cover
Contact Name
Joko Priyanto Wibowo
Contact Email
jp.wibowo@umbjm.ac.id
Phone
+6281258971240
Journal Mail Official
journal@umbjm.ac.id
Editorial Address
KOTA BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Borneo Community Development
ISSN : -     EISSN : 28096185     DOI : -
Borneo Community Development (BCD) is a journal that publishes scientific articles in the field of community service. This journal accepts articles from community development activities from various fields.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "vol. 6 no. 1 (2026)" : 16 Documents clear
Developing creativity in making Sasirangan (Tie Dye) cloth in the KKN Program as a Local Wisdom-Based Innovation to improve MSMEs in Pudak Village Sofya Aziza Amali; Noor Leha; Muhammad Irfan Maulana; Mirnawati; Sarmilawati; Annisa; Syita Devi; Nor Hilalliyah; Kharunnisa; Sri Tami Dewi; Harris Noorrahman; Dewi Sri Utami; Nurlaela; Fitria Norkhaliza; Rahmadi
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1483

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Program KKN ke-11 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin di Desa Pudak difokuskan pada inovasi berbasis kearifan lokal melalui pembuatan kain Sasirangan dengan teknik tie dye. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan, dan praktik langsung bersama masyarakat Desa Pudak. Tahapan kegiatan terdiri dari pemberian materi mengenai sejarah dan filosofi Sasirangan, pembuatan pola, pelipatan dan pengikatan kain dengan karet gelang, pewarnaan, hingga pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan motif serta variasi warna yang lebih kreatif tanpa meninggalkan nilai tradisi. Meskipun terdapat kendala dalam proses pengeringan yang menyebabkan warna belum maksimal, masyarakat tetap antusias dan termotivasi untuk mengembangkan Sasirangan tie dye sebagai produk bernilai ekonomi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal sekaligus membuka peluang pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal di Desa Pudak.
PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DARI KULIT BAWANG DI DESA BUNGIN Ica Lisnawati; Ahmad Muhaimin; Ghina Rahima; Irma Nadia Yanti; Khusnul Khotimah; Raida; Jaida Rahma; Nabila Sativa; Chinta Kartika Ayu Epriana; Jayanti; Rina Aisya Septia; Sananiyah; Nita; Humairah; Iqbal Maulana
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1489

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertema Pembuatan Pestisida Nabati dari Kulit Bawang dilaksanakan di Desa Bungin sebagai upaya pengabdian kepada masyarakat dalam mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang berpotensi berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Kulit bawang merah dan bawang putih mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, dan minyak atsiri yang berfungsi sebagai insektisida alami. Selain itu, kulit bawang juga mengandung hormon pertumbuhan (auksin dan giberelin) serta unsur hara seperti kalium, magnesium, fosfor, dan besi yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, observasi bahan, uji coba, demonstrasi pembuatan pestisida nabati, serta evaluasi kegiatan. Program ini diikuti oleh petani, ibu rumah tangga, dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan pestisida nabati, serta dihasilkan sebanyak 28 botol produk pestisida yang dibagikan kepada peserta. Dampak kegiatan meliputi meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan pestisida kimia, pemanfaatan limbah rumah tangga secara mandiri, serta penerapan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini berhasil memberikan alternatif pengendalian hama yang aman, ramah lingkungan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dapur Nugget Haruan untuk Mendukung Pencegahan Stunting (DANURAN FOR ASTING) di Desa Pupuyuan, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan Istiqamah; Muhamad Haikal; Muhammad Fathur Rahman; Nicky Saputra; Elita Rahmah; Nita Rahmadani; Wima Triana; Zulfa Muthi'ah; Adelina Yunita; Gina Yustia Putri; Monica Verindu Melinda; Putri Rizky Febrina; Vidia Nasya Nalurita; Rahayu; Khalidah
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1490

Abstract

Pemanfaatan pangan lokal berprotein hewani merupakan salah satu pendekatan yang dapat mendukung upaya pencegahan stunting melalui penyediaan pilihan makanan bergizi yang mudah diterapkan di masyarakat. Kegiatan pengabdian di Desa Pupuyuan, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 melalui program DANURAN FOR ASTING berupa penyuluhan, demonstrasi pembuatan nugget ikan haruan yang dikombinasikan dengan sayuran, dan pencicipan produk. Sasaran kegiatan meliputi ibu-ibu PKK dan ibu rumah tangga yang terlibat dalam rangkaian kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa materi edukasi dapat disampaikan, proses pembuatan nugget dapat didemonstrasikan secara langsung, dan peserta terlibat aktif dalam praktik serta sesi pencicipan. Nugget ikan haruan diterima selama kegiatan sebagai salah satu alternatif olahan pangan lokal yang dapat dibuat dengan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Program ini menunjukkan potensi pemanfaatan ikan haruan sebagai variasi pangan lokal berprotein hewani, sedangkan dampaknya terhadap pengetahuan, status gizi, stunting, maupun ekonomi memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Pemanfaatan Biji Karet, Botol Plastik, dan Minyak Jelantah sebagai Inovasi Kreatif di Desa Tigarun: Utilization of Rubber Seeds and Waste Cooking Oil for Creative Village Innovations in Tigarun Village, Balangan Distric Ahmad Hasanul Basri; Amaliya Bunga Dwiyanti; Arifa Maziya; Alifah Alifah; Ahmad Hanif; Laila Manada; Shafira Shafira; Eka Puspita Sari; Udzri Bajilah; Peni Oktariyani Putri; Siti Fatimatuzzahra; Mita Mita; Mahdatun Nafisah; Iin Ariyanti
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1492

