cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
Sosialisasi Pengenalan Kesusastraan Indonesia pada Periode Angkatan 20 dengan Menggunakan Metode Wordwall Purwanto, Andri; Eliastuti, Maguna; Fidinillah, Mildan Arsdan; Yuliyanto, Fito; Zahra, Nadhifa Salsabila; Astuti, Tri
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/j7shgc14

Abstract

Di SMKN 14 Kota Bekasi, pengenalan karya sastra Nusantara menghadapi tantangan tersendiri, karena fokus siswa lebih pada keterampilan vokasional. Hal ini berdampak pada rendahnya kemampuan mereka dalam memahami struktur kalimat, kosakata, dan nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra Nusantara. Untuk mengatasi hal ini, media Wordwall digunakan sebagai media pembelajaran interaktif. Tujuan kegiatan ini adalah menganalisis pengaruh pengenalan sastra terhadap keterampilan berbahasa dan apresiasi siswa. Kegiatan meliputi sosialisasi, penerapan media, penilaian, dan evaluasi. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa 75% siswa mampu menjawab soal kosakata dengan tepat, dan mereka juga dapat menciptakan pantun dengan struktur yang tepat. Temuan ini menunjukkan bahwa Wordwall efektif meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam memahami serta mengapresiasi karya sastra Nusantara.
Peran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi untuk Mengembangkan Kualitas dan Kreativitas Siswa SD Negeri 114 Palembang Anjani Nuraini Al Sannia; Alda Mustika Rani; Risky Ari Saputra; Ahmad Said
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/knfvev83

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi merupakan program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 114 Palembang dengan tujuan utama meningkatkan kualitas pembelajaran dan kreativitas siswa melalui pendekatan Islami dan pembelajaran berbasis praktik. Program-program seperti Pesantren Ramadhan, pelatihan jurnalistik dasar, pembelajaran tematik kreatif, dan kegiatan literasi berhasil mendorong peningkatan partisipasi dan antusiasme siswa. Artikel ini membahas pelaksanaan kegiatan, metode yang digunakan, serta dampak yang dihasilkan terhadap kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Hasilnya menunjukkan bahwa KKN Rekognisi dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pendidikan holistik di lingkungan sekolah dasar.  
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Optimalisasi Pelayanan dan Dokumentasi Administratif melalui Web Desa Kentong, Lamongan Sutrisno, Eko; Safitri, Lailatul; Lestari, Lilla Puji; Akbar, Ronny Makhfuddin; Sukmaningtyas, Yanuarini Nur
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cyc4ey39

Abstract

The development of digital technology has opened up opportunities for villages to improve the quality of public services and administrative documentation systems more efficiently and transparently. This service activity aims to improve the service and efficiency of village beautification, increase the capacity of village and kentong apparatus, Glagah District, Lamongan Regency in the use of information technology through training and socialization of village website management. The activity was carried out in the form of hands-on training for village officials and karangtaruna cadres regarding content management, information publication, and digital uploading of administrative documents from December 2024 to March 2025. The initial evaluation was conducted through questionnaires and brief interviews, which showed that most participants found the practical approach applied. However, it was found that there are still limitations in participants' confidence to manage websites independently, as well as the need for follow-up assistance, especially related to data security and digital document management. This activity is the first step in the digital transformation process at the village level. The limitation of this activity lies in the scope of implementation which is still limited to the initial socialization and training stage, without being followed by the full implementation stage and continuous monitoring. Follow-up in the form of technical assistance and advanced training is needed so that the use of the village web can run optimally and sustainably.
Generasi Muda Tanpa Narkoba: STIE Fest dalam Semarak Kampanye Pencegahan Bahaya Narkoba Jaenab; Kartin Aprianti; Muhammad Badar; Mulyadin; Rahmatia; Sugeng Widakdo
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fnyk9j53

