cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Permasalahan yang Dihadapi Siswa dalam Penggunaan Kata Ganti Relatif Pronouns di Kelas X TKR SMK Negeri 8 Majene Sulawesi Barat Nasrul Haq; Amra Ariyani; Nurul Asma
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 4 (2021): SPESIAL ISSUE EDISI 1
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi siswa kelas X TKR SMK Negeri 8 Majene dalam penggunaan kata ganti relatif pronouns. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa dalam menggunakan relatif pronous dan permasalahan yang menghambat mereka dalam mempelajari relative pronous. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling (empat puluh satu siswa kelas X TKR). Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes objektif dan angket. Data dari tes objektif ditabulasi dan dianalisis menjadi skor rata-rata dan data yang diperoleh dari angket ditabulasi dan dianalisis ke dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa banyak melakukan kesalahan dalam penggunaan kata ganti relatif pronouns dengan skor rata-rata 34,39. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa siswa memiliki masalah dalam menggunakan kata ganti relatif pronouns. Hal ini disebabkan oleh beberapa dari relative pronouns bahasa Inggris yang tidak dikuasai oleh mereka. Mereka memiliki motivasi belajar yang rendah, mereka tidak mendapatkan contoh yang cukup, latihan, dan mereka tidak memiliki bimbingan dari guru bahasa Inggris mereka.
Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Menulis Teks Deskriptif dengan Menggunakan Teknik Webbing Di Kelas IX SMP N 3 Alasa Talumuzoi Kab. Nias Utara Sumatera Utara Pribadi Hulu; Amra Ariyani; Neni Iriyani
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 4 (2021): SPESIAL ISSUE EDISI 1
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif, penulis menggunakan teknik Webbing. Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan Penelitian Tindakan Kelas sebagai metode penelitian. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan empat kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif yang di kumpulkan dengan menggunakan instrumen yaitu lembar observasi dan lembar evaluasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Teknik webbing sangat cocok dalam menulis khususnya teks deskriptif dan (2) Teknik webbing dapat memperbaiki kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif teks
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Kelas X IPA 3 MAN Manokwari Papua Barat Budiyanto Budiyanto; Fatimah Hidahyani Amin; Murni Asir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 4 (2021): SPESIAL ISSUE EDISI 1
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPA 3 MAN Manokwari tahun pelajaran 2021/2022 pada mata pelajaran Bahasa Inggris melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan 2 kali pertemuan setiap siklusnya. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 3 MAN Manokwari Tahun Pelajaran 2021/2022 yang terdiri dari 24 siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPA 3 pada pelajaran Bahasa Inggris mulai dari pratindakan, siklus I dan siklus II, yaitu 58,33 pada tahap pratindakan meningkat menjadi 75,00 pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 91,67 pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas X IPA 3 MAN Manokwari Tahun Pelajaran 2021/2022.
