cover
Contact Name
Oktavia Rahayu Puspitarini
Contact Email
oktaviarahayu@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dinamikarekasatwa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang, Jl. MT Haryono 193, Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)
ISSN : 23383720     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Dinamika Rekasatwa (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan) Merupakan Jurnal Hasil Penelitian yang Diterbitkan Secara Berkala oleh Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (terbit 2 kali setahun)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 429 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN JENIS MADU DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI PADA YOGHURT TERHADAP TOTAL ASAM TERTITRASI DAN UJI ORGANOLEPTIK Muhammad Wahyu Indra c Lasmana; Oktavia Rahayu Puspitarini; Irawati Dinasari Retnaningtyas
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang. Pada tanggal 26 Februari sampai 30 Maret 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penambahan jenis madu dengan berbagai konsentrasi pada yoghurt terhadap total asam tertitrasi (TAT) dan uji organoleptik. Materi yang digunakan adalah susu, starter kerja, madu klanceng dan madu randu. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola tersarang (nested) 2 x 4. Faktor utama yaitu jenis madu (MK: madu klanceng dan MR: madu randu) dan konsentrasi (P0: 0%, P1: 5%, P2: 10% dan P3: 15%) sebagai faktor tersarang. Variabel yang diamati adalah total asam tertitrasi dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jenis madu dengan berbagai konsentrasi pada yoghurt berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap total asam tertitrasi dan uji organoleptik. Rata-rata yoghurt pada penambahan jenis madu dengan berbagai konsentrasi terhadap total asam tertitrasi yaitu nilai terendah pada perlakuan kontrol 0,77% dan nilai tertinggi pada perlakuan MRP3 2,81%. Kualitas organoleptik warna yoghurt nilai terendah pada perlakuan kontrol 1,00 dan nilai tertinggi pada perlakuan MKP3 3,00. Kualitas organoleptik rasa yoghurt nilai terendah pada perlakuan MKP3 2,00 dan nilai tertinggi pada perlakuan MKP1 4,00. Kualitas organoleptik aroma yoghurt nilai terendah pada perlakuan MKP3 2,00 dan nilai tertinggi pada perlakuan kontrol 4,00. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa penambahan jenis madu dengan berbagai konsentrasi dalam yoghurt mempengaruhi total asam tertitrasi dan uji organoleptik. Penambahan madu klanceng dengan konsentrasi 15% menghasilkan kualitas yoghurt terbaik. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut menggunakan variabel anti bakteri patogen dan kadar kimiawi. Kata Kunci : susu, yoghurt, madu klanceng, madu randu dan total asam tertitrasi
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK Lactobacillus salivarius TERENKAPSULASI PADA PAKAN KELINCI TERHADAP KECERNAAN PAKAN DAN PROTEIN EFISIENSI RATIO Mukhamad Rizqi Hamdilah; Umi Kalsum; Sunaryo Sunaryo
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan probiotik Lactobacillus salivarus terhadap kecernaan pakan dan rasio efisiensi protein. Percobaan dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2022 sampai dengan 5 Juli 2022 di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Materi yang digunakan adalah 32 kelinci NZW dan Lactobacillus salivarius. Metode penelitian adalah eksperimen dengan rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok. Dosis probiotik Lactobacillus salivarius yang dienkapsulasi yaitu P0: ransum tanpa menggunakan probiotik terenkapsulasi, P3: penambahan 3 gram probiotik terenkapsulasi per kg pakan, P5: penambahan 5 gram probiotik yang terenkapsulasi per kg pakan, P7: penambahan probiotik terenkapsulasi 7 gram per kg pakan, pada kelompok berat badan 710 gram - 915 gram, kelompok berat badan 916 gram - 1.050 kg, kelompok berat badan 1.051 kg - 1.187 kg, kelompok berat badan 1.188 kg - 1.500 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik Lactobacclius salivarius pada pakan kelinci berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan efisiensi protein dengan rerata BK P0=64,39%, P3=65,13%, P5=65,70%, P7=66,32%, rerata BO P0= 54,36%, P3= 55,47%, P3=56,63%, P7=57,30, dan rerata PER P0= 1,08%, P3=1,15%, P5=1,20, P7=1,5%. Pada kelompok berat badan berpengaruh sangat nyata ((P<0,01), hasil rata-rata BK K1=63,05%, K2=65,15%, K3=66,45%, K4= 66,88%, rerata BO K1=53,90%, K2=55,31%, K3=56,27%, K4=58,28%, hasil rata-rata PER K1 =1,19%, K2= 1,17%, K3=1,16%, K4= 1,15%. Kesimpulan penelitian ini yaitu penambahan probiotik Lactobacillus salivarius sebanyak 5 gram mencapai peningkatan kecernaan BK dan BO yang optimal. Kelompok bobot kelinci 1.051 kg - 1.187 kg menunjukkan kecernaan BK dan BO yang optimal. Penambahan probiotik Lactobacillus salivarius dengan 3 gram probiotik Lactobacillus salivarius mencapai pertumbuhan efisiensi protein yang optimum dan kelompok kelinci dengan bobot badan 710 gram sampai 915 gram menunjukkan rasio efisiensi protein yang optimum. Kata kunci : Lactobacillus salivarius, terenkapsulasi, Kecernaan Pakan, Protein Efisiensi Ratio, Kelinci NZW.
