cover
Contact Name
Subhan Adi Santoso
Contact Email
jurnalstitmubo@gmail.com
Phone
+6285808460361
Journal Mail Official
jurnalstitmubo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dr. Setyo Budi No.03, Klangon, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62113
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
ISSN : -     EISSN : 30310245     DOI : https://doi.org/10.59829/p9hnqk72
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Jurnal At-Ta bir merupakan Jurnal berkala yang terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Mei dan November yang diterbitkan oleh STIT Muhammadiyah Bojonegoro. Jurnal At-Ta bir memuat kajian ilmiah tentang pendidikan islam, inovasi pendidikan, dan pemikiran dalam bentuk : Hasil Penelitian, Gagasan Konseptual, Kajian Kepustakan, serta pengalaman praktis. Dewan redaksi menerima kontribusi berupa tulisan tentang komunikasi intelektual keagamaan khususnya agama islam dari para akademisi, dosen, maupun peneliti. Artikel ilmiah belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Jurnal dapat diakses secara terbuka sehingga semua konten tersedia bebas diakses tanpa biaya, baik pada pengguna atau lembaganya. Pengguna yang diizinkan untuk membaca, mendownload, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, dan mensitasi teks lengkap dari artikel tanpa harus meminta izin terlebih dahulu dan penerbit, atau penulis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Penelitian Linguistik Modern Tentang Mufradat Mohammad Rizqi Alif Syuhada’; Ubaid Ridho
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/9w4ysq04

Abstract

Makalah ini membahas tentang mufradat atau kosakata dalam konteks linguistik modern, khususnya dalam bahasa Arab. Mufradat merupakan salah satu unsur penting dalam pembelajaran bahasa karena berfungsi sebagai pembentuk ungkapan, kalimat, dan wacana. Pembahasan diawali dengan definisi mufradat menurut para ahli, bentuk-bentuk mufradat yang terdiri dari isim, fi’il, dan huruf, serta kedudukannya dalam sistem bahasa Arab. Selain itu, makalah ini juga mengulas perkembangan penelitian linguistik tentang mufradat dari era klasik hingga modern. Pada era modern, perkembangan mufradat dipengaruhi oleh kebutuhan komunikasi global, perkembangan teknologi, dan pengaruh budaya asing. Tokoh-tokoh linguistik modern seperti Tamam Hassan, Mahmoud Fahmy Hegazy, Ibrahim Anis, dan Ahmad Mukhtar Omar memperkenalkan pendekatan baru terhadap mufradat, dengan penekanan pada konteks, struktur, dan hubungan makna antar kata. Dengan demikian, makalah ini menegaskan pentingnya penguasaan mufradat yang tidak hanya hafalan kata, melainkan juga pemahaman makna dalam konteks yang benar.
الاضطرابات اللغوية في ضوء النظرية المعرفية لاكتساب اللغة الثانية Muh. Zakki Amrulloh; M. Rondi
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/n6dncw60