Meningkatkan Hasil Belajar dengan Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing Pada Materi Descriptive Text dan Annoucement pada Siswa X MIPA MAN 5 Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan Agus Sakti Widodo; Chairil Chairil; HJ Nurdiana Nawir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 4 (2021): SPESIAL ISSUE EDISI 1
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing pada materi teks descriptive dan announcement terhadap hasil belajar siswa kelas X MIPA MAN 5 Hulu Sungai Tengah Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas X MIPA berjumlah 22 orang yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan di MAN 5 Hulu Sungai Tengah. Berdasarkan hasil dan pembahasan pada penelitian tindakan kelas yang dilakukan terhadap siswa kelas X MIPA di MAN 5 Hulu Sungai Tengah semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019, peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada mata pelajaran Bahasa Inggris materi teks descriptive ada 13 siswa memperoleh nilai dengan standar KKM ≥ 70 atau sebanyak 59,1% pada hasil post-test 1dan ada 19 siswa memperoleh nilai dengan standar KKM ≥ 70 atau sebanyak 86,4% pada hasil post-test 2. Untuk hasil post-test 1pada materi announcement, ada 12 siswa memperoleh nilai dengan standar KKM ≥ 70 atau sebanyak 54,5% dan ada 21 siswa memperoleh nilai dengan standar KKM ≥ 70 atau sebanyak 95,4% pada hasil post-test 2 materi announcement. Dari data tersebut, ada peningkatan hasil belajar yang signifikan pada hasil belajar siswa dan ketuntasan secara klasikal minimal 85% dari jumlah siswa di kelas sudah terpenuhi. Dari hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan guru Bahasa Inggris menerapkan model pembelajaran Snowball Throwing sebagai salah satu alternatif dalam mengajar materi Bahasa Inggris karena itu mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas X IPS MA Ma’arif 10 Sendang Agung Kab. Lampung Tengah Lampung Lestari, Tri; Asfah , Indrawati; Ekawati, Ekawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar bahasa inggris. Subjek dari Penelitian ini adalah siswa kelas X IPS MA MA’ARIF 10 Sendang Agung semester ganjil dengan jumlah siswa 35 orang. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dan partisipasif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan dan tes tertulis.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini didukung dengan data penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan tes tertulis yang dilakukan pada pertemuan kedua di setiap siklusnya. Pada saat pra siklus, ketuntasan siswa hanya 30%, setelah dilaksanakan siklus I dengan model problem based learning persentase ketuntasan kemampuan belajar siswa sebesar 54% kemudian pada tindakan siklus II, ketuntasan kemampuan belajar mencapai 85%
Pengetahuan Cedera Olahraga Pada Siswa MTsN Barito Selatan Kalimantan Tengah Pasaribu, Martua; Irvan, Irvan; Amir, Atmam
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap pelaku olahraga memiliki resiko mengalami cedera saat melakukan aktivitas fisik seperti pada pendidikan jasmani, olahraga prestasi maupun olahraga kebugaran. Setiap lulusan dan siswa MTsN Barsel diharapkan memiliki kemampuan untuk dapat mencegah dan menangani cedera yang terjadi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan cedera olahraga siswa MTsN Barsel yang terkait dengan macam- macam cedera olahraga, lokasi cedera, faktor-faktor penyebab terjadinya cedera olahraga, penanganan pada cedera olahraga dan upaya pencegahan terjadinya cedera olahraga. Metode penelitian menggunakan teknik survey dengan menyebarkan angket dan wawancara yang diberikan kepada Siswa-siswi MTsN Barsel. Populasi dan sampel penelitian ini adalah Siswa-siswi MTsN Barsel dari kelas VII s.d IX tahun ajaran 2021/2022, pengambilan sampel menggunakan random sampling. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan cedera olahraga siswa kelas IX 35% katagori tinggi sekali, 62% katagori tinggi dan 3% katagori sedang. Tingkat pengetahuan cedera olahraga siswa kelas VIII 5% katagori tinggi sekali, 86% katagori tinggi, dan 9% katagori sedang; Tingkat pengetahuan siswa kelas VII 61% katagori tinggi dan 39% katagori sedang.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan cedera olahraga siswa MTsN Barito Selatan dalam katagori tinggi dan dalam mengimplementasikan penanganan cedera olahraga belum maksimal
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar IPS Melalui Implementasi Pembelajaran Inovatif Problem Based Learning (PBL) pada Materi Dinamika Penduduk Asia Siswa Kelas IX SMP Muhammadiyah 5 Padang Sumatera Barat Rahmadeni, Aulia; Zulfadli, Muhammad; Sumpala, Andi Tenri
