cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang Kota- Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science: Indonesian Journal of Science
ISSN : -     EISSN : 30628784     DOI : https://doi.org/10.31004/fdfy2e35
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Cerebral Palsyspastik Kuadriplegi Agustina, Lisa; Fadlina, Amelia; Ismi, Farizal; Kusma, Nila
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.95

Abstract

Cerebral palsy atau sering juga disebut dengan (CP) adalah kondisi kelumpuhan otak yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Problematika yang sering dialami yakni kelemahan atau gangguan seperti kelemahan pada otot, hypertonus, adanya gangguan pada gerakan motorik kasar, adanya gangguan pada fungsional aktivitas kehidupan sehari-hari dan keterlambatan tahapan tumbuh kembang motorik, gangguan komunikasi psikosialisasi dan adaptasi terhadap lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Cerebral Palsy Spastik Kuadriplegi. Metode penelitian ini studi kasus, mengangkat kasus pasien mengumpulkan data melalui proses Fisioterapi. Modalitas yang diberikan berupa latihan Bobath Exercise. Hasil setelah dilakukan terapi sebanyak empat kali didapatkan hasil adanya penurunan spastisitas otot, serta tidak adanya perubahan pada kemampuan fungsional pada sibayi. Saran penelitian: agar kedepannya selalu menggunakan program latihan bobath exercise untuk menurnkan spastisitas otot pada penderita cerebral palsy.    
Hubungan Pola Makan dan Penyakit Diare dengan Kejadian Underweight pada Balita di Desa Pulau Burung Wilayah Kerja Puskesmas Pulau Burung Rahayu , Sri; Afrinis, Nur; Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.96

Abstract

Underweight terjadi dikarenakan adanya masalah pola makan seperti kesalahan cara pemberian makanan pada balita dan didukung dengan adanya penyakit diare yang dialami balita. Tujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan penyakit diare dengan kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pulau Burung. Penelitian bersifat kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 1 Mei – 10 Juni 2024. Populasi ibu yang memiliki balita umur 24-60 bulan yang berjumlah 116 orang dengan sampel 116 oang diambil menggunakan teknik total sampling alat ukur yang digunakan timbangan BB, microtise, kuesioner, dan FFQ. Analisa data menggunakan bivariat dan univariat dengan uji chi squre. Hasil penelitian terdapat 61 balita (52,6%) dengan pola makan buruk, sebanyak 75 balita (64,7%) yang tidak mengalami diare, dan sebanyak 75 balita (64,7%) yang tidak mengalami kejadian underweight. Terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian underweight pada balita (p-value 0,001), dan terdapat hubungan yang bermakna antara penyakit diare dengan kejadian underweight pada balita (p-value 0,000). Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang pola makan pada balita dan penyakit diare sehingga dapat mencegah terjadinya kejadian underweight pada balita.
Hubungan Paritas dan Gameli dengan Kejadian KPD di  RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau Tahun 2023 Irinericy, Rani; hidayat, Fajarini putri
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.97

Abstract

Insidensi ketuban pecah dini pada usia cukup bulan 8 - 10% sedangkan insidensi ketuban pecah dini saat preterm 2-4%. Data dari RSUD Bangkinang memperlihatkan kasus Ketuban Pecah Dini ibu bersalin meningkat dari tahun ke tahun, dimana tahun 2021 terdapat 65 kasus, tahun 2022 sebanyak 72 kasus, dan ditahun 2023 sebanyak 96 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas dan gameli dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUD Bangkinang tahun 2023. Metode penelitian ini Analitik Kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan Case Control. Sampel  terdiri dari 40 kasus ibu bersalin yang mengalami Ketuban Pecah Dini dan 40 kontrol ibu bersalin normal dengan menggunakan uji Chi-square, alat ukur yang digunakan adalah lembar checklist dan pengolahan data menggunakan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian (Pvalue 0.014 OR=3,095), dan gameli dengan kejadian KPD (Pvalue 0.000 OR=5,476). Dan dianjurkan bagi ibu untuk memeriksakan kehamilan agar terdekteksi secara dini komplikasi pada saat ibu hamil dan dapat mengantisipasi dan merencanakan hal-hal yang mungkin terjadi saat persalinan).
Fenomenologi Pengalaman Pasien Tentang Perilaku Caring Perawat Menurut Teori Caring Swanson di Klinik Az-Zainiyah Pondok Pesantren Nurul Jadid Rizqiyah, Afifatur; Khotimah, Husnul; Hafifah, Vivin Nur
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.98

