cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,880 Documents
Dinamika Cinta dan Aktualisasi dalam Pasangan Romansa Novel True Stalker Karya Sirhayani Perspektif Carl Rogers Sefiyani, Dwi; Waningyun, Prissilia Prahesta
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16148

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika psikologis pasangan romansa dalam novel True Stalker karya Sirhayani dengan menggunakan pendekatan psikologi humanistik Carl Rogers. Fokus kajian diarahkan pada tiga konsep utama, yaitu konsep diri (self-concept), dorongan aktualisasi diri (actualizing tendency), dan kebutuhan akan penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa kutipan naratif dan dialog yang merepresentasikan kondisi psikologis tokoh Adiba dan Agam. Hasil analisis menunjukkan bahwa Adiba memiliki konsep diri yang cenderung rapuh dan dipengaruhi oleh kebutuhan akan penerimaan, sedangkan Agam menunjukkan sikap posesif yang berakar pada ketakutan akan penolakan. Relasi keduanya mencerminkan kondisi incongruence, yaitu ketidaksesuaian antara pengalaman emosional dan konsep diri. Namun, seiring perkembangan cerita, kedua tokoh mulai menunjukkan kesadaran diri yang lebih sehat melalui perubahan sikap, keterbukaan emosi, dan meningkatnya penerimaan terhadap diri sendiri maupun pasangan. Temuan ini menegaskan bahwa proses aktualisasi diri dalam hubungan romansa remaja hanya dapat berkembang secara positif apabila didukung oleh empati dan penerimaan tanpa syarat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian psikologi sastra, khususnya dalam penerapan pendekatan humanistik pada novel remaja populer Indonesia.
Asimetri Informasi dan Insentif Salah: Kegagalan Skill Matching yang Memicu Budaya Skill Hoarding Tenaga Kerja Zahra, Labibah Shafa; Alhadi, M. Sholechuddin; Rizqin, Halima Tadzlila; Novita Izzah N; Farliana, Nina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16157

Abstract

Dalam struktur tenaga kerja saat ini, ketidakcocokan antara keterampilan pekerja dan kebutuhan pekerjaan atau kegagalan skill matching menjadi tantangan struktural yang semakin kompleks akibat ketidakseimbangan informasi antara pekerja dan pemberi kerja. Pekerja kerap tidak sepenuhnya mengungkapkan kemampuan mereka demi menjaga posisi, sementara pemberi kerja kesulitan memperoleh data akurat tentang potensi karyawan. Kondisi ini diperparah oleh sistem insentif yang kurang tepat, karena manajer umumnya dinilai berdasarkan kinerja jangka pendek sehingga cenderung mempertahankan talenta terbaik dalam timnya daripada mendorong mobilitas internal. Situasi tersebut memicu budaya skill hoarding, yaitu kecenderungan karyawan enggan berbagi pengetahuan atau mencari peluang di luar bidangnya, serta praktik manajer yang membatasi pergerakan talenta demi menjaga produktivitas unit. Penelitian ini menganalisis peran asimetri informasi dan insentif yang tidak selaras dalam memperkuat kegagalan skill matching dan budaya hoarding melalui tinjauan literatur ekonomi tenaga kerja, model principal-agent, serta studi kasus organisasi. Hasilnya menunjukkan dampak negatif berupa menurunnya mobilitas dan inovasi, misalokasi talenta, meningkatnya turnover sukarela karyawan berpotensi tinggi, stagnasi pengembangan keterampilan, serta pelebaran ketimpangan karier termasuk isu gender dalam kepemimpinan. Temuan ini menegaskan pentingnya reformasi sistem insentif manajerial dan peningkatan transparansi keterampilan guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, berkelanjutan, dan kompetitif .
Pengaruh Klaim BPJS Kesehatan Terhadap Rasio Perputaran Piutang Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh Periode 2020-2024 Zurmi, Vivi Andhina; Maresti, Dwila; Zuhra, Syarifah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16194

Abstract

Tingginya ketergantungan rumah sakit pada klaim BPJS Kesehatan (60–80% pendapatan) berpotensi menyebabkan keterlambatan pembayaran, klaim pending, dan gangguan arus kas, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja keuangan yang diukur melalui rasio perputaran piutang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah klaim, waktu penyelesaian klaim, dan tingkat klaim pending BPJS terhadap rasio perputaran piutang di RSI Ibnu Sina Payakumbuh untuk periode 2020–2024. Metode yang digunakan adalah analitik deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan dan laporan klaim BPJS. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS 26 melalui regresi linier berganda, dilengkapi uji asumsi klasik dan uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, hanya jumlah klaim BPJS yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap rasio perputaran piutang. Sementara itu, variabel waktu penyelesaian klaim dan tingkat klaim pending tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap perputaran piutang dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,315. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan volume klaim justru mempercepat perputaran piutang, sedangkan faktor waktu penyelesaian dan klaim tertunda dapat dimitigasi oleh prosedur internal rumah sakit. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya optimasi proses pengajuan klaim dan diversifikasi sumber pendapatan untuk menjaga stabilitas keuangan rumah sakit di tengah ketergantungan pada pembayaran BPJS.
Problematika Hukum Perkawinan Campuran di Indonesia Masitoh, Nuzuriyah; Asgar, TB. Mochamad Ali
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16195

