cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,613 Documents
Kemudahan atau Kehati-hatian? Analisis Penggunaan Layanan Buy Now Pay Later (BNPL) di Kalangan Masyarakat Muslim Indonesia Sry Lestari; Ismail Pulungan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18883

Abstract

The rapid growth of Buy Now Pay Later (BNPL) services has transformed consumer behavior in digital transactions, particularly through Shopee PayLater. This study aims to examine the effects of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Trust, Perceived Risk, and Social Influence on users’ Behavioral Intention to use Shopee PayLater, as well as the moderating role of Financial Literacy. This study employed a quantitative approach using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method. Primary data were collected through an online questionnaire distributed to Shopee PayLater users residing in Java Island using purposive sampling. Data were analyzed using SmartPLS 4.0.The results indicate that Trust, Perceived Risk, and Social Influence have positive and significant effects on Behavioral Intention to use Shopee PayLater. In contrast, Perceived Usefulness and Perceived Ease of Use do not significantly influence Behavioral Intention. The moderating effect analysis reveals that Financial Literacy strengthens the relationship between Perceived Usefulness and Behavioral Intention, while weakening the relationships between Perceived Ease of Use, Perceived Risk, and Behavioral Intention. However, Financial Literacy does not significantly moderate the relationships of Trust and Social Influence with Behavioral Intention. These findings suggest that Trust, Social Influence, and financial literacy are important determinants of BNPL adoption. This study contributes to the growing literature on digital financial technology adoption and provides practical implications for BNPL providers in enhancing platform security, transparency, and consumer financial education.
Tanggung Jawab Sosial Profesi Pendidikan terhadap Masyarakat Efektivitas Pemanfaatan Video Pembelajaran YouTube terhadap Risa Rahma Wely; Haris Riadi; Al Asfuri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18908

Abstract

Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai proses transfer ilmu, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan nilai sosial peserta didik, sehingga peran pendidik sebagai agen perubahan sosial menjadi sangat penting dalam konteks masyarakat yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, bentuk, dan tantangan tanggung jawab sosial profesi pendidikan terhadap masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif‑kualitatif melalui studi kepustakaan, dengan menghimpun data dari jurnal ilmiah, buku rujukan, serta sumber‑sumber akademik yang relevan mengenai tanggung jawab sosial, profesi pendidikan, dan pendidikan Islam. Analisis dilakukan secara tematik dengan mengelompokkan temuan ke dalam dimensi konsep, bentuk, dan tantangan tanggung jawab sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial profesi pendidikan mencakup peran pendidik dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, menjadi teladan moral, serta membentuk karakter peserta didik yang beretika, berkeadilan, dan peduli sosial. Namun demikian, implementasinya menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, tuntutan pendidikan inklusif, serta tekanan sosial dan eksternal terhadap sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tanggung jawab sosial profesi pendidikan merupakan dimensi esensial dalam etika profesi, yang memerlukan penguatan kompetensi sosial pendidik, inovasi pembelajaran, serta kolaborasi kuat antara sekolah dan masyarakat untuk membangun komunitas yang lebih berkelanjutan.
Gambaran Academic Buoyancy Pada Siswa Kelas XII di SMA Sekolah X Mufidatul Husna Nasution; Meutia Nauly; Filia Dina Anggaraeni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran academic buoyancy pada siswa kelas XII di SMA Sekolah X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 112 siswa yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner academic buoyancy berdasarkan model 5Cs dari Martin dkk. (2010). Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori sedang pada seluruh dimensi, yaitu confidence (76,8%), commitment (75,9%), coordination (71,4%), composure (69,6%) dan control (73,2%). Kesimpulannya, academic buoyancy siswa berada pada kategori sedang sehingga masih perlu penguatan dalam menghadapi tekanan akademik sehari-hari.
Urgensi Model Penelusuran Aset (Asset Tracing) Hasil Tindak Pidana Pencucian Uang Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pt. Asuransi Jiwasraya Oleh Kejaksaan Republik Indonesia Nashriana; Hamonangan Albariansyah; Fhideal Andik Hibatullah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19012

