cover
Contact Name
Tarikh Azis Ramadani
Contact Email
jtm@ppns.ac.id
Phone
+62315947186
Journal Mail Official
jtm@ppns.ac.id
Editorial Address
https://jtm.ppns.ac.id/index.php/jtm/about/editorialTeam
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Maritim
ISSN : 26204916     EISSN : 26207540     DOI : https://doi.org/10.35991/jtm.v8i1
Jurnal Teknologi Maritim (JTM) merupakan media untuk presentasi dan diskusi tentang perkembangan terbaru dalam penelitian, desain, fabrikasi, transportasi / instalasi dan pengalaman dalam layanan yang berkaitan dengan bidang perkapalan dan maritim. Jurnal ini berisi artikel ilmiah yang berkorelasi dengan bidang struktur dan desain kapal, hidrodinamika, sistem perkapalan, permesinan kapal, transportasi laut, pelabuhan dan manajemen resiko pelabuhan, bangunan dan teknik lepas pantai, material kelautan, energi berkelanjutan dari laut, sains data untuk maritim, radar dan artificial intelligence untuk maritim dan pencemaran laut.
Articles 27 Documents
Analisis Perbandingan Kombinasi Elektroda, Preheat, dan Interpass Pada Pengelasan GMAW Dissimilar Baja Bisalloy 400 Dengan Material SM 490 YA Terhadap Tekuk dan Makro Kamilah, Nadhifatul; Munir, Miftachul; Kusminah, Imah Luluk
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v7i2.38

Abstract

Sebuah perusahaan konstruksi memproduksi side dump trailer yang digunakan untuk mengangkut batu bara. Trailer ini mengalami kegagalan berupa retakan pada sambungan las di bagian lantainya. Sambungan las tersebut menggunakan material berbeda, yaitu baja Bisalloy 400 dan SM490YA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan tersebut dan memperbaikinya dengan mengkombinasikan elektroda, preheat, dan interpass guna meningkatkan sifat mekanis dan metalografi pada material baja Bisalloy 400 dan SM490YA. Pengujian tekuk dan makro dilakukan untuk mengetahui sifat mekanis dan metalografinya. Hasil pengujian tekuk menunjukkan bahwa hanya dua dari enam spesimen yang memenuhi kriteria keberterimaan, sementara empat lainnya memiliki diskontinuitas terbuka yang melebihi batas 3 mm. Analisis Makro menunjukkan kualitas hasil las pada setiap spesimen yang diuji. Penampang logam las pada variasi arus 80A menunjukkan adanya slag, namun semua hasil pengelasan tidak menunjukkan incomplete fusion. Katakunci: Bisalloy 400, Buffer Layer, GMAW, Interpass, Preheat
Analisis Pengaruh Variasi Filler dan Kuat Arus Pengelasan Dissimilar SM490YA dengan Cast Steel terhadap Ketangguhan Mohammad Thoriq Wahyudi; Leonandra Eka Valentino; Wiwik Dwi Pratiwi
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v7i2.39

Abstract

Dissimilar material welding adalah proses penyambungan dua jenis logam yang berbeda. Penelitian ini mengkaji kegagalan sambungan berupa retak atau patah yang diduga disebabkan oleh penggunaan kuat arus yang tidak sesuai dan filler metal dengan kekuatan tarik yang lebih rendah daripada material dasar. Dua jenis filler metal, yaitu ER70S-6 dan ER80S-G, serta tiga variasi kuat arus, yaitu 100A, 175A, dan 250A, digunakan dalam penelitian ini. Uji yang dilakukan meliputi uji ketangguhan. Hasil penelitian menunjukkan nilai ketangguhan tertinggi sebesar 2,31 J/mm² pada daerah weld metal dengan filler ER80S-G dan arus 100A, serta nilai ketangguhan terendah sebesar 0,84 J/mm² pada daerah HAZ Cast Steel dengan filler ER70S-6 dan arus 250A.
Penanganan Sampah Laut di Indonesia : A Review Fikry, Izzul; Putra, Riko Satrya Fajar Jaelani; Nindyapuspa, Ayu; Auliya, Prativi Khilyatul; Abdillah, Hayy Nur; Wuryaningrum, Nanda Dwi
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v7i2.40

