ANTHOR: Education and Learning Journal
ANTHOR Education and Learning Journal is a scientific publication medium for research studies, academic thoughts, and critical-analytical studies in the field of science and technology, particularly in education and learning, with e-ISSN: 2963-198X and p-ISSN: 2963-2498. This journal aims to disseminate scientific knowledge derived from research and serve as a reference for academics. Published six times a year in February, April, June, August, October, and December, this journal is open access, allowing articles to be freely accessed online without a subscription. As a multidisciplinary journal, ANTHOR Education and Learning Journal accommodates various approaches, disciplines, methodologies, and paradigms related to basic education in general, with particular attention to improving pedagogical practices, curriculum development, and theoretical perspectives. This journal accepts scientific articles covering a wide range of research areas, including but not limited to early childhood education programs, primary education, higher education, vocational education, special education and support services, character and values education, multicultural and inclusive education, education in remote areas, non-formal and informal education, curriculum and learning, educational technology, education in the digital transformation era, teacher professional development, development of teaching materials and learning media, guidance and counseling, psychology in education, education for sustainable development, utilization of data in education, literacy and numeracy, comparative studies of international education systems, student health and well-being, education policy and management, the development of twenty-first-century skills, environmental education, human resource development in education, contemporary issues in education such as equal access and character education, ethical and legal issues in education, gender and equality issues in education, educational evaluation, and various other relevant topics.
Articles
342 Documents
Analisis Kepuasan Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) terhadap Pelayanan Rawat Inap di RS Bunda Medika Jakabaring 2026
Robiyatul Adawiyah;
Akhmad Dwi Priyatno;
Dianita Ekawati
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1099
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan meningkatkan kebutuhan terhadap pelayanan rawat inap yang berkualitas. Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit, khususnya berdasarkan dimensi kualitas pelayanan SERVQUAL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) terhadap pelayanan rawat inap di RS Bunda Medika Jakabaring Palembang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 75 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, riwayat rawat inap, serta dimensi SERVQUAL yang terdiri dari tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi tangible (p=0,048), reliability (p=0,001), responsiveness (p=0,001), assurance (p=0,001), dan empathy (p=0,001) memiliki hubungan yang bermakna dengan kepuasan pasien DBD. Sementara itu, usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan riwayat rawat inap tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa pendidikan merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kepuasan pasien dengan nilai OR=120,804 (95%CI=5,002–2917,368; p=0,003), setelah dikontrol oleh variabel empathy, assurance, reliability, dan responsiveness. Kesimpulan penelitian ini adalah kepuasan pasien DBD terutama dipengaruhi oleh kualitas pelayanan berdasarkan dimensi SERVQUAL, dengan pendidikan sebagai faktor dominan. Diperlukan peningkatan mutu pelayanan melalui penguatan kompetensi tenaga kesehatan, komunikasi yang efektif, kecepatan respons, empati, serta penyampaian edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan pasien.
