cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnalcarong@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Imum Lueng Bata, Bathoh, Banda Aceh, Indonesia 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 30892082     DOI : https://doi.org/10.62710/carong
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
Prespektif Masyarakat Hindu Terhadap Nilai-Nilai Kebhinekaan pada Pelaksanaan Upacara Hari Raya Galungan Ilham Riyad Janani
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hphh3g57

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keberagaman, budaya, suku, bahasa, dan agama. Salah satu bentuk konkret dari penerapan nilai-nilai kebhinekaan dapat dilihat dalam pelaksanaan Hari Raya Galungan oleh Umat Hindu di Kelurahan Margorejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori Kebhinekaan melalui prespektif Bhineka Tunggal Ika, dan Implementasi nilai-nilai Kebhinekaan dalam Perayaan Galungan. Metode yang digunakan adalah Kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran susila dalam Agama Hindu menjadi landasan moral yang mendorong Umat Hindu untuk menjalin hubungan harmonis dengan sesama manusia tanpa memandang perbedaan keyakinan. Partisipasi Masyarakat Non-Hindu dalam Pelaksanaan Hari Raya Galungan menunjukkan tingginya sikap toleransi, gotong royong, dan solideritas sosial. Hal ini mencerminkan bahwa keberagaman bukanlah hambatan, melainkan kekuatan dalam menciptakan harmoni sosial yang sejalan dengan semangat Bhineka Tunggal Ika. Kesimpulan dari penelitian ini, menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai toleransi dan multikulturalisme dalam kehidupan beragama demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
Analisis Implikatur Percakapan pada Komik Digital “Pupus Putus Sekolah” Karya Kurnia Harta Winata Dara Aprilia Maharani; Fadhlina Hanifa Lubis; Delviani Yani Manik; Sakinah Rangkuti; Nirmawan
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8jczps51

Abstract

  This study aims to analyze the forms of conversational implicature found in the digital comic Pupus Putus Sekolah by Kurnia Harta Winata. The comic was selected because it contains numerous dialogues that reflect everyday teenage interactions, making it relevant for analysis from a pragmatic perspective, particularly using Grice’s theory of conversational implicature. The research employs a descriptive qualitative method with content analysis techniques. The data consists of dialogue excerpts between characters in the comic that contain implicit meanings. The analysis reveals that the conversational implicatures in the comic fall into two main categories: conventional implicatures and non-conventional (conversational) implicatures. The most dominant type of non-conventional implicature observed involves violations of the cooperative principle, particularly the maxims of quality and relevance. These findings suggest that digital comics can serve as effective media for conveying social messages through indirect communication strategies. Furthermore, this research contributes to the field of pragmatics, particularly in the context of visual literary works and digital communication.    
Analisis Efektivitas Media Interaktif dalam Meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Agama Islam di Era Digital Novia Ulfa; Najwa Az-Zahra; Ferry Irawan Saputra; Ervina
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7ngxap43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Agama Islam di era digital. Penggunaan media interaktif seperti kuis, permainan edukatif, dan aplikasi berbasis teknologi lainnya memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan partisipasi siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, di mana 50 siswa dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok eksperimen yang menggunakan media interaktif dan kelompok kontrol yang menggunakan media konvensional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diukur dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS untuk melihat perbedaan partisipasi belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan, dengan rata-rata nilai partisipasi 4.23 pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan 3.80 pada kelompok kontrol. Selain itu, penggunaan media interaktif juga meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Agama Islam, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan relevan. Oleh karena itu, penerapan media pembelajaran interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Agama Islam di sekolah-sekolah.
Kepemimpinan Khalifah Umar Bin Khattab dalam Perubahan Sosial dan Pengembangan Pendidikan Islam pada Masa Pemerintahannya Husnul Amaliyah; Ani Marlia; Nadila Afrilia; Rangga Apri Sandi; Lilis Permita Sari
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hd1p5m87