Abstract

Gangguan berbahasa dalam konteks pemerolehan bahasa kedua merupakan fenomena yang kompleks dan penting untuk diteliti, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan penguasaan multibahasa dalam dunia global. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kenyataan bahwa banyak pelajar mengalami kesulitan dalam menguasai bahasa kedua, yang tidak jarang berkaitan erat dengan proses kognitif internal seperti perhatian, memori, dan pengolahan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk gangguan berbahasa dalam pemerolehan bahasa kedua melalui perspektif teori pembelajaran kognitif, yang menekankan peran aktif individu dalam membangun pengetahuan melalui proses mental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data dikumpulkan melalui penelaahan literatur-literatur relevan seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang membahas gangguan bahasa, pembelajaran kognitif, dan pemerolehan bahasa kedua. Hasil kajian menunjukkan bahwa gangguan berbahasa dalam konteks bahasa kedua umumnya terjadi pada aspek pemahaman semantik, struktur sintaksis, dan produksi ujaran, yang berkaitan dengan keterbatasan kapasitas memori kerja, kurangnya strategi kognitif, serta transfer negatif dari bahasa pertama. Selain itu, teori pembelajaran kognitif memberikan kerangka kerja yang komprehensif dalam memahami bagaimana individu memproses, menyimpan, dan mengaplikasikan bahasa dalam konteks belajar. Implikasi dari hasil penelitian ini menekankan pentingnya peran strategi pembelajaran berbasis kognitif dalam mendukung pemerolehan bahasa kedua, terutama bagi pelajar yang mengalami hambatan berbahasa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dan perancang kurikulum untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan kognitif peserta didik. Language disorders in the context of second language acquisition are a complex phenomenon and warrant serious investigation, especially amid the growing global demand for multilingual competence. This study is motivated by the observation that many learners struggle in acquiring a second language, often due to internal cognitive processes such as attention, memory, and information processing. The primary aim of this research is to examine the forms of language disorders in second language acquisition through the lens of cognitive learning theory, which emphasizes the active role of individuals in constructing knowledge through mental processes. This research employs a qualitative method using a library research approach, in which data is collected by reviewing relevant literature such as books, academic journals, and previous research that discusses language disorders, cognitive learning, and second language acquisition. The findings indicate that language disorders in the second language context commonly occur in the areas of semantic understanding, syntactic structure, and speech production. These issues are closely linked to limitations in working memory capacity, a lack of cognitive strategies, and negative transfer from the first language. Furthermore, cognitive learning theory provides a comprehensive framework for understanding how individuals process, store, and apply language in learning contexts. The implications of this study highlight the importance of cognitive-based learning strategies in supporting second language acquisition, particularly for learners experiencing language difficulties. These findings are expected to serve as a reference for educators and curriculum designers in developing more adaptive learning approaches that address learners' cognitive needs.
Ilmu Ma’ani (Kalam Insya’) dalam Surah Al-Fajr dan Maknanya Keysa Tamami; Raswan; Ahmad Dardiri; Achmad Fudhaili
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/np07vb46

Abstract

Ilmu Ma'ani merupakan salah satu cabang ilmu Balaghah yang membahas tentang bagaimana suatu makna disampaikan dengan efektif sesuai dengan kondisi lawan bicara. Salah satu pembahasannya adalah Insya’, yaitu jenis kalam yang tidak mengandung kebenaran atau kebatilan, tetapi lebih kepada perintah, larangan, pertanyaan, atau harapan. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengkaji berbagai literatur klasik dan modern mengenai Balaghah, khususnya tentang Insya’ dalam ilmu Ma'ani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Insya’ terbagi menjadi dua, yaitu Insya’ Thalabi dan Insya’ Ghairu Thalabi, masing-masing dengan karakteristik dan penggunaannya dalam komunikasi bahasa Arab. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai aspek stilistika dalam bahasa Arab.
Strategi Komunikasi Pada Video Pembelajaran  Bahasa Arab Oleh Non Penutur Asli Fasich Nur Firdaus; Rachmad Ramadhan; Nor Anisa Siska
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/xckehf47

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi dalam video pembelajaran bahasa Arab yang diproduksi oleh non-penutur asli. Perkembangan teknologi telah membuka peluang besar bagi pembelajaran bahasa Arab melalui media digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, melalui observasi dan dokumentasi video pembelajaran. Fokus penelitian meliputi tiga aspek: (1) strategi komunikasi yang digunakan pengajar non-penutur asli, (2) analisis materi ajar, dan (3) bentuk alih kode yang muncul dalam interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajar menerapkan strategi komunikasi berupa pembukaan formal dengan bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia, pengulangan pelafalan kalimat, serta praktik komunikasi penuh menggunakan bahasa Arab. Materi yang disampaikan adalah tema at-ta‘āruf (perkenalan diri) yang relevan bagi pembelajar pemula. Selain itu, ditemukan bahwa alih kode dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia, maupun sebaliknya, berperan penting dalam mempermudah pemahaman pembelajar. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi dan alih kode merupakan faktor kunci dalam efektivitas pembelajaran bahasa Arab melalui media digital. This study examines communication strategies in Arabic learning videos produced by non-native speakers. The rapid growth of technology has enabled Arabic learning through digital media such as YouTube, Instagram, and TikTok. This research employs a qualitative descriptive method through observation and documentation of Arabic learning videos. The analysis focuses on three aspects: (1) communication strategies employed by non-native instructors, (2) learning content, and (3) forms of code-switching used in the videos. The findings reveal that instructors apply communication strategies such as formal openings in Arabic followed by Indonesian translation, repeated pronunciation of sentences, and full practice of communication in Arabic. The selected material is at-ta‘āruf (self-introduction), which is particularly relevant for beginners. Furthermore, code-switching between Arabic and Indonesian is frequently used to enhance learners’ comprehension. These results highlight the importance of communication strategies and code-switching as key factors in the effectiveness of Arabic language learning through digital media.
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Pembelajaran Bahasa Arab melalui Pendekatan Error Analysis: Studi pada Keterampilan Menulis Muh. Zakki Amrulloh
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/nwxndb95

