cover
Contact Name
Angga Hadiapurwa
Contact Email
angga@upi.edu
Phone
+6285722923393
Journal Mail Official
hipkin.jer@gmail.com
Editorial Address
Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) Curriculum Development Study Program Office Faculty of Education Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Hipkin Journal of Educational Research
ISSN : 3047535X     EISSN : 30475309     DOI : -
Hipkin Journal of Educational Research (Hipkin JER) e ISSN: 3047-5309 p ISSN: 3047-535X published by the Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)/Indonesian Curriculum Developer Association in collaboration with the Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas Pendidikan Indonesia. Hipkin JER features empirical, theoretical, and methodological articles that understand education, curriculum, and learning. Hipkin JER publishes peer-reviewed analyses covering educational research across all subfields and disciplines, all levels of analysis, and multiple levels of education. It also encourages implementation at all levels of education throughout life and all forms of learning. Hipkin JER welcomes submissions of articles that reflect various perspectives, topics, contexts, and methods, including interdisciplinary and multidisciplinary fields in education. All issues of Hipkin JER publications are available to browse online.
Articles 50 Documents
Curriculum implementation in accounting major at SMK Pajajaran Bandung Wicaksono, Muhammad Adi; Salsabila, Khaila Nur; Salsabila, Zahrah; Maya, Maya
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.35a

Abstract

The curriculum is a learning guideline that includes objectives, content, methods, and evaluations to achieve the expected competencies. This study examines the implementation of the accounting curriculum at SMK Pajajaran Bandung, focusing on the use of technology, alignment of skills with workforce demands, the effectiveness of teaching approaches, and curriculum evaluation. The aim is to explore how the accounting curriculum is applied, considering its relevance to the skills required in the job market, teaching methods, technology integration, and curriculum evaluation. The research employs a qualitative method, collecting data through interviews, observations, and document analysis. Findings reveal that the accounting curriculum at SMK Pajajaran Bandung is well-designed to enhance students' competencies for workforce demands. It integrates technical skills, soft skills, and technology, such as accounting software, and relevant taxation and financial management knowledge. Teaching methods like lectures, hands-on practice, and case studies improve theoretical understanding and analytical skills. Lastly, ongoing curriculum evaluation ensures its relevance to industry needs and technological advancements, making teaching more adaptive and preparing students to be job-ready and adaptable to technological changes.   Abstrak Kurikulum merupakan pedoman pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, metode, dan evaluasi untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Penelitian ini mengkaji implementasi kurikulum akuntansi di SMK Pajajaran Bandung, dengan fokus pembahasan pada penggunaan teknologi, kesesuaian keterampilan dengan kebutuhan dunia kerja, efektivitas pendekatan pembelajaran, serta evaluasi kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana implementasi kurikulum pembelajaran pada jurusan akuntansi di SMK Pajajaran Bandung dilaksanakan, dengan memperhatikan beberapa aspek yaitu kesesuaian kurikulum dengan keterampilan yang diperlukan dalam dunia kerja, pendekatan pembelajaran, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, serta evaluasi kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum akuntansi di SMK Pajajaran Bandung dirancang dengan baik untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Implementasi pembelajaran pada kurikulum yang digunakan memadukan keterampilan teknis, soft skills, dan integrasi teknologi, yaitu penggunaan perangkat lunak akuntansi dan pengetahuan yang relevan seperti perpajakan dan pengelolaan data keuangan. Pendekatan pembelajaran, seperti ceramah, praktik, dan studi kasus, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman teori dan keterampilan siswa, sekaligus mengembangkan kemampuan analisis. Terakhir, evaluasi kurikulum dilakukan untuk memastikan kurikulum tetap relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. Evaluasi ini memungkinkan pengajaran yang lebih adaptif, memastikan siswa tidak hanya siap untuk dunia kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kata Kunci: implementasi kurikulum; kurikulum akuntansi; Kurikulum Merdeka; teknologi pendidikan
Curriculum innovation at SMK PGRI 2 Cimahi: Preparing students for the workforce Triani, Dinda Ayu; Aldi, Muhammad; Fauzi, Nabilla Hapsari Putri; Safitri, Risa Nur
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.40