Abstract

Indonesia produces 33,113,277.69 tons of waste per year, in which 13,455,925.41 tons are unmanaged waste. From these data, it can be seen that Indonesia is still experiencing problems in waste management. Unmanaged waste is at risk of being carried away by river currents that lead to the sea., Not only land-based waste, marine debris must also be adressed. Marine debris could possibly come from activities on land or at sea. Marine debris consists of three categories; macro, meso and micro marine debris. This paper is a narrative-review on how to dealt with marine debris in Indonesia. Several methods have been done by the Indonesian government to dealt with marine debris. In 2018, the Indonesian government issued Presidential regulation number 83 of 2018, concerning the handling of marine debris. Besides that, Indonesian government also formed National Plan of Action (NPOA) and opened itself to foreign investors to invest on that action plan, especially on adressing marine plastic debris. In addition to forming special team and supporting regulations, the complexity of marine debris problems must also be resolved by integrated research on marine debris, and also make changes on Indonesian human resources‘ mentality and mindset.
Analysis Of Flexural Resistance And Environmental Feasibility Of Ferrocement Concrete Slabs From Fly Ash And Sandblasting Waste Luqman Cahyono; Dwi Pratiwi, Wiwik; Fardina, Firda; Widiana, Dika Rahayu; Carina, Annisa'
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v8i1.42

Abstract

Sandblasting waste from the shipbuilding industry and fly ash waste from industry and electric steam power plants in Indonesia are relatively high in quantity, are B3, and can potentially cause serious environmental pollution. This research aims to utilize this waste as material for ferrocement concrete, where the SiO2 and Al2O3 content from fly ash replaces some of the cement, silica sand from sandblasting waste replaces sand, and additional wire mesh as reinforcement. The method used is a quantitative experiment, where the material to be used is tested for gradation and TCLP. The finished ferrocement concrete is tested for flexural strength. The test results show that the raw material meets the gradation standards in SNI 03 2834 2000, as well the TCLP test results which show that the B3 heavy metal content is Barium, Zinc, and Copper in the sandblasting waste value is below the quality standards of PP No. 22 of 2021 Appendix XI so that all materials can be used for mix designs. The mix design created has a composition ratio of 1S:1.5PB, 1S:1.5PB:50AT, 1S:2PB, and 1S:1PB:50AT. The 1S:2PB ratio composition has the highest average flexural strength, namely 17.46 MPa, which is suitable for light vertical load construction work
Analisis Karakteristik “Akustik Ruang” pada Tempat Peribadatan Informasi Akustik Ruang Anindita, Galih; Setiawan, Edy; Hanif, Utsman; Ardiansyah, Ade Reza
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v8i1.46