Abstract

The governance of Caliph Umar ibn al-Khattab was crucial in the history of Islam, leading to considerable social reforms and advancements in Islamic education. As the second caliph, Umar was recognized for his innovative approaches that reinforced the social and educational foundations of the Muslim community. On the social front, he implemented welfare programs through the Bayt al-Mal, allocated zakat to assist those in need, and set minimum living standards to avert starvation. In terms of education, Umar sent scholars throughout Islamic regions to impart knowledge of the Qur'an and Islamic principles, and he founded mosques as hubs of learning. Instructional approaches like halaqah and talaqi were utilized, with educators receiving salaries from the Bayt al-Mal.  These initiatives demonstrate that Umar was committed not just to territorial growth but also to the intellectual and ethical upliftment of society. This research intends to examine the significant impact of Umar ibn al-Khattab on social change and the creation of a strong Islamic educational framework during the early days of the caliphate.
Analisis Semantik pada Puisi Kangen Karya WS Rendra Fasyah, Najwa; Intan Christine Nainggolan; Novia Marissa Valerina Pardosi; Yati Virma Saragih
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fk2h8118

Abstract

This study analyzes the semantic meaning in the poem "Kangen" by W.S. Rendra. Semantics is the study of meaning in language, encompassing lexical and grammatical meanings. Poetry, as a form of the poet's expression, often uses figurative language that requires deep understanding. This analysis employs a qualitative descriptive method to explain the meanings contained in the poem. Data is collected through literature study and analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing approaches. The results indicate that the poem "Kangen" is rich in complex emotional and aesthetic meanings. The use of repetition and figures of speech in the poem strengthens the expression of longing and enriches the reader's experience. This semantic analysis helps readers understand the poem's meaning and structure more deeply.
Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk terhadap Wacana Pro-Kontra Pengiriman Anak ke Barak Militer dalam Pemberitaan Daring Liputan6.com Chairani Dwi Putri; Nazma Aliya; Adinda Nabila; Asna Juwaira
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/zs8cgy91

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang tidak netral karena mencerminkan dan membentuk struktur sosial, ideologi, serta relasi kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teks berita daring berjudul “Pro Kontra Pengiriman Anak Nakal ke Barak Militer Gagasan Dedi Mulyadi: Solusi atau Pelanggaran HAM?” dengan menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kalimat-kalimat dalam teks berita yang dianalisis berdasarkan tiga struktur utama: makro, superstruktur, dan mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara makro, tema utama berita ini menggambarkan perdebatan antara pendekatan militeristik dalam menangani kenakalan remaja dan pendekatan yang berorientasi pada hak asasi anak. Superstruktur berita disusun secara sistematis melalui pembukaan yang provokatif, isi yang menampilkan beragam opini, dan penutup yang reflektif. Secara mikro, ditemukan penggunaan istilah bermuatan semantik yang kuat, struktur sintaksis yang kompleks, gaya bahasa yang netral namun sugestif, serta strategi retoris yang melibatkan berbagai narasumber untuk memperkuat opini. Temuan ini mengungkap bahwa teks berita tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membingkai isu dan membentuk persepsi publik melalui strategi wacana tertentu. Dengan demikian, pendekatan Van Dijk mampu mengungkap lapisan ideologis dan kekuasaan yang tersembunyi dalam praktik media massa.
Eksistensi dan Makna dalam Cerpen Sebuah Surat Karya Kuswahyo dengan Pendekatan Interdisiplin Ester Marga Retta; Jelita Sitorus; Mutiara Aprilia; Nayla Apriani Lubis; Nurul Annisa; Soraya Firanti Nur; Rosmawaty Harahap
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8366qk89

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi dan makna dalam cerpen "Sebuah Surat" karya Kuswahyo menggunakan pendekatan interdisiplin. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pencarian identitas tokoh utama yang menghadapi tekanan norma sosial dalam konteks masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang meliputi analisis strukturalisme, semiotika, dan filsafat untuk menggali berbagai lapisan makna dalam cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini tidak hanya menyampaikan cerita menarik, tetapi juga mencerminkan kondisi sosial dan budaya pada saat penulisannya. Melalui penggunaan bahasa simbolis dan provokatif, cerpen ini mendorong pembaca untuk merefleksikan nilai-nilai yang diyakini. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman karya sastra Indonesia, serta mengajak pembaca untuk merenungkan hubungan antara individu dan Tuhan.
Membangun Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Pembelajaran yang Menyenangkan Tukly, Welmince Vian; Nilapancuran, Margilisye Martha; Matital, Kritin Anjelina; Kothel, Susana; Lesbassa, Leni
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vp1c3790