PERBEDAAN JENIS LANTAI KADANG SAPI PERAH TERHADAP UJI REDUKTASE DAN PRODUKSI SUSU (STUDI KASUS DI WILAYAH KUD KRUCIL PROBOLINGGO) Nur Haili; Inggit Kentjonowaty; Sri Susilowati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 1 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh perbedaan jenis lantai kandang sapi perahterhadap uji reduktase dan produksi susu di wilayah KUD Argopuro Krucil Probolinggo. Materiyang digunakan dalam penelitian ini adalah 10 ekor sapi perah (lantai kayu 5 ekor dan lantai semen5 ekor). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengambilan sampel secaraPurposive sampling dengan kriteria umur 5-6 tahun, bulan laktasi 5-6. Teknik pengumpulan datauntuk uji reduktase di laboratorium di KUD Argopuro Krucil Probolinggo, sedangkan produksisusu di Peternak anggota KUD Argopuro. Analisis data. menggunakan Uji-t. Percobaan ada 2perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang 5 kali. Perlakuannya adalah P1= Lantai kandangsemen, P2 = Lantai kandang papan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji reduktase rata-ratalantai semen lebih tinggi (3,5733/J) dibandingkan perlakuan lantai papan (3,3067/J). Hasil uji tmenunjukkan tidak ada perbedaan (P>0,05) antara lantai papan dan lantai semen. Hasil rata- rataproduksi susu pada lantai semen 9,577 liter/ekor/hari, sedangkan pada lantai papan 9,404liter/ekor/hari. Berdasarkan uji t menunjukkan tidak berbeda nyata (P>0,05). Kesimpulanpenelitian ini adalah antara kandang lantai semen dengan lantai papan hasil uji reduktase danjumlah produksi susu yang dihasilkan tidak berpengaruh di wilayah KUD Argopuro KrucilProbolinggo, namun ada kecenderungan kandang yang menggunakan lantai semen ( cor) lebih baikdari pada kandang yang menggunakan lantai papan.Kata Kunci : Lantai, Uji Reduktase Dan Produksi Susu.
PENGARUH PEMBERIAN SARI JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava L) TERHADAP NILAI PH DAN KADAR ASAM LAKTAT YOGHURT SUSU KAMBING Lailatul Hikmah; Inggit Kentjonowaty; Irawati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Tekhnologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang. Pelaksanaan penelitian mulai tanggal 7 Mei sampai 7 Juli 2020. Penelitian”ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian sari jambu biji merah terhadap nilai pH yoghurt dan kadar asam laktat yoghurtsusu kambing. Materi yang digunakan adalah susu murni kambing Peranakan Ettawa sebanyak 2,5 liter dan sari jambu biji merah (Psidium guajava L) sebanyak 300 ml, starter yang digunakan adalah starter komersial bubuk dengan kandungan bakteri Lactobacillus Bulgaricus dan Streptococcus Thermophillus. Metode yang digunakan adalah Eksperimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 ulangan. P0 = Yoghurt tanpa penambahan esktrak buah jambu biji merah, P1 =10%, P2 = 15%, P3 = 20 %..Hasil analisa ragam menunjukan bahwa pemberian sari jambu biji merah dengan berbagai konsentrasi berpengaruh sangat nyata (P<0,01), terhadap nilai pH yoghurt susukambing. Rata-rata nilai pH yogurt susu kambing dengan penambahan sari jambu biji merah adalah P0=4,46, P1= 4,22, P2= 4,20 dan P3= 4,16. Dan hasil analisis ragam menunjukan bahwa pemberian sari jambu biji merah dengan berbagai konsentrasi berpengaruh sangat nyata (P<0,01), terhadap kadar asam laktat yoghurtsusu kambing.  Rata-rata kadar asam laktat yogurt susu kambing dengan pemberian sari jambu biji merah adalah P0= 1,21%, P1= 1,78%, dan P2= 1,65% dan P3= 2,06% Kesimpulan bahwa pemberian sari jambu biji merah berpengaruh terhadap nilai pH dan kadar asam laktat yoghurt susu kambing, semakin tinggi konsentrasi penambahan sari jambu biji merah relatif menurunkan nilai pH dan meningkatkan kadar asam laktat. Konsentrasi penambahan sari jambu biji merah terbaik dengan konsentrasi pemberian 10-15%, Perlu adanya penelitian lanjutan  pengaruh pemberian sari jambu biji merah terhadap jumlah mikroba, uji orgonoleptik, uji antioksidan dan uji kandungan nutrisi yoghurt susu kambing.