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan  mahasiswa dan pelajar macam, jenis narkoba yang beredar di Masyarakat agar pelajar mengenali tanda, ciri dan gejala dari orang yang mengalami ketergantungan terhadap narkoba, pencegahan serta memberikan informasi mengenai Tindakan penanganan ketergantungan narkoba. Melalui kegiatan STIE FEST menyambut DIES Natalis STIE Bima ke- 23 yang salah satu kegiatannya yaitu Kampanye edukatif anti narkoba bertajuk “Generasi Muda Tanpa Narkoba” yang di ikuti oleh peserta terbanyak Mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum. Kegiatan ini kolaborasi Tim Dosen kelompok 6 STIE Bima dengan BNNK Bima di laksanakan Taman amahami Kota Bima Sabtu, 23 Februari 2025. Metode yang digunakan adalah 1) Tahap persiapan; koordinasi dengan pihak BNNK Bima, menyiapkan peralatan dan perlengkapan. 2) Tahap Pelaksanaan; 1) Seminar anti narkoba, kampanye #stop narkoba, pembagian brosur pada peserta seminar dan 3) Tahap Evaluasi: refleksi hasil kegiatan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini; 1) Seminar kampanye anti narkoba dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, dan kolaboratif pihak berwenang BNN Kabupaten Bima dan narasumbernya dokter ahli di bidangnya yang melibatkan mahasiswa dan pelajar sebagai agen perubahan.  3) Kampanye digital #stop narkoba yang di Up media soaial, 4) pembagian brosur pada peserta seminar yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya pengetahuan, sikap, dan perilaku preventif terhadap narkoba di kalangan generasi muda. Dengan demikian, kampanye ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun generasi sehat, sadar, dan bebas narkoba. 
Pemanfaatan Kacang Hijau untuk Produksi Bakpia sebagai Upaya Edukasi Gizi dan Pencegahan Stunting di Desa Hutadaa Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo Hapsawati Taan; Rahmatiah; Nuryana Fadila; Astika Firdasari; Fitriani Malatia; Saskia Aulia Gani; Nidaurrahmah Usman; Taufik Hidayat; Rifki Suaib9; Yusuf Karim
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/b76a2r30

Abstract

This community service aims to empower the residents of Hutadaa Village through training in the production of mung bean bakpia as a healthy snack alternative to support stunting prevention. This activity is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education, encompassing education, research, and community service. Considering the high prevalence of stunting in Indonesia, the program seeks to increase community awareness about nutritious food consumption and encourage economic independence based on local agro-industry. The results showed high participant enthusiasm, improvement in technical skills, and the emergence of community initiatives to optimize the potential of mung beans.    
Training in Waqf Administration for Micro, Small, and Medium Enterprises: A Novel Paradigm of Community-Centric Sharia Economic Framework in the Mujahadah Mosque Vicinity of Rintis Village, Pekanbaru Wali Saputra
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/11d00r37

Abstract

The present community service initiative seeks to enhance individuals' capabilities in the effective administration of waqf through the empowerment of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) within the framework of the sharia economy. This training was meticulously crafted in response to the inadequate utilization of waqf assets in bolstering the local economy, as well as the constrained access to capital for MSMEs at the grassroots level. The methodologies employed for implementation encompass preparatory stages, participatory training, evaluative measures, and advanced mentorship. The event transpired over a duration of three days, engaging 45 participants hailing from diverse backgrounds, including MSME practitioners, nadzir, religious leaders, and village youth. The materials disseminated comprised productive waqf literacy, management of sharia-compliant MSMEs, and simulations for waqf-based business planning. The outcomes of the activities indicated a notable enhancement in the participants' comprehension, the establishment of three waqf-oriented business groups, and tangible support from local authorities manifested through the provision of assets and formal institutional recognition. This initiative substantiates the proposition that waqf can be optimized as a mechanism for community economic empowerment, provided it is managed in a collaborative and community-oriented manner. The waqf management model for MSMEs developed through this training demonstrates the potential for replication across various regions, thereby contributing to the sustainable and inclusive economic fortification of the ummah. Furthermore, the program promotes the cultivation of a sharia economic ecosystem that positions communities as primary stakeholders rather than mere beneficiaries.
PKM Pelatihan Digitalisasi dan Pembukuan Komputerisasi Sederhana pada UMKM Raaf Mart Bassura City Jakarta Timur Johan, Ria Susanti; Widiyarini, Widiyarini; Asikin, Iin; Septariani, Desy; Supandi, Agus
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/szg8s738

Abstract

The rapid advancement of digital technology has created both opportunities and challenges for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly in financial management and operational efficiency. However, many micro-scale MSMEs still rely on manual bookkeeping methods, resulting in poor financial transparency and difficulty in making strategic business decisions. This community engagement program aimed to empower RAAF Mart, an MSME located in Bassura City, East Jakarta, by providing training on digitalization and simple computerized bookkeeping using Microsoft Excel. The program was conducted through participatory methods, including needs assessment, hands-on workshops, and pre-test and post-test evaluations. The results showed a significant improvement in participants’ understanding of basic financial literacy and digital tools. Prior to the training, most participants lacked knowledge of cash flow tracking, income statement preparation, and the use of spreadsheet software. After the training, participants were able to implement a daily bookkeeping system using a customized Excel template. The training also fostered a positive shift in mindset toward the importance of separating personal and business finances. This program demonstrated that simple, contextualized digital training can be highly effective in supporting the digital transformation of MSMEs. Continued mentoring and follow-up support are recommended to ensure sustainable implementation.
Dari Mimbar ke Hati: Mengambil Hikmah dari Keteladanan Nabi Ibrahim  Menghadirkan Anak Saleh Fuad Nur
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/f3zkr306

