cover
Contact Name
Karto Wijaya
Contact Email
jurnalarsitekturarcade@gmail.com
Phone
+6281220697972
Journal Mail Official
kartowijaya@ukri.ac.id
Editorial Address
Jln. Terusan Halimun No.37 (Pelajar Pejuang 45) Bandung 40263, Jawa Barat, Indonesia (+62) 22-7301987
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Arsitektur ARCADE
ISSN : 25808613     EISSN : 25973746     DOI : 10.31848
Core Subject : Engineering,
Jurnal Arsitektur Arcade is Open Journal System published by Prodi Architecture (UKRI) in 2023 has migrated to the link: https://e-journal.ukri.ac.id/arcade. This journal is a means of research publications that concentrate on the study of architecture to accommodate authors interested in the field of heritage architecture, built environment, urban design, housing and settlement, Building Technology, Interior Design. Jurnal Arsitektur Arcade was published for the first time in 2017 for its e-ISSN 2597-3746 (Online) and p-ISSN 2580-8613 (Print) publications which are published 3 times a year in March, July and November. The Editorial Board of Jurnal Arsitektur ARCADEÂ starting in 2023 publishes an e-ISSN 2597-3746 (Online) edition which will be published every 3 months, namely in March, June, September and December each year.
Articles 464 Documents
EFEKTIVITAS TAMAN BERMAIN/PLAYGROUND INDOOR PADA APARTEMEN HEGARMANAH BANDUNG Azizah, Gusriyani Nur; Dewiyanti, Dhini; Natalia, Tri Widianti; Aditya, Nova Chandra
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The apartment as a residential facility that is built vertically, has complete facilities including a children's playground, most of which are indoors, due to limited land. The effectiveness of the indoor playroom becomes an interesting issue to study, considering that most children like challenges in open spaces. The purpose of the study was to gain knowledge about the effectiveness of indoor playgrounds in apartment buildings. The research was explored through distributing questionnaires to a number of room users, also accompanied by observations. The results of the study indicate that the users of the indoor playroom are regular users who routinely use the existing facilities.Abstrak: Apartemen sebagai sebuah fasilitas hunian yang dibangun secara vertikal, memiliki kelengkapan fasilitas termasuk taman bermain anak yang hampir sebagian besar berada di dalam ruangan, karena keterbatasan lahan. Efektifitas ruang bermain indoor, menjadi sebuah permasalahan yang menarik utuk dikaji, mengingat kebanyakan anak, menyukai tantangan di ruang terbuka.  Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan pengetahuan mengenai efektifitas taman bermain indoorpada bangunan apartemen. Penelitian digali melalui penyebaran kuesioner kepada sejumlah pengguna ruang, juga disertai dengan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan indikasi bahwa pengguna ruang bermain indoor adalah merupakan pengguna tetap yang secara rutin memakai fasilitas yang ada.
PENGARUH SETING SKYBRIDGE PANDANARAN TERHADAP ATRIBUT KENYAMANAN DAN AKSESIBILITAS PENGGUNA Widianingrum, Permata; Indrasaptono, Djoko; Rukayah, Siti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Pandanaran is one of the most congested roads in Semarang city, which is strategically located and known as the center of souvenir area of Semarang. The souvenir center on Jalan Pandanaran is often considered a source of congestion due to the unorganized parking area on the side of Pandanaran street. To slove this problem, Semarang City Government built a parking building at Semarang City Health Office. The parking building has 11 floors that can accommodate cars and motorbikes and equipped with elevator and Skybridge as connecting route. However, in reality there are still many people not to use the skybridge. The purpose of this research to determine the effect of Pandanaran skybridge setting on the convenience and accessibility attributes users of Pandanaran street. This research uses descriptive quantitative methods with research data obtained through questionnaires. Data analysis used descriptive statistical analysis techniques and place-centered mapping. The result of this research is that many visitors to the souvenir center use skybridge as the main link between the parking building and the souvenir area. Some of the reasons visitors use skybridge to get to the souvenir area is short travel time, providing a sense of convenience and safety. Abstrak: Pandanaran merupakan salah satu jalan yang cukup padat di Kota Semarang yang terletak strategis dan dikenal sebagai pusat oleh-oleh Semarang. Pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran seringkali dianggap menjadi sumber kemacetan dikarenakan tidak tertatanya area parkir di sisi Jalan Pandanaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Semarang membangun gedung parkir yang menempati lahan Dinas Kesehatan Kota Semarang. Gedung parkir tersebut memiliki 11 lantai yang dapat menampung mobil dan motor serta dilengkapi lift dan skybridge sebagai jalur penghubung. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang lebih memilih untuk tidak menggunakan skybridge. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terkait seting skybridge pandanaran terhadap atribut kenyamanan dan aksesibilitas pengguna jalan pandanaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data penelitian yang diperoleh melalui kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan place-centered mapping. Hasil dari penelitian ini adalah banyak pengunjung pusat oleh-oleh yang menggunakan skybridge sebagai penghubung utama antara gedung parkir menuju Kawasan oleh-oleh. Beberapa alasan pengunjung menggunakan skybridge untuk menuju pusat oleh-oleh salah satunya waktu tempuh yang singkat serta memberikan rasa nyaman dan aman