PENGARUH TINGKAT PENAMBAHAN Lactobacillus fermentum TERENKAPSULASI PLUS MULTI ENZIM DALAM PAKAN TERHADAP PERSENTASE DAN BAGIAN-BAGIAN KARKAS DAGING BURUNG PUYUH Siti Khoirun Ni’mah; Umi Kalsum; Sunaryo sunaryo
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 01 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat penambahan Lactobacillus fermentum terenkapsulasi plus multi enzim dalam pakan terhadap persentase dan bagian bagian karkas daging burung puyuh. Materi penelitian ini adalah probiotik Lactobacillus fermentumplus multi enzim yang di enkapsulasi, pakan komersil dan burung puyuh betina fase layer umur 90 hari.  Metode yang dipakai yaitu Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Penambahan probiotik Lactobacillus ifermentumplus multi enzim terenkapsulasi pada pakan yaitu perlakuan A = Pakan Komersil, perlakuan B = Pakan Komersil + 0,15 % probiotik, perlakuan C = Pakan Komersil + 0,3% probiotik, dan perlakuan D = Pakan Komersil + 0,45 % probiotik. Variabel yang diukur yaitu persentase karkas idan persentase bagian-bagian karkas meliputi persentase dada, punggung, sayap dan paha. Data penelitian dianalisa menggunakan analisis ragam satu arah dengan program Ms.Excel. Hasil penelitan menunjukkan bahwaipenambahaniprobiotikiLactobacillus fermentum plusimultiienzim yang dienkapsulasi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas dan persentase bagian-bagian karkas. Rata-rata persentase karkasi(%) adalah A1= 50,26; A2i= 46,86; A3 = 51,27; A4 = 52,47.iRata–rata persentase bagian dada (%) yaitu A1 = 45,01; A2 = 41,81; A3 = 42,60; A4 = 43,94, persentase bagian punggung (%) yaitu A1 = 20,43; A2 = 19,06;iA3 = 21,69; A4i= 19,49, persentase bagian sayap (%) yaitu A1i=i10,71;iA2 =i12,75;iA3i=i11,49 dan A4 = 11,32, persentase bagian paha (%)iyaituiA1i= 23,85;iA2i= 26,38;iA3i= 23,74;iA4i=i25,25.iKesimpulan penelitianiiniiadalahipenambahan probiotik Lactobacillus fermentum plus multi enzim terenkapsulasi hingga 0,45i% dalam pakanipadaiburungipuyuhiumuri90 hariitidakiberpengaruh terhadap karkasidanibagian-bagianikarkas.Kata kunci :Probiotik, multi enzim,ienkapsulasi, karkas, bagian-bagian karkas
PENGARUH PENAMBAHAN BIJI LAMTORO DAN TEPUNG GAPLEK TERFEMENTASI Rhizopus Oligosporus PADA PAKAN BROILER TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN, KONSUMSI DAN KONVERSI PAKAN Mohamad Riky Adi Santoso; Badat Muwakhid; Sri Susilowati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian mempelajari pengaruh penambahan bahan pakan Tepung Biji Lamtoro dan Tepung Gaplek pada peforma produksi Broiler fase Finisher. Materi yang digunakan yaitu Broiler strain cobb periode Finisher umur 21 hari, kandang menggunakan tipe postal terbuka (Open House) tiap kotaknya berisi 4 ekor ayam, pakan menggunakan pakan komersial, Tepung Biji Lamtoro, Tepung Gaplek, dan Bakteri Rhizopus Oligosporus. Metode yang digunakan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), percobaan ini menggunakan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Pemberian perlakuan adalah P0: Pakan Komersil tanpa tambahan, P1: Pakan Komersil ditambahkan dengan campuran tepung biji lamtoro dan tepung gaplek fermentasi sebanyak 10%, P2: Pakan komersial ditambahkan dengan campuran tepung biji lamtoro dan tepung gaplek fermentasi sebanyak 20%, P3: Pakan komersial ditambahkan dengan campuran tepung biji lamtoro dan tepung gaplek fermentasi sebanyak 30%. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA (Analysis of Variance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan campuran pakan tepung biji lamtoro dan tepung gaplek terfermentasi dalam pakan berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Adapun nilai rata-rata pada konsumsi pakan yaitu P0:2054.75 gram/ekor/hari, P1: 2043.56 gram/ekor/hari, P2: 2033.38 gram/ekor/hari, P3: 2030.00 gram/ekor/hari. Nilai rata-rata Pertambahan Bobot Badan yaitu P0: 991.50 gram/ekor/hari, P1: 954.00 gram/ekor/hari, P2:946.25 gram/ekor/hari, P3: 931.75 gram/ekor/hari dan nilai rata-rata pada konversi pakan yaitu P0: 2.08, P1:2.14, P2: 2.15, P3:2.19. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu perlakuan penambahan pakan pada campuran tepung biji lamtoro dan tepung gaplek terfermentasi sebanyak 10%, 20%, dan 30% berpengaruh tidak nyata terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan.Kata kunci : Pertambahan bobot badan, konsumsi dan konversi pakan