Kualitas dan Pemanfaatan Green Space sebagai Lingkungan Belajar untuk Mendukung Perkembangan Kognitif Siswa Sekolah Dasar: A Systematic Literature Review
Amelia Nuraini;
Syamsuri Ali;
Yuli Yanti
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1100
Ruang Green Space di sekolah dasar semakin dipandang sebagai komponen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas. Namun, pemanfaatannya masih lebih banyak berfokus pada fungsi ekologis dan estetis, sementara bukti ilmiah mengenai perannya sebagai lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kognitif siswa belum disintesis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren penelitian, karakteristik, dampak, mekanisme, serta strategi pemanfaatan Green Space dalam mendukung perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020. Literatur ditelusuri menggunakan Publish or Perish pada basis data Scopus dan Google Scholar, diseleksi menggunakan Covidence, serta dianalisis secara tematik dan bibliometrik menggunakan VOSviewer. Sebanyak 21 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa Green Space yang memiliki vegetasi beragam, biodiversitas tinggi, aksesibilitas yang baik, desain biophilic, serta menyediakan peluang eksplorasi berkontribusi terhadap peningkatan perhatian, konsentrasi, memori kerja, fungsi eksekutif, kemampuan pemecahan masalah, pemahaman konsep, motivasi belajar, dan kesejahteraan psikologis siswa. Efektivitasnya semakin meningkat ketika diintegrasikan melalui pendekatan outdoor learning, nature-based learning, permainan berbasis alam, dan pembelajaran sains kontekstual. Disimpulkan bahwa Green Space berfungsi sebagai lingkungan belajar yang mendukung stimulasi perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Temuan ini memberikan dasar konseptual bagi pengembangan kebijakan sekolah hijau serta perancangan lingkungan belajar berkelanjutan yang mengintegrasikan Green Space ke dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Demonstrasi Terbimbing Berbasis Learning Worksheet terhadap Keterampilan Alat Ukur Presisi Siswa SMK Teknik Pemesinan
Ahmad Wildan;
Yoto Yoto;
Boby Hartawan
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1102
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh demonstrasi terbimbing berbasis Learning Worksheet terhadap peningkatan keterampilan penggunaan dua alat ukur presisi, yaitu jangka sorong dan mikrometer sekrup, pada siswa kelas X Teknik Pemesinan (TPM) di SMKN 6 Malang. Metode yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan 66 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (X TPM 1, n=33) dan kelompok kontrol (X TPM 2, n=33). Instrumen berupa rubrik unjuk kerja dengan reliabilitas inter-rater r=0,87. Data dianalisis menggunakan skor N-Gain ternormalisasi dan Welch's independent t-test (α=0,05). Hasil menunjukkan kedua alat ukur mengalami peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol (jangka sorong: N-Gain 0,58 vs. 0,30, p<0,001, Cohen's d=5,46; mikrometer sekrup: N-Gain 0,56 vs. 0,29, p<0,001, Cohen's d=6,90; keduanya efek sangat besar). Temuan paling menonjol terjadi pada mikrometer sekrup: tidak ada satu pun siswa eksperimen (0%) yang mencapai KKM pada pre-test, namun seluruhnya (100%) tuntas setelah perlakuan, dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 57,6% ketuntasan. Disimpulkan bahwa demonstrasi terbimbing berbasis Learning Worksheet secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan penggunaan kedua alat ukur presisi dibandingkan metode konvensional, dengan dampak yang secara khusus besar pada kompetensi yang paling lemah pada kondisi awal.
Evaluasi Efektivitas Penerapan Sistem Pengendalian Internal Berbasis COSO atas Persediaan Barang Dagang pada Pabrik Plafon PVC: Studi Kasus pada PT. Mahkota Karya Plasindo
Musdalifah H. Jalaluddin;
Mursalim Mursalim;
Juliyanty Sidik Tjan
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1103
Persediaan merupakan aset penting yang berpengaruh langsung terhadap kelancaran operasional perusahaan manufaktur. PT. Mahkota Karya Plasindo masih menghadapi masalah selisih stok yang terjadi berulang, sehingga diperlukan evaluasi terhadap efektivitas sistem pengendalian internal berdasarkan kerangka Committe of Sponsoring Organizations of Treadway Commission (COSO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pengendalian internal, menilai efektivitas setiap komponen COSO, menganalisis risiko operasional akibat kelemahan pengendalian internal terhadap efisiensi pengelolaan persediaan, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap Kepala Gudang, Admin Gudang, Kepala Produksi, Admin Purchasing, Admin Penjualan, Akuntan dan Pengawas. Analisis data menggunakan model pendekatan deduktif sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Mahkota Karya Plasindo telah menerapkan lima komponen COSO, yaitu Control Environment, Risk Assessment, Control Activities, Information and Communication serta Monitoring Activities. Namun, penerapannya belum sepenuhnya efektif. Kelemahan utama ada pada risk assessment, yang belum didukung identifikasi dan mitigasi risiko secara formal, serta pada mencatatan persediaan, komunkasi antarbagian dan monitoring yang bersifat korektif. Kondisi ini menyebabkan terjadinya selisih stok, keterlambatan pencatatan dan ketidaksesuaian data persediaan. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan risk register, dan pelatihan berkala untuk peningkatan efektivitas sistem pengendalian internal serta mengurangi risiko operasional.