Abstract

A good curriculum not only focuses on understanding academic material but must also be able to shape students' skills and character so that they are ready to face increasingly complex global challenges. This study aims to analyze the implementation of curriculum innovation at SMK PGRI 2 Cimahi in equipping students to face the world of work through integrating technology, strengthening soft skills, and providing industrial certification. In addition, this study also examines curriculum development strategies that follow the needs of the Business World and the Industrial World (DUDI), as well as identifying the challenges faced and solutions applied in curriculum collaboration to produce graduates who are competitive and ready to enter the world of work. The research method used is qualitative, using interviews, literature, and document studies. The results of this study indicate that SMK PGRI 2 Cimahi implements two curricula, namely the Merdeka Curriculum and the 2013 Curriculum. This curriculum innovation is integrated with internship programs (PKL), technology such as MYOB accounting software, and the provision of industrial certification in collaboration with DUDI partners. In addition, soft skills are strengthened through professional ethics training and habituation programs, which involve alums in developing student skills. This research is expected to contribute to developing the SMK curriculum in Indonesia, especially in the context of globalization and digitalization.   Abstrak Kurikulum yang baik tidak hanya berfokus pada pemahaman materi akademik saja, tetapi juga harus mampu membentuk keterampilan serta karakter peserta didik agar siap menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inovasi kurikulum di SMK PGRI 2 Cimahi dalam membekali peserta didik untuk menghadapi dunia kerja melalui pengintegrasian teknologi, penguatan soft skills, dan penyediaan sertifikasi industri. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji strategi pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan solusi yang diterapkan dalam kolaborasi kurikulum guna menghasilkan lulusan yang kompetitif dan siap memasuki dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi pustaka, dan dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa SMK PGRI 2 Cimahi menerapkan 2 kurikulum yaitu Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Inovasi kurikulum ini diintegrasikan dengan program magang (PKL), penggunaan teknologi seperti perangkat lunak akuntansi MYOB, serta penyediaan sertifikasi industri yang bekerja sama dengan mitra DUDI. Selain itu, penguatan soft skills dilakukan melalui pelatihan etika profesional dan program pembiasaan, yang melibatkan alumni dalam proses pengembangan keterampilan peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan kurikulum SMK di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi. Kata Kunci: DUDI; dunia usaha dan dunia industri; inovasi kurikulum; kolaborasi industri; kurikulum merdeka
Analysis of Kurikulum Merdeka tools at SMK Bina Sarana Cendekia Bandung Vinaya, Aurell; Marischa, Naifa Nur; Meydiawanti, Salsabilla; Amanda, Shafira Putri
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.37

