cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,416 Documents
Tinjauan Fiqih Siyasah Terhadap Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perusahaan Tambang Batubara Di Kabupaten Lahat Shexy Intan Pratama Sari; Arne Huzaimah; Syahril Jamil
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17507

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya berbagai persoalan lingkungan yang timbul akibat kegiatan pertambangan batubara, di antaranya pencemaran air, kualitas udara yang menurun, serta dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah tambang. Kondisi tersebut sebenarnya bertentangan dengan ketentuan normatif yang telah mengatur kewajiban tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, yang juga selaras dengan nilai-nilai keadilan dan kemaslahatan dalam kajian fiqih siyasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan oleh perusahaan tambang batubara di Kabupaten Lahat, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi implementasinya dengan menggunakan perspektif fiqih siyasah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris, yaitu suatu metode penelitian hukum yang berfokus pada bagaimana norma hukum diterapkan dalam praktik kehidupan masyarakat (law in action). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan oleh perusahaan pertambangan batubara masih belum berjalan secara maksimal dan menghadapi sejumlah hambatan, baik yang berkaitan dengan lemahnya pengawasan, tingkat kepatuhan perusahaan, maupun rendahnya kesadaran terhadap pentingnya kelestarian lingkungan. Oleh sebab itu, diperlukan upaya penguatan regulasi, peningkatan peran pengawasan oleh pemerintah, serta internalisasi nilai-nilai fiqih siyasah yang menitikberatkan pada prinsip keadilan dan kemaslahatan guna mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Perspektif Hukum terhadap Harmonisasi Regulasi Pelindungan Data Lintas Sektor Aliza Yasmin Yusuf; Fadia Intan Sutisna; Fariz Amrullah Hakim; Aida Hanan Putri Salsabil; Sidi Ahyar Wiraguna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif hukum terkait harmonisasi peraturan perlindungan data pribadi lintas sektor dalam sistem hukum Indonesia. Perkembangan pesat teknologi digital telah secara signifikan meningkatkan penggunaan data pribadi di berbagai sektor, seperti kesehatan, keuangan, dan e-commerce, sehingga menimbulkan tantangan dalam membangun kerangka kerja perlindungan data yang konsisten dan terintegrasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan yuridis dan konseptual, dengan fokus pada analisis Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dan literatur hukum yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun telah ada kerangka hukum yang komprehensif, masih terdapat kesenjangan regulasi antar sektor, perbedaan standar perlindungan data, serta koordinasi antar lembaga yang lemah, yang menghambat implementasi yang efektif. Selain itu, tantangan seperti kemajuan teknologi yang pesat, tingkat kepatuhan yang rendah, dan keterbatasan sumber daya manusia juga memengaruhi efektivitas perlindungan data pribadi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan harmonisasi regulasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, perbaikan koordinasi antarlembaga, serta penerapan teknologi keamanan data yang tangguh untuk memastikan perlindungan data pribadi yang efektif dan berkelanjutan di era digital.
Perspektif Hukum terhadap Pengecualian Pemrosesan Data untuk Kepentingan Riset Ilmiah Sutopo; Sultan Reza Islami; Bahtiar Hamza; Parlin Jonatan Panjaitan; Sidi Ahyar Wiraguna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif hukum mengenai pengecualian pemrosesan data pribadi untuk tujuan penelitian ilmiah dalam sistem hukum Indonesia. Perkembangan pesat teknologi digital telah meningkatkan penggunaan data pribadi di berbagai sektor, termasuk penelitian ilmiah, sehingga menimbulkan kebutuhan akan kerangka hukum yang seimbang antara perlindungan hak privasi individu dan kemajuan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan yuridis dan konseptual, menganalisis Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi beserta literatur hukum yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa undang-undang tersebut memberikan pengecualian terhadap pemrosesan data pribadi tanpa persetujuan subjek data dalam kondisi tertentu, termasuk untuk tujuan penelitian ilmiah, namun tetap mewajibkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip dasar perlindungan data seperti legalitas, transparansi, akuntabilitas, dan keamanan. Selain itu, studi ini mengungkapkan bahwa implementasi pengecualian tersebut menghadapi beberapa tantangan, termasuk pengawasan yang lemah, kesadaran hukum yang rendah, dan perkembangan teknologi yang pesat. Oleh karena itu, penguatan kerangka regulasi, peningkatan kapasitas peneliti, dan penerapan langkah-langkah keamanan data yang kokoh diperlukan untuk memastikan bahwa pemrosesan data dalam penelitian ilmiah tetap selaras dengan perlindungan hak-hak subjek data.
Analisis Kinerja Keuangan Koperasi Konsumen Karyawan Cipta Wisata Berdasarkan Rasio Likuiditas Dan Profitabilitas Luh Gede Putri Kusuma Pekerti; Made Yudi Darmita
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17520

