cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki@pnl.ac.id
Phone
+6285260462751
Journal Mail Official
jmst@pnl.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh - Medan Km. 280,3, Buketrata, LHOKSEUMAWE 24301, Provinsi Aceh Tel : (0645) 427 85 Fax : (0645) 427 85 Surat-e : jmst@pnl.ac.id
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mesin Sains Terapan
ISSN : -     EISSN : 25979140     DOI : Prefix 10.30811/jmst by Crossref
Jurnal Mesin Sains Terapan adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian kolaboratif antara mahasiswa dan dosen dalam bidang teknik mesin dan sains terapan. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September, jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi serta kontribusi ilmiah dalam berbagai topik seperti mekanika, manufaktur, pengelasan, dan pemeliharaan mesin, energi terbarukan, desain mesin, dan aplikasi sains terapan lainnya. Jurnal ini menjadi media dokumentasi dan berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi akademisi dan praktisi di bidangnya.
Articles 127 Documents
Perencanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Menggunakan Metode Hazard Identification And Risk Assessment (HIRA) Berbasis Website (Studi Kasus Pada PT. Amarta Karya (Persero)) Ihsandi Ihsandi; Adi Saputra Ismy; Fakhriza Fakhriza
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 7, No 1 (2023): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v7i1.3923

Abstract

PT Amarta Karya atau biasa di singkat dengan AMKA merupakan salah satu perusahaan yang di miliki oleh badan usaha milik negara Indosenia yang bergerak di bidang konstruksi. Saat ini PT. Amarta karya sedang menjalankan suatu proyek pembangkit listrik tenaga air yang bertempat di Aceh Tengah yang akan beroperasi pada tahun 2024 yang tentunya lebih murah, efisien lebih ramah lingkungan karena kurangnya emisi gas buang ataupun polusi. PT. Amarta Karya saat ini masih ada karyawan yang tidak memperhatikan prosedur kerja, tidak menggunakan APD lengkap seperti tidak menggunakan helm proyek, sepatu safety, masker, kaca mata dan ear plug. Adapun tujuan penelitian ini yaitu menganalisis dan memberikan solusi terhadap risiko kecelakaan kerja pada PT. Amarta Karya yang sedang melaksanakan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di desa Burni Bius Baru, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP). Metode yang dipergunakan adalah Hazard Identification And Risk Assessment (HIRA). Hasil Jumlah risiko kecelakaan kerja pada Terowongan Turbin dan Power House terdapat 4 risiko yang memungkinkan terjadinya kecelakaan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah temuan risiko kecelakaan kerja pada proses pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan memiliki nilai level Rendah yaitu Tidak terdapat pembatas di atas yang membatasi pekerja dan Tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti (helm proyek, masker, sarung tangan dan kaca mata) di Terowongan Turbin dan Power House. Kata kunci :  K3, HIRA, Risiko Kecelakaan Kerja.
KARAKTERISTIK KEBISINGAN PADA KOTAK RODA GIGI DENGAN SISTEM NIRKABEL Parno Raharjo
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i2.533

Abstract

Inspeksi kebisingan merupakan teknik predictive maintenance yang dapat digunakan untukmenentukan kondisi mesin. Inspeksi kebisingan dapat dilakukan secara off line dan secara on line.Inspeksi kebisingan secara on line dilakukan di pusat kendali yang letaknya jauh dari mesin yangdiinspeksi, sehingga diperlukan jaringan kabel yang panjang dan rumit dalam perakitannya.Penerapan inspeksi kebisingan nirkabel, kerumitan instalasi dapat diatasi. Penerapan inspeksikebisingan nirkabel dengan menggunakan wireless microphone dapat dilakukan, namun diperlukanInspeksi lebih jauh. Obyek inspeksi adalah kotak roda gigi. Inspeksi dan pengambilan data dilakukandengan sistem nirkabel dan dijastifikasi dengan sistem kabel yang dilengkapi dengan sistem data akuisisi. Analisa amplitude, time domain, frequency domain dengan MathlabTMmengetahui karakteristik kebisingan pada mesin tersebut karena pengaruh perubahan kecepatan.Sinyal (time domain) dan spektrum (frequency domain) kebisingan telah sesuai dengan standard.Semakin tinggi kecepatan, semakin tinggi amplitude yang terjadi. Amplitudo tertinggi terletak pada12-13ff. Keywords: kebisingan, predictive maintenance, offline, online, nirkabel.digunakan untuk
RANCANG BANGUN RANGKA KONSTRUKSI DUDUKAN KINCIR ANGIN PENGGERAK POMPA DENGAN KETINGGIAN 6 METER UNTUK PENGAIRAN SAWAH Fakhrur Rizal; Ali Jannifar; Hamdani Nurdin
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 3, No 2 (2019): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v3i2.1221

