cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 214 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1: Desember 2025" : 214 Documents clear
Hadis-Hadis Tentang Kesehatan: Kajian Tematik Terhadap Hidup Sehat Dalam Hadis Nabi Imron Taslim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14239

Abstract

Mengkaji konsep hidup sehat dalam hadis Nabi Muhammad secara tematik dengan menekankan berbagai aspek kesehatan fisik dan gaya hidup. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan tematik terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan kesehatan, seperti hadis tentang kebersihan, pola makan, pengelolaan waktu, istirahat, serta aktivitas fisik. Analisis dilakukan dengan merujuk kepada kitab-kitab hadis primer dan penjelasan para ulama dalam literatur hadis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad telah memberikan pedoman yang komprehensif dalam menjaga kesehatan, di antaranya menjaga kebersihan lingkungan dan makanan, seimbang dalam makan dan minum, pentingnya mengelola waktu luang dengan baik, menjaga kualitas tidur, serta melakukan olahraga untuk memperkuat ketahanan tubuh. Prinsip-prinsip tersebut tidak hanya bertujuan untuk menjaga keberlangsungan fisik, tetapi juga mendukung keseimbangan spiritual dan produktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ajaran Rasulullah tentang kesehatan bersifat holistik dan preventif, serta sangat relevan dalam menghadapi isu-isu kesehatan modern, menjadikan tubuh sebagai amanah yang wajib dipelihara sebagai bagian dari ibadah dan bentuk syukur kepada Allah.
Implementasi Program Pembinaan Literasi Digital Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Narapidana Di Lapas Kelas IIA Pancur Batu Muhammad Baihaki Azis; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pembinaan literasi digital dalam meningkatkan kompetensi narapidana di Lapas Kelas IIA Pancur Batu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan keterampilan dasar digital narapidana, seperti mengetik, mengedit video, dan membuat konten digital. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri dengan dukungan fasilitas terbatas, yaitu tiga unit komputer tanpa instruktur khusus. Antusiasme narapidana serta dukungan penuh dari petugas pembinaan menjadi faktor penguat keberhasilan program, meskipun pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan sumber daya, belum adanya SOP dan kurikulum baku, minimnya sistem evaluasi formal, serta pola pengambilan keputusan yang bersifat top-down sehingga partisipasi narapidana terbatas sebagai pelaksana pasif. Secara keseluruhan, program ini dinilai relevan dengan kebutuhan narapidana untuk mempersiapkan diri menghadapi masa bebas dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan secara lebih terstruktur dan inovatif.
Evaluasi Program Kerohanian Islam Dalam Meningkatkan Pembinaan Kepribadian Narapidana Di Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Ditra Jati Mardomu Saragih; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembinaan kerohanian Islam dalam meningkatkan pembinaan kepribadian narapidana di Lapas Kelas IIA Pematang Siantar. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi input, program telah didukung oleh tenaga pembimbing, sarana ibadah, kurikulum, serta regulasi, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam jumlah pembimbing dan fasilitas. Dari sisi proses, kegiatan kerohanian dilaksanakan secara rutin melalui pengajian, shalat berjamaah, kajian keagamaan, serta peringatan hari besar Islam dengan tingkat partisipasi narapidana yang cukup tinggi. Dari sisi hasil, program ini mampu meningkatkan disiplin, kesadaran beragama, pengendalian diri, serta menciptakan suasana Lapas yang lebih kondusif. Namun demikian, hambatan berupa variasi kapasitas pembimbing, keterbatasan sarana prasarana, dan ketiadaan pedoman tertulis masih menjadi tantangan yang perlu segera diatasi agar tujuan pembinaan lebih optimal tercapai.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Berbasis Zepeto dan Capcut Dalam Materi Bangun Ruang Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Hery Setiyawan; Veronika Vebriani; Putri Apriliyah; Risanda Ramadamayanti; Shinta Agis Shalsabilla; Putri Aulia Nabilatuz Zakiyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14257