HUBUNGAN PERAN PENYULUH PERUSAHAAN PETERNAKAN TERHADAP PENGEMBANGAN PETERNAK PLASMA AYAM BROILER DI DESA PLOSOREJO KECAMATAN KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR-JAWA TIMUR Syahrul Firmansyah; Dedi Suryanto; Irawati Dinasari R
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan persepsi responden pada peranan sosialisasi pengetahuan peternak, menganalisis keterkaitan peranan penyuluh pada perkembangan peternak dan menjelaskan hambatan-hambatan penyuluhan peternakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei dan wawancara. Penelitian dilaksanakan tanggal 12 November-30 Desember 2021 di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Analisa data memakai korelasi rank spearman. Dalam penelitian yang dilakukan dihasilkan tentang persepsi peternak terhadap variabelnya dengan sebesar 3.83, keterampilan sebesar 3.80, sikap sebesar 4.03, peran Penyuluh  sebesar 4.10. Hasil analisis rank spearman pada variabel pengetahuan dengan koefisien korelasi 0,489, keterampilan 0,106, sikap 0,312, peran penyuluh 0,447. Kesimpulan penelitian bahwa penyuluhan pada peternak menunjukkan hasil yang paling baik terhadap perkembangan peternak sebagai variabel pengetahuan menggunakan koefisiennya dalam korelasi yang besarnya 0.489. ditunjukkan dengan keterkaitan dengan kuat karena pengujian korelasi peran penyuluh peternakan mempunyai koefisien korelasi 0,447 dengan probabilitas besarnya 0.013 artinya terdapat hubungan yang kuat.
ANALISIS PENGARUH UMUR TERHADAP KUALITAS SEMEN SEGAR KAMBING SAANEN Dhanis Fitriana; Sumartono sumartono; Sri Susilowati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengaruh umur terhadap kualitas semen segar Kambing Saanen. Materi penelitian menggunakan data sekunder kualitas semen segar Kambing Saanen pada periode bulan Januari sampai dengan Maret 2019 di BBIB Singosari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus, data dianalisis dengan Anova satu arah. Apabila terjadi perbedaan maka dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Data semen segar yang digunakan yaitu data Kambing Saanen umur dua tahun (KS 2); tiga tahun (KS 3); dan enam tahun (KS 6). Masing-masing data diulang sebanyak 27 ulangan. Hasil Anova menunjukkan bahwa umur berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap volume dan konsentrasi semen segar Kambing saanen, namun umur berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap motilitas. Rata-rata persentase volume dan konsentrasi semen segar Kambing Saanen pada umur 2, 3 dan 6 tahun berturut-turut adalah 1,00 mL dan 2,60 x 109, 1,55 mL dan 2,95 x 109 serta 1,86 mL dan 2,60 x 109 sedangkan persentase motilitas spermatozoa semen segar Kambing Saanen umur 2, 3 dan 6 tahun adalah 67,96 %, 69,44 % dan 62,70 %. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa kualitas semen segar Kambing Saanen pada umur 2, dan 6 tahun berpengaruh terhadap volume dan konsentrasi, sedangkan motilitas semen segar tidak berpengaruh. Umur berpengaruh terhadap volume semen segar, dan volume terbaik pada umur 3-6 tahun. Konsentrasi semen Kambing Saanen sampai umur 6 tahun masih dalam kisaran normal, tetapi lebih rendah dibandingkan dengan umur 2 dan 3 tahun.Kata Kunci: Konsentrasi, Motilitas, Volume, Umur, Saanen.