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada perayaan Idul Adha 1446 H di Masjid Al-Kautsar, Desa Toto Selatan, Bone Bolango, Gorontalo. Tujuannya adalah menginternalisasikan nilai-nilai pendidikan keluarga dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail kepada jamaah, khususnya dalam mendidik anak saleh di era modern. Metode pelaksanaan meliputi khutbah Idul Adha yang menekankan keteladanan Nabi Ibrahim dalam membangun komunikasi terbuka, menanamkan spiritualitas, dan menghadapi tantangan zaman. Hasilnya, jamaah diajak merefleksikan peran sebagai orang tua, menciptakan lingkungan rumah yang positif, serta konsisten mendoakan dan membimbing anak. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa keteladanan Nabi Ibrahim menjadi solusi efektif untuk membentengi generasi muda dari degradasi moral, sekaligus mengubah Idul Adha dari sekadar ritual menjadi momentum transformasi pendidikan keluarga.
Kontenmu Cerminan Dirimu: Bijak di Dunia Digital Bagi Gen-Z di Lingkungan Yayasan Louisa Soebijono, Tony; Erstiawan, Martinus Sony; Binawati, Lilis; Oktaviani, Oktaviani
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tta1n864

Abstract

The Current digital era posse great challenges for generation Z in using social media wisely, where the rise of hoaxes, misinformation and unetical digital behavior are serious problem. The low level of digital literacy among students, especially within the Louisa Foundaton, demands an educational intervention to create awareness that digital content is a reflection of one's identity and character. This service activity aims to improve digital literacy, evelop the ability to identify hoax information, foster awareness of digital ethics, develop critical thinking skills and form a positive and responsibble digital culture. The implementation method is carried out through three stages, namely preparation with group discussions and educational games and evaluation of activities. The acitvity was held for two days on June 6-7, 2025 at Wisma Kartini Pacet, Mojokerto invilving 50 participants form junior high to high school levels. The results of the activity showed the achievement of 100% participation target, a significant increase in understanding of digital literacy, and the formation of digital ethics awareness through the concept of self reflection content. This activity succeeded in achieving the goal of forming a digital generation that is smart, wise and responsible on interacting in cyberspace.          
Dialog Interaktif Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Maluku Utara 2025-2029 Tamrin; Muhammad Aris; Riyadi Subur; Taufiq Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/11w8ym78

Abstract

Dialog Interaktif sebagai wadah komunikasi antara pemerintah Maluku Utara dengan masyarakat dalam rangka penyusunan RPJMD 2025-2029 berfungsi sebagai sarana efektif untuk menyerap aspirasi publik serta menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah. Proses dialog berlangsung secara langsung dan interaktif, memungkinkan masyarakat berpartisipasi aktif menyampaikan kebutuhan, harapan, dan kritik secara terbuka kepada pemangku kebijakan. Fokus utama pembahasan tertuju pada isu strategis seperti pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Interaksi dua arah yang berlangsung membantu mengurangi kesenjangan informasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat transparansi serta akuntabilitas penyusunan RPJMD. Narasumber dari berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintah, akademisi, dan tokoh masyarakat, menyampaikan perspektif berbasis pengalaman dan data relevan, sehingga dialog menjadi lebih kaya dan aplikatif. Partisipasi luas dari berbagai lapisan masyarakat menandakan tingginya minat untuk terlibat dalam proses pembangunan daerah secara langsung. Hasil dialog ini memberikan masukan yang konkret dan konstruktif bagi pemerintah daerah guna merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dialog Interaktif ini tidak hanya meningkatkan pemahaman publik tentang prioritas pembangunan, tetapi juga mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara pemerintah dan warga. Model komunikasi ini layak dijadikan contoh bagi daerah lain yang ingin memperkuat mekanisme partisipasi publik serta memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis aspirasi nyata masyarakat.

Page 7 of 12 | Total Record : 118