cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JIS: Journal ISLAMIC STUDIES
ISSN : -     EISSN : 29632072     DOI : https://doi.org/10.71456/jis
JIS : Journal ISLAMIC STUDIES adalah jurnal peer-review sebagai publikasi multi-disiplin yang didedikasikan untuk studi ilmiah tentang semua aspek keislaman dan dunia Islam, khususnya pada karya-karya yang berhubungan dengan pendidikan islam, sejarah islam, politik islam, ekonomi islam, sosiologi islam, hukum islam, Psikologi islam, filsafat islam.
Articles 197 Documents
Evaluasi Pendidikan Agama Islam dalam Proses Pembelajaran: Kajian terhadap Fungsi, Tujuan, Prinsip, Subjek, Objek, dan Manfaat Evaluasi Muhammad Fadhilah; Nursidah Arisca Putri; Mutia Rahmawati; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1958

Abstract

Evaluasi merupakan komponen integral dalam sistem Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tidak hanya berfungsi mengukur capaian kognitif, tetapi juga menilai dimensi afektif dan psikomotorik peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif konsep evaluasi pendidikan dalam konteks PAI, mencakup aspek fungsi, tujuan, prinsip, subjek, objek, dan manfaat evaluasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian relevan yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi PAI memiliki karakteristik khas yang membedakannya dari evaluasi mata pelajaran umum, yaitu orientasinya pada pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai Islam. Evaluasi PAI berfungsi secara diagnostik, formatif, selektif, dan sumatif, dengan prinsip-prinsip keadilan (al-'adl), objektivitas, menyeluruh (syumul), dan berkesinambungan (istimrār). Subjek utama evaluasi adalah pendidik dan lembaga pendidikan, sedangkan objeknya mencakup tiga ranah Taksonomi Bloom. Kajian ini menegaskan bahwa evaluasi PAI yang efektif harus mengintegrasikan standar ilmiah modern dengan nilai-nilai normatif ajaran Islam demi terwujudnya tujuan pendidikan Islam, yakni membentuk insan yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Pengolahan Hasil Tes dalam Pembelajaran PAI Mahdiyyah; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1966

Abstract

Pengolahan hasil tes merupakan komponen krusial dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang seringkali tidak mendapat perhatian proporsional dibandingkan dengan perancangan instrumen tes. Padahal, ketepatan dalam menginterpretasikan skor mentah menjadi informasi yang bermakna secara signifikan menentukan kualitas keputusan pembelajaran berikutnya. Makalah ini mengkaji secara komprehensif konsep, langkah-langkah, dan teknik pengolahan hasil tes dalam pembelajaran PAI berdasarkan literatur evaluasi pendidikan. Pembahasan mencakup transformasi skor mentah menjadi nilai akhir, penetapan ketuntasan belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), analisis butir soal, serta penerapan Penilaian Acuan Patokan (PAP) dan Penilaian Acuan Norma (PAN). Selain itu, makalah ini menguraikan pengolahan nilai pada tiga domain kompetensi PAI, yakni kognitif (pengetahuan keagamaan), afektif (sikap religius), dan psikomotorik (keterampilan ibadah), dengan menyajikan contoh aplikatif tes tertulis dan lisan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengolahan hasil tes yang objektif, transparan, dan berbasis kompetensi tidak hanya berfungsi sebagai administrasi akademik, melainkan menjadi instrumen refleksi pedagogis yang mendukung perencanaan remedial, pengayaan, dan peningkatan kualitas pembelajaran PAI secara berkelanjutan.
Test Reliability as A Foundation for Accurate and Objective Assessment in Islamic Education Mariana; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1970

Abstract

This study examines the role of test reliability, particularly the test–retest method, in strengthening the quality of assessment within Islamic Education. The study is motivated by the growing need for accurate, consistent, and accountable assessment instruments to support meaningful learning evaluation. While previous studies have extensively discussed validity and authentic assessment, limited attention has been given to the contribution of test reliability as a foundation for objective assessment practices in Islamic Education. This research employed a qualitative approach using library research methods. Data were collected from books, scientific journal articles, and relevant academic publications published within the last ten years and analyzed through content analysis techniques. The findings reveal that test reliability plays a crucial role in ensuring the consistency, stability, and trustworthiness of assessment results. Furthermore, the test–retest method provides an effective framework for evaluating score stability over time and minimizing measurement errors. In the context of Islamic Education, reliable assessment instruments support fair evaluation, strengthen data-based decision-making, and align with Islamic values emphasizing accuracy, honesty, and accountability. The study concludes that test reliability serves as an essential component in developing high-quality assessment systems capable of supporting effective learning evaluation and improving educational outcomes in Islamic Education.
Kerangka Strategis Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Tantangan Kurikulum Kontemporer Muhammad Rizqo Qolbiy; Hilmi Mizani; Syaiful Bahri Djamarah
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1971

