cover
Contact Name
Andriyus
Contact Email
andriyus@soc.uir.ac.id
Phone
+6281335318614
Journal Mail Official
berdaya@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Gedung Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisipol Universitas Islam Riau Jl. Kaharuddin Nasution No. 113 Perhentian Marpoyan, Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : -     EISSN : 30326729     DOI : -
Core Subject : Social,
BERDAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk mempublikasikan jurnal pengabdian kepada masyarakat dan menyebarluaskan pemikiran atau konsep, yang mengutamakan kegiatan empiris dan hasil pengabdian yang telah dicapai dalam bidang Ilmu Pemerintahan pada khususnya dan bidang sosial humaniora pada umumnya. Persyaratan pemuatan naskah adalah belum pernah dipublikasikan atau tidak dipublikasikan pada jurnal pengabdian lain, naskah berasal dari kegiatan pengabdian lokal maupun internasional. BERDAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober, dan merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Riau.
Articles 30 Documents
Edukasi Mengenai Privasi Tubuh dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Kelas 5 SD Negeri 2 Serayu Larangan
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (April) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.24935

Abstract

Kekerasan seksual pada anak merupakan salah satu masalah serius yang berdampak pada fisik, psikis, dan sosial anak. Salah satu faktor penyebab anak rentan menjadi korban adalah kurangnya pemahaman mengenai privasi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai privasi tubuh sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada siswa kelas 5 SD Negeri 2 Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan dilaksanakan melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan metode ceramah interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi, games, tanya jawab, serta role play yang disesuaikan dengan usia anak sekolah dasar. Sasaran kegiatan adalah 20 siswa dengan rentang usia 10–12 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bagian tubuh yang bersifat pribadi, siapa yang boleh atau tidak boleh menyentuh, serta bagaimana cara bersikap dalam situasi berisiko. Peserta aktif mengikuti kegiatan, menunjukkan antusiasme, dan lebih berani menyampaikan pendapat. Dengan adanya edukasi ini, siswa memperoleh bekal untuk melindungi diri sejak dini, sehingga diharapkan mampu menurunkan risiko terjadinya kekerasan seksual pada anak.
Pemberdayaan UMKM Menuju Ekonomi Digital melalui Kuliah Kerja Nyata di Desa Cibeuteng Muara Rt03/Rw03 Kabupaten Bogor
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (April) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.24939

Abstract

Program ini bertujuan untuk mengembangkan UMKM yang ada di Desa Cibeuteng Muara khususnya pada Rt03/rw03 Kabupaten Bogor. KKN dilaksanakan di Desa Cibeuteng Muara Rt03/Rw03 Kabupaten Bogor. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan penggunaan teknologi digital seperti media sosial, e-commerce, dan aplikasi manajemen usaha, guna memperluas pasar serta meningkatkan efisiensi operasional. KKN dilaksanakan selama delapan kali Rertemuan sejak tanggal 12-29 september dengan metode pelaksanaan yang mencakup observasi, wawancara, Renyampaian materi, dan dokumentasi Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, serta mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital. Program ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengintegrasikan teori dan praktik, sekaligus mendukung visi ITB Ahmad Dahlan menuju kampus societechnopreneurship.
Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok dalam Mendukung Kinerja BUMDes di Desa Banglas
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (April) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.26750

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen rantai pasok dalam mendukung peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Banglas, Kabupaten Kepulauan Meranti. BUMDes memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi desa, namun masih menghadapi berbagai permasalahan, khususnya lemahnya perencanaan pengadaan, pengelolaan persediaan, distribusi produk, serta pencatatan operasional yang belum terintegrasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui tahapan identifikasi masalah, perancangan solusi, pelatihan, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pengelola BUMDes dalam menerapkan perencanaan pengadaan yang lebih terstruktur, pencatatan persediaan dan biaya yang lebih sistematis, serta pengelolaan distribusi yang lebih tertib. Dampak kegiatan tercermin pada meningkatnya efisiensi operasional, stabilitas kegiatan usaha, serta perubahan pola pikir pengelola yang lebih terencana dan berorientasi jangka panjang. Hasil pengabdian ini menegaskan bahwa penerapan manajemen rantai pasok sederhana dan tepat guna dapat menjadi solusi efektif dalam memperkuat kinerja dan keberlanjutan BUMDes sebagai penggerak ekonomi lokal.
STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM MANIK-MANIK DESA PLUMBON GAMBANG MELALUI AFFILIATE MARKETING BERBASIS MARKETPLACE
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (April) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.27280