PENGARUH PENGGUNAAN AMPAS SAGU TERFERMENTASI PLUS CGM SEBAGAI PENGGANTI JAGUNG TERHADAP PERFORMANS AYAM LAYER Fatimatuzzahro Muharomah; Dedi Suryanto; M.Farid Wadjdi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan sebagai analisa pengaruh penggunaan ampas sagu terfermentasi plus CGM sebagai pengganti jagung terhadap hen day production (HDP), konsumsi pakan serta konversi pakan. Bahan yang digunakan ayam layer umur 28 minggu sebanyak 160 ekor dengan sampel 10 ekor setiap perlakuan, ampas sagu terfermentasi Aspergillus niger, jagung, bekatul, CGM dan konsentrat. Penelitian menggunakan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 4 ulangan, P0 : pakan komersial 100%, P1 = 10% ampas sagu terfermentasi sebagai pengganti jagung, P2 = 20% ampas sagu terfermentasi sebagai pengganti jagung, P3 = 30% ampas sagu terfermentasi sebagai pengganti jagung. Variabel yang diamati hen day production (HDP), konsumsi pakan dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis ragam. Hasil analisa ragam mengindikasikan bahwa pengaruh penggunaan ampas sagu terfermentasi Aspergillus niger plus CGM sebagai pengganti jagung tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap hen day production (HDP) dan konversi pakan dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan. Rata-rata hen day production (HDP) P0: 85±0,04 %, P1: 83±0,09%, P2: 82±0,05%, dan P3: 81±0,01%. Rata-rata konsumsi pakan P0: 2438,63±10,05a gr/ekor, P1: 2462,25±13,56b gr/ekor, P2: 2468,13±18,28b gr/ekor, dan P3: 2475,38±17,93b gr/ekor. Rata-rata konversi pakan (FCR) pakan yaitu P0: 2,20±0,09, P1: 2,25±0,16, P2: 2,26±0,07, dan P3: 2,27±0,04. Kesimpulan penelitian bahwa penggunaan ampas sagu terfermentasi  Aspergillus niger plus CGM sampai 30% sebagai pengganti jagung dalam pakan ayam layer memberikan tidak berpengaruh terhadap hen day production (HDP) dan konversi pakan (FCR), 10% memberikan pengaruh yang sama terhadap Konsumsi  Pakan.Kata kunci : Layer; Ampas Sagu; Fermentasi; CGM; Performa
EVALUASI KUALITAS BERBAGAI JENIS PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERFORMA PRODUKSI BROILER FINAL STOCKS FASE FINISHER Efendi, Agus; Wadjdi, Muhammad Farid; Humaidah, Nurul
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis pakan komersial terhadap performa produksi broiler final stocks fase finisher. Materi yang digunakan adalah DOC Strain Lohmann mix-sexed sebanyak 480 ekor umur 21-35 hari (fase finisher) dan 4 jenis pakan komersial dari 4 perusahaan yang berbeda. Metode penelitian adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 kali ulangan. Perlakuan penelitian adalah T1 : pakan komersial A, T2 : pakan komersial B, T3 : pakan komersial C dan T4 : pakan komersial D. Variabel penelitian adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan rasio konversi pakan. Analisa data menggunakan uji analisis ANOVA, jika ada perbedaan signifikan maka dilanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis pakan komersial berbeda sangat nyata (P<0.01) terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan. Sedangkan rasio konversi pakan berbeda nyata (P<0.05) terhadap jenis pakan komersial. Nilai rata-rata konsumsi pakan (gr/ekor) adalah T2=1962.50a, T3=2023.50a, T4=2048.50a, dan T1=2180.75b. Nilai rata-rata pertambahan bobot badan (gr/ekor) adalah T3=1140.50a, T2=1227.25b, T4=1251.75b, dan T1=1279.00b. Nilai rata-rata FCR adalah T2=1.60a, T4=1.64ab, T1=1.71bc, dan T3=1.77c. Kesimpulan penelitian adalah berbagai jenis pakan komersial dari berbagai sumber produksi komersial mempunyai pengaruh terhadap performa produksi broiler final stocks fase finisher. Pakan komersial B dengan kandungan protein 20% memberikan performa produksi dan nilai ekonomis terbaik.Kata kunci : pakan komersial, broiler, konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, rasio konversi pakan