Abstract

Perkawinan campuran di Indonesia menjadi fenomena di era modern. Jumlah pasangannya meningkat setiap tahun. Data antara tahun 2020 sampai dengan 2025, rata-rata hampir 400 pasangan setiap tahunnya,  dengan pasangan Indonesia-Amerika Serikat sebagai pasangan urutan teratas. Dengan kompleksnya birokrasi perkawinan lokal, ditambah pula dengan peraturan perkawinan negara pasangan, menjadikan banyak permasalahan yang kompleks. Ditambah lagi dengan kehadiran anak-anak yang kemudian berstatus kewarganegaraan ganda. Banyak pasangan yang gagal menjaga keutuhan dikarenakan tekanan kompleksitas ini. Banyak hukum yang saling berkait yang tidak seiring sejalan. Satu hukum menyatakan kepemilikan hunian, hukum pendukung menyulitkan. Satu hukum menyatakan pengakuan status kewarganegaraan; hukum yang lain membatasi dengan konsekuensi yang tidak murah. Pertautan hukum yang sangat rumit untuk diurai memberikan celah bagi pihak ketiga untuk menarik keuntungan. Menjadikan permasalahan semakin pelik. Oleh karenanya, dibutuhkan pembaruan undang-undang perkawinan campuran yang tidak menyulitkan WNI pelaku, tetapi juga tidak membebaskan WNA pasangan, dan juga tidak menimbulkan kecemasan bagi anak berkewarganegaraan ganda.
Urgensi Penyusunan Peraturan Pemerintah Tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil Pasca Berlakunya KUHAP 2025 Lumbuun, Ronald S.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16203

Abstract

Perubahan sistem hukum acara pidana melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana membawa implikasi terhadap pengaturan kewenangan penyidikan, termasuk kedudukan Penyidik Pegawai Negeri Sipil dalam sistem peradilan pidana. Meskipun keberadaan PPNS tetap diakui sebagai penyidik untuk tindak pidana tertentu, pengaturan teknis pelaksanaan penyidikan masih merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2012 yang disusun berdasarkan kerangka KUHAP lama, sehingga berpotensi menimbulkan disharmoni regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penyusunan peraturan pemerintah baru mengenai PPNS pasca berlakunya KUHAP yang baru. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui analisis terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kerangka hukum acara pidana menuntut harmonisasi regulasi guna memastikan keselarasan antara norma dalam KUHAP dengan pengaturan teknis pelaksanaan penyidikan oleh PPNS. Ketidaksinkronan tersebut berpotensi menghambat efektivitas penegakan hukum serta koordinasi antar aparat penegak hukum.
Kepastian Hukum Sertipikat Hak atas Tanah Terkait adanya Sengketa Sertipikat lain atas Obyek Tanah yang Sama Yuliari, Putu Ayu; Felicitas Sri Marniati; Furcony Putri Syakura
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16211

Abstract

Sertifikat hak atas tanah berfungsi sebagai bukti bahwa tanah tersebut telah terdaftar; sertifikat ini terutama berkaitan dengan esensi kepentingan dan manfaatnya, yang dapat disewakan, dijual, digunakan dalam kerja sama usaha, atau dijadikan sebagai jaminan. Kepentingan tersebut harus diberikan perlindungan hukum terhadap sengketa yang timbul sehubungan dengan tanah tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana penyelesaian sengketa sertifikat hak atas tanah apabila terjadi konflik dengan sertifikat lain atas tanah yang sama, serta bagaimana kepastian hukum sertifikat hak atas tanah dapat dijamin ketika terdapat sertifikat lain atas tanah yang sama. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Kepastian Hukum menurut Michael Jan Otto dan Teori Penyelesaian Sengketa menurut Dean G. Pruitt. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian kepustakaan hukum atau analisis data sekunder dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pendekatan penelitian yang digunakan meliputi pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menginventarisasi aturan hukum positif, buku, jurnal, serta sumber-sumber hukum lainnya. Analisis bahan hukum dilakukan dengan menggunakan metode interpretasi sistematis dan interpretasi gramatikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktiknya sengketa sertifikat tanah atas bidang tanah yang sama umumnya terlebih dahulu diupayakan penyelesaiannya melalui jalur non-litigasi dengan menggunakan mekanisme konsultasi untuk mencapai kesepakatan bersama. Namun, karena masing-masing pihak tetap mempertahankan klaimnya, upaya tersebut sering kali tidak menghasilkan kesepakatan. Oleh karena itu, sengketa kemudian dilanjutkan melalui jalur litigasi, dengan melakukan pemeriksaan terhadap keabsahan sertifikat, prosedur penerbitannya, serta bukti kepemilikan untuk menentukan pihak yang secara hukum berhak atas tanah yang disengketakan.
Perlindungan Hukum Pemegang Hak atas Merek yang Dikomersialisasi Tanpa Izin (Studi Passing Off pada merek Alfamart dan Almaduro di Rambipuji Jember) Dzihniyyah Zahra; Aris Yuni Pawestri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi pemegang hak atas merek yang dikomersialisasi tanpa izin dengan studi kasus praktik passing off pada merek Alfamart dan Almaduro di Rambipuji, Jember. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara. Analisis dilakukan secara normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, doktrin, dan literatur hukum yang relevan, khususnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan merek Almaduro memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek Alfamart, baik dari segi tampilan maupun jenis usaha, sehingga dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hak atas merek dan mengandung unsur iktikad tidak baik berupa upaya membonceng ketenaran (passing off). Perlindungan hukum bagi pemilik merek Alfamart diberikan melalui perlindungan preventif dan represif. Perlindungan preventif dilakukan melalui sistem pendaftaran merek yang memberikan hak eksklusif kepada pemilik merek terdaftar, sedangkan perlindungan represif dilakukan melalui gugatan perdata di Pengadilan Niaga dan penerapan sanksi pidana. Akibat hukum dari pelanggaran tersebut meliputi kewajiban membayar ganti rugi, penghentian penggunaan merek, serta ancaman sanksi pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Eksistensi Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Terhadap Lembaga Negara Independen Cibu, Andi; Iqlal Saifullah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16225

