cover
Contact Name
Hasba Edukasi Mandiri
Contact Email
info@hasbaedukasi.co.id
Phone
+6285348848226
Journal Mail Official
info@hasbaedukasi.co.id
Editorial Address
Kompleks Green Kemilau Pelangi, B. 04, Jl. Handil Bahalang I, Simpang Empat, Kec. Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 70654
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi
ISSN : -     EISSN : 30629624     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi adalah jurnal peer-review yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan ide-ide inovatif di antara para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu. Kami menerima kontribusi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus, dan laporan teknis yang mencakup berbagai bidang keilmuan, termasuk tetapi tidak terbatas pada: Sains dan Teknologi: Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Informatika, Teknik, dan Ilmu Lingkungan. Ilmu Sosial dan Humaniora: Sosiologi, Antropologi, Psikologi, Ekonomi, Pendidikan, Hukum, Sejarah, dan Filsafat. Kesehatan dan Kedokteran: Kedokteran, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Ilmu Biomedis. Bisnis dan Manajemen: Manajemen, Akuntansi, Keuangan, Pemasaran, dan Kewirausahaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 677 Documents
Pengaruh Budaya Populer Terhadap Pola Pikir Remaja di Indonesia Ahmad Faqih; Ilah Holilah
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.331

Abstract

This study aims to analyze the influence of popular culture on the mindset of adolescents in Indonesia. Popular culture, such as music, films, social media, and fashion trends, has a significant role in shaping the way today's adolescents think, behave, and act. Using a descriptive qualitative method, data was collected through literature studies, observations, and interviews with several adolescents from various backgrounds. The results of the study indicate that popular culture can influence adolescents' perceptions of self-identity, social values, and lifestyle. In addition, the flow of globalization also strengthens the influence of foreign culture, causing a shift in the mindset of adolescents who tend to be more individualistic and consumptive. However, popular culture also provides space for creative expression and forms solidarity between adolescents. Therefore, it is important for educators and parents to provide assistance and media literacy so that adolescents are able to filter information critically and still uphold local values. This study is expected to be a reference in understanding the psychosocial dynamics of adolescents in the digital era.
Upaya Mereduksi Dampak Negatif Media Sosial Melalui Bimbingan Klasikal Dengan Teknik Self Monitoring Pada Siswa Kelas VIII E SMPN 4 Madiun Rofiatul Adawiyah; Nunung Lusiana Margawati; Tyas Martika Anggriana
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.334

Abstract

Penggunaan media sosial yang berlebihan pada remaja, khususnya siswa SMP, dapat memicu berbagai dampak negatif seperti penurunan konsentrasi belajar, kecemasan, dan gangguan pengaturan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi dampak negatif penggunaan media sosial melalui layanan klasikal dengan teknik self monitoring pada siswa kelas VIII E SMPN 4 Madiun. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK). Subjek penelitian berjumlah 32 siswa.. Teknik pengumpulan data meliputi jurnal harian siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik time series untuk melihat kecenderungan perubahan perilaku dan emosi dari waktu ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata durasi penggunaan media sosial dari 4,6 jam menjadi 1,2 jam per hari. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam emosi siswa dari perasaan cemas dan lelah menjadi lebih tenang dan bahagia. Skala Likert yang digunakan untuk mengukur dampak intervensi menunjukkan bahwa tiga siswa berada pada kategori sangat baik dan dua siswa dalam kategori cukup baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa layanan klasikal dengan teknik self monitoring efektif dalam meningkatkan kesadaran diri, pengendalian perilaku bermedia sosial, dan kesejahteraan emosional siswa.
Digitalisasi Pelayanan Publik di Era Revolusi Industri 4.0 Yuni Antika; Mutia Sabila; Desta Natalia; Devi Auliya Sari; Ihwan Nuddin
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.337