Abstract

This research aims to analyse the challenges and opportunities in preparing and implementing curriculum tools based on the Kurikulum Merdeka at SMK Bina Sarana Cendekia. This study emphasizes the importance of flexible learning and character development through a project-based approach, which are key aspects of the Kurikulum Merdeka framework. Using qualitative research methods, data were collected through interviews, observations, and documentation to gain insights from teachers and staff about their views on the curriculum. The findings reveal that the development of curriculum tools requires continuous teacher training, cross-sector collaboration, and improvements in supporting facilities. Key challenges include a lack of understanding of new elements such as Learning Outcomes (CP), Learning Objectives (TP), and the Flow of Learning Objectives (ATP), as well as difficulties some educators face with technology application. In conclusion, while implementing the Kurikulum Merdeka holds significant potential to enhance the relevance of vocational education to industry needs, it also faces various challenges related to understanding and applying the new elements. Addressing these challenges through intensive teacher training, innovative project-based teaching modules, and strengthened collaboration with industry is essential for effective implementation at SMK Bina Sarana Cendekia.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam penyusunan dan implementasi alat kurikulum berdasarkan Kurikulum Merdeka di SMK Bina Sarana Cendekia. Studi ini menekankan pentingnya pembelajaran fleksibel dan pengembangan karakter melalui pendekatan berbasis proyek, yang merupakan aspek kunci dari kerangka Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi untuk mendapatkan wawasan dari pendidik dan staf mengenai pandangan mereka tentang kurikulum. Temuan ini mengungkapkan bahwa penyusunan alat kurikulum membutuhkan pelatihan berkelanjutan bagi pendidik, kolaborasi di berbagai sektor, dan perbaikan dalam fasilitas pendukung. Tantangan penting termasuk kurangnya pemahaman tentang elemen-elemen baru seperti Learning Outcomes (CP), Learning Objectives (TP), dan Flow of Learning Objectives (ATP), serta kesulitan dalam aplikasi teknologi yang dihadapi oleh beberapa pendidik. Sebagai kesimpulan, pelaksanaan Kurikulum Merdeka menghadirkan potensi yang signifikan untuk meningkatkan relevansi pendidikan kejuruan dengan kebutuhan industri, namun juga menghadapi berbagai tantangan terkait pemahaman dan penerapan unsur-unsur baru. Mengatasi tantangan ini melalui pelatihan pendidik intensif, modul pengajaran berbasis proyek inovatif, dan kolaborasi yang diperkuat dengan industri sangat penting untuk implementasi yang efektif di SMK Bina Sarana Cendekia. Kata Kunci: analisis kurikulum; Kurikulum Merdeka; pengembangan kurikulum; sekolah menengah kejuruan
Analysis of Kurikulum Merdeka development and its application in classroom accounting learning Amalia, Diah; Nabila, Sofa; Sofa, Myisha Azlia Nafhatus; Desyanti, Intan
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.38

Abstract

Kurikulum Merdeka can not only improve the quality of education, but can also build highly competitive human resources to meet the needs of the times. This research article discusses the development of a kurikulum merdeka and its influence on accounting learning in the classroom. This research aims to give freedom to educational institutions, educators, and students in determining the learning process. In this research, the curriculum plays an important role as a learning guide and a tool to develop abilities, shape character, and improve student competencies. The curriculum is designed to prepare students to face global challenges that continue to grow and answer various educational challenges in the digital era and globalization. This research uses a qualitative descriptive method to describe the situation factually. Data was collected by conducting interviews, documentation, and literature studies. The results of this study indicate that the success in developing the kurikulum merdeka is greatly influenced by collaboration between the principal, deputy principal for curriculum, program leader, teachers, and library managers. Implementing the kurikulum merdeka in schools, which are the objects of research, shows success in curriculum development. Not only has it succeeded in developing a curriculum that meets national education standards, but it is also relevant to the world of work demands.   Abstrak Kurikulum Merdeka tidak hanya dapat meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga dapat membangun sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi untuk memenuhi kebutuhan zaman. Penelitian artikel ini membahas tentang pengembangan kurikulum merdeka dan pengaruhnya terhadap pembelajaran akuntansi di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kebebasan kepada institusi pendidikan, pendidik, dan peserta didik dalam menentukan proses pembelajaran. Pada penelitian ini kurikulum berperan penting sebagai panduan belajar dan alat untuk mengembangkan kemampuan, membentuk karakter, dan meningkatkan kompetensi peserta didik. Kurikulum dirancang untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global yang terus berkembang serta menjawab berbagai tantangan pendidikan di era digital dan globalisasi. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan secara faktual. Pengumpulan data yang dilakukan dengan melakukan wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam pengembangan Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ketua program, para pendidik, dan pengelola perpustakaan. Implementasi kurikulum merdeka pada sekolah yang menjadi objek penelitian menunjukkan keberhasilan dalam pengembangan kurikulum. Tidak hanya berhasil mengembangkan kurikulum yang memenuhi standar pendidikan nasional, tetapi juga relevan dengan tuntutan dunia kerja. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka; pembelajaran akuntansi; pengembangan kurikulum
Enhancing accounting learning with curriculum and library support at SMK Daarut Tauhiid Jannah, Annisa I’zzatul; Destiawan, Firda Shauma; Gina, Okta Nurul; Azkia, Zahra Nabilatu
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.39