ANALISIS TRANSFER PANAS MENYELURUH PADA SELUBUNG BANGUNAN DI DAERAH TROPIS Hariyanti, Annisa Dwi; Setyowati, Erni; Hardiman, Gagoek
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The creation of architectural works in tropical climates must be appropriate and responsive to the climate. In its application, it is expected to comply with the criteria for green building design requirements in SNI 03-6389-2011 and Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing Number: 21 of 2021 concerning Green Building Performance Assessment, namely that the overall heat transfer value of the building envelope does not exceed 35 W/m2. The choice of material used in the building envelope affects the amount of heat transfer value in a building. The building envelope of the Polytechnic of Furniture Industry and Wood Processing Campus Education Building on all four sides are dominated by Asahimas green stopsol reflective glass material with a glass thickness of 8 mm and conwood material in several parts. The amount of heat transfer value is analyzed using quantitative research methods with the calculation of OTTV (Overall Thermall Transfer Value). From the analysis, it is known that the overall OTTV value of the building is 54,94 W/m2, so it does not meet the criteria for green building design requirements. It is necessary to make retrofit design efforts to reduce the OTTV value in order to achieve OTTV value as mentioned in the SNI 03-6389-2011 and Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing Number: 21 of 2021.Abstrak: Pembuatan karya arsitektur di iklim tropis harus tepat dan responsif terhadap iklim. Dalam penerapannya diharapkan sesuai dengan kriteria persyaratan perancangan bangunan hijau pada SNI 03-6389-2011 dan Permen PUPR RI Nomor: 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau, yaitu bahwa nilai transfer panas menyeluruh pada selubung bangunan tidak melebihi 35 W/m2. Pemilihan jenis material yang digunakan pada selubung bangunan berpengaruh terhadap nilai transfer panas pada suatu bangunan. Selubung bangunan Gedung Pendidikan Kampus Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu pada keempat sisinya didominasi material kaca reflektif stopsol green Asahimas dengan ketebalan kaca 8 mm dan material conwood di beberapa bagian. Untuk mengetahui besarnya nilai transfer panas dilakukan analisa menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan perhitungan OTTV (Overall Thermall Transfer Value). Dari hasil analisa diketahui bahwa nilai OTTV keseluruhan bangunan sebesar 54,94 W/m2, sehingga tidak memenuhi kriteria persyaratan perancangan bangunan hijau. Perlu dilakukan upaya retrofit desain untuk menurunkan nilai OTTV tersebut agar mencapai nilai OTTV sesuai SNI 03-6389-2011 dan Permen PUPR RI Nomor: 21 Tahun 2021.
KAJIAN PENERAPAN HEALING ENVIRONMENT PADA INSTALASI RAWAT INAP RSUD JAYAPURA (Studi Kasus : RSUD Jayapura) Numbay, Allytha Salsabilla; Hartanti, Nurhikmah Budi; Saladin, Agus
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Physical factors in a good hospital environment can support the healing process and reduce stress in hospital patients. Healing environment shows that the environment can affect the patient's psychological and health. Features such as air condition, lighting, color,  natural elements, layout and sound can speed up the healing process by providing the patient with a psychological and physical boost. This study discusses the application of the concept of healing environment in the inpatient room at RSUD Jayapura. The analysis carried out by field observations and literature studies shows that the application of natural elements and indoor air variables in the Jayapura Hospital inpatient room is the main thing that is most prominent in increasing the comfort of inpatient facilities users. Abstrak: Faktor fisik lingkungan rumah sakit yang baik dapat mendukung proses penyembuhan dan pengurangan stres pasien rumah sakit. Healing environment menunjukkan bahwa lingkungan bisa mempengaruhi psikologis dan kesehatan pasien. Fitur-fitur seperti; kondisi udara dalam ruangan, pencahayaan, warna ruangan, Elemen alam, tata ruangan, dan suara bisa mempercepat proses penyembuhan dengan memberi pasien  rasa nyaman secara psikologis dan fisik. Penelitian ini membahas mengenai penerapan konsep healing environment yang ada di ruang rawat inap RSUD Jayapura. Analisis yang dilakukan dengan observasi lapangan dan studi literatur menunjukkan bahwa penerapan variabel unsur alam dan udara dalam ruangan di ruang rawat inap RSUD Jayapura merupakan hal utama yang paling menonjol dalam meningkatkan kenyamanan pengguna fasilitas rawat inap.