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai perkembangan teknologi digital yang pesat dan telah mendorong transformasi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Era Revolusi Industri 4.0 menuntut adanya adaptasi sistem pemerintahan menuju digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses digitalisasi pelayanan publik di era Revolusi Industri 4.0, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan strategi untuk optimalisasi implementasinya. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi, sumber daya manusia yang kompeten, keamanan siber yang handal, serta komitmen kuat untuk memastikan bahwa digitalisasi dapat benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Dan Infrastruktur Di Desa Tumani  Selatan Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan Marini Preisy Kaloh; Daisy S.M. Engka; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan Dana Desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan infrastruktur di Desa Tumani Selatan, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Data penelitian diperoleh melalui pendekatan campuran, yaitu data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dan kuisioner terhadap 30 responden, serta data sekunder dari arsip dan catatan resmi di kantor Hukum Tua Desa Tumani Selatan. Pendekatan kualitatif dengan metode purposive sampling digunakan untuk memperoleh data yang relevan, sementara analisis efektivitas diterapkan guna mengevaluasi keberhasilan program-program yang didanai oleh Dana Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar program pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang didanai oleh Dana Desa telah berjalan efektif. Program pembangunan seperti pengerasan jalan, Paving dan rabat beton, serta program bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan distribusi pupuk, bibit, dan beras, terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian, terdapat beberapa program yang belum sepenuhnya mencapai target yang diharapkan. Secara keseluruhan, pemanfaatan Dana Desa menunjukkan pengelolaan yang baik dan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan adanya evaluasi berkelanjutan dan perbaikan pada program-program tertentu untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, sehingga manfaat Dana Desa dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat di Desa Tumani Selatan.
Dampak Penerapan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia Desi Azzahra Sunty; Natasya Alvionita; Cholina Aprilian Partangi Sinaga; Tegar Victor Pratama Aritonang
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.339

Abstract

Penerapan Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi keluarga miskin. Program ini menggantikan bantuan pangan tunai menjadi sistem non-tunai yang lebih efisien. Dengan bantuan sebesar Rp110.000 per bulan yang ditransfer melalui ATM atau Kartu Keluarga Sejahtera, BPNT diharapkan dapat meningkatkan konsumsi pangan bergizi dan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga miskin. Penelitian ini menggunakan metode literatur review untuk mengevaluasi dampak BPNT terhadap kesejahteraan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa meskipun BPNT telah berhasil meningkatkan akses pangan, masih terdapat tantangan dalam implementasi, seperti ketidakketepatan sasaran dan masalah administrasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan agar BPNT lebih efektif dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.
Sentralisasi Kewenangan dalam Pengelolaan Pertambangan atas Penurunan Peran Pemerintah Daerah dalam Pembaharuan hukum pertambangan Farhan Setyo Oetomo
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.340

Abstract

Pengelolaan sektor pertambangan di Indonesia telah mengalami transformasi signifikan melalui kebijakan sentralisasi kewenangan oleh pemerintah pusat, sebagaimana diatur dalam berbagai revisi undang-undang pertambangan. Langkah ini bertujuan menyederhanakan perizinan, meningkatkan investasi, dan memperkuat kontrol terhadap praktik pertambangan. Namun, sentralisasi tersebut telah berdampak pada menurunnya peran strategis pemerintah daerah yang sebelumnya memiliki otoritas dalam penerbitan izin, pengawasan, dan pengaturan kebijakan ruang wilayah. Penelitian ini menyoroti ketimpangan yang timbul akibat pelemahan otonomi daerah, khususnya dalam hal kontrol sosial, perlindungan lingkungan, serta pengakomodasian kepentingan lokal dalam kegiatan pertambangan. Metode kajian normatif ini menekankan pentingnya partisipasi daerah dalam reformasi hukum pertambangan untuk menjamin tata kelola yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi pemerintah pusat tanpa sinergi daerah berpotensi memperbesar konflik sosial, kerusakan lingkungan, dan ketimpangan pembangunan. Oleh karena itu, pembaharuan hukum pertambangan perlu diarahkan pada model tata kelola yang menyeimbangkan kepentingan nasional dan lokal secara proporsional.
GAP Generasi dalam Adaptasi Teknologi di Sektor Publik : Kajian Literatur terhadap Tantangan dan Strategi Transformasi Digital Visye Antasya; Nira Sania Putri; Nabila Trisya Fathiyah; Maritza Regita Padmarini; Suryani Damayanti
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.345

