cover
Contact Name
Mohamad Saripudin
Contact Email
mohamadsaripudin@upi.edu
Phone
+6289637524005
Journal Mail Official
dgcjuntirta@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ciwaru Raya, Cipare, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Diversity Guidance and Counseling Journal
ISSN : -     EISSN : 30248930     DOI : -
Core Subject : Education,
Merupakan jurnal peer-review dalam bidang bimbingan dan konseling. Jurnal Diversity dikelola oleh Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
Profil Harga Diri Siswa SMK Nasyrul Ulum Kota Pandeglang Gusman, Wilasantika; Sholih, Sholih; Prabowo , Arga Satrio
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai harga diri siswa SMK Nasyrul Ulum Kota Pandeglang Tahun Ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 91 seluruh siswa SMK Nasyrul Ulum dari kelas X sampai XII jurusan RPL dan BDP. Teknik pengambilan data menggunakan skala ukur harga diri siswa yang terdiri dari instrumen kuesioner berupa angket sebanyak 58 butir. Aspek harga diri yaitu terdiri dari kekuatan, keberartian, kebajikan, dan kemampuan. Berdasarkan hasil uji alat ukur didapatkan validitas sebanyak 38 butir valid dan untuk hasil uji reliabilitas sebesar 0.865 dengan klasifikasi sangat kuat/tinggi. Setelah dilakukan penelitian terhadap siswa didapatkan gambaran hasil harga diri siswa SMK Nasyrul Ulum Kota Pandeglang berada pada kategori sedang dengan persentase 73% sebanyak 66 siswa, 15% sebanyak 14 siswa berada pada kategori rendah, dan 12% sebanyak 11 siswa berada pada kategori tinggi. Jika harga diri ditinjau dari jenis kelamin, dan jurusan yang ada di SMK Nasyrul Ulum maka gambaran harga diri berada pada kategori sedang. Maka, perlunya penanganan lebih lanjut oleh guru BK untuk siswa yang berada pada kategori rendah maupun maupun sedang.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Prestasi Belajar Siswa di Kelas XI SMA Negeri 1 Tirtayasa Aziz, Abdul; Muhibbah, Siti; Rahmawati, Rahmawati
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i2.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam pola asuh yang dianut oleh orang tua siswa berdasarkan data yang diperoleh dari siswa di sekolah, prestasi belajar siswa selama satu semester di sekolah, dan hubungan pola asuh dengan prestasi belajar anak di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang dipilih adalah siswa kelas XI MIPA 1 dan sampel yang digunakan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi data serta analisis menggunakan analisis product moment dari Carl Pearson. Hasil penelitian ini adalah pola asuh orang tua yang dilakukan oleh orang tua kepada siswa berdasarkan data siswa didominasi oleh pola asuh demokratis sebanyak 23 siswa (71.875), pola asuh permisif sebanyak 2 siswa (6,25%), Pola asuh otoriter. sebanyak 5 siswa (12,5%) dan pola asuh lalai sebanyak 4 siswa (12,5%) dari total 32 siswa (100%). Prestasi belajar siswa dibagi menjadi 3 kategori dengan hasil 15 siswa (46,875%) termasuk dalam kategori tinggi, 14 siswa (43,75%) termasuk dalam kategori sedang dan (9,375%) termasuk dalam kategori rendah. Ada hubungan positif dan signifikan antara pola asuh demokratis dengan prestasi belajar sebesar 28,7%, pola asuh permisif dengan prestasi belajar terdapat hubungan positif dan signifikan sebesar 17,3%, hubungan pola asuh otoriter dengan prestasi belajar terdapat hubungan positif dan signifikan sebesar 13,2% , dan hubungan antara pola asuh lalai dengan prestasi akademik memiliki hubungan yang positif dan signifikan sebesar 20,7%.
Pengembangan Buku Panduan Pelaksanaan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Cinema Therapy Untuk Meningkatkan Efikasi Diri Akademik Simamora, Hartina Lasmawaati; Rochanie, Rochanie; Handoyo, Alfiandy Warih
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i2.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik cinema therapy untuk memudahkan guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan bimbingan kelompok dan memberikan gambaran serta inovasi dalam pelaksanaan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model ADDIE yang terdapat tiga tahapan yaitu: tahap analisis (analysis), tahap desain (design) dan tahap pengembangan (development). Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan uji kelayakan ahli terhadap produk yang dikembangkan. Tetapi penelitian ini dibatasi hanya sampai dengan pengembangan. Hasil yang diperoleh dari uji kelayakan produk buku panduan pada ahli materi memperoleh presentase sebesar 81% termasuk dalam kategori “sangat layak”, sedangkan hasil ahli media memperoleh sebesar 94% termasuk kategori “sangat layak”. Dapat disimpulkan bahwa buku panduan pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik cinema therapy sangat layak digunakan guru bimbingan dan konseling untuk siswa.
Pengembangan Media Permainan Ludo Bullying Untuk Meningkatkan Pemahaman Bullying Pada Remaja Fauziah, Fauziah; Rochani, Rochani; Handoyo, Alfiandy Warih
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i2.23