Abstract

Kegiatan pengabdian di Desa Tigarun, Kabupaten Balangan, mengembangkan dua inovasi berbasis sumber daya lokal dan pemanfaatan limbah, yaitu pembuatan papan nama desa menggunakan botol plastik berisi biji karet dan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui pengumpulan bahan, pembersihan, perakitan, pemasangan, serta pelatihan pembuatan lilin. Papan nama “DESA TIGARUN” berhasil dibuat dan dipasang di samping kantor desa, sedangkan program minyak jelantah menghasilkan lilin aromaterapi dengan variasi esens melati, mawar, dan vanila. Ibu rumah tangga dilibatkan dalam pelatihan agar dapat mengikuti tahapan pembuatan secara langsung. Hasil kegiatan dibatasi pada keterlaksanaan proses dan luaran yang dihasilkan; dampak terhadap kesadaran lingkungan, keterampilan, maupun ekonomi belum diukur secara kuantitatif. Kedua program menunjukkan potensi pemanfaatan bahan lokal dan limbah rumah tangga sebagai produk kreatif yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
BERSIH SUNGAI, SUBUR LAHAN: PEMANFAATAN ECENG GONDOK DI DESA TAMBA JAYA Annur Tasya Alfiati; Rina Sa'diah; Nur Asyifa Ramadhanti; Irma Muthiah; Salma Fitriyanti; Akhmad Muadzin Setiawan; Iqbal Dwiyono; Fitriatul Amelia; Maulid Maulid; Salsa Bila; Fani Tatun Habibah; Tantri Nadya Utami; Azizah Munirah; Fahri Fahri; Khabib Musthofa
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1493

Abstract

Kegiatan Edukasi dan inovasi di Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala, berfokuspada pemanfaatan eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai bahan baku pupuk organik. Eceng gondokmerupakan gulma air yang pertumbuhannya cepat dan sering menimbulkan permasalahan lingkungan,seperti penyumbatan saluran air dan menurunnya kualitas perairan. Melalui pendekatan partisipatif,masyarakat dilibatkan secara langsung dalam proses pembuatan pupuk organik padat dengan tahapanpengeringan, pencacahan, pencampuran dengan dedak dan larutan fermentasi, serta proses fermentasi selama2–3 minggu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pupuk kompos yang dihasilkan memiliki tekstur remah,berwarna cokelat kehitaman, tidak berbau, serta mampu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkanpertumbuhan tanaman di pekarangan warga. Program ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan,tetapi juga memberikan alternatif pupuk ramah lingkungan yang lebih ekonomis, sekaligus meningkatkanketerampilan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Optimalisasi Pasokan Bahan Baku Eceng Gondok dan Pemanfaatan Marketplace Shopee untuk Pemasaran Kerajinan di Desa Gulinggang: Strategy for Optimizing Water Hyacinth Raw Material Supply and Utilizing Shopee Marketplace to Increase Handicraft Product Sales Ratna Habibah; Soraya Djamilah; Hainur Rahman; Syarif Hidayat; Suwandi; Sherina; Santi; Nabella Azzahra; Siti Noorlena; Alya Valiza; Noor Lisani Safitri; Lidya Syahjiah
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1496

Abstract

Kegiatan pengabdian di Desa Gulinggang, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, berfokus pada penguatan pengelolaan bahan baku eceng gondok dan pengenalan pemasaran digital melalui marketplace Shopee. Pendekatan kegiatan dilakukan secara deskriptif dan partisipatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pengelolaan bahan baku, serta pendampingan pembuatan akun Shopee. Hasil kegiatan menunjukkan terlaksananya proses pengemasan dan penataan bahan baku eceng gondok serta pembuatan akun Shopee sebagai media awal pemasaran produk kerajinan. Luaran tersebut memberikan sarana yang dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan bahan baku dan promosi digital. Dampak terhadap peningkatan penjualan, jangkauan konsumen, maupun pendapatan belum diukur dalam kegiatan ini sehingga manfaat ekonomi dinyatakan sebagai potensi yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Pemberdayaan Ekonomi Warga Desa Galumbang dengan Pelajaran Praktis Pembuatan Sabun Berbahan dasar Limbah Minyak Kelapa Sebagai Aziza Fitriah; Nayswa Liza Salsabilla; Khairatunnisa; Muhammad Lukmanul Hakim; Akhmad Rizky Akbar; Fiona Maulidia; Nur Rifa Ashya; Putri Aniffah; Della Puspita; Annisa Maryam Padjrin; Intan; Raudatul Munawwarah; Yusnidah Rahmah; Pitria Anggraini
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1498