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Koperasi Konsumen Karyawan Cipta Wisata berdasarkan rasio likuiditas dan profitabilitas periode 2024–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penilaian kinerja keuangan koperasi untuk mengetahui tingkat kesehatan koperasi serta kemampuan dalam memenuhi kewajiban dan menghasilkan sisa hasil usaha (SHU). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan koperasi, kemudian dianalisis menggunakan rasio likuiditas yang terdiri dari current ratio, quick ratio, dan cash ratio, serta rasio profitabilitas yang terdiri dari return on equity (ROE) dan return on assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa current ratio dan quick ratio berada pada kategori kurang sehat, sedangkan cash ratio berada pada kategori sangat tidak sehat. Sementara itu, rasio profitabilitas yang diukur melalui ROE dan ROA berada pada kategori cukup sehat. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi cukup mampu menghasilkan SHU, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan likuiditas. Oleh karena itu, koperasi perlu meningkatkan pengelolaan piutang dan kas agar kondisi keuangan menjadi lebih optimal.
Analisis Ekonomi Terhadap Pertanggungjawaban dalam Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Petrus Krisologus
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17539

Abstract

Pertanggungjawaban dalam Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dalam hukum Indonesia masih bertumpu pada paradigma berbasis kesalahan sebagaimana tercermin dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pendekatan ini belum sepenuhnya mampu menjawab kompleksitas risiko dalam aktivitas ekonomi modern yang bersifat probabilistik dan berdampak luas. Artikel ini menganalisis rezim pertanggungjawaban PMH melalui perspektif economic analysis of law, dengan fokus pada efisiensi, optimal deterrence, dan alokasi risiko. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan ekonomi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rezim PMH di Indonesia cenderung menghasilkan under deterrence akibat tingginya biaya pembuktian kesalahan dan rendahnya tingkat ganti rugi. Artikel ini menawarkan rekonstruksi berupa sistem penerapan ganti rugi berbasis probabilitas, serta integrasi analisis biaya manfaat dalam pertimbangan hakim.
Bentuk-Bentuk Ketidakberdayaan Perempuan dalam Tujuh Cerpen Karya Ahmad Tohari: Kajian Feminisme Sosialis Tresna Nur Azizah; Muhamad Adji; Nana Suryana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menampilkan bentuk-bentuk ketidakberdayaan pada para tokoh perempuan yang diambil dari objek berupa tujuh cerita pendek karya Ahmad Tohari yang berasal dari antologi cerpen Senyum Karyamin dan Mata yang Enak Dipandang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode baca-catat. Sumber data pada penelitian ini diambil dari dialog dan adegan yang menunjukkan keberadaan bentuk-bentuk ketidakberdayaan pada para tokoh perempuan. Penelitian ini menggunakan kajian feminisme sosialis pendapat Silvia Federici (2004) untuk menganalisis bentuk-bentuk ketidakberdayaan pada para tokoh perempuan di dalam tujuh cerpen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakberdayaan perempuan yang ditampilkan memiliki beberapa bentuk seperti subordinasi dalam pemaksaan reproduksi; subordinasi dalam bentuk pembatasan ekonomi; subordinasi dalam ranah peran dan posisi domestik perempuan; marginalisasi dalam bentuk pengucilan perempuan dalam kehidupan sosial; pengorbanan serta pengambilan risiko berlebih perempuan dalam marginalisasi ekonomi; dan beban kerja ganda.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Metode Problem Solving Pada Pembelajaran Pecahan Matematika SD Karina Theressa Simbolon; Ahmad Hariandi; Eka Sastrawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17627

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi operasi hitung pecahan di kelas V SD Swasta YKPP Kota Jambi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) karena peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan dan menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan metode problem solving pada pembelajaran matematika materi operasi hitung pecahan. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD Swasta YKPP Kota Jambi yang berjumlah 21 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi operasi hitung pecahan. Pada tahap prasiklus, persentase ketuntasan belajar peserta didik hanya mencapai 42,86% dengan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 9 orang. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 66,67% dengan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 14 orang. Selanjutnya, pada siklus II persentase ketuntasan belajar kembali meningkat menjadi 85,71% dengan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 18 orang. Dengan demikian, penerapan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran pecahan matematika SD.
Penerapan Media Berbasis Gamifikasi Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta Didik Kelas III SDN 222/IV Kota Jambi Rahma Rahayu Ningrum; Irma Suyani; Khorunnisa
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17633