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran video materi bangun ruang untuk siswa kelas IV SD, menggunakan aplikasi Zepeto dan Capcut. Matematika, khususnya bangun ruang, sering dianggap rumit, sehingga dibutuhkan media inovatif untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar. Video dipilih sebagai media pembelajaran berbasis teknologi yang mudah diakses dan dibuat. Zepeto memungkinkan pembuatan avatar 3D yang menarik , sementara Capcut adalah aplikasi pengedit video yang mudah digunakan dengan berbagai fitur. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengembangan media ini diharapkan dapat mengatasi pembelajaran monoton, mempermudah pemahaman konsep bangun ruang melalui visualisasi 3D, serta meningkatkan motivasi, keterlibatan, kognitif, minat belajar, dan hasil belajar siswa.
Tradisi Maulid Nabi Pada Tarekat Khalwatiah Samman : Mengkonservasi Antara Agama dan Tradisi Pada Masyarakat Pattene Kabupaten Maros Nasrah; Najamuddin; M. Rasyid Ridha
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14261

Abstract

Tradisi Maulid Nabi pada Tarekat Khalwatiah Samman di Pattene Kabupaten Maros (1968-2023). Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Najamuddin dan Rasyid Ridha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi latar belakang sejarah munculnya tradisi maulid pada kalangan tarekat khalwatiah samman di Pattene, dinamika tradisi maulid pada tarekat khaklwatiah samman (1968-2023), eksistensi tradisi maulid nabi pada tarekat khalwatiah samman di Pattene Kabupaten Maros. Fakus penelitian ini diarahkan pada upaya untuk memahami tradisi maulid pada kalangan tarekat khalwatiah samman, perkembang tradisi maulid ini, dan eksistensinya di masa kini. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan tahapa heuristic, kritik sumber, interpretasi, dan histiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. tradisi maulid nabi pada tarekat khalwatiah samman di pattene memiliki akar historis yang kuat dan tidak terlepas dari peran penting para tokoh tarekat dalam penyebaran ajaran sufisfik di wilayah Pattene Kabupaten Maros. 2. Dinamika pelaksanaanya menunjukkan adanya adaptasi terhadap perkembangan zaman, tanpa menghilangkan nilai nilai spiritual yang menjadi dasar utama pelaksanaan tradisi maulid ini. Hingga saat ini, tradisi maulid nabi sekarang ini masih eksis dan menjadi bagian integral dalam kehidupan keagamaan masyarakat Pattene menunjukkan daya tahan tradisi sufistik dalam menghadapi modernitas.
Hasil Belajar Siswa: Analisis Pengaruh Kompetensi Guru, Motivasi Belajar, dan Lingkungan Belajar Hidayat, Lutfi; Ilham Abimanyu; Didit Darmawan; Busro Muhammad Al Mursyidi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14286

Abstract

This study aims to analyze the influence of teacher competence, learning motivation, and family environment on student learning outcomes. These three variables are considered to be the main factors that interact with each other in shaping learning success. The research approach used was quantitative with a survey method, involving 35 seventh-grade students at MTs Miftahiyah Yasi Bangkalan as a sample selected randomly from a population of 75 students. Data collection was carried out through questionnaires and structured interviews using a Likert scale, then analyzed through validity, reliability, regression, and determination coefficient tests. The results of the analysis show that teacher competence, learning motivation, and family environment simultaneously and partially have a significant effect on student learning outcomes. Teacher competence reflects the quality of professionalism that affects the effectiveness of the learning process. Meanwhile, learning motivation has been proven to be the main driver in maintaining student engagement, and the family environment plays a role as the initial foundation for shaping attitudes and support for learning activities. These findings confirm that improving learning outcomes requires a holistic approach that includes integrated interventions in all three aspects. The practical implications of these research results can form the basis for the development of education policies and learning quality improvement programs that are more responsive and sustainable.
Analisis Fatwa Komparatif Dan Implikasi Sosial-Keagamaan Dalam Konteks Indonesia: Rukyah Vs Hisab Risky Rinaldi Lasepe; Kurniati, Kurniati; A Qadir Gassing
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14305