Abstract

Teori caring Swanson menjelaskan tentang proses caring yang terdiri dari proses perawat mengerti kejadian yang berarti didalam hidup seseorang, hadir secara emosional, melakukan suatu hal kepada orang lain sama seperti melakukan terhadap diri sendiri, memberi informasi dan mempermudah jalan seseorang dalam menjalani transisi kehidupan serta menaruh kepercayaan seseorang dalam menjalani hidupnya. Tujuan: Untuk mengetahui Fenomenologi pengalaman pasien tentang perilaku caring menurut teori caring Swanson di klinik Az-Zainiyah pondok pesantren nurul jadid. Metode: Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode purposive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam semi-terstruktur kepada lima orang partisipan yang pernah rawat inap di Klinik Az-Zainiyah. Hasil: penelitian ini menghasilkan lima tema yaitu (1) Pengalaman pasien tentang sikap peduli perawat yaitu perawat menunjukkan sikap peduli dengan memperlihatkan sikap lemah lembut, baik dan ramah. (2) Pengalaman pasien tentang asuhan keperawatan saat rawat inap yaitu perawat melakukan pengkajian untuk memberikan asuhan keperawatan yang tepat kepada pasien. (3) pengalaman pasien tentang dukungan perawat yaitu perawat memberikan dukungan, memberikan kata semangat kepada pasien saat rawat inap. (4) Pengalaman pasien tentang respon time perawat yaitu perawat merespon dan menanggapi keluhan pasien dengan cepat. (5) Pengalaman pasien tentang tindakan keperawatan yaitu perawat memberikan tindakan pemasangan infus untuk mempermudah perawat dan mengurangi rasa cemas pasien saat pemberian obat melalui injeksi IV.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Kemampuan Komunikasi SBAR (Situation, Background, Assessment, Rekomendations) Saat Timbang Terima (Handover) di Ruang Rawat Inap RS Rizani Paiton Putri, Noer Diana; Khotimah, Husnul; Munir, Zainal
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.99

Abstract

Komunikasi SBAR merupakan kerangka teknik komunikasi efektif yang disediakan bagi petugas kesehatan dalam menyampaikan kondisi pasien. Kesalahan dalam berkomunikasi SBAR akan menyebabkan dampak yang tidak diinginkan pada pasien. Salah satu faktor yang mempengaruhi komunikasi SBAR adalah pengetahuan dan kemampuan perawat dalam berkomunikasi saat timbang terima. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat dengan kemampuan komunikasi SBAR saat timbang terima di Ruang Rawat Inap RS Rizani Paiton. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional dengan jumlah responden 55 perawat, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Data di analisis menggunakan Uji Gamma. Hasil: Hasil uji korelasi Gamma di dapatkan Nilai p sebesar (0,010) < 0,05 maka Ha diterima dengan artian terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat Pengetahuan Perawat Dengan Kemampuan Komunikasi SBAR saat Timbang terima. Dan nilai Korelasi sebesar 0,602 menunjukkan kekuatan korelasi yang kuat. Kesimpulan: terdapat Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kemampuan Komunikasi SBAR saat Timbang Terima.
Gambaran Kadar Kreatinin pada Penderita Tuberkulosis  Paru yang Mengkonsumsi Obat Anti Tuberulosis di Puskesmas Kabila Naim, Muh. Rizman; Rahmatika, Dina
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i2.100

