cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 887 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) SDN 141 Kota Palembang Mardalena Rahmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua anak Indonesia berhak mendapatkan lingkungan yang aman, bersih dan sehat di sekolah, sebagaimana dijamin dalam konstitusi negara, UUD 1945. Kesehatan lingkungan sekolah sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan jasmani maupun rohani sehingga terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak kesehatan. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan derajat kesehatan peserta didik maupun warga belajar, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan PHBS di SDN 141 Kota Palembang. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3 sampai dengan kelas 6 SD di SDN 141 Kota Palembang yang berjumlah 43 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara variabel sikap siswa (nilai p = 0,009), tindakan siswa (nilai p= 0,004), peran teman sebaya (nilai p= 0,013) dan peran guru (nilai p = 0,029) terhadap penerapan PHBS. Disarankan kepada manajemen sekolah dan para wali murid untuk meningkatkan PHBS peserta didik dengan memperbaiki sikap dan tindakan. Selain itu, manajemen sekolah membangun peran sesama peserta didik dan peran guru dalam mendukung capaian PHBS.
Analisa Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan Leptospirosis Di Daerah Endemis Leptospirosis Puskesmas Dringu Anita Sulistyowati; Rizka Yunita; Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang terabaikan / Neglected Infectious Diseases (NIDs) yait upenyaki tinfeksi endemis yang menginfeksi pada manusia atau masyarakat dengan populasi petani dan pekerja yang berhubungan dengan air dan tanah di Negara berkembang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analitik korelasionall dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua ibu rumah tangga yang berada di daerah endemis leptospirosis puskesmas dringu sebanyak 180 responden menjadi sebagian ibu rumah tangga yang berada di daerah endemis leptospirosis sebanyak 124 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan yang diambil dengan cara simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuisioner.Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring dan tabulating, data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menggunakan analisis uji Chi-quare dan regresi logistic.
Hubungan Dukungan Keluarga Dan Motivasi Diri Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Ariska Praptiningtiyas; Sunanto; Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner disebabkan gangguan pada jantung, pembuluh darah dan penyempitan pembuluh darah, adanya flek yang menumpuk di pembuluh darah. Jantung koroner berfungsi sebagai nutrisi dan O2 bagi sel-sel otot jantung. Dukungan keluarga dapat digunakan sebagai strategi coping yang sangat penting mengatasi permasalahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan motivasi diri dengan kepatuhan minum obat jantung koroner pasien Poli RSUD dr. Haryoto Lumajang Perancangan dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel Accidental Sampling dimana populasi responden diambil sampelnya berdasarkan sampel yang kebetulan ditemukan. Kuesioner yang digunakan adalah Sosiodemografi, Dukungan Keluarga, dan Motivasi dengan jumlah responden 66 orang. Hasil penelitian diperoleh data dukungan keluarga rendah sebanyak 28 orang (42,4%), motivasi rendah sebanyak 39 orang (59,1), dan ketidakpatuhan berobat sebanyak 38 orang (57,6%). Uji korelatif terdapat hubungan antara faktor Dukungan dan Motivasi Keluarga dengan Kepatuhan Berobat dengan p value 0,000 < 0,05 yang berarti Ha diterima dimana terdapat hubungan antara dukungan dan motivasi keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien jantung koroner. Dukungan keluarga akan mempengaruhi seseorang berobat karena dukungan dari luar membuat seseorang merasa diperhatikan, dibutuhkan berobat, selain dukungan keluarga, faktor motivasi diri seseorang berobat
Hubungan Self Care Manajement Pasien Pasca Covid-19 Dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan Erwin Silitonga; Taruli Rohana Sinaga; Linda Susanti Giawa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan diri (self care) merupakan sebuah tindakan mengupayakan orang lain untuk mengembangkankemampuan yang dimiliki agar dikembangkan secara maksimal, sehingga seseorang dapat mempertahankanfungsi yang optimal. Melakukan self care (perawatan diri) untuk pencegahan penularan Covid-19 yaitudengan melakukan kepatuhan protokol kesehatan. Tingkat kepatuhan dapat dimulai dari tindakmengindahkan setiap aspek anjuran hingga mematuh rencana terutama mematuhi protokol kesehatanCOVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self care manajemen pasien pasca covid-19dengan kepatuhan protokol kesehatan. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional. Populasi dalampenelitian ini yaitu seluruh pasien pasca covid-19 yang pernah dirawat di Puskesmas Pematang Johar.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 49 orang. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling.Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adahubungan Self Care Management dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan dengan P Value 0,000 (<0,05).Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Self Care Management denganKepatuhan Protokol Kesehatan di Puskesmas Pematang Johar. Penelitian ini memberikan pengetahuan barubagi Responden untuk menerapkan Self Care Management dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan dalampencegahan Covid-19 dan peneliti selanjutnya mampu mengembangan penelitian secara luas denganmenggunakan metode serta dapat melakukan penelitian secara mendalam kepada pasien pasca covid-19kelayakan dalam melakukan self care management dengan kepatuhan protokol kesehatan
Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Usia 2 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulili Nensy Florence Damanik; Alfira Natalia Winda Rahasia; Nurdiana; Adillah Imansari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periode 1000 hari pertama sering disebut window of opportunities atau sering juga disebut periode emas (golden period) didasarkan pada kenyataan bahwa pada masa janin sampai anak usia dua tahun terjadi proses tumbuh kembang yang sangat cepat dan tidak terjadi pada kelompok usia lain. pemenuhan asupan gizi pada 1000 hari pertama kelahiran anak sangat penting. Tujuan untuk menganalisis hubungan pola pemberian Asi, pola makan anak, dan pendapatan keluarga dengan status gizi anak usia 2 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Bulili. Jenis penelitian menggunakan rancangan “Cross Sectional”. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pola pemberian ASI, pola makan anak, pendapatan keluarga. Dan variabel dependen adalah status gizi anak usia 2 tahun. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 2 tahun yang berjumlah 218 anak dengan teknik pengambilan sampel Proporsional Sampling sebanyak 68 anak. Dari hasil analisa bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pola pemberian ASI dengan status gizi anak usia 2 tahun (p = 0,01), pola makan anak dengan status gizi anak usia 2 tahan (p =0,001), serta pendapatan keluarga dengan status gizi anak usia 2 tahun (p = 0,02). Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan antara pola pemberian ASI, Pola makan serta pendapatan keluarga dengan status gizi anak usia 2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Bulili.
Analisis Kandungan Gizi Dendeng Ikan Kembung Dengan Penambahan Tepung Kacang Merah Sebagai Cemilan Sehat Sri Rezeki Pettalolo; Popy Permatasari; Adillah Imansari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis ikan bernama ikan kembung (Rastrelliger) memiliki kandungan gizi yang sangat banyak Tujuan untuk menganalisa kandungan gizi dan daya terima dendeng ikan kembung dengan penambahan tepung kacang merah sebagai cemilan sehat untuk ibu hamil. Metode penelitian ini adalah experimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data yang diperoleh di analisis menggunakan SPSS 16.0 For Windows dengan uji ONE WAY ANOVA dan uji Duncan. Hasil daya terima terhadap 30 orang panelis semi terlatih diperoleh formulasi yang terpilih adalah F3 berdasarkan warna, aroma dan rasa sementara tekstur nilai tertinggi adalah F1. Hasil kandungan gizi per 100 gram terhadap formulasi terpilih F3 adalah kadar air 9,766%, protein 22,901%, lemak 14,647%, karbohidrat 45,319%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disumpulkan bahwa kandungan gizi pada formulasi terpilih yaitu kadar air, protein, dan karbohidrat sudah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia tentang dendeng, sedangkan kadar lemak pada formulasi terpilih melebihi dari Standar Nasional Indonesia (SNI)
Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Terhadap Pemberian Obat Sirup Menggunakan Pelarut EG, DEG, Sorbitol, Gliserin Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas X Kecamatan X Tahun 2022 Waode Suiyarti; Sunarto S; Wa Ode Indang; Ika Lestari Salim; Muhammad Iqbal
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sirup merupakan bentuk sediaan cair yang mempunyai nilai lebih antara lain dapat digunakan oleh hampir semua usia, cepat diabsorpsi, sehingga cepat menimbulkan efek, juga mempunyai rasa manis dan harum serta warna yang menarik karena mengandung bahan pemanis dan bahan pewarna sehingga diharapkan bentuk sediaan sirup dapat disukai dan diminati oleh semua kalangan masyarakat. Jika penggunaan pelarut tidak digunakan sesuai aturan pakai maka akan berdampak negati atau menimbulkan efek yang tidak di inginkan oleh penggunanya seperti gangguan ginjal akut. Tujuan penelitian Untuk Mengetahui Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Terhadap Pemberian Obat Sirup menggunakan pelarut EG, DEG, Sorbitol, gliserin Pada Anak, berdasarkan : Pengetahuan, Pendidikan, Usia, Pekerjaan. Metode Penelitian analitik dengan jenis pendekatan cross sectional studi, tehnik pengambilan sampel menggunakan acidental sampling, kriteria sampel Inklusi dan ekslusi, menggunakan variabel dependen dan independen, skala ukur Ordinal, Instrumen penelitian ini adalah lembar Kuesioner. Analisis data Univariat dan Bivariat. Hasil analisis univariat yaitu pengetahuam berdasarkan umur/usia terbanyak berada pada usia 26-30 tahun sebesar 13 orang (kurang), pengetahuam berdasarkan Pendidikan terbanyak berada pada pendidikan SD yaitu 8 orang (kurang), pengetahuam berdasarkan Pekerjaan terbanyak pada ibu rumah tangga yaitu sebesar 13 orang (kurang). Analisis bivariat yaitu pengetahuan berdasarkan pendidikan dari uji chi square untuk menguji hipotesis ada tidaknya hubungan yang signifikan, maka diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap tingkat pendidikan responden
