cover
Contact Name
Asep Rahman
Contact Email
aseprahman@ybli.or.id
Phone
+6281527083919
Journal Mail Official
aseprahman@ybli.or.id
Editorial Address
Jalan Lentera, Lingkungan 2, Kelurahan Pandu
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27464644     DOI : https://doi.org/10.57207/hy36f320
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal multidisiplin yang mempublikasikan hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu. Fokus utama jurnal ini mencakup inovasi, solusi, dan dampak nyata dari penelitian serta pengabdian masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan berkelanjutan. Kami menerima artikel dari berbagai disiplin ilmu yang berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, serta penerapan teknologi dan kebijakan yang relevan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 76 Documents
Pembinaan Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Kelompok Risiko Tinggi (Anak Tidak Sekolah) Tahun 2024 di Kabupaten Bolmong Timur Manoppo, Minarni
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/wkv1zj33

Abstract

Salah satu bagian terpenting dari kesehatan adalah kesehatan reproduksi dan berbicara kesehatan reproduksi ini erat kaitannya dengan remaja. Remaja sebagai individu yang memiliki persoalan yang sangat kompleks baik karena perubahan fisik maupun karena lingkungan sekitar. Persoalan remaja ini menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama baik Pemerintah Pusat, Daerah, keluarga dari remaja yang bersangkutan bahkan masyarakat disekelilingnya. Mempersiapkan remaja sesuai yang diamanatkan Undang-undang membutuhkan komitmen dan tanggung jawab bersama semua pihak. Kegiatan pembinaan kesehatan reproduksi remaja risiko tinggi (remaja tidak sekolah) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur ini sebagai salah satu upaya pelayanan kesehatan kepada remaja terutama untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi.
Penyuluhan Keamanan Jajanan Sehat pada Anak Usia Sekolah Antasionasti, Irma; Abdullah, Surya Sumantri; Lestari, Utami Sasmita; Jayanto, Imam; Hariyanto, Yuanita Amalia
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/pa34x951

Abstract

Pangan jajanan di sekolah memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan zat gizi bagi anak usia sekolah. Namun, faktor keamanan pangan jajanan perlu menjadi perhatian. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan keamanan jajanan sehat pada anak usia sekolah. Kegiatan dilakukan melalui 3 tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Sebanyak 28 orang mengikuti kegiatan yang terdiri dari 25 anak usia sekolah dan 3 guru/pengurus Yayasan Hidayatullah Tomohon. Materi yang diberikan dalam kegiatan penyuluhan yaitu pangan jajanan anak sekolah, 5 kunci keamanan pangan untuk anak sekolah, dan bahan tambahan pangan. Hasil rerata nilai pre test dari peserta adalah 0,83 dan post test adalah 0,97 (dari rentang nilai 1,00). Terdapat peningkatan nilai sebesar 0,14 setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berlangsung dengan baik sehingga materi dapat dipahami oleh peserta.
PKM Manfaat Jamur Antagonis bagi Peningkatan Hasil Pertanian Desa Ongkaw Dua Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan Umboh, Stella Deiby; Rondonuwu, Frans Bernhard; Palar, Dwianita Conny; Langoy, Marnix L.D; Montong, Vivi B.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/dqjqtr66

Abstract

Tanaman pertanian seringkali terhambat dengan adanya serangan hama dan penyakit tumbuhan. Penggunaan pestisida dalam mengendalikan hama dan penyakit tumbuhan seringkali berbahaya bagi lingkungan dan manusia. Agen pengendali hayati merupakan salah satu alternatif yang yang ramah lingkungan dan cukup efektif dalam mengendalikan penyakit tumbuhan yaitu dengan memanfaatkan mikroba antagonis. Salah satunya adalah jamur antagonis yang mempunyai kemampuan dalam menghambat perkembangan patogen tanaman. Yang menjadi faktor kelemahan yang sering dijumpai dikalangan petani yang ada di Ongkaw Dua yaitu kurangnya pengetahuan mereka tentang dampak penggunaan pestisida dan pemanfaatan pengendalian hayati dengan menggunakan jamur antagonis sebagai solusi alternatif pilihan lain dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman pertanian. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah bentuk penyuluhan. Berdasarkan hasil analisis, didapati peserta yang sangat antusias mengikuti kegiatan, menyimak, merespon, dan menanggapi  secara positif terhadap pemaparan materi oleh narasumber. Selain itu pula,terjadi peningkatan pengetahuan peserta dan penguasaan akan materi penyuluhan, ditandai dengan 17 orang peserta yang memahami dari 20 peserta dan terjadi kenaikan pemahaman peserta  dari nilai pra kegiatan (pre-test) ke akhir kegiatan (post-test) sebesar 65%.
PKM Masyarakat Desa Ongkaw Dua tentang  Eksplorasi dan Bahaya Jamur Patogen pada Ikan Nila yang Siap Dipasarkan dan Dikonsumsi Katili, Deidy Yulius; Umboh, Stella Deiby; Wahyudi, Lalu; Rumondor, Marhaenus Johanis; Langoy, Marnix L.D
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/a3vv2t22

