cover
Contact Name
MUHAMMAD NURUL FAHMI
Contact Email
fahmi.emnufa@gmail.com
Phone
+6282313345353
Journal Mail Official
al.usariyah.ejournal@gmail.com
Editorial Address
JL. M.H. Thamrin, Gang Kepodang, Kranjingan, Sumbersari, Jember, JAWA TIMUR
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam
ISSN : -     EISSN : 29868157     DOI : https://doi.org/10.37397/almajaalis.v7i1/
Al-Usariyah adalah jurnal hukum keluarga islam yang diterbitkan tiga kali dalam setahun pada Maret, Juli dan November oleh Program Studi Hukum Keluarga Islam Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah (STDI) Imam Syafi’i Jember sejak tahun 2023 dan langsung menggunakan terbitan online (OJS). Artikel yang diterbitkan berfokus pada empat topik utama: Perkawinan, Kewarisan, Perwasiatan, dan Hukum-hukum Keluarga. Artikel yang dikirimkan ke redaksi Al-Usariyah diharapkan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa PBB yang ditulis mengikuti format tulisan ilmiah murni. Penulis disarankan untuk menggunakan reference manager (seperti; Mendeley atau Zotero) dalam penulisan referensi. Semua artikel yang dikirimkan ke redaksi melalui proses koreksi. Artikel yang diterbitkan oleh Al-Usariyah memiliki nomor Digital Object Identifier (DOI). Al-Usariyah telah terindeks oleh Google Scholar, Moraref dan pengindeks yang lainnya.
Articles 107 Documents
Hubungan Antara Faktor Demografi dan Kematangan (Rusyd) Remaja dalam Konteks Hukum Keluarga Islam Yassir, Muhammad; MUTHALIB, ABD.; Abdulloh, Muhammad Wahid
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 2 (2024): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v2i2.697

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi penuh stres yang menghubungkan masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan korelasi faktor demografi dengan kematangan beragama (rusyd) pada remaja yang tersebar di SMA Negeri Mumbulsari dan Universitas Negeri Jember. Kami menggunakan metodologi kuantitatif dengan siswa kelas 12 dan siswa Geografi semester pertama. Wawancara ini dikumpulkan dalam bentuk kuesioner yang diolah oleh Stata 16. Model regresi ditemukan signifikan (p <0,001), R-squared = 0,645, Adjusted R-squared = 0,633 Masalah dan komplikasi, opini dan ide , serta kesiapan menikah mempunyai hubungan positif dan signifikan dengan tingkat kedewasaan, namun tidak dengan jenis kelamin atau usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coping terhadap masalah, tingginya tingkat mengemukakan pendapat dan kesiapan menikah berhubungan positif dengan kematangan remaja. Kesimpulan: Hasil mempunyai implikasi terhadap intervensi untuk mendorong perkembangan remaja yang positif. Kata Kunci: Kematangan remaja, rusyd, faktor demografi, status sosial ekonomi, institusi pendidikan.
POLA KOMUNIKASI PASANGAN DALAM MEMBANGUN KEHARMONISAN KELUARGA: (Studi Kasus pada Aktivis Mahasiswa STDI Imam Syafi’i Jember) Ashari, Winning Son; Ramadhan, Abdul Rahman; Khuluq, Arif Husnul
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 2 (2024): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v2i2.702

Abstract

Komunikasi  merupakan kebutuhan fundamental  dalam upaya membangun hubungan  keluarga yang harmonis.  Komunikasi yang baik antara pasangan dapat membangun kelangsungan hidup keluarga sekaligus menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan individu dalam keluarga tersebut.  Sebaliknya, komunikasi yang kurang baik akan memicu terjadinya konflik perkawinan. Kesibukan masing-masing anggota keluarga  menjadi  salah  satu  penyebab kurangnya  hubungan  yang  harmonis  dan  berkurangnya    komunikasi  efektif dalam keluarga.  Hal ini lah yang sangat mungkin dialami oleh para aktivis mahasiswa STDI Imam Syafi’i Jember yang telah menikah. Kesibukan yang tinggi tersebut dapat menyebabkan kurangnya waktu dan perhatian yang cukup terhadap pasangan, sehingga mengganggu komunikasi bersama istri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, survei dan wawancara. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menemukan hambatan yang dihadapi dalam komunikasi serta pola komunikasi pasangan suami-istri aktivis mahasiswa STDI Imam Syafi’i Jember dalam membangun keharmonisan keluarga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan dalam komunikasi pasangan suami-istri mahasiswa aktivis STDI Imam Syafi’i Jember meliputi frekuensi komunikasi yang kurang, dan timbulnya kesalahpahaman. Adapun pola komunikasi pasangan suami-istri aktivis mahasiswa STDI Imam Syafi’i Jember dalam membangun keharmonisan keluarga antara lain saling terbuka, deep talk, dukungan emosional, dan komunikasi efektif di waktu yang ada. Kata Kunci: pola, komunikasi, mahasiswa, harmonis, keluarga.
ANALISIS TERHADAP FENOMENA PENUNDAAN PERNIKAHAN DI MASA STUDI: Studi Kasus Pada Mahasiswi Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember Nur Husna, Azizah; Dira Indriani, Fauziah; Indah Fitriani, Desy; Khoiriyah, Fatimah
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 3 (2024): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v2i3.742

