatan kerajinan souvenir yang menghasilkan produk-pruduk yang unik dan menarik serta memiliki nilai jual yang tinggi. Souvenir merupakan benda yang berukuran kecil, unik, cantik yang diberikan kepada tamu-tamu diacara tertentu seperti ulang tahun atau acara pernikahan sebagai ucapan terima kasih. Souvenir banyak dijumpai di pasaran dengan beragam bentuk yang menarik, ada yang buatan dari pabrik bahkan ada yang buatan tangan. Biasanya orang sengaja membuat dan mengkreasikan dengan tangannya sendiri untuk mendapatkan hasil yang lebih unik dan berbeda dengan souvenir yang lain. Tujuan penelitian ini adalah mengolah sisik ikan, membuat serta mengkreasikan menjadi berbagai macam produk kerajinan souvenir. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi atau pengetahuan bagi para pembaca mengenai cara pengolahan sisik ikan untuk kerajinan souvenir, Menambah wawasan tentang cara membuat serta mampu mengkreasikan sisik ikan menjadi produk kerajinan souvenir.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen terapan. Lokasi penelitian dilakukan di rumah Praktek Pengelolaan Sumber Daya Keluarga Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Subjek penelitian adalah kerajinan souvenir dari sisik ikan sedangkan objek dalam penelitian adalah sisik ikan yang dikreasikan menjadi kerajinan souvenir. Hasil dari penelitian ini berupa produk kerajinan souvenir dengan kreasi dari sisik ikan yang terdiri dari lima produk yaitu gantungan kunci, kaktus, keranjang bunga, tempat snack dan rangkaian bunga.Kata kunci: Sisik Ikan, Kerajinan, Souvenir
MODIFIKASI RESEP SAMBAL TEMPOYAK DURIAN (Durio zibethinus Murr ) DENGAN PENAMBAHAN TERASI Hidayah Naila; Izwani .; Indani .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Aceh Selatan penghasil durian terbanyak di Aceh. Durian yang terlalu matang diolah menjadi tempoyak. Masyarakat Aceh Selatan gemar mengkonsumsi tempoyak durian dan mencampurkan kedalam gulai. Tempoyak dalam masakan berfungsi sebagai bahan penambah cita rasa sehingga menciptakan rasa dan aroma khas tempoyak. Olahan durian yang difermentasikan di Aceh Selatan biasanya juga dibuat menjadi sambal, namun belum populer olahan sambal tempoyak dengan penambahan terasi. Tujuan (1) mengetahui karakteristik organoleptik, (2) mengetahui daya terima konsumen, (3) memperoleh resep standar (4) menghitung jumlah gizi (protein, lemak, dan karbohidrat), (5) memperoleh masa simpan sambal tempoyak durian dengan penambahan terasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan uji pengamatan yang dilakukan terhadap 7 orang Narasumber dan uji penerimaan kepada 30 orang panelis konsumen. Data uji pengamatan dianalisis dengan menentukan nilai rata-rata dari total nilai narasumber. Data uji penerimaan menggunakan anava satu jalur. Berdasarkan pengamatan oleh narasumber diketahui bahwa, sambal tempoyak durian dengan penambahan terasi yang disukai adalah Std1 dari segi warna 24.43, aroma 24.00, tekstur 24.29, dan rasa 23.57. Hasil analisis penerimaan konsumen menunjukkan sambal tempoyak durian dengan penambahan terasi yang disukai adalah Std1 nilai rata-rata dari segi warna 4.8, aroma 4.57, tekstur 4.57, dan rasa 4.60. Resep stansar diperoleh dari samal Std1 terdiri dari 100 gr tempoyak durian, 5 gr terasi, 35 gr bawang merah, 15 gr bawang putih, 35 gr cabai merah, 50 gr minyak goreng, 6 gr garam, 5 gr gula. Nilai gizi pada sambal Std1 yaitu protein 3.29%, lemak 16.25%, dan Karbohidrat 8.13% dengan daya simpan 6 hari. Kesimpulan, Berdasarkan uji pengamatan dan penerimaan, sambal tempoyak durian dengan penambahan terasi yang disukai narasumber dan panelis konsumen adalah perlakuan pertama (Std1). Kata Kunci: Modifikasi Resep, Sambal Tempoyak Durian Dengan Penambahan Terasi
PERSEPSI GURU SMK TATA BUSANA TERHADAP PAGELARAN BUSANA MANCANEGARA TAHUN 2018 Intan Mutia; Annizar Ahmad; Mukhirah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi adalah kemampuan membeda-bedakan, mengelompokkan, memfokuskan perhatian terhadap suatu objek rangsang yang melibatkan proses interprestasi berdasarkan pengalaman terhadap suatu peristiwa atau objek. Sedangkan pagelaran busana adalah ajang kegiatan untuk memperkenalkan atau memamerkan sebuah karya dari seorang perancang busana kepada masyarakat umum. Dari judul skripsi ini, peneliti bermaksud untuk meneliti tentang persepsi Guru SMK Tata Busana terhadap pagelaran busanatahun 2018 karena bidang keilmuan yang dimiliki sangatlah relevan dengan PVKK Tata Busana. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah (1) mengetahui persepsi Guru SMK Tata Busana terhadap kesesuaian tema dan hasil rancangan busana dalam pagelaran busana mancanegara tahun 2018, (2) mengetahui persepsi Guru SMK Tata Busana terhadap hasil rancangan yang ditampilkan pada pagelaran busana tahun 2018 bernilai islami atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian lima orang. Teknik pengumpulan data dengan purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, peneliti menemukan bahwa responden memberikan apresiasi positif terhadap pagelaran buana mancanegara tahun 2018. Responden mengatakan bahwa pagelaran busana tahun 2018 sudah dikategorikan dalam busana islami dan terdapat kesesuaian antara tema dan hasil rancangan yang ditampilkan. Responden juga mendukung penuh mahasiswa Tata Busana untuk terus mengembangkan kreativitas desain yang dimiliki.Kata Kunci : Persepsi, Guru SMK Tata Busana, Pagelaran Busana
PEMANFAATAN KAIN PERCA PADA PEMBUATAN TRAVEL SEWING KIT Cut Luthfa Raihan; Fitriana .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan adalah suatu hal, cara, atau hasil kerja dalam memanfaatkan sesuatu yang berguna. Sedangkan, travel sewing kit dapat diartikan sebagai suatu tempat untuk membawa alat-alat menjahit. Dari judul skripsi ini, peneliti bermaksud untuk memanfaatkan kain perca dari sisa-sisa potongan kain agar dapat digunakan untuk membuat suatu tempat peralatan menjahit. Tujuan dari penelitian ini ialah (1) dapat mendesain kreasi travel sewing kit dengan memanfaatkan kain perca, (2) dapat menciptakan kreasi travel sewing kit dengan memanfaatkan kain perca, (3) dapat mengetahui respon konsumen terhadap produk travel sewing kit. Metode yang digunakan yaitu eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proporsionate stratified random sampling yang berjumlah 80 orang yang terdiri dari 30 orang mahasiswa Tata Busana FKIP Unsyiah, 24 orang siswa/i SMKN 1 Mesjid Raya, dan 26 orang siswa/i SMKN 1 Al-Mubarkeya. Teknik pengumpulan data yaitu dengan dokumentasi, studi kepustakaan, eksperimen terapan dan angket. Dari hasil analisa data, responden memberikan feedback positif terhadap pembuatan travel sewing kit dengan memanfaatkan kain perca.Kata kunci: Pemanfaatan, Kain Perca, Travel Sewing Kit
PENERAPAN SULAMAN TIGA DIMENSI PADA HIASAN DINDING Rohani .; Fitriana .; Novita .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulaman tiga dimensi merupakan sulaman yang dikerjakan tangan dan bantuan alat berupa jarum sebagai pengait benang di atas permukaan kain dengan ukuran yang mencakup panjang, lebar, tinggi, dan ketebalan supaya sulaman tersebut memiliki volume pada setiap ruang yang ditepatinya. Sulaman tiga dimensi dapat diterapkan pada hiasan dinding. Penerapan sulaman tiga dimensi pada hiasan dinding merupakan salah satu upaya memperkenalkan kembali sulaman tiga dimensi yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat, juga merupakan inovasi baru dalam memanfaatkan sebuah karya seni dan dapat menambah nilai keindahan dari hiasan dinding. Penerapan sulaman tiga dimensi juga dapat diterapkan diberbagai tempat, seperti pada pakaian, dan taplak meja, akan tetapi penerapan sulaman tiga dimensi pada selain media hiasan dinding memiliki sedikit kendala, yaitu dari bentuk sulaman yang timbul maka akan memberikan kesulitan pada saat penggunaan media tersebut, namun penerapan sulaman tiga dimensi pada media hiasan dinding dianggap lebih tepat karena hiasan dinding merupakan hiasan yang hanya akan dimanfaatkan untuk estetika mata yang diletakkan di dinding tanpa ada mobilitas penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain motif sulaman tiga dimensi untuk hiasan dinding dan menerapkan sulaman tiga dimensi pada hiasan dinding. Penerapan sulaman tiga dimensi pada hiasan dinding dapat menambah nilai keindahan pada hiasan dinding. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen terapan. Lokasi penelitian dilakukan di laboratorium Tata Busana Prodi PKK FKIP Unsyiah. Objek penelitian ini adalah sulaman tiga dimensi yang diaplikasikan pada media hiasan dinding. Hasil penelitian telah mendesain empat buah motif sulaman tiga dimensi dan menerapkan satu buah motif sulaman tiga dimensi dengan memadukan tusuk hias pipih, tusuk rantai, tusuk duri ikan, tusuk hias kereta, tusuk bullion dan tusuk batang sebagai hiasan dinding.Kata kunci : Penerapan, sulaman tiga dimensi, hiasan dinding.