Hubungan Spiritual Dengan Kesiapan Lansia Dalam Menghadapi Kematian Di Panti Sosial Tresna Werdha Kota Bengkulu Hanifah; Ariyus Popsi Gito
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran hidup dan mati merupakan proses menjalani kehidupan serta kemampuan mengantisipasi masa depan terhadap apapun yang akan terjadi, pada saat yang sama seorang individu harus dapat menciptakan kesadaran dan menghindari rasa takut dan cemas akan kematian . Rasa kehilangan (kematian) merupakan rangkaian kehidupan manusia mewakili ketidaktahuan yang dapat menyebabkan kecemasan, ketakutan dan ketidakpastian bagi banyak orang. Budaya, spiritual, kepercayaan personal dan nilai-nilai seseorang, pengalaman dengan kematian sebelumnya dan tingkat dukungan sosial akan mempengaruhi cara individu mendekati kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritual dengan kesiapan menghadapi kematian di Panti sosial Tresna Werdha (PSTW) Kota Bengkulu. Jenis Penelitian adalah Kuantitatif yang menggunakan pendekatan Survey Analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah semua lansia yang bertempat tinggal di PSTW menggunakan tehnik pengambilan sampel purposive sampling, besar sampel yang diperoleh berjumlah 40 orang. Analisis data menggunakan uji Exact Fisher’s untuk mengetahui keeratan hubungan menggunakan uji contingency coefficient (C). Hasil uji analisis diperoleh nilai p-value 0,022 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan spiritual dengan kesiapan lansia dalam menghadapi kematian di PSTW Kota Bengkulu. Diharapkan kepada perawat lansia agar dapat memberikan edukasi tentang spiritual dalam upaya mengatasi kecemasan pada lansia terhadap kematian.
Gambaran Sikap Ibu Dalam Melakukan Toilet Training Pada Anak Usia 1 – 3 Tahun (Toddler) Di Posyandu “Melati 3” Dusun Kedung Winong Desa Jintel Wilayah Kerja UPTD Rejoso Nganjuk Ariani Sulistyorini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toilet Training adalah melatih anak buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) pada tempatnya yang merupakan salah satu tugas utama anak usia toddler. Sikap ibu yang baik diperlukan dalam melatih toilet training agar anak mampu BAB dan BAK pada tempatnya dengan baik dan benar. Penelitian bertujuan mengetahui gambaran sikap ibu dalam melakukan toilet training pada anak usia 1 – 3 tahun (toddler). Metode: Desain penelitian deskriptif. Populasi dan sampel yang diteliti 32 ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun di Posyandu Melati 3 Dusun Kedung Winong Desa Jintel Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk dengan Teknik Total Sampling, variabel penelitian sikap ibu dalam melakukan toilet training. Penelitian di laksanakan tanggal 01 April sampai 30 Juni 2022. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner cafetaria. Analisa data dengan rumus persentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil: Dari 32 Responden, setengah dari responden memiliki sikap positif sebanyak 16 responden (50%) dan setengah dari responden memiliki sikap negatif sebanyak 16 responden (50%). Simpulan dan saran: Sikap ibu dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia ibu, pendidikan, pekerjaan, usia anak, jumlah anak, anak yang keberapa, pernah mendapatkan informasi toilet training dan sumber informasi. Ibu yang memiliki sikap positif diharapkan semakin meningkatkan diri dalam mengajari anak toilet training. Ibu yang memiliki sikap negatif, membuat anak semakin sulit melakukan toilet training. Diharapkan ibu menambah banyak wawasan atau informasi tentang sikap dalam melakukan toilet training pada anak usia 1 – 3 tahun (toddler) dengan cara mencari informasi di media sosial (internet, tv, radio) maupun petugas kesehatan.
Hubungan Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Mery Krista Simamora; Ristiani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global yang serius, khususnya di kalangan remaja putri, yang dapat mempengaruhi kesejahteraan fisik, kognitif, dan sosial mereka. Kondisi ini terutama disebabkan oleh defisiensi zat besi, yang merupakan mineral penting untuk produksi hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode penelitian ini adalah survei analitik menggunakan pendekatan potong lintang untuk memahami dinamika di balik fenomena tertentu, serta untuk menganalisis keterkaitan antara variabel independen dan variabel dependen. Sebagai strategi untuk pengumpulan data, studi ini menerapkan metode total sampling, dimana semua anggota dari populasi yang ditentukan dijadikan sampel penelitian yaitu sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-Square di dapatkan nilai p = 0,004, dimana p-value 0,004 < 0,05 yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara konsumsi tablet Fe dengan anemia.