Abstract

Perkembangan ketatanegaraan Indonesia pascareformasi ditandai dengan lahirnya berbagai lembaga negara independen yang berfungsi memperkuat mekanisme checks and balances serta menjamin profesionalitas dalam penyelenggaraan fungsi-fungsi strategis negara. Kehadiran lembaga-lembaga tersebut menimbulkan dinamika baru dalam sistem pemisahan kekuasaan, khususnya terkait dengan pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi konstitusional kewenangan pengawasan DPR terhadap lembaga negara independen serta implikasinya terhadap prinsip independensi kelembagaan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, peraturan perundang-undangan terkait fungsi DPR, serta undang-undang yang mengatur lembaga negara independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi pengawasan DPR merupakan kewenangan konstitusional dalam kerangka checks and balances, namun pelaksanaannya harus dibatasi oleh prinsip independensi dan akuntabilitas agar tidak berubah menjadi bentuk intervensi politik. Oleh karena itu, diperlukan model pengawasan yang proporsional dan berbasis konstitusi guna menjaga keseimbangan antara kontrol demokratis dan otonomi kelembagaan.
Implementasi Tahfizh International Curriculum (TIC) dalam Pengembangan Kurikulum PAI di Al Wildan Islamic School 10 Jakarta Dharmawan, Andika; Anggara, Sahya; Djuanda, Isep
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16234

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter Qur’ani peserta didik. Dalam konteks pendidikan modern, sekolah Islam dituntut mampu menghadirkan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam proses pembelajaran. Salah satu inovasi kurikulum yang dikembangkan adalah Tahfizh International Curriculum (TIC) yang mengintegrasikan program tahfizh Al-Qur’an dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Teori implementasi kebijakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Donald S. Van Meter dan Carl E. Van Horn yang menekankan enam variabel utama yang memengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan, yaitu standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi, karakteristik agen pelaksana, sikap para pelaksana, serta lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tahfizh International Curriculum dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam di Al Wildan Islamic International School 10 Jakarta. Analisis difokuskan pada bagaimana kurikulum tersebut diterapkan dalam proses pembelajaran serta kontribusinya dalam membentuk karakter Qur’ani peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara purposive, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Tahfizh International Curriculum di Al Wildan Islamic International School 10 Jakarta terlaksana secara sistematis dan terintegrasi dalam kurikulum, proses pembelajaran, serta kegiatan keagamaan siswa. Implementasi tersebut memberikan kontribusi positif dalam penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dan pembentukan karakter Qur’ani peserta didik, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti perbedaan kemampuan hafalan siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran.
Multimodal Semiotic Analysis From Poster Captain America Series Octaviani, Sabrina Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16238

Abstract

The purpose of this study is to examine the multimodal aspects of the Captain America series posters, focusing on how the combination of images, text, and color constructs meaning and shapes audience perception. This study employs a semiotic analysis approach to explore the visual symbolism present in elements such as characters, backgrounds, and typography. By analyzing these components, the research seeks to understand how visual and textual elements interact to communicate particular messages to viewers. The findings indicate that the posters do not merely present heroic imagery but also convey broader social and political themes, including patriotism, national identity, and moral conflict. Visual elements such as costume design, color schemes, and character positioning reinforce symbolic meanings associated with heroism, power, and ideological struggle. In addition, the textual elements and layout contribute to strengthening the narrative and guiding audience interpretation. Drawing on semiotic theories proposed by Roland Barthes and Gunther Kress, this study highlights how multimodal resources work together to produce layered meanings within popular media. Overall, the study demonstrates that multimodality plays a significant role in constructing identities, narratives, and ideological messages in film posters. These findings are expected to enhance understanding of the relationship between visual and textual communication in contemporary popular culture.