Abstract

The curriculum functions as a tool to achieve educational goals, a good curriculum must be carefully designed to meet the needs of students and society. This research discusses the implementation of the Kurikulum Merdeka at Daarut Tauhiid Vocational School to improve students' accounting skills through In-House Training (IHT), supporting facilities, and project-based learning (PBL) methods. This research aims to analyze the implementation of the Kurikulum Merdeka, identify opportunities and challenges, provide recommendations for optimizing the curriculum, and evaluate the effectiveness of IHT and PBL learning methods in improving student competence. The research used descriptive qualitative methods with data obtained through interviews with deputy principals, accounting teachers, and library staff. The research results show that Daarut Tauhiid Vocational School implements the Kurikulum Merdeka and the foundation curriculum. Teachers and staff receive adequate training so that they can implement learning effectively. The school also provides adequate facilities to support student access to the latest education. Although there are several challenges. Daarut Tauhiid Vocational School has successfully implemented the Kurikulum Merdeka effectively with the support of teacher training, adequate facilities and project-based learning methods. To overcome challenges in implementation, researchers recommend practical optimization of the curriculum to prepare students for the world of work.   Abstrak Kurikulum berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan, kurikulum yang baik harus dirancang dengan cermat untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Penelitian ini membahas implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Daarut Tauhiid untuk meningkatkan kemampuan akuntansi peserta didik melalui In-House Training (IHT), fasilitas pendukung, dan metode pembelajaran berbasis proyek (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka, mengidentifikasi peluang dan tantangan, memberikan rekomendasi optimalisasi kurikulum, dan mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran IHT serta PBL dalam meningkatkan kompetensi peserta didik. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data diperoleh melalui wawancara dengan wakil kepala sekolah, guru akuntansi, dan staf perpustakaan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa SMK Daarut Tauhiid mengimplementasikan Kurikulum Merdeka bersama kurikulum yayasan. Guru dan staf mendapat pelatihan yang memadai sehingga dapat mengimplementasikan pembelajaran dengan efektif, Sekolah juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk mendukung akses peserta didik terhadap keterbaruan pendidikan. Meski terdapat beberapa tantangan. SMK Daarut Tauhiid berhasil menerapkan Kurikulum Merdeka secara efektif dengan dukungan pelatihan guru, fasilitas memadai, dan metode pembelajaran berbasis proyek. Untuk mengatasi tantangan dalam implementasi, peneliti merekomendasikan optimalisasi praktis kurikulum guna mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja. Kata Kunci: fasilitas pendidikan; in-house training (IHT); Kurikulum Merdeka; optimalisasi kurikulum; project-based learning (PBL)
Analysis of curriculum development and accounting learning at SMK Indonesia Raya Alviasari, Alivia; Azizah, Ine; Anggraeni, Monicha Dewi; Darpa, Muhamad Mario
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.41