Abstract

This study is motivated by the low proficiency of university students in Arabic writing skills, as evidenced by the frequent grammatical and structural errors found in academic assignments. The research aims to analyze the forms and causes of errors made by students in Arabic writing, particularly in morphological and syntactic aspects. A descriptive qualitative method was employed using the Error Analysis approach as the analytical framework. Data were collected through documentation of students’ written work and interviews with lecturers of Arabic writing courses. The findings indicate that morphological errors predominantly occur in verb conjugations (ṣīghat al-fi‘l) and word endings (i‘rāb), while syntactic errors are frequently found in incorrect constructions of nominal and verbal sentences that violate Arabic grammatical rules (naḥwu). Contributing factors include first language interference, overgeneralization of rules, and a lack of structured practice in sentence formation. These findings highlight the need for more practical, contextual, and technology-supported teaching strategies in Arabic language instruction. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi mahasiswa dalam keterampilan menulis bahasa Arab, yang ditandai dengan maraknya kesalahan gramatikal dan struktur kalimat dalam berbagai tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan penyebab kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menulis bahasa Arab, khususnya pada aspek morfologis dan sintaksis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan menerapkan Error Analysis sebagai kerangka analisis. Data dikumpulkan melalui dokumentasi tulisan mahasiswa dan wawancara dengan dosen pengampu mata kuliah keterampilan menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan morfologis paling banyak terjadi pada bentuk kata kerja (ṣighat al-fi‘l) dan perubahan akhir kata (i‘rāb), sedangkan kesalahan sintaksis banyak ditemukan pada susunan kalimat nominal dan verbal yang tidak sesuai kaidah naḥwu. Faktor penyebab kesalahan antara lain interferensi bahasa pertama, generalisasi kaidah, serta minimnya latihan struktur kalimat. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang lebih aplikatif, kontekstual, dan didukung oleh teknologi pembelajaran bahasa Arab.
Penggunaan Aplikasi Augmented Reality Untuk Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Arab Di Era Digital M. Rondi; Muh. Zakki Amrulloh
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/vrffts02