Abstract

Ikan nila banyak diminati oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah. Meningkatnya minat masyarakat terhadap ikan nila tidak dibarengi dengan peningkatan produksi ikan nila tersebut. Produksi ikan nila seringkali menjadi hambatan dengan adanya serangan jamur patogen pada ikan nila. Jamur patogen ini pula menyerang ikan nila yang siap untuk dipasarkan bagi konsumen. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai pada kegiatan PKM ini adalah peningkatan pengetahuan Masyarakat Desa Ongkaw Dua dalam eksplorasi jamur patogen ikan nila yang siap dipasarkan dan dikonsumsi dan bahaya yang ditimbulkannya. Untuk mengatasi permasalahan kurangnya pengetahuan Masyarakat tentang bahaya jamur patogen bagi ikan nila, akan digunakan metode penyuluhan dan pendampingan eksplorasi dan bahaya jamur patogen ikan nila terhadap kesehatan manusia. Berdasarkan analisis data pre-test maka diperoleh hasil ternyata dari 25 orang peserta hanya 1 orang yang bisa mencapai nilai tertinggi pada interval nilai 51-60 dengan nilai prosentase 4 %, sedangkan peserta yang mencapai nilai terendah pada interval nilai 0-10 terdapat 10 orang peserta dengan nilai prosentase 40 %, sedangkan postest nilai tertinggi pada interval 91-100 dengan 5 peserta (20 %) dan terendah pada interval nilai 61-70 dengan 9 peserta (36%).
Pelatihan Pembuatan Balsem dan Minyak Aromatherapy Berbahan Dasar Minyak Cengkeh Sulawesi Utara pada Kelompok Lansia dan Kelompok Wanita Kaum Ibu GMIM Kharisma Koka Kab. Minahasa Siampa, Jainer Pasca; Datu, Olvie Syenni; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/wbx7ej72

Abstract

Keluhan nyeri merupakan keluhan yang banyak dialami oleh pasien di segala usia dan ditangani menggunakan obat Antiinflamasi Non Steroid (AINS) yang berefek analgetika, antipiretika dan antiinflamasi. Selain AINS, obat yang juga sangat sering digunakan masyarakat adalah obat Kortikosteroid yang berefek antiinflamasi, immunosupresan, anti proliferasi, dan efek vasokontriksi sehingga biasanya digunakan untuk mengobati penyakit seperti alergi, asma, antiemetikum dalam kemoterapi, edemaparu-paru, eksaserbasi akut pada penyakit autoimun dan penyakit paru kronik, rematik, dan lain-lain. Namun penggunaan obat-obat ini memiliki efek samping yang besar. Efek samping yang paling umum terjadi sebesar 56,7% adalah meningkatnya resiko gastritis. Pembuatan balsem dan minyak aromatherapy sebagai counterirritant (menghilangkan nyeri otot) dan menghangatkan badan. Penggunaan balsem dan minyak aromatherapy untuk tujuan relaksasi otot, mengatasi perut kembung, menghilangkan mual dan pegal linu serta sebagai pertolongan pertama pada gejala masuk angin. Mitra yang dipilih yaitu Kelompok lansia dan kelompok wanita kaum ibu GMIM Kharisma Koka karena merupakan kelompok usia yang paling sering melakukan swamedikasi dengan sediaan ini. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan balsem dan minya aromatherapy akan sangat menarik bagi anggota mitra karena selain dapat digunakan sendiri, dapat juga menjadi peluang usaha karena metode pembuatannya sangat sederhana. Produksi sediaan bisa menggunakan peralatan rumah tangga sehingga sangat memungkinkan untuk diproduksi di rumah. Hasil produk yang telah dibuat disukai oleh mitra karena memberi kehangatan dan manfaat dari bahan aktif bisa dirasakan.
PKM WKI Kelurahan Malalayang I Timur tentang Eksplorasi dan Bahaya Jamur Patogen pada Ikan Mujair yang Siap Dipasarkan dan Dikonsumsi Katili, Deidy Yulius; Umboh, Stella Deiby; Pontororing, Hanny H.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/rtz2z185

