cover
Contact Name
Rifka Anggraini Anggai
Contact Email
rifkaanggai.ra@gmail.com
Phone
+6282346444107
Journal Mail Official
jpnpjlm@gmail.com
Editorial Address
Jl. IR. H. Joesoef Dalie, No 49 Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal of Pharmacology and Natural Products
ISSN : -     EISSN : 30632587     DOI : https://doi.org/10.70075/jpnp.v1i2.67
Journal of Pharmacology and Natural Products (JPNP) Berfukus pada artikel dengan tema : 1. Farmakologi 2. Pengembagan Obat Bahan Alam
Articles 30 Documents
Isolasi dan Karakterisasi Mikroba Tanah Pantai Di kawasan Teluk Tomini Pakaya, Mahdalena Sy.; Akuba, Juliyanti; Tuloli, Teti Sutriyati; Latif, Multiani S.; pakaya, Handriansyah
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i2.67

Abstract

Mikroba Tanah seperti bakteri, jamur, mikroalga, protozoa, serta mikrooganisme lainnya pada umumnya merupakan penentu kesuburan dan kesehatan tanah. Tanah Pantai mengandung bakteri dan jamur walaupun tidak sebanyak pada tanah lainnya, hal ini disebabkan karena kadar garam dan suhu yang tinggi, mikroba tanah telah diketahui memiliki beberapa manfaat yakni sebagai antibakteri, antijamur, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi mikroba tanah pantai di kawasan teluk tomini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan menggunakan teknik direct plating untuk isolasi mikroba, pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi. Hasil karakterisasi didapatkan 11 isolat mikroba tanah pantai yakni BP1, BP 2, BB 1, BB2, BO 1, BO 2, JP 1, JP 2, JB 1, JB 2, JBO.
Isolasi, Karakterisasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Bakteri Endofit Dari Batang Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Pakaya, Mahdalena Sy.; Latif, Multiani S.; Maspeke, Khofifa Nurul Magfira
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i2.86

Abstract

Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi. Senyawa antioksidan diperlukan sebagai penangkal untuk menghentikan radikal bebas. Radikal bebas adalah sekelompok zat kimia yang sangat reaktif karena memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. Antioksidan dapat dihasilkan dari bakteri endofit yang bersimbiosis pada tumbuhan yang juga memiliki aktivitas antioksidan karena adanya pertukaran genetis dan hubungan evolusi yang panjang. Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif dengan kadar antosianin yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Batang Bunga Rossella (Hibiscus sabdariffa L.) terdapat bakteri endofit, mengkarakterisasi dan untuk mengetahui isolat bakteri endofit pada Batang Bunga Rossella (Hibiscus sabdariffa L.) mempunyai aktivitas antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dan Laboratorium Kimia Analisis dengan menggunakan teknik tanam langsung untuk isolasi mikroba, pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi, dan teknik DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl) untuk pengujian antioksidan. Hasil isolasi didapatkan 1 isolat bakteri endofit, dikarakterisasi didapatkan bakteri tersebut adalah bakteri gram positif berbentuk coccus dan hasil uji kualitatif aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa isolat tersebut tidak mengandung aktivitas antioksidan.
Isolasi Dan Karakterisasi Mikroalga Dari Pantai Kurenai Kota Gorontalo Pakaya, Mahdalena sy.; Papeo, Dizky Ramadani; Manno, Mohamad Reski; Ibrahim, Aliya Ibrahim
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Nomor 3, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i3.102

