cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Analisis Pola Kedatangan Truk Sebagai Dasar Penerapan Terminal Booking System Untuk Mengurangi Yard Idle Time Yosi Mutaqin; Ma'ruf Ma'ruf; Muchamad Hartanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1741

Abstract

Kinerja operasional terminal peti kemas sangat dipengaruhi oleh pola kedatangan kendaraan truk yang melakukan aktivitas bongkar muat. Permasalahan yang terjadi adalah ketidakteraturan distribusi kedatangan kendaraan yang menyebabkan kepadatan pada waktu tertentu dan berdampak pada meningkatnya waktu tunggu kendaraan (idle time). Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian kedatangan kendaraan belum berjalan secara optimal dan belum sepenuhnya mempertimbangkan kapasitas operasional terminal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kedatangan kendaraan truk serta merumuskan penerapan Terminal Booking System sebagai upaya pengendalian untuk mengurangi waktu tunggu kendaraan pada terminal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui analisis distribusi kedatangan kendaraan dan analisis kapasitas operasional terminal yang meliputi kapasitas pada area gate, container yard, dan wharf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan distribusi kendaraan menyebabkan terjadinya penumpukan pada periode tertentu sehingga meningkatkan waktu tunggu kendaraan. Penerapan Terminal Booking System dengan pengaturan slot waktu kedatangan mampu mengendalikan arus kendaraan agar lebih merata dan sesuai dengan kapasitas pelayanan terminal. Selain itu, keberadaan waiting area sebagai fasilitas pendukung berperan dalam menahan kendaraan sebelum memasuki area operasional sehingga membantu menjaga kestabilan arus kendaraan. Dengan demikian, penerapan sistem penjadwalan berbasis slot waktu berpotensi meningkatkan efisiensi operasional terminal melalui pengurangan waktu tunggu kendaraan (idle time).
Pengaruh Thriving At Work Dan Self-Efficacy Terhadap Employee Engagement Dengan Lingkungan Kerja Non-Fisik (LKNF) Sebagai Variabel Moderasi Pada Kolektor PT BFI Finance Cabang Kota Mataram Alfareza Alfareza; Irwan Cahyadi; Susilo Talidobel; Kia Makiah; Baiq Dinna Widiyasti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1743

Abstract

Employee engagement merupakan faktor penting yang mendukung keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan perusahaan. Rendahnya employee engagement dapat berdampak pada penurunan produktivitas, semangat kerja, dan kontribusi karyawan. Berdasarkan hasil pengamatan pada kolektor PT BFI Finance Cabang Kota Mataram, masih ditemukan perbedaan tingkat employee engagement antar kolektor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh thriving at work dan self-efficacy terhadap employee engagement dengan lingkungan kerja non-fisik sebagai variabel moderasi pada kolektor PT BFI Finance Cabang Kota Mataram.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thriving at work dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement. Namun, lingkungan kerja non-fisik tidak mampu memoderasi pengaruh thriving at work maupun self-efficacy terhadap employee engagement. Nilai R-Square menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjelaskan variasi employee engagement. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan employee engagement pada kolektor lebih dipengaruhi oleh penguatan thriving at work dan self-efficacy dibandingkan melalui peran lingkungan kerja non-fisik sebagai variabel moderasi. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi bahan pertimbangan bagi PT BFI Finance Cabang Kota Mataram dalam merancang strategi peningkatan employee engagement.
Peningkatan Efektivitas Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah Melalui Kebijakan Strategis Perencanaan Kabupaten Muna Sutriawati Sutriawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1744

Abstract

Pengendalian dan evaluasi merupakan bagian penting dalam siklus pembangunan daerah karena berfungsi memastikan ketercapaian sasaran pembangunan serta menjadi dasar penyusunan kebijakan pada periode berikutnya. Namun, pelaksanaannya di Kabupaten Muna belum berjalan optimal akibat belum tersedianya regulasi operasional yang mengatur mekanisme pengendalian dan evaluasi secara terstandar. Artikel ini bertujuan menganalisis permasalahan pelaksanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Muna serta merumuskan alternatif kebijakan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola pembangunan daerah. Kajian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis kebijakan dan pendekatan yuridis normatif. Data diperoleh dari telaah regulasi, dokumen pengendalian dan evaluasi pembangunan, serta hasil observasi terhadap pelaksanaan pengendalian dan evaluasi di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Muna. Analisis dilakukan melalui identifikasi kesenjangan antara ketentuan regulasi dengan kondisi implementasi, dilanjutkan dengan analisis kebijakan untuk merumuskan rekomendasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa belum adanya Peraturan Bupati sebagai pedoman operasional menyebabkan mekanisme evaluasi belum seragam antarperangkat daerah, masih berorientasi pada pelaporan administratif, serta belum mampu menghasilkan informasi yang mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti. Selain itu, hasil evaluasi belum terintegrasi secara optimal dengan proses perencanaan dan penganggaran daerah. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan Peraturan Bupati yang didukung pedoman teknis pelaksanaan evaluasi agar tercipta sistem pengendalian dan evaluasi yang lebih terstruktur, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembangunan daerah melalui pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar penyempurnaan kebijakan secara berkelanjutan.
Konstruksi Pesan Adat Kalosara Dalam Penyelesaian Konflik Sosial Di Desa Tetenggabo Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan Wahyuning Wahyuning; Syahruddin Syahruddin; Paramitha Purwita Sari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1745