Abstract

Memasuki era Society 5.0, transformasi digital menjadi kekuatan utama dalam mendorong efisiensi dan inovasi di sektor publik. Namun, perbedaan karakteristik antargenerasi khususnya antara Generasi Y (Milenial) dan Generasi Z menimbulkan tantangan adaptasi yang tidak dapat diabaikan. Kajian literatur ini mengkaji kesenjangan generasi (generation gap) dalam konteks adaptasi teknologi, serta merumuskan strategi transformasi digital yang inklusif bagi organisasi sektor publik. Melalui pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini menyoroti respons generasi terhadap teknologi, peran resiliensi dalam menghadapi tekanan kerja digital, serta pentingnya kepemimpinan yang kolaboratif dan adaptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun kedua generasi tergolong digital native, mereka memiliki preferensi, gaya kerja, dan ekspektasi yang berbeda dalam menghadapi perubahan. Oleh karena itu, strategi organisasi harus mencakup pendekatan lintas-generasi, komunikasi terbuka, pelatihan berbasis teknologi, serta program mentorship yang menjembatani perbedaan. Dengan memahami dinamika generasi dalam ekosistem digital, sektor publik dapat memperkuat kapabilitas organisasinya dan memastikan keberhasilan transformasi digital yang berkelanjutan.
Influence Of Perceived Usefulness, Perceived Ease Of Use And Social Influence On Behavioral Intention To Use Of E-Hailing Applications In Padang City: A Review Based On The Technology Acceptance Model Approach Nadia Putri Winata; Perengki Susanto
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.346

Abstract

This study aims to analyze the ease of use of e-hailing applications in Padang City using the Technology Acceptance Model approach. The population in the study were people living in Padang City who had the E-Hailing Application on their mobile phones and the number of samples in this study was 280 respondents. The research method used was quantitative with data collection through online questionnaires. Data analysis was carried out using SmartPLS 4.0.9.9 software. The results of this study indicate that: (1) Perceived Ease of Use has a positive and significant effect on Perceived Usefulness. (2) Perceived Usefulness has a positive and significant effect on Behavioral Intention to use. (3) Perceived Ease of Use has a positive and significant effect on Behavioral Intention to use. (4) Social Influence has a positive and significant effect on Behavioral Intention to use. This study concludes that benefits, ease of use, and social influence are important factors in driving the adoption of e-hailing services. These results can be a basis for application developers and policy makers in designing strategies that are more adaptive to local user needs and behavior.
Implementasi Kegiatan Jumat Rohani Terhadap Pembinaan Karakter Siswa Di UPT SMP Negeri 038 Sionom Hudon Tonga Arip Sitompul; Dosma Malau; Elis Kartina Manurung; Nursalimah Tumanggor; Sakto Frans
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.347

Abstract

Orang tua dan Guru pendidikan agama Kristen memiliki tanggung jawab yang sama dalam membentuk karakter dan perilaku yang baik pada siswa, terutama dalam mengatasi kenakalan di lingkungan sekolah. Kesehatan mental (spiritual) merupakan faktor penting yang menentukan akhlak yang baik agar manusia memiliki moral yang mulia. Oleh karena itu, untuk menanamkan nilai-nilai moral pada siswa, sekolah mengadakan kegiatan Jumat Rohani (jumroh), yang dilaksanakan pada awal setiap bulan pada pagi hari Jumat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan iman, pemahaman, penguatan, dan praktik ajaran Kristen, sehingga siswa menjadi orang Kristen yang beriman, takut kepada Tuhan, dan memiliki pola pikir yang mulia. Penelitian ini berfokus pada pengaruh kegiatan Jumat Rohani terhadap pembinaan akhlak siswa yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Agama Kristen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kegiatan Jumat Rohani (jumroh) di UPT SMP Negeri 038 Sionom Hudon Tonga dan pengaruhnya terhadap pembinaan akhlak siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu wawancara, observasi, dan studi pustaka.
Analisis Yuridis Tentang Pengaturan Pertanggungjawaban Hukum Atas Konten Berbahaya Dalam Media Sosial Khaerul Bahran
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.348

Abstract

Penelitian ini membahas analisis yuridis terhadap pengaturan pertanggungjawaban hukum atas konten berbahaya dalam media sosial di Indonesia. Perkembangan pesat teknologi informasi telah menjadikan media sosial sebagai ruang publik utama, namun juga memunculkan tantangan berupa penyebaran konten berbahaya seperti ujaran kebencian, hoaks, pornografi, dan radikalisme. Pengaturan hukum di Indonesia, khususnya melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta peraturan pelaksanaannya, telah memberikan dasar hukum untuk menindak konten berbahaya. Namun, efektivitas pengaturan ini masih menghadapi kendala seperti multitafsir norma, ketidakjelasan definisi konten berbahaya, dan keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum. Selain itu, tanggung jawab platform media sosial sebagai penyelenggara sistem elektronik belum diatur secara tegas dan mekanisme moderasi konten masih diperdebatkan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya harmonisasi regulasi, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta kolaborasi antara pemerintah, platform, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan tetap menghormati kebebasan berekspresi.