Abstract

Kenyamanan dan kekhusukan beribadah sangat dipengaruhi oleh kondisi mendengar (akustik ruang) di tempat ibadah. Karakteristik akustik ruang meliputi tekanan bunyi yang mencukupi, distribusi suara yang merata, waktu dengung optimum, bebas dari cacat akustik dan tingkat bising yang rendah. Kondisi akustik yang baik dalam masjid merupakan kebutuhan. Ini menjadikan perlunya penelitian mengenai karakteristik “akustik ruang”. Masjid Masyithoh di Perumahan Wisma Permai Surabaya belum pernah diukur tingkat karakteristik “akustik ruang”nya. Dengan banyaknya penggunaan material reflektor dan absorber yang tidak imbang berpotensi menimbulkan reaksi cacat akustik berupa gema dan dengung ruang, pemusatan dan bayangan bunyi. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif berbasis eksperimen dengan perhitungan Sabine dan spasial menggunakan simulasi software surfer golden 11. Hasil penelitian diperoleh pola penyebaran titik tekanan bunyi bernilai tinggi terletak pada titik dekat dengan sumber bising dan celah kecil pada masjid. Nilai background noise pada masjid lantai satu dan dua sebesar 53,98 dan 48.98 dBA (memenuhi standar KMNLH No. KEP-48 MENLH/11/1996 untuk tingkat kenyamanan pada tempat ibadah sebesar 55 dBA). Nilai tingkat tekanan bunyi maksimum sebesar 92,2 dBA di lantai 1. Persebaran suara pada masjid lantai satu tidak menyebar secara merata dan lantai dua menyebar secara merata. Nilai reverberation time dengan volume ruang masjid 2.204 m3 yaitu 4,46 sekon (belum memenuhi standard).
Pengaruh Rasio Bahan Bakar Multi-feedstock Biodiesel Terhadap Nilai Emisi Gas Buang Pada Mesin Diesel 4 Langkah Sa'diyah, Aminatus; Aulatama, Ahmad Anda; Shah, Muhammad; Anis Mustaghfirin, Muhammad; Nidhor Fairuza, Muchammad; Haryono, Edi
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v8i1.48

Abstract

Uji emisi gas buang adalah metode untuk menentukan tingkat polutan udara yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Pengujian ini dapat diterapkan pada mesin bensin dan diesel. Dalam penelitian ini, analisis dilakukan pada mesin diesel empat langkah dengan biodiesel yang berasal dari berbagai bahan baku seperti minyak kelapa sawit, minyak jelantah, dan minyak bunga matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas biodiesel sebagai alternatif bahan bakar untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Fokus utama adalah memantau emisi gas buang, termasuk nitrogen oksida (NOx) dan karbon monoksida (CO), guna memahami sejauh mana biodiesel mampu mengurangi polusi udara dibandingkan bahan bakar diesel konvensional. Studi ini menunjukkan bahwa biodiesel dari berbagai sumber memiliki potensi signifikan dalam mengurangi emisi gas berbahaya, khususnya NOx dan CO. Penggunaan biodiesel tidak hanya diharapkan dapat mengurangi emisi gas buang, tetapi juga berkontribusi terhadap tujuan keberlanjutan lingkungan. Analisis lebih lanjut dilakukan untuk menentukan karakteristik biodiesel mana yang paling efisien sebagai pengganti bahan bakar diesel konvensional dalam mendukung sektor industri dan transportasi yang ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biodiesel B100 menghasilkan emisi CO yang lebih rendah, yakni 474 ppm, dibandingkan dengan bahan bakar Pertamina Dex yang menghasilkan 547 ppm, pada kondisi maksimum beban dan putaran mesin 1400 RPM. Temuan ini menegaskan bahwa biodiesel B100 adalah pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam upaya mengurangi polusi udara.
Pengaruh Penambahan Katalis KOH, NaCl, dan NaOH terhadap Performa Hidrogen Generator untuk Proton Exchange Membrane Fuel Cell (PEMFC) Mustaghfirin, M Anis; Heriyansyah, Rafi Akbar; Tamimah, Nimatut; Novianarenti, Eky; Sa’diyah, Aminatus; Hakam, M; Santoso, Mardi
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v8i1.49