Abstract

Fenomena penundaan pernikahan (waithood) pada mahasiswa semakin menjadi tren di era modern. Keputusan mahasiswi untuk menunda pernikahan selama masa studi mencerminkan perubahan signifikan dalam prioritas dan pandangan hidup generasi muda, terutama di lingkungan akademik. Setiap jenjang pendidikan tinggi memiliki masa studi yang berbeda- beda. Masa studi adalah rentang waktu yang harus ditempuh oleh mahasiswa pada suatu program studi di tingkat strata tertentu. Mahasiswa S1 umumnya memiliki masa studi selama 8 semester atau 4 tahun, dengan durasi paling lama 14 semester atau 7 tahun. Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta Agama Islam yang terletak di kota Jember, Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan menemukan faktor yang melatarbelakangi penundaan pernikahan mahasiswi Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember, dampak yang mereka hadapi, dan perspektif fikih Islam tentang penundaan pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat lima faktor internal dan empat faktor eksternal penyebab mahasiswi Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember menunda pernikahan, (2) terdapat ada lima dampak positif dan empat dampak negatif yang dihadapi oleh mahasiswi Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember yang menunda menikah, (3) terdapat dua hukum bagi mahasiswi Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember yang menunda pernikahan.Kata Kunci: Penundaan Pernikahan; Masa Studi; Perspektif Islam.
IMPLEMENTASI MASA IDAH TALAK RAJ’I : STUDI KASUS DI KECAMATAN CIGUDED BOGOR Ananda Pangestu, Cindy Eka; Sadiah, Umayah; Ummah, Hairotul; Cahya Anita, Astri; Nissa Yusuf, Choirun
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 3 (2024): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v2i3.743

Abstract

Minimnya pengetahuan masyarakat Cigudeg Bogor akan ketentuan masa iddah pada talak raj’i mengakibatkan pada pemahaman yang salah. Sebagian masyarakat mengira bahwa selama masa iddah berlangsung maka tidak lagi ada ketentuan-ketentuan yang mengikat antara suami dan istri selain larangan yang ditujukan kepada istri untuk menikah lagi. Maka, tidak heran jika didapati banyak istri yang dalam masa iddahnya sudah tidak lagi berada di bawah naungan suaminya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan snowball sampling. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji konsep masa iddah dalam Islam, menganalisis dan menemukan implementasi masa iddah dalam talak raj’i serta implikasinya pada masyarakat Cigudeg Bogor. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: (1) Konsep masa iddah dalam islam terbagi menjadi 2; masa iddah akibat kematian suami dan perceraian. (2) Implementasi masa iddah talak raj’i masyarakat cigudeg bogor adalah dengan tidak menikah lagi, tidak tinggal bersama suami, bekerja memenuhi kebutuhan diri dan anak, dan introspeksi diri. (3) Implikasi yang dirasakan dari adanya implementasi masa iddah talak raj’i pada masyarakat Cigudeg Bogor turut dirasakan secara interpersonal dan intrapersonal. Kata Kunci: iddah; talak raj’I; implementasi; implikasi.
MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA DALAM MENJAGA KETAHANAN RUMAH TANGGA PERSPEKTIF MUHAMMAD ABDUH TUASIKAL Aziza, Haya Aqilah; Mahmudi, M. Hafid
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 3 (2024): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v2i3.748

Abstract

Manajemen keuangan keluarga merupakan aspek penting dalam menjaga ketahanan rumah tangga. Pengelolaan keuangan yang baik akan membantu keluarga mencapai kesejahteraan. Dalam perspektif Muhammad Abduh Tuasikal manajemen keuangan harus didasari oleh prinsip syariat. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah memahami manajemen keuangan keluarga, ketahanan rumah tangga, cara manajemen keuangan keluarga, dan korelasi antara keduanya berdasarkan perspektif Muhammad Abduh Tuasikal. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menghasilkan pemahaman mengenai manajemen keuangan, ketahanan rumah tangga, sifat yang harus ditanamkan dalam manajemen keuangan keluarga, lima cara manajemen keuangan keluarga, dan tujuh bentuk korelasi manajemen keuangan keluarga dalam menjaga ketahanan rumah tangga. Kata Kunci: Manajemen, Keuangan, Ketahanan Rumah Tangga.
IMPOTENSI SEBAGAI ALASAN FASAKH: ANALISIS TERHADAP KOMPILASI HUKUM ISLAM PASAL 116 PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH Zainal, Muhammad; Irawan, Deni
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 3 (2024): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v2i3.752