Abstract

Tilapia fish is much sought after by the lower middle class. The increasing public interest in tilapia fish is not accompanied by an increase in tilapia fish production. Tilapia fish production is often hampered by attacks by pathogenic fungi on tilapia fish. This pathogenic fungus also attacks tilapia fish that are ready to be marketed to consumers. The specific aim and target to be achieved in this PKM activity is to increase the knowledge and skills of WKI (Women) in exploring pathogenic fungi of tilapia fish that are ready to be marketed and consumed. To overcome the problem of mothers' lack of knowledge about the dangers of pathogenic fungi for tilapia fish, counseling methods and exploration training will be used and the dangers of pathogenic fungi for tilapia fish on human health. Based on the results of the analysis of participants' answers, it can be seen that there is an increase in the value in each measured value interval. In this final test, there were no longer any participants below the 50 score interval, in fact there were 3 people who could reach the score up to the 91-100 interval. The results of the analysis of the evaluation of learning topics found that there were no participants who did not understand the material provided by the guide. There were 7 participants who understood the material provided very well.
Pemanfaatan Biomassa Limbah Pala sebagai Energi Alternatif untuk Kesejahteraan Petani di Desa Kaasar Jumriadi; Koneri, Roni; Kolibu, Hesky Stevy; Isnian, Sitti Nur
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/j67k1d76

Abstract

Krisis energi yang ditandai dengan menipisnya sumber energi fosil mengharuskan semua pihak yang terlibat untuk mewaspadai kondisi ini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan kesadaran, pengetahuan, sikap dan keterampilan petani pala di Desa Kaasar, Kecamatan Kauditan, tentang pemanfaatan limbah pertanian pala sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan (biobriket) dan dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan keluarga dalam meningkatkan mata pencaharian mereka. Pengabdian ini menggunakan tiga metode, yaitu penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan. Hasil dari pengabdian tersebut adalah terbentuknya kesadaran petani untuk peduli terhadap energi terbarukan, mengambil sikap untuk mengolah limbah menjadi bio briket yang akan digunakan untuk bahan bakar rumah tangga sambil melihat peluang untuk dipasarkan, dan petani mampu membuat bio briket. Diharapkan kegiatan ini dapat berperan dalam menyelesaikan krisis energi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelatihan Tanggap Darurat Bencana: Transportasi dan Evakuasi pada Siswa SMA 9 Binsus Kota Manado dalam Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan Sekolah Mulyadi; Ganika, Lenny; Najoan, Rizki Rivaldo
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/vdg84665

Abstract

Kondisi bencana kondisi kejadian atau peristiwa yang mengakibatkan kerugian, baik ekonomi, sosial maupun lingkungan, kepada manusia baik secara langsung maupun tidak langsung yang bisa disebabkan oleh alam maupun non alam. Salah satu faktor utama penyebab timbulnya banyak korban akibat bencana karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bencana dan kesiapan mereka dalam mengantisipasi bencana tersebut. Adanya berbagai potensi bencana yang ada di Indonesia, termasuk di Kota Manado ini sebaiknya direspons dengan meningkatkan kewaspadaan melalui keterlibatan Masyarakat, salah satunya penyiagaan pada siswa Sekolah Menengah Atas. Kelompok Mitra dalam pengabdian Masyrakat ini adalah siswa SMA 9 Binsus, berjumlah 42 peserta yang terdiri dari kelompok Anggota OSIS dan PMR Sekolah. Sebelum kegiatan peserta dilakukan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta tentang tanggap darurat bencana: Transportasi dan Evakuasi. Peserta dilibatkan dalam demonstrasi dan praktik transportasi dan evakuasi yang didampingi oleh tim pengabdian. Pada sesi terakhir dilakukan pengukuran pengetahuan menggunakan kuisoner. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini, peserta sangat antusias dalam mengikuti semua program kegiatan. Kesimpulan bahwa peserta mengikuti semua program mengikuti kegiatan dengan baik, terdapat peningkatan pengetahuan tentang tanggap darurat bencana: Transportasi dan Evakuasi sesudah dilakukan kegiatan. Sebagai saran, pihak Mitra mengharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini terus dilanjutkan, dengan menambahkan waktu praktik Transportasi dan Evakuasi.
Strategi Brand Positioning dalam Bisnis Digital: Literature Review Taroreh, Stefen R. A.; Makhfudi; Kairupan, Feyne Maria; Takaliuang, Noldy
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/me0zna76