Abstract

Desain pembelajaran merupakan komponen fundamental yang menentukan keberhasilan proses pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun demikian, berbagai permasalahan masih ditemukan dalam praktik pembelajaran PAI, seperti dominasi metode ceramah, rendahnya keterlibatan peserta didik, serta kurang optimalnya pemanfaatan teknologi dan media pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep perumusan strategi dalam desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta mengidentifikasi langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik yang relevan dengan desain pembelajaran dan strategi pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi dalam desain pembelajaran PAI harus disusun secara sistematis melalui analisis kebutuhan peserta didik, perumusan tujuan pembelajaran, pemilihan metode dan media yang sesuai, serta pelaksanaan evaluasi yang berkelanjutan. Strategi yang dirancang secara tepat dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, keterlibatan peserta didik, serta pencapaian tujuan pendidikan Islam secara komprehensif. Oleh karena itu, guru PAI dituntut memiliki kompetensi dalam merancang strategi pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Menjamin Ketepatan Interpretasi Hasil Belajar: Analisis Komprehensif Uji Validitas dalam Evaluasi Pembelajaran Muhammad Rizqo Qolbiy; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1972

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan yang berfungsi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran. Keakuratan hasil evaluasi sangat ditentukan oleh kualitas instrumen yang digunakan, salah satunya melalui pemenuhan aspek validitas. Artikel ini bertujuan mengkaji secara komprehensif konsep, jenis, prosedur, dan implementasi uji validitas dalam evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur ilmiah, buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik yang berkaitan dengan validitas instrumen pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa validitas tidak hanya berkaitan dengan ketepatan butir instrumen, tetapi juga menyangkut ketepatan interpretasi dan penggunaan skor yang dihasilkan. Bentuk validitas yang umum digunakan meliputi validitas isi, validitas konstruk, dan validitas kriteria. Selain itu, perkembangan evaluasi pendidikan modern menempatkan validitas sebagai proses pengumpulan bukti yang berkelanjutan untuk mendukung penggunaan instrumen secara tepat. Oleh karena itu, pelaksanaan uji validitas menjadi langkah fundamental dalam menjamin kualitas evaluasi pembelajaran, meningkatkan akurasi pengambilan keputusan pendidikan, dan menghasilkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Pengolahan Hasil Non-Test dalam Pendidikan Agama Islam (Angket dan Observasi) Munawarah; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan peran penilaian non-tes dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), penggunaan instrumen angket dan observasi, prosedur pengolahan hasil penilaian, serta kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai buku, jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penilaian non-tes memiliki peran penting dalam mengukur ranah afektif dan psikomotorik peserta didik, seperti sikap religius, akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan praktik nilai-nilai Islam. Instrumen angket dan observasi mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif dibandingkan tes tertulis karena dapat menilai perilaku dan sikap peserta didik secara langsung. Pengolahan hasil penilaian non-tes dilakukan melalui penyusunan instrumen yang valid, pemberian skor sesuai skala yang digunakan, serta interpretasi hasil berdasarkan kriteria yang jelas. Kendala yang sering dihadapi guru meliputi keterbatasan kompetensi, waktu, dan potensi subjektivitas penilaian. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, penggunaan instrumen terstandar, dan dukungan lembaga pendidikan agar penilaian non-tes dapat dilaksanakan secara objektif dan efektif.
Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS): Sebuah Kajian Pustaka Nursidah Arisca Putri; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1975

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills atau HOTS) yang mencakup kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), evaluasi pembelajaran berbasis HOTS menjadi penting untuk mengukur pemahaman peserta didik secara lebih mendalam serta mendorong kemampuan berpikir kritis dalam mengkaji dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, karakteristik, dan strategi pengembangan evaluasi pembelajaran PAI berbasis HOTS melalui pendekatan kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah library research dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, serta dokumen yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai pengembangan evaluasi berbasis HOTS dalam pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi berbasis HOTS mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah peserta didik melalui instrumen yang mengukur aspek analisis (C4), evaluasi (C5), dan kreasi (C6). Pengembangan instrumen evaluasi HOTS dalam PAI perlu memperhatikan konteks kehidupan nyata, penggunaan stimulus yang autentik, serta integrasi nilai-nilai Islam. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi guru dalam menyusun soal HOTS dan minimnya pelatihan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi pendidik serta pengembangan instrumen evaluasi yang inovatif agar pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI lebih efektif dan sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
an article Pendekatan Acuan Norma dalam Pendidikan Agama Islam: Landasan Psikometrik, Implikasi Edukatif, dan Integrasinya dengan Prinsip Evaluasi Qur’ani dan Nabawi Muhammad Alfi Hidayat; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1981