Abstract

Mikroalga merupakan suatu kelompok mikroorganisme hidup yang dapat berfotosintetik yang memiliki habitat di perairan baik perairan laut maupun air tawar, hidup berkoloni maupun bersel tunggal. Kelimpahan mikroalga dialam sangat besar bahkan keanekaragaman mikroalga sangat tinggi diperkirakan ada 200.000-800.000 spesies mikroalga dibumi, dan dari jumlah tersebut baru sekitar 35.000 spesies yang diidentifikasi. Pemanfaatan mikroalga dalam berbagai macam produk ekonomis dan bernilai tinggi telah dikembangkan secara ekstensif selama 50 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan karakterisasi mikroalga dari pantai kurenai. Metode yang digunakan untuk isolasi dengan cara pengenceran bertingkat dan karakterisasi dengan menggunakan mikroskop cahaya perbesaran 100x. hasil penelitian menunjukan pada perairan pantai Kurenai berhasil diisolasi 3 jenis mikroalga yaitu Chlorella vulgaris (MS Ib), Stigeoclonium subsecundum (MS IIb) dan Nodularia spumegina (MS IIIa). Karakteristik MS Ib berwarna hijau, bulat dan kecil, MS IIb berwarna hijau panjang dan bercabang, MS IIIa berwarna biru kehijauan, panjang dan tidak bercabang. Masing-masing isolat menunjukan karakteristik yang berbeda.
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL 70% DAUN HULOTUA (Commelina Longifolia L.) SECARA IN VITRO DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Suryadi, A. Muthi Andi; Pakaya, Mahdalena Sy.; Taupik, Muhammad; Uno, Wiwit Zuriati; Manno, Mohamad Reski; kopman, aldafarista
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Nomor 3, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i3.118

Abstract

All chemical substances classified as drugs must undergo evaluation for their toxicological qualities prior to widespread acceptance in traditional medicine by the community. The Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method is a preliminary test using shrimp larvae to observe the toxic effects of a compound in plant extracts. This study aimed to determine the toxicity of 70% ethanol extract of Hulotua (Commelia longifolia L.) leaves in vitro using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. This study employed an experimental method through phytochemical screening using a color test and toxicity testing using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. The results of phytochemical screening using the tube test method indicated that 70% ethanol extract was positive for alkaloids, flavonoids, tannins and terpenoids. In the meantime, an acute toxicity test of 70% ethanol extract of Hulotua ( Commelia longifolia L.) leaves was slightly toxic to Artemia salina larvae where the LC50 value >1000 µg/mL was 670.049 µg/mL.
Formulasi dan Evaluasi sediaan Handwash Emulgel dari Sari umbi Wortel (Daucus carota.) adam mustapa, mohamad; aprianto paneo, mohamad; Uno, Wiwit Zuriati; Anggai, Rifka Anggraini; Olii, Zihan Maura Putri
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Nomor 3, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i3.134

Abstract

Carrots are a vegetable that has health benefits. Carrot tubers contain saponin, besides that the leaves contain tannin and the tubers have an antibacterial effect against gram-positive and gram-negative bacteria. Flavonoids in carrot tubers are known to inhibit the bacteria Propionibacterium acne, Staphylococcus aureus, Escherichia coli. This research aims to determine the formulation and evaluation of carrot root juice (Daucus carota L.) in the form of emulgel hand washing soap, using experimental laboratory methods. This research began with optimizing the HPMC gel base to see the concentration of the gel base using three different concentration variations, namely (0.5%), (1%), and (1.5%), of these three concentrations HPMC produced the base. gel with good viscosity and clarity, namely 1%. Then the Handwash Emulgel preparation was formulated in one formula with an active substance concentration of (20%) and HPMC base (1%). Evaluation of the Handwash Emulgel preparation includes organoleptic tests (mint aroma, orange color, thick gel form), viscosity test gets 1400 Cp, pH test gets pH 7, homogeneity test gets homogeneous results, foam height test gets 30mm. The research results show that carrot root juice (Daucus carota L.) can be formulated as an active substance in making hand washing soap emulgel preparations.
Skrining dan Penetapan Kadar Flavonoid Ekstrak Etil Asetat Daun Pare (Momordica charantia L.) Secara Spektrofotometri UV-Vis Hasan, Hamsidar; Hiola, Faramita; Akuba, Juliyanty; Makkulawu, Andi; Anggai, Rifka Anggraini; Liputo, Kartika Vany
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i1.91