Abstract

This study aims to describe the use of Augmented Reality (AR) applications in increasing students’ interest in learning Arabic in the digital era. The research employed a qualitative approach with data collected through interviews and observations. The subjects of the study were sixth-grade students of MI Muhammadiyah 22 Sugihwaras who participated in Arabic language learning using the Augmented Reality application for four weeks. The results showed that the interactivity of the application successfully increased students’ enthusiasm for learning. The engaging visual and audio-based features made the learning process more interesting and less monotonous. Moreover, the use of the application encouraged students’ independent learning and enhanced their confidence in pronouncing Arabic vocabulary. Therefore, the Augmented Reality application proved to be an effective alternative learning medium aligned with the characteristics of 21st-century education. This study recommends the integration of technology in Arabic language learning to support students’ interest and active engagement in the digital age. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan aplikasi Augmented Reality dalam meningkatkan minat belajar bahasa Arab di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI MI Muhammadiyah 22 Sugihwaras yang mengikuti pembelajaran bahasa Arab menggunakan aplikasi Augmented Reality selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaktivitas aplikasi mampu meningkatkan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Fitur-fitur yang menyenangkan dan berbasis gambar serta suara menjadikan pembelajaran lebih menarik dan tidak membosankan. Selain itu, penggunaan aplikasi ini juga mendorong kemandirian belajar siswa serta meningkatkan rasa percaya diri dalam mengucapkan kosakata bahasa Arab. Sehingga, aplikasi Augmented Reality terbukti efektif sebagai media pembelajaran alternatif yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini merekomendasikan integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab untuk mendukung minat dan keterlibatan aktif siswa di era digital.
Pemanfaatan Kegiatan Penulisan Al Qur’an Sebagai Pembinaan Karakter Tanggung Jawab di SD Muhammadiyah 1 Pucuk Lamongan Muhammad Bilal Firdaus; Noor Amirudin
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/qwa4m323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manfaat menulis ayat-ayat Al-Qur'an dalam mengembangkan karakter bertanggung jawab pada siswa sekolah dasar, khususnya mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Pucuk, Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, menggunakan observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Penelitian ini menekankan peran guru, partisipasi siswa, dan internalisasi nilai-nilai Islam. Pendekatan pembiasaan diterapkan untuk menumbuhkan keterampilan melalui praktik berulang. Informan dipilih secara purposive sampling, yang meliputi guru Agama Islam dan siswa kelas atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menulis ayat Al-Qur'an dilakukan dalam tiga tahap: penugasan, pelaksanaan di rumah, dan tanggung jawab di sekolah. Kegiatan ini menumbuhkan karakter bertanggung jawab melalui kesadaran diri, konsistensi, internalisasi nilai-nilai, dan tanggung jawab spiritual. Guru berperan sebagai fasilitator, membimbing siswa dalam memahami nilai tanggung jawab. Metode pembiasaan terbukti efektif dalam menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan nilai-nilai Islam, yang pada gilirannya memengaruhi perkembangan karakter, keterampilan sosial, dan spiritualitas siswa. Temuan-temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur tentang pembiasaan (habibation method) dalam pendidikan Al Islam dan manfaat praktis bagi guru dan lembaga pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran berbasis nilai yang inovatif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas studi ke sekolah-sekolah dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda untuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas pembiasaan ayat-ayat Al-Qur'an dalam mengembangkan karakter tanggung jawab siswa dengan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
Peran Guru Kelas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Di Era Digital Subhan Adi Santoso
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/x2taeh80