Abstract

Pernikahan yang ideal menuntut suami dan istri untuk melaksanakan berbagai hak dan kewajiban masing-masing. Salah satu kewajiban utama suami adalah memberikan nafkah lahir dan batin, di antaranya pemenuhan kebutuhan biologis. Namun, ketika suami mengalami impotensi permanen, hak istri untuk memperoleh kepuasan biologis terabaikan dan istri memperoleh mudarat dari perkawinannya, sehingga ia berhak mengajukan fasakh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis impotensi sebagai alasan fasakh melalui pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasakh karena impotensi suami, yang diatur dalam Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam (KHI), selaras dengan konsep maqashid syariah, terutama al-maqashid al-khamsah, yaitu: hifzh al-din (penjagaan agama), hifzh al-nafs (penjagaan jiwa), hifzh al-nasl (penjagaan keturunan), hifzh al-mal (penjagaan harta), dan hifzh al-‘aql (penjagaan akal). Bahkan terdapat relevansi yang kuat antara hukum fikih dan hukum Indonesia dalam KHI terkait fasakh karena impotensi, kedua sistem hukum tersebut menyatakan dan menginterpretasikan bahwa impotensi merupakan alasan valid untuk pembatalan pernikahan, maka dari itu, istri berhak untuk mengajukan fasakh demi mencapai kemaslahatan dan menghilangkan kemudaratan dalam pernikahannya. Kata Kunci: Fasakh, Impotensi, Kompilasi Hukum Islam, Maqashid Syariah, Pernikahan.
PERAN KUA BANJARMASIN UTARA DALAM MENGATASI PERNIKAHAN DI BAWAH TANGAN; IMPLIKASI DAN SOLUSI Rasyid, Muhammad; Haq, Yusdi
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 3 (2024): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v2i3.754

Abstract

Pernikahan dikatakan sah apabila dilaksanakan menurut kepercayaan agama masing-masing dan setiap perkawinan dicatat berdasarkan pada undang-undang yang berlaku. Namun dari masa ke masa, masih saja adanya masyarakat yang melakukan pernikahan secara tidak tercatat atau disebut nikah di bawah tangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis dan menemukan penyebab dan implikasi pernikahan di bawah tangan, peran dan  solusi  KUA Banjarmasin Utara dalam mengatasi pernikahan di bawah tangan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data-data secara observasi, wawancara dan dokumentasi serta data-data yang terinput di KUA Banjarmasin Utara. Dari penelitian ini peneliti menemukan implikasi pernikahan di bawah tangan, yaitu kesulitan dalam pengurusan administrasi, kerugian anak untuk masa depannya terutama anak perempuan,  tiadanya hak nafkah  istri dan anak serta tiadanya perlindungan hukum. Dari implikasi tersebut, peran KUA Banjarmasin Utara dalam mengatasinya yaitu, mematahkan titik-titik rawan terjadinya pernikahan di bawah tangan dan bekerja sama serta berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat agama, menyelenggarakan kegiatan-kegiatan bermanfaat untuk berkonsultasi, memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap pernikahan yang tercatat, melakukan penyuluhan pernikahan, mengarahkan isbat nikah, dan menyampaikan kajian-kajian di majelis ilmu. Kata Kunci: Pernikahan siri; Implikasi ; Peran KUA
تأثير الطلاق على اهتمام الأطفال بالعبادة: دراسة حالة معهد الأم الإسلامي في مالنغ Ummah, Afifah Thohiroh Syaidatul; Muhsan, Muhsan; Rohman, Ghifary Duyufur
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2025): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v3i2.759