Abstract

Pare (Momordica charantia L.) merupakan salah satu tanaman yang fungsional. Selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat karena banyak mengandung senyawa aktif di dalamnya. Salah satu senyawa aktif yang terdapat dalam tanaman Pare, yaitu flavonoid. Flavonoid diketahui memiliki aktivitas farmakologis seperti antiinflamasi, antidiabetes, antibiotik, dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dalam ekstrak etil asetat daun Pare mengandung senyawa flavonoid dan berapa kadar senyawa flavonoid dalam ekstrak etil asetat daun Pare. Metode yang digunakan, yaitu ekstraksi menggunakan metode maserasi bertingkat, uji skrining fitokimia dengan uji tabung, uji kromatografi lapis tipis, dan penetapan kadar flavonoid menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat daun Pare positif mengandung senyawa flavonoid berdasarkan uji KLT menggunakan pereaksi AlCl3 dengan nilai Rf 0,4 dan penetapan kadar flavonoid pada panjang gelombang maksimum 410 nm ekstrak etil asetat daun Pare memiliki kadar rata-rata flavonoid sebesar 135,27 mg QE/g ekstrak.
Karakterisasi Senyawa Fraksi N-Heksan Daun Hulotua (Commelina longifolia L.) Dengan Menggunakan Spektrofotometri UV-VIS & FTIR Mustapa, Mohamad Adam; Suryadi, A. Mu'thi Andy; Taupik, Muhammad; Hutuba, Ariani; Febriana, Afifah Jihan
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i1.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi senyawa-senyawa yang terkandung dalam fraksi n-heksan dari ekstrak daun Hulotua (Commelina longifolia L.) menggunakan teknik spektrofotometri Ultraviolet-Visible (UV-VIS) dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Daun Hulotua merupakan tumbuhan yang memiliki berbagai potensi bioaktif, namun komposisi kimia dari ekstraknya belum banyak diteliti. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut n-heksan untuk memperoleh fraksi senyawa non-polar didapat hasil persen rendamen 17,33%. Skrining fitokimia ekstrak n-heksan daun hulotua (Commelina longifolia L.) positif mengandung senyawa Alkaloid, steroid dan terpenoid. Karakterisasi fraksi ini diawali dengan analisis spektrofotometri UV-VIS. Hasil spektrum UV-VIS menunjukkan adanya absorpsi maksimum pada panjang gelombang 260 nm yang mengindikasikan kehadiran senyawa turunan terpenoid yakni triterpenoid. Selanjutnya, analisis FTIR dilakukan untuk mengidentifikasi gugus fungsi yang terdapat dalam senyawa tersebut. Hasil interpretasi Spektrum FTIR terdapat gugus C-H (alkana) pada 2902,77 cm-1 adanya gugus gem dimetil CH2 dan CH3 pada daerah bilangan gelombang 1442,48 dan 1366,76 cm-1. Gugus karbonil C=O (ester) adanya serapan pada bilangan gelombang 1737,56 cm-1, yang juga diperkuat dengan adanya ikatan C-O pada gugus ester pada bilangan gelombang 1171,144 cm-1. Hasil ini juga memperkaya informasi dan dapat digunakan sebagai base data mengenai komposisi kimia dari (Commelina longifolia L.), khususnya pada fraksi non-polarnya.
Uji Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Etanol 70% Daun Hulotua (Commelina longifolia L.) Secara In Vivo Menggunakan Mencit Andy Suryadi, A. Mu'thi; Ramadhani, Fika Nuzul; Makkulawu, Andi; Uno, Wiwit Zuriati; Manno, Mohamad Reski; Maku, Diva Julyar Cahyani
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i1.126