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran adat Kalosara sebagai media komunikasi budaya dalam menyelesaikan konflik sosial di masyarakat Tolaki, khususnya di Desa Tetenggabo, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan. Meskipun penyelesaian konflik melalui jalur hukum formal semakin berkembang, masyarakat setempat masih mempertahankan Kalosara sebagai simbol perdamaian yang mengandung nilai persatuan, penghormatan, tanggung jawab, dan musyawarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi pesan adat Kalosara dalam penyelesaian konflik sosial serta menjelaskan makna yang terbentuk melalui proses komunikasi antara tokoh adat dan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh adat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga yang pernah mengikuti proses penyelesaian konflik menggunakan Kalosara. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi pesan adat Kalosara dibangun melalui komunikasi simbolik yang menanamkan nilai perdamaian, keadilan, penghormatan, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial. Pesan-pesan tersebut diterima sebagai pedoman dalam memulihkan hubungan antarpihak yang berkonflik sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kalosara tidak hanya berfungsi sebagai simbol adat, tetapi juga sebagai media komunikasi budaya yang efektif dalam menciptakan penyelesaian konflik secara damai serta menjaga kelestarian nilai-nilai budaya masyarakat Tolaki di tengah perubahan sosial.
Pengaruh Sertifikasi Halal dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Produk UMKM Kuliner dalam Perspektif Attitude–Behavior Gap Galuh Hanifanissa Sekar Pertiwi; Inas Afifah Zahra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sertifikasi Halal dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian produk UMKM kuliner, serta mendeskripsikan indikasi Attitude-Behavior Gap dalam perilaku konsumen Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada 120 responden Muslim yang berdomisili di Jabodetabek, berusia minimal 17 tahun, dan pernah membeli produk UMKM kuliner. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sertifikasi Halal tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan koefisien regresi sebesar 0,136 dan nilai signifikansi 0,159. Halal Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,412 dan nilai signifikansi < 0,001. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai R² sebesar 0,200. Analisis deskriptif menunjukkan indikasi Attitude-Behavior Gap secara agregat, yang terlihat dari tingginya penilaian responden terhadap pentingnya Sertifikasi Halal, sementara sebagian responden masih pernah membeli produk UMKM kuliner yang belum bersertifikat halal. Kepercayaan kepada penjual merupakan alasan yang paling banyak dipilih. Dengan demikian, Keputusan Pembelian dipengaruhi oleh jaminan halal formal, internalisasi gaya hidup halal, dan pertimbangan situasional.
Analisis Implementasi Fleksibilitas Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka Di SMK Al-Husna Kota Tangerang Cantika Laura; Nurlatifiana Nurlatifiana; Vidya Nabila Tsaqifa; Shofiyah Nurhidayati; Naya Bayda Rahmah; Hajah Hovianah; Sri Lestari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1747

Abstract

Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada guru dalam merancang pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Salah satu prinsip utama dalam kurikulum ini adalah fleksibilitas pembelajaran yang memungkinkan guru memilih strategi, metode, media, dan bentuk pembelajaran yang lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fleksibilitas pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di SMK Al-Husna Kota Tangerang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, guru, dan siswa serta didukung oleh dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas pembelajaran telah diterapkan melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, seperti diskusi, tanya jawab, praktik, dan pembelajaran berbasis proyek. Pemanfaatan media digital dan Artificial Intelligence (AI) juga mendukung proses pembelajaran, meskipun penggunaannya tetap memerlukan pendampingan guru agar tidak menimbulkan ketergantungan. Selain itu, penerapan fleksibilitas pembelajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar, walaupun masih ditemukan beberapa kendala, seperti perbedaan penerapan metode pada setiap mata pelajaran dan variasi kemampuan guru dalam menyampaikan materi. Dengan demikian, implementasi fleksibilitas pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di SMK Al-Husna Kota Tangerang telah berjalan dengan cukup baik dan mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih adaptif, berpusat pada peserta didik, serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Membangun Karakter Warga Negara Yang Aktif (Active Citizen) Melalui Model SAFE Pada Mata Pelajaran Pkn Di SMA Nizam Al-Mulk Batam Agus Syarif; Renei Indriaty; Wahyu Indria Sri Darmasari; Dirgantara Wicaksono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1749