Abstract

Pada sektor pertanian penggunaan pompa air bahan bakar fosil sangat efektif untuk pengairan sawah karena membantu petani dalam proses pengontrolan air di sawah sehingga produksi padi akan terus meningkat tetapi penggunaan pompa berbahan bakar fosil memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat seperti meningkatnya biaya produksi. Berdasarkan pengamatan cuaca dalam beberapa tahun terakhir kecepatan angin yang berhembus di kabupaten Bireuen yaitu 4-7 Km/jam, maka dari itu pemanfaatan energi angin sebagai penggerak pompa melalui kincir angin sangat efektif sebagai pengganti pompa berbahan bakar fosil serta dapat  mengurangi biaya produksi petani. Pada proses pembuatan kincir angin penggerak pompa air, perhitungan kekuatan struktur kincir angin sangat penting karena struktur tersebut sebagai penopang berat dari kincir tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mendesain tower dan mengetahui tegangan kritis yang terjadi pada tower akibat beban blade. Pada penelitian ini, proses pembuatan tower dengan menggunakan material ASTM A36, menggunakan penyambungan dengan las dan baut dan tegangan yang terjadi dianalisa menggunakan softwere solidwork. Hasil dari simulasi tegangan dengan menggunakan softwere solidwork diperoleh tegangan maksimum yang diterima adalah sebesar 132.64  Mpa, sedangkan tegangan minimum yang diterima adalah sebesar 10.36 Mpa. Kata kunci : Solidwork, Tower, ASTM A36
RANCANG BANGUN PROTOTIPE PINTU PAGAR MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER Ifwal Afwadi; Bukhari Bukhari; Dailami Dailami; Marzuki Marzuki; Sumardi Sumardi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 5, No 1 (2021): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v5i1.2139

Abstract

Dengan berkembangnya teknologi mikrokontroler saat ini, sistem keamanan dapat dilakukan degan menggunakan alat elektronik sebagai pengganti sistem keamanan kunci konvensional dan dapat mempermudahkan suatu pekerjaan. Alat keamanan pintu ini menggunakan solenoid dan mengendalikannya melalui sensor ultrasonik. Alat ini dirancang dengan memamfaatkan Mikrokontroler, Arduino Uno sebagai pengendali utama, dimana sensor ultrasonik berfungsi sebagai alat untuk membuka pintu pagar dan memberikan perintah pada Mikrokontroler untuk mengendalikan motor. Alat ini bekekerja berdasarkan prisip pantulan gelombang suara dan digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu objet didepannya, maka mikrokontroler akan memberikan input high pada relay untuk mengaktifkan solenoid door lock dan motor berfungsi untuk menbuka pagar.Kata kunci: Sensor Ultrasonik, Selenoid Door Lock, Mikrokontroler Motor DC
ANALISA HASIL PENGELASAN SMAW PADA SISTEM SAMBUNGAN PIPA AISI C-1020 STEAM H2O2 (BOILER) SECARA DT DAN NDT PADA PT. PUPUK ISKANDAR MUDA M. ZAHRUL BAWAZIR; SARIYUSDA SARIYUSDA; DARMEIN DARMEIN
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 6, No 2 (2022): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v6i2.3329

Abstract

Perkembangan teknologi yang berkembang pada saat ini salah satunya adalah bidang pengelasan. Ruang lingkup teknik pengelasan pada era industrialisasi saat ini banyak dipergunakan pada bidang konstruksi suatu pemesinan, bangunan, perkapalan, pesawat terbang dan bidang lainnya. Luasnya penggunaan teknologi pengelasan ini disebabkan karena kontruksi bangunan dan mesin yang dibuat dengan teknik pengelasan menjadi lebih ringan dan lebih sederhana dalam proses pembuatanya. Hal ini juga didasarkan pada biaya yang murah, hemat tenaga dan penghematan energi. Pengelasan yang sering ditemui dilapangan adalah las oksi asetilin dan las listrik. Pengelasan SMAW banyak di pergunakan dalam proses pengelasan busur. Proses ini mempunyai fleksibilitas maksimum dan mampu untuk pengelasan berbagai macam logam, industri otomotif, perkapalan dan lain- lain sebagainya. Las busur listrik termasuk salah satu jenis pengelasan yang banyak dipakai dalam proses pengelasan kontruksi baja.Kata Kunci:  SMAW,Baja Karbon AISI C-1020,Elektroda
MODIFIKASI KONSTRUKSI MESIN PENGUPAS KULIT ARI KOPI DENGAN DAYA 5 HP Muzammir Muzammir; Indra Mawardi; Samsul Bahri
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i2.524