Abstract

Program pelatihan pembuatan sabun di Desa Galumbang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam memproduksi sabun dari bahan alami dan limbah rumah tangga, seperti minyak kelapa, guna mendukung pemberdayaan ekonomi dan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman teknis tentang proses pembuatan sabun yang aman dan berkualitas, dengan fokus pada penggunaan bahan ramah lingkungan dan pengelolaan limbah rumah tangga. Pelatihan ini melibatkan pendampingan langsung dan panduan praktis untuk mengatasi kurangnya pengetahuan teknis masyarakat. Hasil dari program ini diharapkan dapat menciptakan peluang wirausaha, meningkatkan kesadaran akan kebersihan, dan mengurangi limbah rumah tangga. Artikel ini membahas latar belakang, metode pelaksanaan, pembahasan mendalam tentang proses dan manfaat, serta kesimpulan dari program tersebut.
Pemanfaatan Batu Bata Merah dan Garam Kasar sebagai Media Pembuatan Telur Asin di Desa Antasan Senor Ilir Latifah; Muflihah Muflihah; Farida Murni; Isnaniah Isnaniah; Norliani Norliani; Siti Sa'adah; Kadariah Kadariah; Rika Rika; Ahmad Saidi
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1499

Abstract

Telur asin merupakan salah satu produk olahan telur bebek yang dapat dibuat dengan metode pemeraman menggunakan campuran bahan lokal. Kegiatan KKN di Desa Antasan Senor Ilir, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, memperkenalkan pembuatan telur asin menggunakan media batu bata merah yang dihaluskan, garam kasar, dan abu gosok. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Agustus 2025 melalui persiapan alat dan bahan, demonstrasi pembuatan adonan pelapis, pelapisan telur, pemeraman selama 10–14 hari, dan pengamatan hasil setelah telur direbus. Hasil kegiatan menunjukkan telur asin dapat dihasilkan dengan karakteristik rasa asin, tekstur lebih padat, dan warna kuning telur yang tampak khas setelah pemeraman. Karena prosedur uji organoleptik terstruktur dan data panelis tidak terdokumentasi, hasil dibatasi pada pengamatan deskriptif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa media batu bata merah dapat digunakan dalam praktik pembuatan telur asin berbasis bahan lokal, sedangkan efektivitas, biaya, dan penerimaan konsumen memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Rebranding Produk UMKM di Desa Baruh Bahinu Luar melalui Pengembangan Kemasan dan Promosi Digital: Rebranding OF MSME Products In Baruh Bahinu Luar Village Through Packaging Development And Promotion mira mira; Ahmad sairi; Hendri Anugrah Wibowo; M. Rezky Rahman; Gabriyuvela; ⁠Jannatun Nisa; Musa’adah; Oktriyisa Tantia Mini; Maura Putri Ariqah; Mifta Dewi; Astri Lestari; Jainatul Rahmah; Resa Tri susanti; Zanuba Nurhayani; Septia Dwi Syahrida; Lidia Andriani
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1500

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, tetapi pelaku UMKM di Desa Baruh Bahinu Luar masih menghadapi keterbatasan dalam identitas produk dan pemasaran digital. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin bertujuan mendampingi pelaku UMKM melalui rebranding produk dan pengenalan media promosi digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui observasi kondisi usaha, diskusi dengan pelaku UMKM, perancangan label dan kemasan, pendaftaran lokasi rumah produksi pada Google Maps, serta pengunggahan informasi produk pada aplikasi/website desa. Kegiatan menghasilkan luaran berupa label dan kemasan sebagai identitas visual produk, lokasi rumah produksi yang terdaftar pada Google Maps, serta informasi produk yang tersedia pada aplikasi/website desa. Luaran tersebut menjadi sarana awal untuk memperkuat identitas produk dan membuka peluang promosi yang lebih luas. Keberlanjutan manfaat program memerlukan penggunaan label secara konsisten serta pemeliharaan informasi usaha pada media digital oleh pelaku UMKM dan pengelola desa.
Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Produk Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Ramah Lingkungan Dalam Program Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Di Desa Mantimin Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan Hajat; Rida Millati; Ratna Dila; Zainal Muhaimin; Ridha Febriyanti; Durratun Nafisah; Jenni Getbriela Tempati; Nanda Bintang Areska; Ghaida Maharani; Silvia Rismawati; Salwa Fardila; Padma Azzahra Ramadhani; Ahmad Zulkifli; Meilinda Madika Putri
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1501

Abstract

Limbah minyak jelantah rumah tangga di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Program pengabdian masyarakat melalui KKN Universitas Muhammadiyah Banjarmasin ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi bernilai ekonomis. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahap observasi, koordinasi, sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi langsung kepada 15 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 60–87% jawaban benar pada pre-test menjadi 100% pada post-test, serta kemampuan peserta mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pengurangan limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha berbasis pemberdayaan masyarakat dan potensi lokal.

Page 1 of 2 | Total Record : 16