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan maraknya tindakan bullying yang dilakukan oleh remaja di satuan pendidikan terutama pada siswa Sekolah Menengah Atas. Salah satu upaya mencegah tindakan bullying yakni memberi pemahaman mengenai bullying sebagai edukasi oleh guru Bimbingan dan Konseling kepada siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Bimbingan dan Konseling yakni Media Permainan Ludo Bullying yang dapat digunakan untuk mencegah bullying dalam pengembangan produk. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Konsep pengembangan model 4-D yakni Define, Desaign, Development and Dissemination (Pendefinisian, Perancangan, Pengembangan, dan Penyebaran). Hasil Penelitian yakni berdasarkan uji ahli nilai rata-rata produk ludo bullying sebesar 93,52%. Artinya memenuhi kriteria penilaian berada di kategori “sangat layak”. Selanjutnya, respon yang dilibatkan dalam uji coba terbatas adalah 12 responden dari siswa kelas X SMAN 19 Kabupaten Tangerang. Perolehan yang didapatkan dari hasil uji respon ialah sebesar 91,02% dengan kategori “sangat baik” dan termasuk kedalam kategori media “sangat layak”. Peneliti memperoleh data skor pre-test dan post-test dari hasil uji coba terbatas yang selanjutnya didapatkan perhitungan nilai N-Gain Score sebesar 0,8388 berada pada kategori “tinggi” (0,8388 > 0,7) dan N-Gain Persen yakni sebesar 83.88% berada pada kategori “efektif” (83.88% > 76%). Maka dapat diartikan bahwa pengembangan produk media permainan ludo bullying dapat meningkatkan pemahaman bullying pada remaja dan sangat layak diimplementasikan kepada pengguna. Adapun komponen dalam paket produk yaitu papan permainan, empat versi kartu permainan, buku panduan pelaksanaan permainan, dadu, pengocok dadu, pion, serta kemasan permainan.
Pengembangan buku panduan pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik symbolic modeling untuk meningkatkatkan personal safety skills siswa Zulfia, Rahayu; Nurmalla, Meilla Dwi; Prabowo, Arga Satrio
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i2.25