Abstract

Perkembangan areal perkebunan kopi rakyat cukup pesat di Indonesia, Salah satunya di Takengon yangmerupakan ibu Kota Kabupaten dan terletak di Aceh Tengah. Didasari oleh hal tersebut penulis ingin membuatinovasi baru mesin pengupas kulit ari kopi sistem berjalan dengan daya 5 HP. Mesin ini merupakan modifikasidari rancangan mesin yang telah ada. Konstruksi mesin ditambahkan roda hingga mesin nantinya akan mudahdi pindah-pindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain.tujuan dari penulisan ini Membuat mesin pengupaskulit ari kopi dengan daya 5 HP, Memodifikasi mesin pengupas kulit ari kopi menjadi sistem bergerak,Menganalisa hasil pengupasan kulit ari kopi dengan memvariasikan putaran mesin, Mampu memilih materialatau bahan yang tepat untuk komponen-komponen mesin pengupas kulit ari kopi yang akan di buat dari hasilpembuatan mesin ini mendapatkan variasi putaran Dari hasil yang ditabel 4.3 dapat di analisis hasil daripenguji biji kopi. Pada pengujian 1 x dengan putaran 600 rpm biji kopi tidak teklupas dengan sekitar 60 persen.Pada pengujian 2 x dengan putaran 600 rpm biji kopi tidak teklupas juga dengan baik sekitar 70 persen. Padapengujian 1 x dengan putaran 800 rpm biji kopi tidak teklupas dengan baik sekitar 75 persen. Pada pengujian 2x dengan putaran 800 rpm biji kopi tidak teklupas dengan Baik juga sekitar 80 persen. Pada pengujian 1 xdengan putaran 1000 rpm biji kopi teklupas dengan baik sekitar 90 persen. Pada pengujian 2 x dengan putaran1000 rpm biji kopi teklupas dengan sangat baik sekitar 95 persen.
Analisa Kekerasan Permukaan Ring Gear Kw Rantai Belakang Sepeda Motor Honda Supra X125 Dengan Proses Pack Carburizing Hirzi, Mazzaya; Nurdin, Nurdin; Fakhriza, Fakhriza
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 8, No 1 (2024): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v8i1.5078

Abstract

Gear adalah salah satu komponen dari sepeda motor yang berpasangan dengan rantai yang digunakan untuk mentransmisikan gaya putar dari engine ke roda belakang. Pada sepeda bermotor, pembakaran pada mesin menghasilkan putaran yang diteruskan oleh kopling dari poros penggerak ke poros penerus. sepeda motor honda supra X 125 digunakan sebagai alat transportasi untuk menuju ke ladang/kebun serta kurangnya pelumasan pada rantai. Untuk mengantikan gear rantai belakang masyarakat di daerah Matang Glumpang Dua Bireuen maupun tempat-tempat lain sering menggunakan gear KW dikarenakan tidak mampu untuk membeli gear yang original, untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan proses pack carburizing dengan memvariasikan media pendingin untuk mengetahui nilai kekerasan, dari hasil pengujian, nilai kekerasan tertinggi pada media pendingin air laut.Keywords: Gear, engine, dan pack carburizing.
MODIFIKASI ALAT PENGUPAS KELAPA MUDA MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK ½ HP DENGAN PUTARAN 1400 RPM Edi Pratama; Marzuki Marzuki; Sumardi Sumardi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 3, No 1 (2019): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v3i1.878

Abstract

Kelapa muda adalah kelapa yang memiliki daging masih berlendir. Daging dari kelapa muda ini memiliki warna yang putih cenderung bening dan bertekstur lunak. Bentuk dari kelapa muda ini sama dengan kelapa pada umumnya yaitu tetap berbentuk bulat. Selain itu kelapa muda memiliki warna hijau dengan baret coklat pada kulitnya. Satu buah kelapa muda memiliki banyak air kelapa di dalamnya karena itu banyak orang yang menyukai kelapa muda. Teknologi yang semakin canggih mendorong manusia membuat alat-alat untuk membantu dalam segala jenis kegiatan. Salah satunya adalah Alat pengupas kelapa muda. Pengupasan kelapa muda dilakukan dengan mata pisau yang efesien untuk pengupasan kulit luar/sabut sampai setengah dari kulit dalamnya, tetapi alat tersebut tidak mempunyai mata pisau untuk pembuka. Melihat kekurangan itu dilakukan modifikasi pada alat tersebut yaitu penambahan mata pisau pembuka untuk pengambilan air dan membuat dudukan kelapa muda. hasil pengujian alat ini dapat mengupas kulit kelapa muda dalam waktu 50 detik/buah dan 72 buah/jam menggunakan motor listrik ½ HP dengan putaran yang telah direduksi menjadi 336 rpm. Kata Kunci : Kelapa muda, mata pisau, teknologi, Motor Penggerak
PENGARUH VARIASI RAPAT ARUS HARD ANODIZING TERHADAP LAJU KOROSI PADA ALUMINIUM 6061 Siti Ulfah Mariam; Akhyar Ibrahim; Yuniati Yuniati; Nazirudin Nazirudin
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 4, No 2 (2020): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v4i2.2014