Abstract

الطلاق في اصطلاح العام هو إنهاء العلاقة بين الزوج والزوجة الذي يتم من قبل الزوج أو القاضي. أما في الإسلام، فالطلاق هو إنهاء علاقة الزواج بين الزوج والزوجة بطرق محددة وفقًا للشريعة. عند حدوث الطلاق، ستتغير ديناميكية الأسرة، بما في ذلك عدم الاستقرار العاطفي الذي قد يؤثر على رغبة الأبناء في العبادة. أجريت هذه الدراسة في معهد الأم الإسلامي في مالنغ، جاوى الشرقية، بهدف تحليل وجهة نظر الفقه الإسلامي حول الطلاق، والظواهر التي تحدث بين الطالبات في المدرسة، وأثر الطلاق على رغبتهن في العبادة. استخدمت الدراسة منهجًا نوعيًا بأسلوب دراسة الحالة. وأظهرت نتائج البحث أن: (1) وفقًا للعلماء، قد يكون حكم الطلاق في الإسلام واجبًا أو مباحًا أو مندوبًا أو مكروهًا أو محظورًا؛ (2) هناك ديناميكيات متنوعة في حياة الطالبات وتكيفهن الروحي في المدرسة بعد طلاق الوالدين، بما في ذلك التفاعل والعلاقة مع الوالدين المنفصلين؛ (3) أثر الطلاق على الطالبات في المدرسة يتضمن تغيرات إيجابية في العبادة، وزيادة حساسية الطالبة نتيجة الطلاق، وتأثير التعليم في المدرسة على العلاقة بين الطالبة ووالديها والمجتمع المحيط بها.
حكم نفقة الزوجة الناشزة الحامل: دراسة مقارنة بين مجموعة القوانين الإسلامية وبين المذهب المالكي والمذهب الشافعي El Farabi, Muhammad Nadzif Zaky; Haq, Yusdi; Hanif, Muhammad Abdurrahman; Yusuf, Faris Muhammad; Alamanda, Nadiyah
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2025): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v3i2.762

Abstract

إن تحقيق السكينة والطمأنينة في الحياة الزوجية، يقتضي الوفاء بالحقوق والواجبات بين الزوج والزوجة، فالله سبحانه وتعالى أوجب على الزوج القيام بالحقوق والواجبات. فالزوج مكلف بالإنفاق على زوجته، ويشمل ذلك الاحتياجات الأساسية مثل الطعام والكسوة والمسكن. إذا لم تف الزوجة بالتزاماتها أو نشزت عن أداء واجباتها فلا تجب على الزوج النفقة. وقد وقع ذلك في حالة الحامل، مما يؤدي إلى عدم قضاء حاجاتها وحاجات الجنين. ففي هذه الحالة وقع الخلاف بين العلماء في نفقة الزوجة الناشزة الحامل بين المذهبي المالكي والشافعي. الغرض من هذا البحث هو دراسة وجوب النفقة للزوجة الناشزة الحامل وارتباطها بالأحكام الواردة في مجموعة القوانين الإسلامية(KHI) . يستخدم هذا البحث منهجا نوعيّا مع أسلوب الدراسة النظرية لاستكشاف الأحكام الشرعية المناسبة. وتظهر النتيجة بأن المذهب المالكي يرى أن نفقة الزوجة الحامل لا تزال واجبة حتى ولو كانت في حالة النشوز، لأن النفقة للجنين, أما المذهب الشافعي فيرى أن النفقة تسقط؛ لأن وجوب النفقة على الزوجة. و يتبين من هذه المقارنة أن المذهب المالكي أرجح؛ لأنه يراعي حاجة الجنين، فيمكن أن يكون أساسا لتجديد مجموعة القوانين الإسلامية(KHI)  في سياق القانون الإندونيسي.
Karakteristik Keluarga Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah dalam Perspektif Hadits: Analisis Hadits-Hadits Kitabun Nikah dalam Kitab Shahih Al-Bukhari Aprianto, Adi; Habibi, Ahyat; Iqbal, Rahmatika Muhammad
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2025): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v3i2.795

Abstract

Menjalani kehidupan berumah tangga dengan bahagia adalah dambaan setiap pasangan suami dan istri. Istilah Sakinah, Mawaddah, War Rahmah menjadi istilah yang menggambarkan kebahagian sebuah rumah tangga. Islam adalah agama yang sempurna, yang memberikan bagi pemeluknya arahan untuk mencapai maslahat dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat termsuk dalam urusan rumah tangga. Hal tersebut terlihat dari banyaknya hadits-hadits yang membicarakan tentang rumah tangga, mulai dari kiat-kiat mencari pasangan, pengaturan hak dan kewajiban bahkan aturan seputar hubungan sexual pun turut diajarkan. Pada penelitian ini penulis mengkaji hadits-hadits yang terdapat dalam Kitabun Nikah yang tersusun dalam buku Shahih Imam Al-Bukhari yang bertujuan untuk menghasilkan karakter-karakter keluarga sakinah dari sudut pandang agama Islam berdasarkan hadits-hadits Rasulullah r. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian putaka atau library research. Setelah melakukan pengkajian, penulis menemukan bahwa keluarga Sakinah, Mawaddah, War Rahmah dalam prespektif hadits-hadits tersebut adalah keluarga yang menjadikan Allah U sebagai prioritas atas segala hal, berorientasi kepada hukum syariat dalam mengarungi rumah tangga, senantiasa memperhatikan hak dan kewajiban suami dan istri, menjaga pergaulan yang baik antara suami dan istri. Penulis berharap hasil kajian ini dapat bermanfaat bagi dunia Islam, serta penulis mendorong untuk dilakukan kajian-kajian serupa dalam mengkaji khazanah Islam terutama dalam tema keluarga.

Page 9 of 11 | Total Record : 107