Abstract

Pendekatan Acuan Norma (PAN) merupakan salah satu pendekatan evaluasi pendidikan yang menafsirkan hasil belajar berdasarkan posisi relatif peserta didik dalam kelompoknya. Pendekatan ini banyak digunakan dalam kegiatan seleksi, pemeringkatan, dan pemetaan kemampuan akademik karena mampu memberikan gambaran mengenai distribusi kemampuan peserta didik secara objektif. Meskipun demikian, penerapan PAN dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) masih memerlukan kajian yang lebih mendalam karena tujuan pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, dan internalisasi nilai-nilai moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan psikometrik Pendekatan Acuan Norma, mengkaji implikasi edukatif penerapannya dalam Pendidikan Agama Islam, serta mengeksplorasi integrasinya dengan prinsip-prinsip evaluasi yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis konseptual terhadap berbagai literatur yang berkaitan dengan evaluasi pendidikan, psikometri, pendidikan Islam, serta sumber-sumber normatif Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAN memiliki fondasi psikometrik yang kuat melalui penggunaan distribusi normal, simpangan baku, persentil, dan skor baku yang memungkinkan pemetaan kemampuan peserta didik secara objektif dan sistematis. Dari perspektif pendidikan, PAN efektif digunakan untuk tujuan seleksi dan klasifikasi, tetapi memiliki keterbatasan dalam mengukur tingkat penguasaan kompetensi secara absolut. Integrasi dengan prinsip evaluasi Qur’ani dan Nabawi menunjukkan bahwa implementasi PAN perlu dilandasi nilai keadilan, amanah, akuntabilitas, dan penghargaan terhadap kualitas amal agar proses penilaian tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan tanggung jawab moral peserta didik. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual yang menghubungkan teori evaluasi modern dengan nilai-nilai pendidikan Islam guna mewujudkan sistem evaluasi yang objektif, adil, dan bermakna. Kata Kunci: Pendekatan Acuan Norma, Pendidikan Agama Islam, Psikometri, Evaluasi Pendidikan, Prinsip Evaluasi Qur’ani dan Nabawi.
Beyond Academic Achievement: A Holistic Evaluation Model for Measuring Cognitive, Spiritual, and Character Development in Islamic Religious Education Siti Lufniyah; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1984

Abstract

Learning evaluation in Islamic Religious Education (IRE) has traditionally emphasized students’ cognitive achievement, while spiritual and character development core objectives of Islamic education have received limited and fragmented assessment. This study aims to develop a holistic evaluation model capable of measuring students’ cognitive, spiritual, and character development in an integrated manner within Islamic Religious Education. The study employs a qualitative approach using a library research method by examining scholarly literature, educational policies, and evaluation theories from both contemporary educational perspectives and Islamic educational thought. The findings indicate that a holistic evaluation model should integrate three primary dimensions: mastery of Islamic knowledge (cognitive development), internalization of religious values (spiritual development), and the cultivation of Islamic character (character development). Assessment of these dimensions can be conducted through a combination of academic tests, behavioral observations, reflective journals, self-assessment, peer assessment, and learning portfolios. The proposed model provides a more comprehensive approach than conventional assessment practices by evaluating not only academic outcomes but also students’ attitudes, behaviors, and spiritual awareness. The study contributes a conceptual framework for designing more meaningful and goal oriented evaluation systems in Islamic Religious Education, aligning assessment practices with the broader mission of Islamic education in the contemporary era.
Evaluasi Perencanaan Pembelajaran PAI: Kajian Sistematis terhadap Penentuan Aspek, Instrumen, dan Kriteria Penilaian Aminatuzzahrah; Yahya Mof; Hasni Noor
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1985

Abstract

Evaluasi perencanaan pembelajaran merupakan komponen kritis dalam sistem pendidikan yang menentukan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), evaluasi perencanaan pembelajaran sering menghadapi tantangan dalam hal sistematisasi aspek yang dinilai, pemilihan instrumen yang tepat, serta penetapan kriteria penilaian yang objektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis prosedur penentuan aspek yang dinilai dalam pembelajaran PAI; (2) mengkaji prosedur pemilihan instrumen atau metode evaluasi yang relevan; dan (3) mendeskripsikan prosedur penetapan kriteria penilaian yang objektif dan sistematis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui analisis dokumen kurikulum, buku evaluasi pendidikan, dan jurnal ilmiah lima hingga sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan aspek penilaian dalam PAI harus mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik secara proporsional sesuai karakteristik mata pelajaran. Pemilihan instrumen evaluasi perlu mempertimbangkan validitas konstruk dan kesesuaian dengan tujuan pembelajaran yang bersifat holistik. Penetapan kriteria penilaian yang efektif mensyaratkan acuan rubrik berbasis indikator yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan kerangka konseptual sistematis untuk perencanaan evaluasi PAI yang komprehensif dan dapat diadaptasi oleh pendidik di berbagai jenjang pendidikan.