Pengembangan Modul Pembelajaran Informatika Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Nilai Kreativitas pada Materi Algoritma dan Pemrograman Kelas IX
Serly Ferdina Mei Winda;
Pratama Benny Herlandy;
Edi Ismanto
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1104
Pembelajaran algoritma dan pemrograman memerlukan bahan ajar yang menghubungkan konsep, praktik, dan kreativitas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran Informatika berbasis Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) menggunakan Kodular, menilai validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya, serta mengukur kreativitas peserta didik. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE pada 41 peserta didik kelas IX SMP Negeri 13 Pekanbaru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, validasi ahli, angket praktikalitas, pretest-posttest, dan angket kreativitas. Analisis meliputi persentase, Shapiro-Wilk, Paired Sample t-test, dan N-Gain. Validitas media mencapai 90,00% dan validitas materi 96,43%, keduanya sangat valid. Praktikalitas guru sebesar 95,00% dan peserta didik 87,02%, keduanya sangat praktis. Rata-rata pretest 69,17 meningkat menjadi 89,02 pada posttest. Data berdistribusi normal dengan signifikansi 0,331 dan 0,099. Uji t menghasilkan p < 0,001, sedangkan N-Gain 0,65 berkategori sedang. Kreativitas peserta didik mencapai 89,07% dengan kategori sangat kreatif. Modul dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek menggunakan MIT App Inventor.
Analisis Silent Rading Program terhadap Keterampilan Menulis Ulang Siswa Kelas V SDN Telang 1
Mediana Ruwaida;
Ahmad Sudi Pratikno
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1106
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Silent Reading Program (SEREP) terhadap keterampilan menulis ulang siswa kelas V SDN Telang 1 serta mengidentifikasi hambatan dan solusi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelas V dan siswa kelas V SDN Telang 1. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian hasil menulis ulang siswa, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SEREP dilaksanakan secara rutin selama 14 hari melalui tahapan persiapan, membaca senyap, menulis ulang isi bacaan, dan evaluasi. Guru berperan sebagai fasilitator, sedangkan siswa berpartisipasi aktif dalam membaca dan menulis ulang. Hambatan yang ditemukan meliputi kurangnya fokus siswa, kondisi kelas yang kurang kondusif, kesulitan memahami bacaan, keterbatasan kosakata, serta kesulitan menulis ulang sesuai kaidah bahasa Indonesia. Hambatan tersebut diatasi melalui bimbingan guru, pengelolaan kelas, serta pendampingan dalam memahami bacaan, menyusun kalimat, dan menggunakan ejaan serta tanda baca yang tepat. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi Silent Reading Program (SEREP) di kelas V SDN Telang 1 telah terlaksana sesuai prosedur dan hambatan yang muncul dapat diatasi melalui pendampingan guru selama kegiatan berlangsung.
Analisis Yuridis Tanggung Jawab Hukum Penyedia Layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atas Kelalaian dalam Mencegah Over-Indebtedness Konsumen
Putri Meutia Khairani;
Rani Apriani
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1110
Perkembangan teknologi finansial telah mendorong munculnya layanan Buy Now Pay Later (BNPL) sebagai alternatif pembiayaan digital yang menawarkan kemudahan akses dan kecepatan transaksi. Namun, kemudahan tersebut juga berpotensi menimbulkan risiko over-indebtedness apabila penyelenggara tidak menerapkan prinsip kehati-hatian secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai prinsip kehati-hatian dalam penyelenggaraan layanan BNPL di Indonesia, penerapannya dalam mencegah over-indebtedness konsumen, serta tanggung jawab hukum penyedia layanan apabila terjadi kelalaian yang menimbulkan kerugian bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif dengan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip kehati-hatian dalam layanan BNPL telah memiliki dasar hukum melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023, POJK Nomor 32 Tahun 2025, PADK Nomor 2 Tahun 2026, KUHPerdata, dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Penerapannya dilakukan melalui analisis kelayakan pembiayaan, verifikasi identitas, manajemen risiko, serta penyampaian informasi yang transparan kepada konsumen, meskipun masih memerlukan penguatan terutama dalam penilaian kemampuan finansial dan beban kewajiban konsumen secara menyeluruh. Kelalaian penyelenggara dalam menerapkan prinsip kehati-hatian yang menyebabkan over-indebtedness dan kerugian konsumen dapat menimbulkan tanggung jawab administratif maupun perdata. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan regulasi perlu diimbangi dengan penerapan pembiayaan yang bertanggung jawab (responsible lending), peningkatan kualitas manajemen risiko, serta pengawasan berkelanjutan agar layanan BNPL dapat berkembang secara aman dan tetap memberikan perlindungan hukum yang optimal bagi konsumen.