Abstract

Penentuan awal bulan Qamariyah, terutama Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah, merupakan persoalan penting dalam kehidupan keagamaan umat Islam Indonesia. Perbedaan metode antara hisab (perhitungan astronomis) dan rukyat (pengamatan hilal) sering memunculkan perbedaan hasil yang berdampak pada pelaksanaan ibadah serta memicu perdebatan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif fatwa-fatwa ormas Islam besar seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persatuan Islam, Al-Irsyad al-Islamiyyah, dan Al-Jam’iyatul Washliyah dalam menetapkan awal bulan Hijriyah serta menelaah implikasi sosial-keagamaan dari perbedaan tersebut. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research, melalui analisis deskriptif terhadap dokumen, fatwa, dan keputusan ormas Islam terkait hisab dan rukyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan penetapan awal bulan lebih banyak disebabkan oleh perbedaan epistemologis dan metodologis dalam memahami dalil syar‘i serta penerimaan terhadap ilmu astronomi modern. NU dan Al-Washliyah cenderung menggunakan pendekatan rukyat bil fi‘li, Muhammadiyah menekankan hisab hakiki wujudul hilal, sedangkan Persis dan Al-Irsyad mengombinasikan pendekatan hisab dan rukyat berdasarkan kriteria imkanur rukyat. Implikasi sosial-keagamaan dari perbedaan ini tampak pada munculnya kebingungan masyarakat, tekanan psikologis, dan fragmentasi simbolik dalam pelaksanaan ibadah. Namun demikian, kedua metode sejatinya bersifat saling melengkapi, bukan bertentangan. Upaya menuju penyatuan kalender Islam nasional menuntut sinergi antara pendekatan ilmiah dan fikih, dukungan riset astronomi, serta peran aktif pemerintah sebagai mediator dan pengambil keputusan final yang adil dan partisipatif. Dengan demikian, perbedaan ijtihad dalam hisab dan rukyat dapat dipahami sebagai kekayaan intelektual Islam yang memperkuat ukhuwah dan persatuan umat.
Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Agresivitas Anak Binaan Di LPKA Kelas I Kutoarjo Muhammad Pralengka Jati; Denny Nazaria Rifani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14308

Abstract

Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Agresivitas Anak Binaan Di LPKA Kelas I Kutoarjo
Analisis Total Quality Management Dalam Kegiatan Ekspor Sapu Glagah Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto Muhammad Elfaizal Hakim; Denny Nazaria Rifani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14309

Abstract

Studi ini menganalisis kegagalan program ekspor sapu glagah di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto menggunakan kerangka Total Quality Management (TQM) sebagai alat diagnostik. Program yang memiliki potensi signifikan ini dihentikan setelah hanya dua pengiriman karena masalah kualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan petugas pemasyarakatan, narapidana, dan mitra kerja sama eksternal, serta melalui analisis dokumentasi. Temuan menunjukkan paradoks mendasar: program ini sangat sukses dalam dimensi Pemberdayaan Karyawan, secara efektif memberikan keterampilan, motivasi, dan prospek masa depan kepada narapidana. Namun, program ini gagal secara sistemik dalam dimensi inti TQM lainnya. Penyebab utama kegagalan diidentifikasi dalam Manajemen Kualitas Pemasok, di mana ketergantungan penuh pada mitra eksternal untuk bahan baku menyebabkan masuknya input berkualitas rendah secara konsisten. Hal ini diperparah oleh sistem Manajemen Proses yang rapuh, yang dilanda kurangnya pengawas dan inefisiensi operasional yang kronis. Akibatnya, meskipun memahami fokus pelanggan pada standar ekspor yang ketat, lembaga tersebut tidak mampu memenuhinya secara konsisten, yang menyebabkan tingkat pengembalian yang tinggi dan akhirnya penghentian program tersebut.
Demokrasi Deliberatif Di Tingkat RT/RW: Eksperimen Forum Warga Yang Setara Pada Permasalahan Sampah (Studi Kasus di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat) Vebri Meliarni Oktavia Naibaho; Halking
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji implementasi demokrasi deliberatif di tingkat RT/RW melalui forum warga yang setara dalam membahas persoalan pengelolaan sampah di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat. Sebanyak 15 warga yang mewakili berbagai latar belakang usia, jenis kelamin, dan profesi dilibatkan dalam forum diskusi terarah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa forum deliberatif mampu membuka ruang partisipasi yang setara, mengurangi dominasi elit lokal, serta menghasilkan kesepakatan kolektif mengenai pengelolaan sampah berbasis RT/RW. Terdapat tantangan muncul dalam hal keberlanjutan komitmen, keterbatasan sumber daya, dan minimnya dukungan dari pemerintah kelurahan. Penelitian ini menegaskan pentingnya demokrasi deliberatif sebagai mekanisme penguatan partisipasi warga sekaligus sebagai strategi alternatif untuk penyelesaian persoalan lingkungan di tingkat komunitas.