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini bisa menimbulkan infeksi pada paru- paru sehingga disebut tuberkulosis paru. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran, persentase dan faktor yang mempengaruhi kadar kreatinin pada penderita Tuberkulosis paru yang mengkonsumsi obat anti tuberkulosis di Puskesmas Kabila tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif karena penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang lebih menekankan pada informasi dalam bentuk angka, angka tersebut  dapat mewakili variabel. Adapun Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu Purposive Sampling dengan memperhatikan kriteria yang telah ditentukan, dan menggunakan tehnik analisis data univariat bertujuan untuk menjelaskan karakteristik setiap variabel penelitian. Adapun hasil yang diperoleh selama melakukan penelitian ini yaitu bahwa persentase kadar kreatinin penderita tuberkulosis paru, didapatkan kadar kreatinin yang abnormal sebanyak 33,3% dan 66,7% memiliki kadar kreatinin normal, jadi lebih banyak penderita tuberkulosis paru yang memiliki kadar kreatinin normal.
Perilaku Remaja Putri dalam Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi Saat Menstruasi Di Madrasah Tsanawiyah Negeri X Pontianak Nengsi, Fitri; Hidayah, Hidayah; Wuriani, Wuriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.101

Abstract

Meskipun perawatan kebersihan organ reproduksi saat menstruasi penting untuk mencegah infeksi, namun sekitar 43,3 juta remaja putri di Indonesia menunjukkan perilaku kebersihan yang buruk, hingga menyebabkan banyaknya kasus penyakit infeksi. Perilaku kebersihan menstruasi ini dipengaruhi oleh pengetahuan, fasilitas, dan dukungan sosial. Di Madrasah Tsanawiyah Negeri “X” Pontianak, penelitian terkait perilaku kebersihan menstruasi masih kurang, sehingga diperlukan eksplorasi lebih lanjut untuk mendukung program edukasi kesehatan yang lebih efektif. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran perilaku remaja putri dalam perawatan kebersihan organ reproduksi pada saat menstruasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 01 Pontianak. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey. Teknik sampling menggunakan proportionate stratified random sampling dengan besar sample 159 responden remaja putri di Madrasah Tsanawiyah Negeri”X” Pontianak. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner.Analisis data mengguanakan uji statistik deskriptif. Hasil : Sebagian besar tingkat pengetahuan remaja putri cukup tentang perawatan kebersihan organ reproduksi selama menstruasi sebanyak 86 responden (54,1%). Sikap remaja putri tentang perawatan kebersihan organ reproduksi berada dalam kategori “cukup” sebanyak 86 responden (54,1%). Perilaku remaja putri dalam perawatan kebersihan organ reproduksi berada dalam kategori cukup sebanyak 79 responden (49,7%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku siswi di Madrasah Tsanawiyah Negeri “X” Pontianak mengenai perawatan kebersihan organ reproduksi saat menstruasi sebagian besar berada pada kategori "cukup." Kondisi ini menekankan pentingnya edukasi kesehatan yang lebih komprehensif untuk memperbaiki pemahaman dan praktik kebersihan reproduksi pada remaja putri di sekolah tersebut.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Sikap dan Tindakan pada Santri Penderita ISPA di Pondok Pesantren Nurul Jadid Safitri, Rike Nur; Rahman, Handono Fatkhur; Heru, Maulidiyah Junnatul Azizah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.102

