cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki@pnl.ac.id
Phone
+6285260462751
Journal Mail Official
jmst@pnl.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh - Medan Km. 280,3, Buketrata, LHOKSEUMAWE 24301, Provinsi Aceh Tel : (0645) 427 85 Fax : (0645) 427 85 Surat-e : jmst@pnl.ac.id
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mesin Sains Terapan
ISSN : -     EISSN : 25979140     DOI : Prefix 10.30811/jmst by Crossref
Jurnal Mesin Sains Terapan adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian kolaboratif antara mahasiswa dan dosen dalam bidang teknik mesin dan sains terapan. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September, jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi serta kontribusi ilmiah dalam berbagai topik seperti mekanika, manufaktur, pengelasan, dan pemeliharaan mesin, energi terbarukan, desain mesin, dan aplikasi sains terapan lainnya. Jurnal ini menjadi media dokumentasi dan berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi akademisi dan praktisi di bidangnya.
Articles 127 Documents
Testing Dan Kalibrasi Mesin CNC Engraver Mach-Mill Dengan Range Kerja 400 mm × 240 mm Jun Rezeki, Muhammad; Bukhari, Bukhari; Hamdani, Hamdani
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 8, No 2 (2024): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v8i2.5756

Abstract

Selama Revolusi Industri 4.0, teknologi cerdas telah memungkinkan peningkatan kinerja industri. Pada penelitian ini, analisis dan perbaikan sistem penggerak pada spindel Mesin CNC Engraver berbasis kontrol Mach-3 dilakukan untuk mencapai akurasi dan presisi yang diinginkan, melalui pengujian seperti kalibrasi dan uji repeatability. Penelitian ini dilakukan dengan metode kalibrasi, repeatibility, dial indicator, dan testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak dari sumbu x, y, z sebelum kalibrasi memiliki error diangka 80,6 %, 78,2 %, 76,3 % dan setelah kalibrasi 0,2 %, 2,3 %, 0,3 %, hasil repeatibility pada sumbu x, y, z sebelum kalibrasi 79,7 %, 80,4 %, 83,1 % dan setelah kalibrasi 0,4%, 0,6%, 0,8%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ketiga sumbu yang ada pada mesin CNC engraver telah bergerak dengan baik dan sesuai dengan perintah yang dimasukkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan penggunaan terhadap mesin CNC engraver dengan akurat dan presisi. Keywords: Mesin CNC, engraver, testing, kalibrasi, repeatibility, kontroler Mach-3 
ANALISA KEKUATAN SAMBUNGAN LAS SMAW PADA POROS BALING-BALING PERAHU NELAYAN Alwi Jufri; Samsul Bahri; Turmizi Turmizi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 3, No 1 (2019): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v3i1.883

Abstract

Poros baling-baling menjadi salah satu komponen penting, yang mempunyai fungsi sebagai penerus tenaga mekanik dari mesin induk ke baling-baling sehingga menghasilkan tenaga dorong pada perahu. Telah terjadi kegagalan pada pada poros baling-baling perahu nelayan yang berlokasi di Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, kerusakan yang terjadi diakibatkan oleh patahnya poros baling-baling. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis material poros dan pengaruh proses pengelasan terhadap poros dengan metode SMAW dengan menggunakan pengujian-pengujian mekanik yang sesuai. Dari hasil pengujian material tersebut diketahui ASTM 304 (Stainlees Steel) dan dari penelitian yang dilakukan diketahui pengaruh pengelasan berpengaruh terhadap sifat mekanik material yang dapat membuat bahan menjadi lemah terhadap tegangan tarik. Sehingga dapat direkomendasikan untuk proses pengelasan terhadap poros Stainless Steel agar mampu mengurangi arus pengelasan yang tinggi karena dapat menyebabkan berkurangnya nilai regangan terhadap material. Kata kunci: pengelasan, sifat mekanik, Stainless Steell..
PENGARUH TEMPERATUR PEMANASAN (AUSTENISASI) PERLAKUAN PANAS QUENCHING TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA ST 60 Farhan Farhan; Bukhari Bukhari; Hamdani Hamdani; Ilyas Yusuf; Zuhaimi Zuhaimi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 5, No 1 (2021): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v5i1.2135