Abstract

Aluminium merupakan logam yang mempunyai sifat ringan,tahan korosi, penghantar listrik dan  panas yang baik serta mudah dibentuk. Meskipun tahan korosi, apabila logam Aluminium dipajang (exspose) kelingkungan ,maka akan terjadi interaksi antara logam dan terjadi korosi. Terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk melindungi logam dari korosi salah satunya proses Anodisasi . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rapat arus hard anodisasi terhadap laju korosi pada aluminium 6061. Rapat arus yang di gunakan yakni 2,5 Amp/dm2, 3 Amp/dm2, dan 3,5 Amp/dm2 . setelah itu dilakukan uji kekerasan permukaan menggunakan microhardness vickers dengan pembebanan 200 gf. Nilai kekerasan dengan rapat arus 2,5 Amp/dm2 121,37 HVN, dengan nilai kekerasan  3 Amp/dm2 168,90 HVN dan 3,5 Amp/dm2 206,73 HVN.  Setelah proses anodisasi , Aluminium di lakukan perendaman dengan larutan korosif NaCl (konsentrasi 3,5 %) dengan waktu perendaman 93 jam, 186 jam, 272 jam, dan 456 jam. laju korosi Aluminium 6061 yang paling   tinggi berada pada waktu perendaman 279 jam untuk base material. Sedangkan nilai yang paling stabil di tunjukkan pada variasi rapat arus 3 Amp/dm2, nilai di tunjukkan tidak mengalami kenaikan yang konstan. Sementara itu untuk penggunaan rapat arus 3,5 Amp/dm2 memiliki laju korosi sedikit lebih tinggi dibanding penggunaan rapat arus 3 Amp/dm2. Kata kunci : Aluminium, Anodisasi, Laju korosi
ANALISA VARIASI TEMPERATUR PEMANASAN ELEKTRODA UNTUK MENGURANGI CACAT POROSITY DENGAN PENGELASAN SMAW (STUDI KASUS DI PROYEK PLTA PEUSANGAN 1 & 2) Rahmat Muttaqiin; Jufriadi Jufriadi; Mawardi Mawardi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v6i1.2857

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk untuk menanggulangi masalah cluster porosity dengan cara melakukan variasi pemanasan dari elektroda. Penurunan jumlah cacat pengelasan membuat perusahaan mampu menekan biaya produksi yang berdampak ke tingkat persaingan perusahaan. Bahan Logam yang dipakai adalah baja karbon rendah jenis JIS G310 Grade SM 400 B, proses pengelasan mengunakan las SMAW (Shilded Metal Arc Welding) mengunakan Elektroda E7016 Diameter elektroda Ø 3.2 mm, proses penyambungan logam menggunakan tipe But Joint Groove V, pengujian mengunakan alat Radiografi test. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yaitu suatu cara untuk mencari hubungan sebab akibat antara faktor yang mempengaruhi hasil akhir. Pada temperatur pemanasan elektroda 300̊ C ditemukan cacat pengelasan jenis cacat undercut. Pada temperatur pemanasan elektroda 325̊ C ditemukan cacat pengelasan jenis cacat porositas (clouster porosity). Pada temperatur pemanasan elektroda 350̊ C terdapat kesalahan welder saat penggantian elektroda (fault of elektrode change). Beberapa cacat pada pengelasan yang ditemukan masih masuk dalam katagori standar penerimaan untuk inspelsi (ketidaksempurnaan) didasarkan atas ketentuan didalam API 1104 yang meliputi temuan inpeksi radiografi, magnetic particle, liquid penetran dan ultrasonic. Dalam mengatasi masalah cacat porosity maka sebelum dilakukannya proses pengelasan elektroda harus dipanaskan didalam oven pemanas elektroda (baking oven electrode) terlebih dahulu dengan suhu yang direkomendasikan yaitu temperatur 350̊ C. Pemanasan elektroda tersebut dilakukan dengan dasar pemanasannya dilihat dari data sheet for elektode E7016 Kata kunci : Pengelasan, Pemanasan Elektroda, Radiografi Test.

Page 5 of 13 | Total Record : 127