Abstract

Semakin berkembangnya zaman dan teknologi informasi semakin kompleks juga jenisl kejahatan yang dilakukan tersangka kejahatan untuk menghilangkan aset hasil tindak pidana, Penindakan aset hasil TPPU yaitu kendala dalam penelusuran aset dalam mengembalikan kerugian keuangan negara. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana penerapan Model penelusuran aset dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang dalam perkara PT. Asuransi Jiwasraya oleh Kejaksaan, Apa saja kelemahan penerapan model penelusuran aset dalam Tindak Pidana Pencucian Uang dalam perkara PT. Asuransi Jiwasraya oleh Kejaksaan dan Bagaimana tingkat keberhasilan model penelusuran aset dalam pengungkapan Tindak Pidana Pencucian Uang dalam perkara PT. Asuransi Jiwasraya oleh Kejaksaan , Penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian hukum yuridis normatif yang bersifat kualitatif yaitu pendekatan penelitian hukum yang fokus menganalisis hukum positif dengan dibantu data tersier berupa wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Model penelusuran aset yang digunakan dalam kasus PT. Asuransi Jiwasraya yaitu net worth method seperti profilling, investigasi dan audit forensik, Kelemahan dalam penelurusan aset dalam kasus PT. Asuransi Jiwasraya dan tingkat keberhasilan. penelusuran aset yang dilakukan kejaksaan sesuai dengan amanah peraturan internal kejaksaan dalam upaya Pemulihan Aset (Asset Recovery) untuk mengembalikan kerugian keuangan negara yang disebabkan oleh pelaku kejahatan.
Integrasi Gamifikasi Berbasis Mobile Learning Untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa: A Systematic Literature Review Karlang; Erna; Nabila; Priska Oktavia; Nur Rahmania
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19013

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji integrasi gamifikasi berbasis mobile learning untuk meningkatkan literasi numerasi siswa. Hasil PISA 2022 menunjukkan bahwa capaian kemampuan literasi numerasi siswa Indonesia belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur dengan tahapan PRISMA. Penelitian ini menganalisis 17 artikel relevan yang terbit mulai dari tahun 2020 sampai 2026. Artikel dikumpulkan dari database akademik seperti ScienceDirect, Google Scholar, SINTA, dan Taylor & Francis. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa integrasi gamifikasi berbasis mobile learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa. Selain itu, temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi ini mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, serta pemahaman konsep matematika siswa secara lebih mendalam. Hal ini didukung oleh fleksibilitas mobile learning yang memungkinkan pembelajaran dilakukan kapan saja dan di mana saja. Penerapan konsep bentuk integrasi gamifikasi berbasis mobile learning dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan literasi numerasi dikembangkan melalui pembelajaran berbasis puzzle game etnomatematika, media e-comic berbasis digital, penggunaan platform Wordwall, serta didukung oleh pemanfaatan media interaktif seperti GeoGebra dan Lumio. Dengan demikian, integrasi ini menjadi pendekatan inovatif yang tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan serta mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis siswa.
Peran Guru Dalam Mengelola Kelas Virtual Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital Muhammad Haromaini; Muhammad Syahlani AN; Rahmat Hidayat; Iruwaida; Siti Hayati Lubi; Putri Syahri; Yurmaini
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19014

Abstract

Perkembangan digital transformation dalam dunia pendidikan telah membawa perubahan signifikan terhadap proses pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), yang kini banyak dilaksanakan melalui kelas virtual. Kondisi ini menuntut guru memiliki kemampuan adaptif dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi agar tetap efektif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengelola kelas virtual pada pembelajaran PAI di era digital, khususnya dalam aspek pengelolaan kelas, interaksi pembelajaran, serta strategi yang digunakan dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan 10 responden guru PAI yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memanfaatkan berbagai platform digital seperti Google Classroom, Zoom Meeting, dan WhatsApp Group, serta mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran. Interaksi pembelajaran masih cenderung satu arah, keterlibatan siswa belum optimal, serta terdapat kendala teknis seperti jaringan internet dan keterbatasan evaluasi aspek afektif. Meskipun demikian, guru terus berupaya mengembangkan strategi inovatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Systematic Literature Review: Media Microlearning Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Perbandingan Siswa Kelas VII SMP Naswa Nabbilla; Ni Nyoman Parwati; Raphita Yanisari Silalahi; I Made Ardana; Ayu Mahayukti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19028