Abstract

Sehubungan dengan semakin meningkatnya perkembangan dunia industri dan disertai dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat. Pada masa sekarang kebutuhan manusia tidak lepas dari suatu unsur, yaitu baja. Baja ST 60 adalah salah satu jenis baja yang memiliki standard buatan negara German, yaitu Deutsches Institut fur Normung (DIN). Baja ST 60 ini dapat diberikan perlakuan panas untuk meningkatkan sifat mekaniknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur austenit terhadap kekerasan dan struktur mikro dari baja ST 60 ini. Temperatur austenit yang diambil adalah 850˚C, 900˚C, dan 950˚C dengan waktu penahanan 90 menit dan menggunakan air sebagai media pendingin (Quenching). Setelah melakukan proses perlakuan panas pada baja ST 60, dilakukan pengujian kekerasan metode Rockwell dan pengamatan struktur mikro. Hasil pengujian kekerasan pada kondisi normal sebesar 55.70 HRC dan belum menghasilkan fasa martensit. Pada temperatur austenit 850˚C nilai kekerasannya 71.20 HRC dan fasa martensit telah muncul. Namun pada temperatur 900˚C nilai kekerasannya 75.20 HRC dengan banyaknya fasa martensit yang sudah terbentuk. Dari penelitian ini didapat temperatur austenit yang optimum pada temperaturs 850˚C sampai 900˚C. Kata Kunci : Baja ST 60, Heat Treatment, Quenching, Kekerasan, Struktur Mikro
RANCANG BANGUN MESIN PENGEPRES KALENG MINUMAN BEKAS MENGGUNAKAN MEKANISME TORAK M. RIZKI MURIJA; ADI SAPUTRA ISMY; AZWAR AZWAR
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 6, No 2 (2022): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v6i2.3325

Abstract

Dengan semakin pesatnya perkembangan di dunia industri dan banyaknya penemuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi, maka manusia selalu berfikir untuk dapat melakukan suatu pekerjaan dengan mudah dan praktis. Oleh karena itu kebutuhan-kebutuhan alat bantu untuk mempermudah pekerjaan manusia yang semakin banyak dibutuhkan, sedangkan alat-alat itu sendiri harus mengalami penyempurnaan, hal ini merupakan untuk memperlancar proses produksi. Pada proses pembuatan mesin pengepres kaleng minuman bekas diperlukan alat yang mampu bekerja dengan baik untuk proses mesin yang sempurna, oleh karena itu maka dilakukanlah proses pembuatan mesin pengepres kaleng minuman bekas menggunakan mekanisme torak. Proses ini dilakukan untuk memperlancar proses produksi dalam pengepres kaleng minuman bekas. Dengan demikian memakai sistem mekanisme torak untuk memudahkan manusia lebih efektif dalam proses pengerjaannya dan juga hasil yang dicapai lebih maksimal..Kata kunci : Rancang Bangun, Pengepres kaleng inuman, Mekanisme torak
ANALISA PERBANDINGAN OLI BERBAHAN DASAR PETROLEUM DENGAN OLI BERBAHAN DASAR NABATI DALAM MENGURANGI TINGKAT KEAUSAN F Fauzul Ismi; Ali Jannifar; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 1, No 1 (2017): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v1i1.383

Abstract

Ketersediaan minyak bumi semakin lama akan semakin menipis, maka diperlukan sebuah alternatif untukmenggunakan bahan lain selain minyak bumi sebagai bahan utama pembuatan oli, salah satunya adalah minyakJarak.Analisa perbandingan minyak jarak polyol dan minyak pelumas federal oil ultratec dilakukan denganmenggunakan alat gearbox simulasi pelumasan. Masing masing pelumas diuji pada dua ronde dengan durasi 3jam per ronde. Parameter dari pelumasan yang dibandingkan adalah perbandingan tingkat kontaminan akibatkeausan yang terjadi pada gear yang saling bergesekan dan perubahan temperatur. Hasil pengujian dianalisamenggunakan fluid analysis kit. Kontaminan yang terdapat pada membran filter hasil pengujian minyak jaraklebih sedikit dari pada kontaminan yang terdapat pada membran filter hasil pengujian minyak federal oilultratec. Temperatur minyak jarak polyol lebih rendah dari pada temperatur minyak pelumas federal oilultratec. Suhu rata-rata minyak jarak 38,94 °C pada 3 jam pertama, dan 29,85 °C pada 3 jam kedua sedangkansuhu rata-rata minyak pelumas federal oil ultratec yaitu 41,75 °C pada 3 jam pertama dan 41,61 °C pada 3 jamkedua. Setelah pengujian minyak jarak polyol menjadi berbusa dan tidak kembali ke bentuk semula, sedangkanminyak federal oil kembali ke bentuk awal setelah digunakanKata Kunci: Minyak jarak polyl, fluid analysis kit, ISO 4406.
Pengaruh Variasi Media Quenching Dan Aging Terhadap Kekerasan Sambungan Lasan Pipa API 5l Grade B Saifannur, Muhammad; Syamsuar, Syamsuar; Ibrahim, Akhyar
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 8, No 1 (2024): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v8i1.5074