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar IPS pada materi Dinamika Penduduk Asia. Penulis mencoba memberikan solusi atau tindakan menggunakan model Problem Based Learning dengan rumusan masalah bagaimanakah peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dengan model problem based learning di kelas IX SMP Muhammadiyah 5 Padang?. Serta tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dengan model problem based learning. Adapun kajian teori atau landasan dari penelitian ini tentang rendahnya hasil belajar dengan pemecahan masalah menggunakan model problem based learning. Untuk subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 5 Padang pada tahun 2020. Data penelitian ini dikumpulkan melalui lembar observasi dan dokumen berupa tes dan diolah dengan cara kualitatif dan persentase sederhana. Prosedur tindakan melalui perencanaa, pelaksanaa, pengamatan, dan refleksi. Penulis melakukan tindakan dalam penelitian sebanyak tiga siklus, dalam tindakan ini terjadi peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dengan model problem based learning di kelas kelas IX SMP Muhammadiyah 5 Padang
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Kelas V UPT SPF SD Inpres Bira 2 Makassar Sulawesi Selatan Sari, Septiani; Nurhaedah, Nurhaedah; Hamka, Muh
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas V UPT SPF SD Inpres Bira 2 Makassar. Data penguasaan siswa terhadap materi yang diajarkan diperoleh melalui tes diakhir setiap siklus. Sedangkan data aktivitas siswa dan proses pelaksanaan pembelajaran oleh guru diperoleh dengan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata niai siswa pada siklus I 71,42 dan pada siklus II 82,14 dan pada siklus III 92,85. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Basic Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas V UPT SPF SD Inpres Bira 2 Makassar
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Kelas IX A SMPN 2 Pahae Jae Kab. Tapanuli Utara Sumatera Utara Simanungkalit, Mahdonel; Awaru, A.Octamaya Tenri; Irianti, Irianti
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP N 2 Pahae Jae dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar IPS pada siswa SMP dengan pokok bahasan Masa Orde Baru (1966-1998). Problem Based Learning (PBL) atau Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) adalah metode belajar yang membelajarkan Peserta didik untuk memecahkan masalah dan merefleksikannya dengan pengalaman mereka, sehingga memungkinkan dikembangkannya keterampilan berfikir (penalaran, komunikasi dan koneksi) dalam memecahkan masalah yang bermakna, relevan dan kontekstual. Hasil penelitian memperlihatkan dengan metode PBL sesuai untuk diaplikasikan dalam pembelajaran bidang IPS, dan dapat dikombinasikan dengan metode konvensional lainnya untuk mencapai hasil pembelajaran secara optimal. Model PBL dinilai cukup efektif dalam memudahkan pemahaman peserta didik dan menghubungkan pengetahuan mereka dengan realitas permasalahan yang ada dalam masyarakat.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Terhadap Siswa Kelas VIII-1 UPTD SMP Negeri Satap 8 Barru Sulawesi Selatan Syafri, Syafri; Awaru, A.Octamaya Tenri; Irianti, Irianti
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap siswa kelas VIII-1.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah 21 orang siswa kelas VIII-1 UPTD SMP Negeri Satap 8 Barru Tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan atau tatap muka. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi selama kegiatan pembelajaran IPS berlangsung dengan menggunakan lembar observasi siswa dan guru, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Penelitian ini menggunakan dua bentuk analisis data yaitu analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar dalam pelaksanaan pembelajaran mulai dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan dengan cara melalui semua komponen atau karakteristik model pembelajaran Problem Based Learning yang terangkum dalam 15 indikator aktivitas dan melalui penyampaian informasi (penyajian kelas), kegiatan belajar kelompok dengan model pembelajaran Problem Based Learning, pelaksanaan tes, dan skor peningkatan individu. Peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 86,35%. menjadi 92,06% pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning selama pelaksanaan tindakan mengalami peningkatan dari siklus I sampai dengan siklus II. Hasil belajar siswa memenuhi nilai KKM (70) pada siklus I sebanyak 17 siswa (80,95%); meningkat pada siklus II sebanyak 18 siswa (85,71%). Dengan demikian penerapan pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS

Page 16 of 120 | Total Record : 1193