Abstract

Pembentukan karakter warga negara yang aktif (active citizen) merupakan salah satu fokus utama dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran sering kali masih bersifat teoretis dan monoton, sehingga kurang mampu memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penerapan model pembelajaran SAFE (Sequential, Analytical, Formative, Experiential) dalam meningkatkan karakter active citizen pada siswa kelas XI di SMA Nizam Al-Mulk Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi partisipasi siswa, angket karakter warga negara aktif, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap keterlibatan dan tanggung jawab sosial siswa setelah diterapkannya model SAFE. Pada siklus I, persentase keaktifan siswa baru mencapai kategori cukup, namun pada siklus II meningkat pesat hingga mencapai kategori sangat baik. Karakter active citizen siswa, yang meliputi aspek kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis terhadap isu publik, dan keterampilan berkolaborasi, mengalami penguatan yang nyata. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAFE pada mata pelajaran PPKn efektif dalam membangun karakter warga negara yang aktif. Model ini direkomendasikan bagi para pendidik sebagai salah satu strategi inovatif untuk menciptakan pembelajaran PPKn yang lebih kontekstual, bermakna, dan berpusat pada siswa.
The Influence of Knowledge Management Capability, Business Continuity Readiness and Innovation Capability on Organizational Resilience in the Health Sector Iwan Henri Kusnadi; Ilham Arief; Desi Kristanti; Budi Yulhasfi Febrianto; Ainil Mardiah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1750

Abstract

Within the context of the healthcare industry, the purpose of this study is to evaluate the influence that Knowledge Management Competence (KMC), Business Continuity Readiness (BCR), and Innovation Capability (IC) have on Organizational Resilience (OR). Both the quantitative methodology and the survey method were used in order to collect responses from individuals who were administrative personnel and health care professionals working for a variety of health care organizations. The selection of the sample was based on the purposive sampling approach, and the data were collected via the use of online questionnaires. The information was subjected to a number of different linear regression analyses. The findings provide credence to the notion that the capabilities of Knowledge Management Capability, Business Continuity Readiness, and Innovation Capability all have a substantial and favorable impact on the resilience of an organization, partly and concurrently. According to the findings of this research, the relationship between the coefficient of variation of organizational resilience and three distinct factors may be explained by the fact that business continuity readiness is the single most important factor in organizational resilience. According to the findings of the research, the foundation for the construction of a health care organization that is more resilient and flexible is the development of capabilities for knowledge management, preparedness for business continuity, and innovation. This is done in an effort to guarantee the quality of services in the face of a variety of changes and emergency situations.
Pengaruh Halal Awareness dan Halal Transparency terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Restoran Wingstop di DKI Jakarta Jihan Faiza Aristi; Inas Afifah Zahra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh halal awareness dan halal transparency terhadap keputusan pembelian konsumen pada restoran Wingstop di DKI Jakarta. Permasalahan penelitian berpangkal pada rendahnya perhatian konsumen terhadap aspek kehalalan produk pada segmen restoran cepat saji, meskipun Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi pasar halal terbesar di dunia, serta adanya inkonsistensi hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh halal awareness. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif-asosiatif dengan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Sampel sebanyak 160 responden dipilih menggunakan metode purposive sampling dari populasi konsumen Muslim berusia 18–42 tahun di DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa halal awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,440; T = 2,973; p = 0,003), dan halal transparency berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,447; T = 3,558; p = 0,000). Nilai R-square sebesar 0,655 menunjukkan bahwa kedua variabel dalam model mampu menjelaskan 65,5% variasi keputusan pembelian, dengan relevansi prediktif model yang baik (Q² = 0,406). Disimpulkan bahwa halal awareness dan halal transparency merupakan determinan penting dalam membentuk keputusan pembelian konsumen Muslim terhadap produk makanan halal pada restoran cepat saji.
Perbedaan Pengetahuan Remaja Putri Sebelum Dan Sesudah Pemberian Edukasi Tentang Anemia Gizi Besi Di SMPN 39 Bulukumba Diah Nadiatul Izzah; Hikmawati Mas’ud; Mustamin Mustamin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1752

Abstract

Anemia defisiensi besi pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat. Pertumbuhan membutuhkan lebih banyak zat besi dan menstruasi menyebabkan kehilangan darah. Pencegahan anemia terhambat oleh rendahnya informasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana pendidikan kesehatan meningkatkan pemahaman remaja putri tentang anemia defisiensi besi. Penelitian kuasi-eksperimental ini menggunakan desain pretest-posttest satu kelompok. Sebanyak 28 remaja putri memberikan tanggapan. Kuesioner pengetahuan digunakan sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan tentang anemia defisiensi besi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi karakteristik responden dan tingkat pengetahuan, dan secara inferensial untuk menguji perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pada tingkat signifikansi 5%. Mayoritas responden (71,4%) berusia 13–14 tahun, mengalami menstruasi (92,9%), dan memiliki pola makan yang tepat (53,6%). Skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 73,25 menjadi 94,04 setelah pendidikan. Peringkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi berbeda secara signifikan (p=0,001). Data ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan meningkatkan pemahaman remaja putri tentang asal-usul, gejala, efek, dan pencegahan anemia defisiensi besi. Pendidikan kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan dapat membantu remaja putri menghindari anemia.