Abstract

Classroom teachers are key elements in the educational process, especially at the elementary school level. Classroom teachers not only serve as conveyors of material, but also as mentors, classroom managers, learning facilitators, and role models for students. These complex roles and responsibilities have been discussed in various educational theories. This study aims to describe the main theories regarding classroom teachers, including teacher role theory, competency theory, classroom management theory, pedagogy theory, constructivism theory, and classroom teacher task theory. This research was conducted at Muhammadiyah Elementary School in Gresik, because according to the title of the research, Muhammadiyah Elementary School in Gresik is one of the institutions that has successfully implemented digital technology, enabling Muhammadiyah Elementary School in Gresik to develop rapidly in a short period of time. The results of the study show that teachers can act as facilitators, motivators, digital classroom managers, innovators, and digital literacy mentors. Digital technology can be a very effective tool for increasing student motivation if used appropriately and creatively. Guru kelas merupakan elemen kunci dalam proses pendidikan, terutama pada jenjang sekolah dasar. Guru kelas tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing, pengelola kelas, fasilitator pembelajaran, dan teladan bagi peserta didik. Peran dan tanggung jawab yang kompleks ini telah dibahas dalam berbagai teori pendidikan. Penelitian ini bertujuan menguraikan teori-teori utama mengenai guru kelas, meliputi teori peran guru, teori kompetensi, teori manajemen kelas, teori pedagogi, teori konstruktivisme, serta teori tugas guru kelas. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik, karena sesuai dengan judul yang diteliti di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik merupakan salah satu lembaga yang telah berhasil memfungsikan digital dengan baik sehingga dalam waktu singkat Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik bisa berkembang dengan sangat pesat. Hasil penelitian sebagai fasilitator, motivator, pengelola kelas digital, inovator, dan pembimbing literasi digital. Teknologi digital dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk meningkatkan motivasi siswa jika digunakan dengan tepat dan kreatif.
Utilization Of Learning Management Systems (Lms) And Artificial Intelligence (Ai) In Supporting Authentic Assessment In Arabic Language Learning: A Descriptive Study Uyun Thayyibah; Ira Ainul Latifah; Ubaid Ridlo; Raswan
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/3391dv27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Learning Management System (LMS) dan kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung asesmen autentik pembelajaran bahasa Arab. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain penelitian kepustakaan, data dikumpulkan melalui penelaahan literatur dari jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan artikel akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS memberikan ruang yang sistematis dan terintegrasi bagi guru dalam merancang dan melaksanakan asesmen autentik berbasis portofolio, proyek, forum diskusi, rekaman audio, dan kuis interaktif untuk menilai keterampilan istima’, kalam, qirā’ah, dan kitābah secara kontekstual. Sementara itu, AI mampu memperkuat asesmen autentik melalui analisis otomatis, umpan balik instan, deteksi kesalahan bahasa, dan evaluasi adaptif menggunakan teknologi seperti Natural Language Processing (NLP) dan speech recognition. Penelitian ini juga menemukan tantangan berupa rendahnya literasi digital guru, keterbatasan infrastruktur, dan belum matangnya model AI bahasa Arab. Meski demikian, integrasi LMS dan AI menghadirkan peluang besar untuk mengembangkan asesmen bahasa Arab yang lebih efektif, personal, dan relevan di era digital. Studi ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran bahasa Arab serta mendorong penelitian lanjutan yang lebih empiris. This study aims to describe the utilization of Learning Management Systems (LMS) and Artificial Intelligence (AI) in supporting authentic assessment in Arabic language learning. Employing a descriptive qualitative approach with a library research design, data were collected through an extensive review of scholarly journals, books, research reports, and academic articles. The findings indicate that LMS provides a systematic and integrated digital environment for teachers to design and implement authentic assessments through portfolios, projects, discussion forums, audio submissions, and interactive quizzes, allowing for contextual evaluation of listening, speaking, reading, and writing skills. Meanwhile, AI enhances authentic assessment by offering automated analysis, instant feedback, error detection, and adaptive evaluation through technologies such as Natural Language Processing (NLP) and speech recognition. The study also identifies several challenges, including limited digital literacy among teachers, inadequate technological infrastructure, and the underdevelopment of Arabic-language AI models. Despite these challenges, the integration of LMS and AI offers significant opportunities to develop more effective, personalized, and contextually relevant assessment models in Arabic language education. This research provides meaningful implications for Arabic language pedagogy and encourages further empirical studies.
Tela’ah Kurikulum Bahasa Arab Tingkat Madrasah Aliyah (MA) Berdasarkan KMA 183 Tahun 2019 Puji Sumeh Pangestu; Amarullah; Ubaid Ridlo; Maswani
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/fy4qxp78

Abstract

Kurikulum bahasa Arab pada madrasah mengalami pembaruan melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 183 Tahun 2019 sebagai respons terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, tuntutan globalisasi, serta kebutuhan peningkatan mutu pembelajaran. Artikel ini bertujuan menelaah latar belakang, landasan filosofis dan teknis, serta kesesuaian komponen kurikulum bahasa Arab untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA). Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan melalui analisis literatur terkait KMA 183 dan 184 Tahun 2019, buku, artikel, dan kajian kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum dilandasi kondisi internal pembelajaran bahasa Arab yang masih bersifat struktural serta faktor eksternal berupa dinamika penggunaan bahasa Arab di dunia global. Kurikulum dirancang berbasis standar kompetensi, berorientasi pada penguatan empat keterampilan berbahasa, dan menuntut implementasi pembelajaran abad 21 berbasis teknologi. Komponen kurikulum pada MA telah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional serta kebutuhan kompetensi peserta didik masa kini. Secara keseluruhan, kurikulum bahasa Arab pada KMA 183 menekankan pembelajaran komunikatif, aplikatif, dan kontekstual agar peserta didik mampu memanfaatkan bahasa Arab sebagai alat komunikasi global dan sebagai sarana memahami sumber ajaran Islam.