Abstract

The development of the accounting curriculum in Vocational High Schools (SMK) is essential in preparing graduates who are ready to compete in the world of work. However, the dualism of implementing the Kurikulum 2013 and the Kurikulum Kerdeka poses a challenge for schools in adjusting the curriculum to the ever-growing industry's needs. A curriculum not in line with industry standards can hinder students' readiness to face the world of work. This study aims to evaluate the implementation of the accounting curriculum at SMK Indonesia Raya and identify its challenges and opportunities. The method used is qualitative, with observation and in-depth interviews with teachers, students, and school management. Data analysis was carried out descriptively to understand the effectiveness of the curriculum implemented. The study results show that the dualism of the curriculum causes differences in learning strategies, teacher readiness, and student understanding of industry-based materials. The Kurikulum Merdeka provides more flexibility, but limited infrastructure and readiness of teaching staff are the main obstacles. In conclusion, the development of accounting curriculum in SMK requires synergy between the government, schools, and industry to ensure relevance to the job market. With an adaptive curriculum, competent teaching staff, and adequate facilities, SMK graduates can be highly competitive in the era of globalization.   Abstrak Pengembangan kurikulum akuntansi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berperan penting dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Namun, dualisme penerapan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka menimbulkan tantangan bagi sekolah dalam menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Kurikulum yang tidak selaras dengan standar industri dapat menghambat kesiapan peserta didik dalam menghadapi dunia kerja.Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi kurikulum akuntansi di SMK Indonesia Raya serta mengidentifikasi tantangan dan peluangnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara mendalam terhadap pendidik, peserta didik, serta manajemen sekolah. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memahami efektivitas kurikulum yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dualisme kurikulum menyebabkan perbedaan strategi pembelajaran, kesiapan pendidik, serta pemahaman peserta didik terhadap materi berbasis industri. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas lebih, tetapi keterbatasan infrastruktur dan kesiapan tenaga pengajar menjadi kendala utama.Kesimpulannya, pengembangan kurikulum akuntansi di SMK membutuhkan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan industri untuk memastikan relevansi dengan pasar kerja. Dengan kurikulum adaptif, tenaga pendidik kompeten, serta fasilitas memadai, lulusan SMK dapat memiliki daya saing tinggi di era globalisasi. Kata Kunci: kurikulum sekolah menengah kejuruan; pembelajaran akuntansi; pengembangan kurikulum
Implementation and difficulties of Kurikulum Merdeka in accounting learning at LPPM-RI vocational school Agustin, Adelia Maileni; Afriyanti, Nur Afipah; Amelia, Rahma; Wiguna, Shandi
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.42

Abstract

Periodic curriculum changes are carried out as a form of innovation and educational reform to ensure that a country can have an educated, resilient, generous and ethical future generation. This study aims to examine the implementation of the Kurikulum Merdeka in accounting learning at SMK LPPM-RI with a qualitative approach. The data was obtained by interviewing the Curriculum Staff and the Head of the Accounting Department Program. The study results show that the Kurikulum Merdeka positively impacts accounting learning by emphasising a project-based approach and a P5 program that supports the development of students' practical skills. Although some elements of the Kurikulum 2013 are still being implemented, the Kurikulum Merdeka has succeeded in increasing student involvement and readiness to face the world of work. The learning process has become more relevant to the needs of the industry, and teachers are more active in assisting students to develop the competencies needed in the job market. As a result, implementing the Kurikulum Merdeka at LPPM-RI SMK can improve the quality of learning and better prepare students to enter the professional world.   Abstrak Perubahan kurikulum yang terjadi secara berkala dilakukan sebagai bentuk inovasi dan reformasi pendidikan dengan tujuan antara lain yaitu agar suatu negara dapat memiliki generasi penerus yang berpendidikan, tangguh, dermawan, dan beretika. Perubahan kurikulum yang terjadi secara berkala dilakukan sebagai bentuk inovasi dan reformasi pendidikan dengan tujuan diantaranya yaitu agar sebuah negara dapat memiliki generasi penerus yang berpendidikan, tangguh, bertanggungjawab, dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran akuntansi di SMK LPPM-RI dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Staf Kurikulum sekaligus Kepala Program Jurusan Akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap pembelajaran akuntansi dengan menekankan pada pendekatan berbasis proyek dan program P5 yang mendukung pengembangan keterampilan praktis peserta didik. Meskipun beberapa elemen Kurikulum 2013 masih diterapkan, penerapan Kurikulum Merdeka berhasil meningkatkan keterlibatan peserta didik dan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja. Proses pembelajaran menjadi lebih relevan dengan kebutuhan industri, dan guru lebih aktif dalam mendampingi peserta didik untuk mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan di pasar kerja. Hasilnya, penerapan Kurikulum Merdeka di SMK LPPM-RI dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan peserta didik lebih baik untuk memasuki dunia professional. Kata Kunci: Kurikulum merdeka; pembelajaran akuntansi; sekolah menengah kejuruan
Observing accounting curriculum development in vocational schools for job-ready graduates Yulianto, Moch Diki; Amalia, Dila; Nazhirah, Hasna Maisya; Alghefira, Ressyel Rizkya
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.44