Abstract

Katalis dalam hidrogen generator sangat berperan penting dalam menentukan efisiensi produksi hidrogen yang nantinya digunakan dalam Proton Exchange Membrane Fuel Cell (PEMFC). Diantaranya KOH dan NAOH yang sering digunakan dalam elektrolisis air memiliki konduktivitas yang tinggi serta memungkinkan aliran arus yang lebih baik selama elektrolisis. Proses pengujian hidrogen generator menghasilkan 15 variasi hasil data kuantitatif dan kualitatif serta nilai break even ratio. Kualitas power density dan efisiensi fuel cell tertinggi terdapat pada katalis NaCl 0,05M namun dengan Spesific Fuel Consumption (SFC) terendah sebesar 0,58 kg/kWh. Nilai Break Event Ratio terbaik terdapat pada jenis katalis NaCl 0,05 dengan nilai 0,087. Penggunaan Katalis Air Laut memiliki nilai efisien tertinggi pada persentase 100% dengan efisiensi elektroliser mencapai 13,36% dan SFC terendah yakni 0,24 kg/kWh
Pengaruh Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Post Weld Heat Treatment pada Kekerasan Material A335 Grade P92 untuk Aplikasi Pembangkit Listrik Wahyu Restu, Eriek; Wahyudi, M Thariq; Karim, M; Anggara, Dika; Farrasy, Abiyyuda Putra; Luluk Kusminah, Imah; Toto Wibowo, Alvalo
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v8i1.50

Abstract

A335 Grade P92 steel is a martensitic high temperature which widely-applicated on power plan component with high pressure, therefor it required high tightness. Martensitic properties of material caused the high hardness and easily crack. So, Post Weld Heat Treatment is mandatory for A335 Grade P92 welding. This research analyzed the effect of temperature (705°C, 740°C, and 775°C) and holding time (60 and 120 minutes) of post weld heat treatment to hardness. Hardness test result was decreasing with the increasing of temperature and holding time of post weld heat treatment. Weld metal was obtained the highest hardness on specimen with 705°C of temperature and 60 minutes of holding time of post weld heat treatment with 302,85 kgf/mm2, otherwise the lowest hardness was 285,13 kgf/mm2 on 775°C of temperature and 120 minutes of holding time of post weld heat treatment. Microstructure result was obtained of ferrite, pearlite, and martensite on increasing of temperature and holding time of post weld heat treatment which shown the wider of grain.
Cover and Table of Content Vol 7 No.2
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover, TOC
Proses Pack Carburizing dengan Media Arang sebagai Alternatif Pembuatan Grip Mesin Uji Tarik Kurniyanto, Hendri Budi; Widodo, Eriek; Wahyudi, Mohammad Thoriq; Amri, Moh. Syaiful; Masyhuri Prasetyo, Mohamad Fanni
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v8i1.57

Abstract

Mesin uji Tarik di Laboratorium Uji Bahan, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, dalam penggunaannya selalu digunakan secara kontinyu. Kondisi ini, komponen pencekamnya (grip) sangat diperhitungkan dan harus memiliki kekerasan permukaan dan nilai ketahanan keausan yang tinggi agar grip ini bisa digunakan berkali-kali. Apabila grip ini sudah terjadi keausan pada permukaannya, maka perlu dilakukan pergantian dengan grip baru. Grip ini dibeli secara import dari Jepang dan memiliki harganya cukup mahal. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian sebagai alternatif pembuatan grip baru. Penelitian ini menggunakan material SA 572 Gr 50 dengan proses pack carburizing waktu tahan 120 menit dengan variasi media arang kayu jati, arang tempurung kelapa, dan arang bambu menggunakan campuran katalisator barium karbonat (BaCO3) sebesar 20% dari berat arang pada temperatur 950 dilanjutkan quenching dengan media air. Pengujian pada penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh terhadap struktur mikro dan nilai kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya fasa martensit setelah perlakuan proses pack carburizing dengan variasi media arang kayu jati, arang tempurung kelapa, dan arang bambu, fasa martensit yang terbentuk lebih dominan pada variasi media arang tempurung kelapa daripada variasi media arang kayu jati dan arang bambu. Nilai kekerasan tertinggi dari penelitian ini adalah variasi media tempurung kelapa sebesar 856.7 HVN dan yang terendah adalah media arang kayu jati sebesar 806.8 HVN sedangkan media arang bambu sebesar 819.6 HVN.

Page 2 of 3 | Total Record : 27