Abstract

Plumbon Gambang Village has a distinctive advantage in the handicraft sector, particularly bead crafts, which are developed by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Some MSME actors are already familiar with marketplace applications; however, their utilization remains limited and has not yet integrated affiliate marketing strategies. This condition has led to predominantly conventional marketing practices, resulting in suboptimal sales performance. This community service activity aims to empower bead craft MSMEs in Plumbon Gambang Village to optimize digital marketing through marketplace platforms and to stimulate the improvement of the village economy. The implementation method includes socialization, training, and mentoring carried out in three stages: program socialization, training implementation, and evaluation. The Task-Based Training (TBT) approach is applied to enhance MSME actors’ understanding and skills in digital marketing, supported by a Training of Trainers (ToT) model to ensure program sustainability. The results indicate that digital marketing through marketplace platforms and affiliate marketing strategies can expand market reach and enhance digital literacy as well as the self-confidence of MSME actors. Nevertheless, challenges remain in managing online stores and adapting to digital technology. Therefore, collaboration between Village-Owned Enterprises (BUMDes) and e-commerce platforms is considered a crucial factor in promoting adaptive, inclusive, and sustainable rural economic transformation in the digital era.
Pendalaman Bahasa Inggris Berbasis Industri: Pengenalan Istilah Migas bagi Siswa SMK YLPI Serirama Pekanbaru Putra, Dike Fitriansyah; Retno, Deddy Purnomo; Husbani, Ayyi; Kartika, Suci; Suhardi; Lubis, M Sahnan; Nusantara, Airlangga Kepri
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (Oktober) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.26761

Abstract

The oil and gas industry is a global sector in which English is widely used as the primary language for technical, operational, and safety-related communication. However, industry-oriented English competencies have not yet been sufficiently introduced in a contextual manner at the secondary school level. This community service activity aims to enhance students’ understanding of commonly used English terminology in the oil and gas industry through an industry-based approach supported by real field examples. The implementation methods include industry awareness sessions, technical terminology training, interactive discussions, and evaluations of participant comprehension. The results indicate an improvement in students’ understanding of basic oil and gas terminology, particularly in upstream and downstream activities, surface production facilities, and occupational safety aspects. This program is expected to strengthen industrial literacy and serve as a bridge between school-based English learning and the actual needs of the energy sector workforce.
Counseling on the Role of Village Heads in Increasing Accountability of Binuang Village Financial Management S, Muhammad Ilham; A, Syapril; Namora, Dian; Winka Yansasmita Lbs; Revo Oktavio Putra
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (Oktober) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.27232

Abstract

Village financial management is one of the most crucial aspects of village governance, directly impacting the success of development and the level of public trust in the village government. Since the implementation of the village fund policy, village governments have gained broader authority to manage relatively large budgets. This situation demands a village financial management system that is accountable, transparent, and can be accounted for administratively, legally, and socially. The Village Head, as the holder of village financial management authority, plays a strategic role in ensuring that all stages of village financial management are carried out in accordance with the principles of good governance. However, in practice, various problems are still found, such as a weak understanding of village officials regarding village financial regulations, low quality financial planning and reporting, and the Village Head's suboptimal role in carrying out internal oversight and control functions. This Community Service activity aims to provide counseling and capacity building regarding the Village Head's role in improving the accountability of village financial management. The implementation method includes stages of socialization, counseling, training, implementation of outputs, and evaluation and monitoring. The results of the activities showed an increase in understanding among village officials regarding the role and responsibilities of the Village Head in managing village finances, increased awareness of the importance of transparency and accountability, and a growing commitment from village governments to improve village financial governance in a sustainable manner.
Peningkatan Manajemen Tata Kelola Usaha pada UMKM Keripik Singkong Mak Azam Juliana, Septa; Hadyanti, Putri Octa; Rafika, Manda
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (Oktober) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.27249