Abstract

Vocational education curriculum needs to adapt to technological changes and the demands of the world of work in the Industrial Revolution 4.0 era. This study examines the development of the accounting curriculum in Vocational High Schools (SMK) to produce graduates who are ready to work. The urgency lies in aligning the vocational education curriculum with the industry's evolving demands. Using a qualitative approach, data were collected through interviews with curriculum staff, Accounting teachers, and library managers at SMKN 1 Bandung and direct observations of school facilities. The enthusiasm of students is reflected in their active participation in curriculum-integrated projects. The project-based learning (PBL) method makes learning more engaging and enables students to apply accounting concepts in real-world contexts, strengthening their understanding. The findings indicate that the Merdeka Curriculum provides flexibility in teaching, supported by collaboration with DUDIKA. However, challenges such as high administrative burdens on teachers, limited facilities, and outdated technology remain. School libraries support learning by providing references but need further development of digital collections. This study recommends increasing technological capacity, providing teacher training, and optimizing facilities to maximize the curriculum’s potential, ultimately creating vocational graduates who meet industry needs.   Abstrak Kurikulum pendidikan vokasi perlu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tuntutan dunia kerja di era Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini mengkaji pengembangan kurikulum akuntansi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan tujuan menghasilkan lulusan yang siap kerja. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan dinamika dan tuntutan industri yang terus berkembang. Observasi ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu data dikumpulkan melalui wawancara dengan bidang kurikulum, guru mata pelajaran Akuntansi, dan pengelola perpustakaan di SMKN 1 Bandung. Meningkatnya antusiasme siswa di SMKN 1 Bandung yang terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam proyek yang diintegrasikan ke dalam kurikulum. Metode pembelajaran berbasis proyek (PBL) tidak hanya menjadikan proses belajar lebih menarik, tetapi juga memungkinkan siswa untuk menerapkan konsep akuntansi dalam konteks dunia nyata, sehingga memperkuat pemahaman mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas dalam proses pengajaran, yang didukung oleh DUDIKA. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, termasuk beban administratif yang tinggi bagi guru, keterbatasan fasilitas, dan perlunya pembaruan teknologi. Perpustakaan sekolah berperan penting dalam mendukung pembelajaran dengan menyediakan referensi yang diperlukan, meskipun koleksi digital masih perlu dikembangkan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas teknologi yang ada di sekolah, pelatihan bagi guru, dan optimalisasi fasilitas pendukung untuk memaksimalkan potensi kurikulum yang ada dan diharapkan dapat menciptakan lulusan SMK yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka; pembelajaran berbasis proyek; TEFA; vokasi
Teachers' views on optimizing Kurikulum Merdeka in SMK Kencana accounting department Munawar, Mumtaz Ali Ridha Al; Azyan, Nayla Ikhsani; Aurelia, Stephanie; Indriani, Sulis; Hadiapurwa, Angga
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.45a