Abstract

Tanaman Hulotua (Commelina longifolia L.) merupakan tanaman yang berasal dari family commelinaceae yang dapat dijadikan sebagai sumber tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Dipercaya tanaman yang masuk kedalam genus commelina memiliki kandungan senyawa yang dapat berpotensi sebagai antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihiperglikemik ekstrak etanol 70% daun hulotua (Commelina longifolia L.) menggunakan mencit. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental model pre and post test randomize control group design dengan mengukur pengaruh ekstrak etanol daun hulotua terhadap kadar glukosa darah pada mencit. Penelitian ini menggunakan mencit yang terbagi menjadi 5 kelompok dan terdiri dari 5 kelompok perlakuan diantaranya kelompok kontrol negatif (Na-CMC), kelompok kontrol positif (Glibenklamid), kelompok uji I (dosis 5,6 mg/20 g BB mencit), kelompok uji II (dosis 11,2 mg/20 g BB mencit) dan kelompok uji III (22,4 mg/20 g BB mencit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun hulotua (Commelina longifolia L.) yang diekstraksi menggunakan metode maserasi didapatkan hasil persen rendemen sebesar 21,67%, dan diantara kelompok uji I, kelompok uji II, dan kelompok uji III menunjukkan ketiga dosis ini dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit, dengan dosis yang memiliki efektiftas paling baik sebagai antihiperglikemik pada mencit jantan terdapat pada dosis 22,4 mg/20 g BB mencit dengan penurunan kadar glukosa darah dari 70,04 mg/dL ke 132,2 mg/dL.
Isolasi Dan Karakterisasi Mikroba Endofit Pada Tumbuhan Mangrove Di Salah Satu Kawasan Teluk Tomini Pakaya, Mahdalena Sy.; Akuba, Juliyanti; Fika Nuzul Ramadhani; Latif, Multiani S.; Abdullah, Rahayu Anatasya Putri
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i1.71

Abstract

Mikroba endofit adalah mikroba yang hidup menetap pada suatu inang. Kemampuan mikroba endofit untuk menghasilkan senyawa bioaktif yang sama dengan inangnya merupakan tantangan yang sangat menarik dalam menyediakan bahan baku obat. Salah satunya sebagai sumber enzim ekstraseluler seperti yang memiliki efektivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi mikroba endofit tumbuhan mangrove dari kawasan Teluk Tomini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan menggunakan teknik Direct plating untuk isolasi mikroba serta pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi. Hasil isolasi mikroba endofit yang didapatkan sebanyak 2 isolat bakteri (BA dan BB) dan 2 isolat jamur (JA dan JB). Hasil karakterisasi menunjukan karakteristik makroskopik dan mikroskopis yang berbeda dari keempat isolat.
PENAPISAN FITOKIMIA DAN UJI EFEK ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK METANOL DAUN LAMTORO (Leucaena leucocephala L.) SECARA IN VIVO Hasan, Hamsidar; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Abdulkadir, Widy Susanti; Rasdianah, Nur; Anggai, Rifka Anggraini; Hasan, Muadz
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i1.103

Abstract

Gaya hidup modern telah membawa masyarakat pada kehidupan yang serba instan, nyaman dan cepat. Dari segi kesehatan, gaya hidup ini tentu saja mempunyai dampak negatif. Oleh karena itu, banyak orang menderita berbagai penyakit. Salah satu kondisi yang sering dialami adalah pegal-pegal dan nyeri sendi. Seringkali, penyebab utama berbagai penyakit ini adalah Asam Urat, yang sering kali muncul di kemudian hari. Hiperurisemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah atau serum melebihi batas normal, yaitu >7,0 mg/dl pada pria dan >6,0 mg/dl pada wanita. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder pada daun lamtoro (Leucaena leucocephala L.) dan efeknya sebagai antihiperurisemia secara in vivo. Metode penelitian yang digunakan yakni Maserasi, skrining fitokimia, analisis kromatografi lapis tipis (KLT) dengan perbandingan eluen N-heksan : Etil asetat (8:2) dan uji efek antihiperurisemia. Dalam uji efek antihiperurisemia dilakukan menggunakan hewan uji mencit yang di bagi dalam 5 kelompok perlakuan, kelompok 1 kontrol negatif (Na-CMC), kelompok 2 kontrol positif (Allopurinol 100 mg), kelompok 3 dosis ekstrak 100 mg/kg BB, kelompok 4 dosis ekstrak 150 mg/kg BB, dan kelompok 5 dosis ekstrak 200mg/kg BB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun lamtoro (Leucaena leucocephala L.) mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Kemudian, ekstak daun lamtoro juga memiliki efek menurunkan kadar asam urat dengan dosis yang paling baik dalam menurunkan kadar asam urat yakni dosis 200 mg/kg BB dengan rata-rata penurunan sebanyak 4,67 mg/dL. Hasil Penelitian kemudian di analisis menggunakan uji statistik One Way ANOVA dengan nilai p<0,05 (α 0,05).

Page 2 of 3 | Total Record : 30