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menciptakan solusi inovatif dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro dan pengembangan produk lokal unggulan. Mitra sasaran pengabdian adalah UMKM "Mak Azam" di Desa Deluk, Kecamatan Bantan, yang memproduksi olahan keripik singkong pedas sejak tahun 2020 dengan legalitas IUMK (KBLI 10794). Meskipun potensial, mitra menghadapi kendala pada terbatasnya peralatan produksi yang berdampak pada rendahnya kapasitas output dan kualitas pengemasan. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi observasi, identifikasi masalah, dan penerapan teknologi tepat guna (TTG) melalui hibah peralatan. Pada 21 Desember 2025, tim pengabdian memberikan bantuan berupa kompor gas untuk mempercepat proses penggorengan serta mesin press sealer elektrik guna meningkatkan standar higienitas dan estetika kemasan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan efisiensi produksi dan perbaikan kualitas kemasan yang kini lebih kedap udara, sehingga daya simpan produk lebih lama. Evaluasi dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program agar produk Mak Azam dapat dipasarkan secara luas sebagai oleh-oleh khas Desa Deluk. Melalui penguatan teknologi produksi ini, diharapkan daya saing ekonomi mitra meningkat dan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan rumah tangga.
Pelatihan Menulis Pantun Untuk Meningkatkan Karya Tulis Mahasiswa Mardiah; Dina, Dina Liana; Masriani; Napratilora, Martina; Hasnawati; Yusnita
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (Oktober) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.27471

Abstract

The ability to write pantun is an important language skill for fostering creativity and literary appreciation among students. However, initial observations indicate that most students at the Auliaurrasyidin Tembilahan Islamic Boarding School still experience difficulty creating pantun that adheres to the rules of rhyme, meaning, and structure. This problem is caused by students' lack of knowledge of pantun writing techniques and the limited number of learning activities based on literary practice. This community service activity aims to improve students' pantun writing skills through structured and applicable training. The implementation method uses a participatory training approach with the following stages: (1) identifying participant needs, (2) providing theoretical material on the nature and structure of pantun, (3) practicing pantun writing individually and in groups, (4) assisting with revisions, and (5) evaluating training results. The instruments used were observation sheets, questionnaires, and assessments of pantun writing. The results of the activity showed a significant improvement in students' pantun writing skills, both in terms of rhyme accuracy and meaning, as well as creative content. The training participants also demonstrated high enthusiasm and were able to produce pantun works worthy of publication in the campus bulletin. Thus, this training was effective in improving pantun writing skills and contributing to the development of students' literary literacy.
Membangun Kebiasaan Cerdas Finansial pada Siswa Pondok Pesantren NW Montong Lisung melalui Edukasi Manajemen Keuangan Kurniati, Mia; Sutriningsih; Sukmalasari Putri, Tutik; Ayu Febrianti
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (Oktober) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.27839

Abstract

Low financial literacy among students, particularly in Islamic boarding schools, poses a challenge in fostering early economic independence. At Pondok Pesantren NW Montong Lisung, students generally lack the ability to manage pocket money, maintain financial records, and develop saving habits. This condition underlies the implementation of a community service program aimed at building smart financial habits through financial management education. The method employed a participatory approach consisting of counseling, training, and mentoring stages. Evaluation was conducted using pre-test and post-test, observation, and assessment of students’ financial record practices. The results showed a significant improvement in students’ financial literacy, increasing from an average of 42.5% to 79.5%, along with positive behavioral changes such as increased saving habits and better expense control. These findings indicate that financial management education is effective in improving students’ financial understanding and skills. Therefore, this program is important to be implemented sustainably to support the development of students’ economic independence in the future.
Strategi Teknik Penjualan dan Negosiasi dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kabupaten Tulungagung Andini, Alvina Nathaniela; Oktaviani, Rizki; Saputra, Arif Dwi
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (Oktober) (2026): BERDAYA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/berdaya.2026.28576

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam meningkatkan perekonomian lokal dan menciptakan lapangan kerja di Kabupaten Tulungagung. Namun, banyak UMKM masih menghadapi tantangan dalam teknik penjualan, komunikasi bisnis, dan keterampilan negosiasi, sehingga menghambat daya saing mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam menerapkan strategi penjualan dan negosiasi yang efektif melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode pelaksanaannya meliputi observasi, wawancara, diskusi, pelatihan, simulasi, mentoring, dan evaluasi berbagai jenis UMKM, termasuk minuman, seni kuliner, aksesoris, kebutuhan pokok, dan peternakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan komunikasi yang baik, pelayanan yang ramah, teknik negosiasi yang tepat, dan penggunaan media digital dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, memperluas jangkauan pemasaran, dan memperkuat loyalitas konsumen. Lebih lanjut, pelatihan berbasis praktik dan mentoring berkelanjutan membantu UMKM memperoleh kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan bisnis. Dengan demikian, strategi penjualan dan negosiasi merupakan faktor penting dalam terus meningkatkan keberlanjutan dan daya saing UMKM.

Page 3 of 3 | Total Record : 30