Abstract

Curriculum transformation represents a strategic initiative the government took to improve the quality of learning, adjusting to the needs of an ever-evolving era. The Kurikulum Merdeka, present as an educational innovation, is designed to provide schools with freedom to achieve relevant learning objectives. This study aims to analyze the management of Kurikulum Merdeka at SMK Kencana, especially in the Accounting department, to support a quality learning system. This research uses a qualitative approach with in-depth interview techniques with school management to explore experiences, challenges encountered and strategies employed during curriculum implementation. The results showed that curriculum management at SMK Kencana has improved significantly, both from the perspective of teachers and school management. SMK Kencana successfully implemented Kurikulum Merdeka in the AKL department through subject integration, experiential projects, and collaboration with industry. This curriculum enhances teacher innovation, learning, and the relevance of materials to work needs. Despite adaptation challenges, this implementation effectively supports students' readiness for the world of work. This study concludes that the synergy between teachers and school management is the key to optimizing the management of Kurikulum Merdeka. These findings provide practical recommendations for further development in curriculum implementation in a Vocational High School environment, especially the Accounting Department.   Abstrak Perubahan kurikulum merupakan langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan mutu pembelajaran, menyesuaikan dengan kebutuhan zaman yang terus berkembang. Kurikulum Merdeka, hadir sebagai inovasi pendidikan, dirancang untuk memberikan kebebasan kepada sekolah dalam mencapai tujuan pembelajaran yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Kurikulum Merdeka di SMK Kencana, khususnya pada jurusan Akuntansi, guna mendukung sistem pembelajaran berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada manajemen sekolah untuk menggali pengalaman, tantangan, serta strategi yang diterapkan selama implementasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kurikulum di SMK Kencana telah mengalami peningkatan signifikan, baik dari perspektif pendidik maupun manajemen sekolah. SMK Kencana berhasil menerapkan Kurikulum Merdeka di jurusan AKL melalui integrasi mata pelajaran, proyek berbasis pengalaman, dan kolaborasi dengan dunia industri. Kurikulum ini meningkatkan inovasi pendidik, pembelajaran, dan relevansi materi dengan kebutuhan kerja. Meskipun ada tantangan adaptasi, penerapan ini efektif mendukung kesiapan peserta didik menghadapi dunia kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pendidik dan manajemen sekolah menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan pengelolaan Kurikulum Merdeka. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis untuk pengembangan lebih lanjut dalam penerapan kurikulum di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan, khususnya Jurusan Akuntansi. Kata Kunci: akuntansi; kurikulum merdeka; optimalisasi kurikulum; pengelolaan kurikulum
Analysis of curriculum implementation in the accounting major at SMKN 11 Bandung Latifah, Anisa; Ningati, Restu Setia; Winata, Nabil Abdillah Meyza; Nugraha, Hafsah
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): Hipkin Journal of Educational Research, April 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v2i1.46

Abstract

The educational curriculum determines the direction, goals, and learning strategies. Especially at the vocational education level, the curriculum is designed to produce graduates ready with competencies that suit the demands of the world of work. This research aims to analyze the implementation of Kurikulum Merdeka in accounting learning at SMKN 11 Bandung and its impact on student competence. Through this study, it is hoped that it can provide innovative solutions to overcome the challenges of implementing the Kurikulum Merdeka in other vocational schools. This research was conducted using a descriptive qualitative approach through interview, observation, and document analysis methods with the subject of an accounting teacher who also serves as a school curriculum staff. The results showed that Kurikulum Merdeka has been implemented effectively at all levels of learning. The implementation of this curriculum includes curriculum development based on synchronization with industry needs, innovative learning methods such as project-based learning, and evaluation that focuses on student competence. This research also emphasizes the importance of collaboration between teachers, students, parents, and industry in improving the relevance of the education curriculum.   Abstrak Kurikulum pendidikan memiliki peran yang cukup penting sebagai acuan dalam menentukan arah, tujuan, dan strategi pembelajaran. Khususnya pada jenjang pendidikan kejuruan, kurikulum dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran akuntansi di SMKN 11 Bandung serta dampaknya terhadap kompetensi peserta didik. Melalui studi ini, diharapkan dapat memberikan solusi inovatif guna mengatasi berbagai tantangan yang muncul dalam penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah kejuruan lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode wawancara, observasi, dan analisis dokumen dengan subjek seorang pendidik akuntansi yang juga bertugas sebagai staf kurikulum sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka telah diterapkan di seluruh jenjang pembelajaran dengan tingkat efektivitas. Penerapan kurikulum ini mencakup pengembangan kurikulum berbasis sinkronisasi dengan kebutuhan industri, metode pembelajaran inovatif seperti project-based learning, serta evaluasi yang terfokus pada kompetensi peserta didik. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pendidik, peserta didik, orang tua, dan pihak industri dalam meningkatkan relevansi kurikulum pendidikan. Kata Kunci: implementasi kurikulum; Kurikulum Merdeka; pengembangan kurikulum