Abstract

Pipa API 5L Grade B pipa sering digunakan dalam penyaluran minyak dan gas hal ini dikarenakan pipa API 5L Grade B dapat beroperasi pada tekanan dan panas yang cukup tinggi sehingga bisa digunakan untuk penyaluran minyak bumi, baik pada petrokimia maupun industri gas alam. Kerusakan pipa API 5L Grade B membawa dampak yang membahayakan manusia seperti kebakaran dan pencemaran sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai nilai kekerasan pada sambungan dengan memvariasikan media quenching terhadap proses artificial aging dan natural aging yang bertujuan untuk mengetahui nilai kekerasan. Dari hasil uji kekerasan, nilai kekerasan tertinggi pada natural aging terjadi pada media pendingin air laut yaitu 31,08 HRC pada titik HAZ sedangkan pada artificial aging pada temperatur 4000C pada titik LAS dengan media pendingin air laut sebesar 26 HRC, sedangkan pada temperatur 6000C yaitu 55,83 HRC pada titik LAS dengan media pendingan air laut. Keywords: Pipa API 5L Grade B, quenching, artificial aging dan natural aging
RANCANG BANGUN MESIN PEMECAH BUAH COKLAT DENGAN DAYA 5.5 HP M Nur Hubaizah Haris; Sariyusda Sariyusda; Hamdani Hamdani; Zaini Zaini
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 4, No 2 (2020): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v4i2.2010

Abstract

Tujuan dari pembuatan mesin pemecah buah coklat dengan daya 5.5 HP ini adalah: (1) pemilihan mesin yang sesuai untuk proses permesinan, (2) pemilihan bahan yang sesuai untuk alat, (3) menghitung biaya pembuatan alat, (4) gambar assembly dan detail, (5) menganalisa component mesin menggunakan software catia v5.Konsep pembuatan mesin pemecah buah coklat dengan daya 5.5 HP ini mengacu pada tahapan konsep perencanaan Pahl dan Beitz yaitu: (1) perencanaan dan penjelasan tugas, (2) prencanaan konsep produk, (3) perencanaan bentuk pada produk, (4) perencanaan rinci/detail. Alat-alat yang digunakan untuk membuat mesin pemecah buah coklat dengan daya 5.5 HP ini adalah: (1) kertas, (2) pensil, (3) kom-puter, (4) software catia, (5) printer. Langkah proses pembuatan mesin pemecah buah coklat dengan daya 5.5 HP ini adalah: (1) mencari produk jadi yang tersedia dipasaran, (2) me-milih material dan teknik produksi, (3) mendalami keter-batasan ruang, (4) mengidentifikasi komponen-komponen produk, (5) menge-mbangkan interface atau titik kontak antara dua buah komponen, (6) member bentuk, (7) evaluasi, (8) perbaikan material dan cara produksi, (9) perbaikan bentuk.Mesin pemecah buah coklat ini me-mpunyai spesifikasi antara lain: (1) berdimensi 500 x 1300 x 1100 mm, (2) me-mpunyai daya penggerak motor bensin  dengan daya 5.5 HP, (3) system transmisi mengguna-kan sabuk dan puli, (4) proses me-mecahkan buah coklat me-merlukan wakti 288 kg/jam (288 kg dalam waktu 1 jam), (5) taksiran harga jual yang ditawarkan adalah senilai Rp. 2.958.260,- Kata kunci: buah, coklat, daya, mesin
RANCANG BANGUN MEKANISME TRANSMISI DAYA KINCIR ANGIN PENGGERAK POMPA AIR MANUAL Deni Saputra; A. Jannifar; Fakhriza Fakhriza
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 6, No 1 (2022): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v6i1.2853