Abstract

Personal safety skills merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh siswa, oleh karenanya haruslah ada upaya untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan personal safety skills. Media memiliki peran penting dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling kepada siswa (Afriani, Afiati, dan Conia:2021). Salah satu upaya yang bisa dilakukan ialah pemberian layanan bimbingan kelompok melalui pemanfaatan media bimbingan dan konseling. Oleh karenanya penelitian yang akan dilakukan untuk mengembangkan buku panduan pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik symbolic modeling, dengan harapan akan memudahkan guru Bimbingan dan Konseling dalam melaksanakan bimbingan kelompok dengan teknik symbolic modeling dan diharapkan mampu meningkatkan personal safety skills siswa melalui kegiatan bimbingan kelompok yang menarik. Menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) penelitian ini dilakukan, dan ADDIE menjadi model yang diadaptasi untuk pelaksanaan penelitian yang disederhanakan dalam tiga tahapan yaitu tahap analisis, perancangan dan pengembangan. Uji kelayakan ahli menjadi teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan dengan kriteria kelayakan yang dikembangkan oleh Arikunto. Hasil uji kelayakan untuk materipada indikator kesesuaian materi didapati persentase sebesar 94%, 80% untuk indikator mendorong keingintahuan, 100% untuk indikator teknik penyajian, lugas, komunikatif, kesesuain dengan kaidah Bahasa. Kemudian hasil uji kelayakan untuk media pada indikator ukuran buku didapati presentase sebesar 60%, 83% untuk indikator desain cover buku dan hasil yang sama dengan indikator cover buku pada indikator desain isi buku. Hasil uji kelayakan dari dua ahli, yakni materi dan media sebesar 84,5%, artinya buku panduan pelaksanaan bimbingan kelompok dengan metode diskusi yang dibuat peneliti termasuk dalam kriteria “layak”.
Pengaruh Teknik Self Regulated Learning Terhadap Peningkatan Kedisiplinan Belajar Siswa Sari, Adinda Maulida; Dalimuthe, Raudah Zaimah; Conia, Putri Dian Dia
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i2.27

Abstract

Disiplin belajar merupakan sebuah perilaku taat dan patuh terhadap sebuah peraturan. Disiplin memiliki peranan penting dalam sebuah kesuksesan seseorang. Kedisiplinan harus tertanam dalam pribadi setiap siswa. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui apakah ada perubahan dari pengaruh teknik self regulated learning terhadap peningkatan kedisiplinan belajar siswa pada siswa kelas VII MTS Mathlaul Huda tahun ajaran 2022/2023. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan one group pre test and post test design. Hasil pre-test menunjukkan dari total 103 siswa yang mengikuti pre-test, 17 siswa berada pada kategori rendah, 63 siswa berada pada kategori sedang, dan 23 siswa pada kategori tinggi. Uji hipotesis penelitian dilaksanakan menggunakan uji wilcoxon signed ranks test. Terdapat peningkatan antara kedisiplinan belajar siswa sebelum dan setelah dilaksanakan treatment melalui bimbingan kelompok dengan teknik self regulated learning. Dengan N=9, nilai Z = -2.670 dan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.008. Analisis uji wilcoxon signed ranks test pada proses pengambilan keputusan hipotesis, nilai yang diperolah adalah 0,005 lebih rendah dari pada 0.05, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis dinyatakan diterima. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Secara data statistik dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik self regulated learning dapat mempengaruhi dalam peningkatan kedisiplinan belajar siswa kelas VII MTS Mathlaul Huda tahun ajaran 2022/2023.
Hubungan Sibling Relationship Terhadap Prestasi Akademik : (Studi Korelasional Terhadap Siswa kelas VII dan VIII SMPN 3 Mandalawangi Tahun Ajaran 2022/2023) Nurfadilah, Syifa; Khairun , Deasy Yunika; Wibowo, Bangun Yoga
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i3.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sibling relationship terhadap prestasi akademik. Populasi penelitian yaitu siswa kelas VII dan VIII SMPN 3 Mandalawangi. Teknik pengambilan sampel menggunkan purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 55 siswa. Analisis data menggunakan korelasi person. Hasil uji korelasi didapatkan nilai Sig. 0.070 > 0.05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel sibling relationship secara signifikan tidak memiliki hubungan dengan prestasi akademik siswa. Sibling relationship tidak memiliki hubungan dengan prestasi akademik siswa SMPN 3 Mandalawangi.
Profil Perilaku Membolos dan Implikasi Terhadap Program Bimbingan dan Konseling Fitriyatunnisa, Fitriyatunnisa; Afiati, Evi; Conia, Putri Dian Dia
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i3.39