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk kemampuan kognitif, sosial, dan emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dapat membangun fondasi pendidikan yang kuat bagi anak usia dini, khususnya dalam aspek kualitas pembelajaran, perkembangan kognitif, dan keterlibatan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap guru dan anak-anak di dua lembaga PAUD. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola keterlibatan anak dan strategi pembelajaran yang digunakan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan menyenangkan, seperti permainan edukatif, media visual, musik, dan aktivitas gerak, meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat pemahaman konsep dasar anak, dan mendorong keterlibatan belajar secara aktif. Anak-anak menunjukkan perhatian yang lebih lama, antusiasme tinggi, dan kemampuan menyelesaikan tugas sederhana dengan lebih mandiri. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan menyenangkan dalam kurikulum PAUD. Hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan strategi pedagogis yang efektif serta acuan bagi pengambil kebijakan dan pelatih guru. Rekomendasi diberikan untuk eksplorasi lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dan peran keluarga dalam pembelajaran menyenangkan.
Praktik Kekuasaan: Studi Analisis Wacana Terhadap Pidato Megawati Soekarno Putri Rut Yemima Sitorus; Rindy Any Br Tarigan; Deby Yanti Nahampun; Friska Yani Natalia Hutasoit
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/86a1xr82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap praktik kekuasaan dalam pidato politik Megawati Soekarnoputri melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough. Dalam masyarakat demokratis, pidato politik tidak hanya menjadi media penyampaian gagasan, tetapi juga alat reproduksi ideologi dan legitimasi kekuasaan. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks pidato Megawati pada acara Trisakti Tourism Award 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan tiga dimensi Fairclough: dimensi tekstual, praksis diskursif, dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidato Megawati mengandung berbagai strategi linguistik seperti penggunaan pronomina, diksi ideologis, repetisi, dan simbol historis untuk membangun citra diri sebagai pemimpin bermoral dan nasionalis. Secara praksis, pidato tersebut diproduksi dalam konteks politik pasca-Pemilu 2024, merepresentasikan suara institusional partai, dan disebarkan melalui media untuk memperluas pengaruhnya. Secara sosial, pidato ini menegaskan hegemoni ideologis yang menggabungkan nasionalisme, populisme, dan identitas perempuan dalam politik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa wacana politik merupakan arena penting dalam perebutan makna dan reproduksi kekuasaan.
Rasuna Said: Perintis Pemikiran Pendidikan Islam dan Emansipasi Perempuan Diah Ayu Anggraini; Alwizar; Djeprin E.Hulawa
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/x6brcv02

Abstract

Artikel ini membahas kontribusi dan perkembangan pemikiran Hajjah Rangkayo Rasuna Said dalam bidang pendidikan Islam, khususnya dalam konteks perjuangan emansipasi perempuan dan pembentukan masyarakat yang adil dan berilmu. Rasuna Said merupakan tokoh perempuan Muslim Indonesia yang tidak hanya dikenal sebagai pejuang kemerdekaan, tetapi juga sebagai pendidik, jurnalis, dan orator yang progresif dalam memaknai Islam sebagai agama pembebasan. Melalui lembaga pendidikan yang ia dirikan, tulisan-tulisannya yang kritis, serta kiprahnya dalam politik dan jurnalistik, Rasuna mempromosikan pendidikan sebagai sarana untuk mencerdaskan umat dan menghapus ketimpangan gender. Artikel ini mengkaji secara historis dan tematik pemikiran Rasuna Said, dengan menyoroti latar belakang pendidikan awalnya, perjuangan dalam ranah sosial-politik, gagasannya tentang kesetaraan gender dalam pendidikan Islam, serta warisan intelektualnya bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Kajian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Rasuna Said tetap relevan sebagai inspirasi dalam membangun sistem pendidikan Islam yang inklusif, adil, dan transformatif. Artikel ini juga menegaskan pentingnya merevitalisasi nilai-nilai perjuangan Rasuna dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam kontemporer, terutama dalam konteks pengarusutamaan gender dan moderasi beragama.

Page 8 of 15 | Total Record : 147