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep perbandingan pada siswa sekolah menengah pertama menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti empiris mengenai bentuk media microlearning berbasis masalah, efektivitas implementasinya, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya dalam meningkatkan pemahaman konsep perbandingan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020 terhadap artikel yang dipublikasikan selama periode 2021–2025. Data dianalisis melalui sintesis tematik dan deskriptif untuk mengidentifikasi pola temuan lintas penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa video animasi merupakan media yang paling banyak digunakan, sedangkan aplikasi berbasis Android memberikan hasil pembelajaran yang paling optimal. Secara keseluruhan, microlearning berbasis masalah terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep melalui penyajian masalah kontekstual, visualisasi yang menarik, interaktivitas media, dan dukungan teknologi yang memadai. Temuan ini menegaskan bahwa microlearning berbasis masalah merupakan pendekatan yang efektif untuk memperkuat pembelajaran matematika sekaligus mendukung transformasi pembelajaran digital di tingkat sekolah menengah pertama.
Tatanan Sejarah Pemikiran Orientalis Terhadap Hadis Nabi Farhan Abdillah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19120

Abstract

Kajian orientalis terhadap hadis Nabi Muhammad SAW telah membentuk perdebatan epistemologis yang signifikan mengenai otentisitas, transmisi, dan historisitas hadis sebagai sumber ajaran Islam setelah Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan historis, pendekatan metodologis, serta respons ilmiah terhadap pemikiran orientalis dalam studi hadis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan desain historis-kritis melalui analisis hermeneutik, kritik sejarah, dan kajian terhadap metode penanggalan hadis. Analisis difokuskan pada pemikiran tokoh-tokoh orientalis yang berpengaruh dalam perkembangan studi hadis modern serta dialognya dengan tradisi kritik hadis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian orientalis memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode analisis historis, tetapi cenderung mempertanyakan validitas sistem sanad dan otoritas normatif hadis. Di sisi lain, perkembangan metodologi kontemporer membuka ruang dialog yang lebih konstruktif antara pendekatan kritis Barat dan tradisi ilmu hadis klasik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan paradigma kritik hadis yang integratif untuk memperkuat landasan ilmiah sekaligus menjaga legitimasi normatif hadis dalam kajian Islam kontemporer.
Substansi Konsep Dispensasi Kawin di Indonesia dan Negara Muslim Nurul Hikmah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19122

Abstract

Dispensasi kawin di Indonesia menghadirkan paradoks dalam perlindungan anak karena mekanisme pengecualian yang tersedia berpotensi melemahkan tujuan peningkatan batas usia perkawinan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik dispensasi kawin melalui perspektif hukum nasional, fikih klasik, dan maqāṣid al-syarī‘ah untuk menilai kesesuaiannya dengan prinsip perlindungan anak. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan tematik-holistik terhadap regulasi, literatur fikih, putusan pengadilan, dan kajian komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemberian dispensasi masih cenderung menitikberatkan pada pertimbangan administratif dibandingkan penilaian menyeluruh terhadap kesiapan psikologis, fisik, sosial, dan ekonomi calon mempelai. Analisis terhadap prinsip rusyd dalam Al-Qur'an serta nilai-nilai maqāṣid al-syarī‘ah menegaskan bahwa kematangan individu merupakan prasyarat fundamental dalam perkawinan. Dibandingkan dengan sejumlah negara Muslim, sistem hukum Indonesia masih relatif permisif dalam pemberian dispensasi. Penelitian ini menegaskan perlunya reformasi kebijakan yang lebih ketat, berbasis maqāṣid al-syarī‘ah, serta didukung pendekatan multidisipliner untuk memastikan dispensasi kawin benar-benar menjadi instrumen perlindungan anak, bukan legitimasi terhadap praktik perkawinan usia dini.
Pengaruh Penggunaan Media Digital terhadap Keterampilan Komunikasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cileungsi di Era Revolusi Industri 4.0 Puspa Rinonce; Annisa Karimah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19124

Abstract

Transformasi digital di era Revolusi Industri 4.0 telah mengubah pola interaksi dan komunikasi dalam pendidikan tinggi, sehingga pemanfaatan media digital menjadi faktor penting dalam pengembangan kompetensi komunikasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media digital terhadap keterampilan komunikasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cileungsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap mahasiswa Program Studi Manajemen. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji hubungan antara penggunaan media digital dan keterampilan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital berpengaruh positif terhadap keterampilan komunikasi mahasiswa. Intensitas dan kualitas pemanfaatan media digital mendukung kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan gagasan, berpartisipasi dalam diskusi, membangun interaksi yang efektif, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media digital dalam proses pembelajaran tidak hanya memperkuat kompetensi akademik, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan komunikasi sebagai kompetensi esensial di era digital. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perguruan tinggi dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih adaptif terhadap transformasi teknologi.