Abstract

Perilaku membolos merupakan bentuk perilaku peserta didik yang meninggalkan tugas dan meninggalkan sekolah pada saat proses pembelajaran yang seharusnya diikuti oleh peserta didik dalam waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peserta didik yang memiliki perilaku membolos dan merancang Program Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial untuk mengatasi perilaku membolos XI di SMAN 7 Kota Serang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket yang meliputi perilaku serta faktor penyebab membolos. Dari hasil analisis data perilaku membolos siswa SMAN 7 Kota Serang termasuk kategori rendah, dari 60 siswa 95 persen kategori rendah dan hanya 5 persen perilaku membolosnya berkategori sedang, dan tidak ada seorangpun siswa berkategori tinggi. Faktor terbesar perilaku membolos siswa lebih disebabkan karena faktor internal yang berasal dari siswa itu sendiri, hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pribadi siswa memiliki faktor yang cukup dominan dibandingkan aspek keluarga dan sekolah. Namun demikian, beberapa indikator dari faktor pribadi siswa tidak terlalu mengkhawatirkan. Motivasi belajar rendah siswa mayoritas berkategori sedang (65,0%) dan 35 persennya berkategori rendah. Artinya motivasi belajar siswa masuk kategori sedang dan tinggi, tidak ada yang motivasi belajarnya rendah. Semakin tinggi motivasi belajar untuk memacu prestasi maka semakin rendah perilaku membolos.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Management Untuk Mengurangi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas XI SMAN 1 Pandeglang Rasyid, Apriliane Khalimatus Sofia; Dalimunthe, Raudah Zaimah; Wibowo , Bangun Yoga Wibowo
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i3.42

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik self management dapat mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas XI. Peneliti menggunakan desain pra eksperimental. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu angket dalam bentuk kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji hipotesis. Hasil penelitian menggambarkan prokrastinasi akademik kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Pandeglang dilihat dari nilai yang paling banyak adalah kategori tinggi. Maka dapat disimpulkan prokrastinasi akademik sebesar 75%. Adapun hasil uji paired sample T-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima. Maka dapat dinyatakan sebelum dan sesudah tes self management dapat mengurangi prokrastinasi akademik siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pandeglang. Penerapan teknik self management dalam konseling kelompok efektif untuk mengurangi prokrastinasi akademik siswa di sekolah.
Profil Self Disclosure Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Serang Tahun Ajaran 2022/2023 Solehah, Hafiatun; Khairun, Deasy Yunika; Conia, Putri Dian Dia
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i3.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat self-disclosure siswa kelas VIII di SMPN 10 Kota Serang dan mengevaluasi fenomena awal yang teramati di sekolah. Data dikumpulkan melalui angket yang mengukur self-disclosure siswa dalam enam aspek: sikap dan opini, selera dan minat, sekolah, keuangan, kepribadian, dan fisik. Penelitian ini melibatkan 184 responden yang dipilih secara acak dari populasi siswa kelas VIII di SMPN 10 Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan instrument Jourard Self-Disclosure (JSDQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa (70%) berada dalam kategori self-disclosure "sedang". Meskipun berbeda dengan fenomena awal yang mengindikasikan self-disclosure rendah, penelitian ini menunjukkan adanya kecenderungan siswa untuk mengungkapkan informasi diri dalam berbagai aspek, meskipun belum mendetail. Hubungan yang terjalin dengan teman sebaya cenderung cukup dekat, namun masih kurang dalam hal keakraban. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa self-disclosure siswa cenderung meningkat selama masa remaja. Hal ini sesuai dengan penemuan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa self-disclosure merupakan faktor penting dalam membangun hubungan interpersonal yang lebih intim dan saling memahami. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya meningkatkan self-disclosure siswa untuk membangun hubungan pertemanan yang lebih baik dan saling mendukung. Program pembinaan dan konseling di sekolah dapat difokuskan pada pengembangan kemampuan self-disclosure siswa dalam aspek-aspek yang perlu ditingkatkan.