Abstract

Penyakit ISPA bisa menjadi sangat berbahaya. Jika tidak segera ditangani, ISPA akan menyebar melalui sistem pernafasan. Umumnya pasien yang menderita penyakit ini mengalaminya masalah pernapasan saat tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup. ISPA adalah penyakit ringan menular dan dapat berakibat fatal pada kondisi yang paling akut. ISPA menjadi salah satu masalah kesehatan yang harus ditangani dan mendapatkan pengobatan dan menjadi penyakit umum di masyarakat. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan menggunakan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Pada Santri Penderita ISPA Di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunkan uji wilxocon dan mann whitneyy dengan instumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil uji wilxocon di dapatkan bahwa nilai P sebesar .000 maka dISPA itu P < 0,05 maka H1 diterima dengan artian terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan media audio visual. terdapat 2 kelompok dengan jumlah perkelompok terdapat 48 santri. adapun hasil yang di dapatkan dISPA segi tingkat pengetahuan dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 47 santri (97,9%), kategori pengetahuan kurang sebanyak 1 santri (2,1%). Sedangkan dISPA segi tingkat sikap dengan kategori sangat tidak setuju 2 santri (4,2%) tidak setuju 4 (8,3%) setuju 42 (8,75%). Sedangkan dISPA segi tingkat tindakan dengan kategori sangat tidak setuju 2 santri (4,3%), tidak setuju 2 santri (4,3%), setuju 40 (83,3%), sangat setuju 4 (8,3%). Kesimpulan: Santri dengan tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan yang tinggi tentang penyakit ISPA akan selalu menjaga kebersihan di pondok pesantren nurul jadid.
Penerapan Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode HIRADC pada Bagian Section Area Cement Mill and Packer PT x, Tbk Pabrik Palembang 2024 Lestari, Ilma; Septiani, Rima
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.103

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan di tempat kerja, yang dapat terjadi dalam berbagai kondisi pekerjaan. Metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko yang ditimbulkan, dan menentukan langkah-langkah psengendalian yang tepat. Risiko kecelakaan kerja bisa muncul di setiap area tempat kerja. Penelitian ini bersifat kualitatif karena bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena yang ditemukan, baik berupa faktor risiko maupun dampak atau hasilnya. Penelitian ini menerapkan identifikasi, penilaian, dan pengendalian risiko potensi bahaya di PT. X Palembang. Hasil identifikasi bahaya di Area Cement Mill dari 9 pekerjaan mengungkapkan 25 bahaya, sedangkan di Area Cement Packer dari 14 pekerjaan ditemukan 40 bahaya. Penilaian risiko di Area Cement Mill menunjukkan bahwa dari 25 bahaya, 1 bahaya (4%) memiliki risiko tinggi (Hi), 6 bahaya (28%) memiliki risiko sedang (Me), dan 18 bahaya (72%) memiliki risiko rendah (Lo). Di Area Pengepakan Semen, dari 40 bahaya, 12 bahaya (30%) memiliki risiko sedang (Me), dan 28 bahaya (70%) memiliki risiko rendah (Lo). Sumber bahaya terutama berasal dari faktor manusia, seperti tindakan tidak aman, kondisi tidak aman, dan cara kerja yang tidak sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Setelah penilaian risiko, langkah-langkah pengendalian yang harus diterapkan meliputi rekayasa teknik, administrasi, dan penggunaan alat pelindung diri.
Asuhan Keperawatan pada TN. N dengan Stroke di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Nurhafizah , Rosdita; Apriza , Apriza
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.104

Abstract

Stroke merupakan penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan gangguan fungsi otak. Faktor yang menjadi resiko terjadinya stroke diantaranya adalah usia, jenis kelamin, merokok, kurang aktivitas fisik, pola makan buruk, hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan obesitas. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan stoke diruang pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang dibentuk studi kasus. Subjektif pada laporan kasus adalah Tn.N yang berusia 54 tahun dengan stoke. Data yang didapatkan dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian Pasien mengatakan lemah anggota gerak di sebelah kiri, nyeri kepala, serta terjadi kejang dengan durasi ± 10 menit. Sehingga peneliti dapat merumuskan masalah yang utama dengan diagnosa keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan embolisme (D.0017). Intervensi yang diberikan yaitu monitor MAP (Mean Arterial Pressure), status pernapasan, tekanan darah, nadi, dan suhu tubuh. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn.N dengan stroke dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien telah didapatkan dengan masalah teratasi. pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dipertahankan. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar menjadikan sebagai pedoman baik instansi, masyarakat dan penelitian selanjutnya.

Page 9 of 26 | Total Record : 257