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas III SDN 222/IV Kota Jambi, khususnya pada materi pengukuran panjang dan berat. Peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami soal cerita, menentukan strategi penyelesaian, dan memeriksa kembali jawaban yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik melalui penerapan media kartu berbasis gamifikasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 27 peserta didik kelas III SDN 222/IV Kota Jambi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media kartu berbasis gamifikasi mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Persentase ketuntasan belajar peserta didik meningkat dari 34% pada tahap pratindakan menjadi 55% pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 82% pada siklus II. Selain itu, aktivitas dan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, media kartu berbasis gamifikasi dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik sekolah dasar.
Digital Wellbeing dan Student Engagement pada Remaja SMA Nurfitriany Fakhri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17635

Abstract

Penggunaan teknologi digital yang semakin intensif di kalangan remaja mendorong kebutuhan untuk memahami bagaimana kualitas pengalaman digital memengaruhi keterlibatan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh digital wellbeing terhadap student engagement pada remaja SMA di Kota Makassar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif prediktif dengan melibatkan 136 siswa aktif tingkat SMA yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Digital wellbeing diukur menggunakan Digital Well-Being Scale (DWBS; Arslankara et al., 2022) yang mencakup tiga dimensi: Digital Satisfaction, Safe and Responsible Behavior, dan Digital Wellness. Student engagement diukur dengan Utrecht Work Engagement Scale for Students (UWES-9S; Schaufeli et al., 2002) yang mencakup dimensi vigor, dedication, dan absorption. Analisis regresi linier sederhana dilakukan menggunakan JASP versi 0.19. Hasil menunjukkan bahwa digital wellbeing berpengaruh positif dan signifikan terhadap student engagement (β = .342, p < .001), dengan kontribusi sebesar 11.7% terhadap variansi student engagement (R² = .117). Temuan diinterpretasikan melalui kerangka Self-Determination Theory, yang menyatakan bahwa penggunaan teknologi secara bertujuan dan reflektif mendukung terpenuhinya kebutuhan psikologis dasar sebagai fondasi motivasi intrinsik dan keterlibatan akademik. Hasil penelitian mengimplikasikan pentingnya program literasi dan kesehatan digital di sekolah sebagai upaya mendukung keterlibatan akademik siswa secara optimal.
Pengelolaan Akun Instagram @dprd.kotabogor Sebagai Sarana Informasi Publik Oleh Humas DPRD Kota Bogor Dhiyaa Riznieqia Chahya; Hudi Santoso
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17729

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses dan strategi pengelolaan akun Instagram @dprd.kotabogor sebagai sarana informasi publik oleh Humas DPRD Kota Bogor serta faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa partisipasi aktif, observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur yang dilaksanakan di Sekretariat DPRD Kota Bogor selama periode Januari hingga Mei 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan akun Instagram dilakukan secara terpusat oleh Divisi Hubungan Masyarakat dan Protokol melalui tahapan terstruktur meliputi perencanaan konten, produksi materi, verifikasi informasi, publikasi, dan evaluasi berbasis Instagram Insight. Data insight menunjukkan 307.138 tayangan dengan 57,4% audiens berasal dari non-pengikut, mengindikasikan potensi jangkauan yang luas. Kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, padatnya agenda kegiatan, dan perubahan algoritma platform. Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas akun Instagram DPRD Kota Bogor bersifat tidak merata: relatif kuat pada dimensi jangkauan (reach effectiveness), terbatas pada dimensi keterlibatan aktif (interaction effectiveness), dan belum optimal pada dimensi transparansi substantif (substantive transparency). Kondisi ini bersumber dari structural bias toward documentation kecenderungan sistemik mendokumentasikan kegiatan ketimbang menjelaskan substansi dan dampak kebijakan yang dipengaruhi oleh sensitivitas politik kelembagaan, keterbatasan kapasitas tim, dan karakter birokrasi legislatif. Pengembangan diperlukan pada aspek konten edukatif-deliberatif, interaksi dua arah, dan kerangka evaluasi berbasis pemahaman publik.