Abstract

Pada sektor pertanian penggunaan pompa air bahan bakar fosil sangat efektif untuk pengairan sawah karena membantu petani dalam proses pengontrolan air disawah sehingga produksi padi akan terus meningkat tetapi penggunaan pompa berbahan bakar fosil memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat seperti meningkatnya biaya produksi. Berdasarkan pengamatan cuaca dalam beberapa tahun terakhir kecepatan angin yang berhembus di kabupaten Bireuen yaitu 4-6 Km/jam, maka dari itu pemanfaatan energi angin sebagai penggerak pompa melalui kincir angin sangat efektif sebagai pengganti pompa berbahan bakar fosil serta dapat mengurangi biaya produksi petani. Pada proses ini Mekanisme atau rangkaian batang penghubung merupakan suatu rangkaian batang penghubung (linkage), mekanisme jenis ini cocok di gunakan dengan memamfaat energi angin dengan menggunkan blade sovonius dengan memamfaatkan kecepatan angin yang rendah. Pada penelitian ini mekanisme transmisi akan di simulasikan menggunakan Software solidwork dan akan membanding blade savonius terbuka dan tertutup. Hasil dari simulasi menggunakan Software solidwork di peroleh semakin ringan blade savonius semakin cepat daya yang hasilkan ke mekanisme penghubung dengan kecepatan angin yang 3/ 6 m/s. Kata kunci : Mekanisme penghubung, gerakakan rotari, gerakan translasi
Pengaruh Variasi Temperatur dan Media Pendingin Pada Baja AISI 1050 Mengunakan Arang Cangkang Kelapa Sawit Sebagai Media Pack Carburizing Mahardika Mahardika; Muhammad Razi; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 7, No 2 (2023): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v7i2.4482

Abstract

Baja AISI 1050 umumnya digunakan sebagai material utama untuk memproduksi pisau pemotong/pemanen sawit. Dan didunia otomotif baja AISI 1050 digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan pegas/suspense. Produk tersebut rentan mengalami kerusakan pada bagian mata potongnya. Dan dalam dunia otomotif adalah pegas daun pada mobil yang mengalami kerusakan akibat lelah yang muncul. Berdasarkan hal tersebut material yang digunkan harus memiliki sifat mekanik yang baik. Peningkatan sifat mekanik dapat dilakukan dengan penambahan unsur paduan karbon (Karburizing).  Metode yang digunakan yaitu Pack Carburizing dengan variasi temperatur mulai dari 950oC, 1000 oC, dan 1050 oC dan juga dilakukan variasi pada media pendingin yang digunaka yaitu normalizing dan quenching mengunakan air batang pisang dengan holding time selama 120 menit. Pengujian nilai kekerasan menggunakan metode microVickers, nilai kekerasan rata-rata Pada temperature 950oC dengan pendingin Normalizing adalah 187.45 HV, untuk Quenching adalah 283.61 HV, Pada temperature 1000oC dengan pendingin Normalizing adalah 236.93 HV, untuk Quenching adalah 402.53 HV, Pada temperature 1050oC dengan pendingin Normalizing adalah 345.77 HV, untuk Quenching adalah 460.69 HV. Dan nilai kekuatan tarik adalah tertinggi adalah pada temperature 1000oC dengan pendinginan Quenching adalah 5716.15 (kg).Keywords: Baja AISI 1050, Pack Carburizing, Uji Kekerasan, Uji Tarik
RANCANG BANGUN MUFFLE FURNACE UNTUK PELEBURAN KUNINGAN 70-30% (YELLOW BRASS) DENGAN KAPASITAS 12 KG/PELEBURAN M. Safrian M. Safrian; Akhyar Ibrahim; Adi Saputra Ismy
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i1.645

Abstract

Industri pengecoran sangat dibutuhkan dalam pengembangan suatu produk, baik permesinan maupun produk rumah tangga dengan bahan bakar gas LPG. Dapur peleburan logam muffle furnace yang sederhana, mudah pembuatanya, portable sehingga dapat dijangkau oleh industri – industri pengecoran skala rumah tangga ataupun skala laboratorium. Tujuan merancang dan membuat alat ini adalah untuk mengetahui kalor yang dibutuhkan untuk melebur kuningan, mengetahui lama waktu yang digunakan, serta mengetahui efesiensi pada dapur peleburan, dan kapasitas produksi. Metode perancangan dan pembuatan dapur peleburan kuningan menggunakan metode pengujian dapur yaitu dengan melelehkan atau meleburkan kuningan bekas dengan menggunakan bahan bakar gas (LPG). Hasil pengujian adalah Tungku peleburan logam yang dihasilkan berkapasitas peleburan 12 Kg kuningan. Dimensi luar tungku berbentuk silinder dengan diameter 400 mm, tinggi 400 mm dan dimensi dalam diameter 300 mm dan tinggi 350 mm. Dari hasil pengujian diperoleh waktu yang dibutuhkan untuk melebur 12 Kg kuningan adalah 97 menit pada temperature mencapai 951oC dengan konsumsi bahan bakar sebanyak 3 kg gas LPG. Tungku ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam perkuliahan teknik pengecoran logam non ferro khususnya kuningan.Kata Kunci: Dapur Peleburan, Kuningan, Bahan Bakar Gas (LPG)

Page 7 of 13 | Total Record : 127