Penerapan Aktivitas Coding Unplugged dalam Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Meningkatkan Computational Thinking Anak Usia Dini
Mariana Panji Ramadan;
Gina Asri Ruwaida;
Djoko Nugroho;
Siti Kurnia Fauziah
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1112
Berpikir komputasional perlu diperkenalkan sejak pendidikan anak usia dini melalui pengalaman konkret dan bermain. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kemampuan berpikir komputasional anak setelah mengikuti aktivitas coding unplugged berbasis bermain. Penelitian menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan 20 anak kelompok B berusia 5–6 tahun di TK Seruni Kabupaten Bekasi. Intervensi dilaksanakan dalam delapan pertemuan melalui permainan pola, urutan, labirin, klasifikasi, algoritma sederhana, dan perbaikan kesalahan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang mengukur dekomposisi, pengenalan pola, pemikiran algoritmik, dan debugging. Rata-rata skor meningkat dari 59,20 pada pretest menjadi 86,95 pada posttest, dengan peningkatan 27,75 poin dan N-gain agregat 0,68. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi (W = 0; p < 0,001). Observasi pembelajaran menunjukkan keaktifan, kemampuan mengikuti instruksi, kerja sama, pemecahan masalah, dan antusiasme pada kisaran 89–97%. Temuan menunjukkan bahwa coding unplugged berbasis bermain berpotensi mendukung berpikir komputasional anak usia dini, meskipun generalisasi hasil dibatasi oleh desain tanpa kelompok kontrol dan sampel pada satu sekolah.
Analisis Komunikasi Interpersonal Anies Baswedan dalam Menggalang Loyalitas Relawan Komunitas Humanies Project
Yelin Annisa Fadilah;
Hadiati Hadiati;
Yunita Sari;
Rahma Dwi Mutia
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1114
Penelitian ini di latar belakangi oleh pilpres 2024 dalam mendukung Anies Baswedan hingga pasca pilpres hingga kini. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis komunikasi interpersonal Anies Baswedan dalam menggalang loyalitas relawan komunitas Humanies Project. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teori dan konsep yang digunakan adalah grand theory social penetration theory, middle theory attribution theory, dan applied theory interpersonal trust building framework. Metodologi penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal Anies Baswedan berlangsung secara terbuka, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Proses komunikasi tersebut berkembang secara bertahap dari hubungan kognitif menuju keterikatan emosional dan komitmen berkelanjutan.
Pengaruh Model Explicit Instruction terhadap Kreativitas Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya
Vivilia Jesnita;
Agus Pahrudin;
Yuli Yanti
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1115
Rendahnya kreativitas siswa dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) menjadi salah satu tantangan yang menghambat pengembangan kemampuan berpikir kreatif di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran Explicit Instruction terhadap kreativitas siswa kelas V MIN 1 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 64 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar penilaian proyek berdasarkan indikator kreativitas, yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration, kemudian dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene, dan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kreativitas siswa pada kelas eksperimen (85,42) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (77,90), dengan perbedaan yang signifikan (t = 6,25; p < 0,001) Temuan ini menunjukkan bahwa model Explicit Instruction berpengaruh positif terhadap peningkatan kreativitas siswa dalam pembelajaran SBdP. Implikasinya, model ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui pembelajaran yang sistematis, terarah, dan memberikan kesempatan bagi siswa mengeksplorasi ide secara mandiri.