Abstract

Konsumen di era informasi saat ini memiliki akses yang tidak terbatas terhadap informasi, dimana peran digital branding di zaman sekarang tidak bisa diabaikan, mengingat konsumen modern menghabiskan sebagian besar waktu mereka secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi tren terkini dalam strategi brand positioning yang relevan dengan konteks digital, berdasarkan penelitian-penelitian yang telah ada. Metode: Penelitian ini menggunakan model studi literatur. Penelitian ini menemukan bahwa Personalization at Scale dapat meningkatkan pendapatan dan efisiensi pemasaran hingga 15%, dengan personalisasi yang tepat meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen, namun dengan tantangan privasi data yang membutuhkan transparansi dan etika. Storytelling Digital efektif untuk engagement dan recall merek, namun memerlukan autentisitas dan relevansi. Visual dan Video Branding menawarkan engagement yang tinggi, namun produksi konten memerlukan investasi signifikan. Ethical and Sustainable Positioning semakin penting untuk konsumen modern, terutama generasi muda, dengan kebutuhan akan transparansi dan bukti nyata. AI dan Big Data revolusi branding dengan pemahaman konsumen yang lebih mendalam dan penyesuaian real-time, tetapi menuntut tanggung jawab etis dalam privasi data. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi branding modern dalam konteks digital membutuhkan integrasi antara personalisasi, storytelling, visual branding, etika, dan teknologi seperti AI dan big data. Meskipun strategi ini membawa manfaat yang signifikan, tantangan terkait privasi, autentisitas, dan etika harus dihadapi dengan kebijakan yang jelas dan transparan untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan jangka panjang.
Keragaman Pohon Pionir di Taman Wisata Alam Batuputih, Kota Bitung, Sulawesi Utara Saroyo; Siahaan, Parluhutan; Papu, Adelfia
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/hrmt0m68

Abstract

Tumbuhan pionir merupakan tumbuhan yang menginvasi dan tumbuh pada awal suksesi suatu ekosistem yang mengalami gangguan, seperti kebakaran atau tumbangnya pohon besar. Tumbuhan ini berperan penting dalam memulihkan ekosistem, menyediakan naungan bagi spesies lain, serta melindungi tanah dari erosi akibat curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis pohon pionir di Taman Wisata Alam (TWA) Batuputih, Kota Bitung, yang dilakukan pada Desember 2023 – Mei 2024. Metode yang digunakan adalah survei eksploratif dengan penjelajahan di area terganggu untuk mencatat spesies pionir yang ditemukan. Hasil penelitian mengidentifikasi lima jenis pohon pionir utama, yaitu anggrung (Trema orientalis), kiacret (Spathodea campanulata), sosoro (Dendrocnide microstigma), sirih hutan (Piper aduncum), dan mahang (Macaranga tanarius). Anggrung, kiacret, dan mahang memiliki peran penting dalam menyediakan lingkungan yang sesuai bagi suksesi ekosistem hutan. Sosoro sering ditemukan di area dengan gangguan alami, seperti pohon tumbang, sementara sirih hutan lebih banyak dijumpai pada fase awal hutan sekunder. Selain itu, sirih hutan dimanfaatkan oleh monyet yaki (Macaca nigra) sebagai sumber pakan. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengelolaan kawasan konservasi serta strategi restorasi ekosistem berbasis spesies pionir.