PAPUA TRADITIONAL ARCHITECTURAL IDENTITY Hasrul, Hasrul; Ikaputra, Ikaputra
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Papua as the largest island in Indonesia has a variety of traditional houses that have the characteristics of describing the local identity and uniqueness. This study uses a literature study method and aims to examine how to interpret traditional Papuan architectural works. Theoretically the result of this research finds that the identity of traditional Papuan architecture is seen from the traditional house as an architectural work in terms of firmitas, utilities, and Venustas. The similarity of shapes in various traditional Papuan houses is found on the roof in the form of a sloping roof with various shapes. There are elements of 'tradition' and 'environmental adaptation' in the architecture of traditional Papuan houses, emphasizing special meanings according to local culture.Keyword: identity, traditional architecture, traditional house, PapuaAbstrak: Papua sebagai pulau terbesar di Indonesia memiliki ragam rumah tradisional yang memiliki ciri khas menggambarkan identitas dan kekhasan lokal setempat. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dan bertujuan untuk mengkaji secara teoritis bagaimana memaknai karya arsitektur tradisional Papua. Hasil dari penelitian ini secara teoritikal bahwa identitas arsitektur tradisional Papua dilihat dari rumah tradisional sebagai karya arsitektur dari sisi firmitas, utilitas, dan venustas. Kesamaan bentuk pada ragam rumah tradisonal Papua terdapat pada bagian atap berupa atap miring dengan bentuk beragam. Adanya unsur ‘tradisi’ dan ‘adaptasi lingkungan’ pada arsitektur rumah tradisional Papua, menitik beratkan pada pemaknaan khusus sesuai budaya setempat.Kata Kunci: identitas, arsitektur tradisional, rumah tradisional, Papua
SETTING PLAYGROUND TAMAN BUMIREJO SEMARANG TERHADAP PRIVASI DAN KEAMANAN ANAK Rahdini, Nuzlia; Indrosaptono, Djoko
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Playgrounds have an important role in fulfilling the basic rights of children, namely playing. To realize a child-friendly playground, in its design it is important to pay attention to the involvement of children and parents as users. This is because individual experiences will affect a person's behaviour patterns towards a setting. This process is carried out by humans to be able to achieve comfort, including those that are part of privacy and savety. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. This study aims to determine the relationship between privacy and savety in influencing the formation of behavioural patterns that occur at the Taman Bumirejo Semarang playground setting. The results showed that a playground setting that meets the savety attributes will be able to fulfil the child's sense of privacy so that the child can be free, comfortable, and happy when playing. Abstrak: Taman bermain anak atau playground memiliki peran penting dalam memenuhi hak dasar anak yaitu bermain. Untuk mewujudkan playground yang ramah anak, dalam perancangannya penting untuk memperhatikan adanya keterlibatan anak dan orang tua sebagai pengguna. Hal ini karena pengalaman individu akan mempengaruhi pola perilaku seseorang terhadap suatu setting. Proses ini dilakukan manusia untuk dapat mencapai kenyamanan, termasuk yang menjadi bagian didalamnya adalah privasi dan keamanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara privasi dan keamanan dalam mempengaruhi terbentuknya pola perilaku yang terjadi pada setting playground Taman Bumirejo Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setting playground yang memenuhi atribut keamanan, akan dapat memenuhi rasa privasi anak sehingga anak dapat leluasa, nyaman, dan senang ketika bermain.
PENGARUH DIMENSI MOTIVASI, KARAKTERISTIK LINGKUNGAN, DAN AKTIVITAS PADA SENSE OF PLACE SHOPPING MALL Sitorus, Nurul Adha; Sukardi, Rahy Rachmawan; Wijaya, Karto; Kusuma, Hanson Endra
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The rapid growth of shopping malls in Indonesia creates differences in people's spending motivation. The main purpose of visiting shopping malls is not only for utilitarian activities but for hedonic activities. The difference in shopping motivation is related to the behavior patterns of visitors in carrying out activities. The characteristics of the mall environment play a role in influencing the selection of malls that visitors find attractive. Seeing this phenomenon, this study aims to see the causal relationship between motivation, characteristics of the physical environment, activities, and sense of place experienced by visitors at shopping malls. The research was conducted in two phases, qualitative and quantitative. From the analysis results obtained 7 dimensions of internal motivation, for the category of hedonic motivation (relaxation shopping, role shopping, social shopping, value shopping, adventure shopping), categories of utilitarian motivation (anticipated utility and efficiency shopping), 2 dimensions of physical environment characteristics (green open space). , completeness of facilities), 3 dimensions of activity (group/social, functional and recreational, and entertainment), 3 measurable variables of sense of place (want to visit again, want to linger, feel comfortable). Based on multivariate regression, the results obtained that internal motivation (social shopping) has a strong influence on sense of place, and environmental characteristics do not have a direct influence on sense of place but environmental characteristics encourage a strong influence for someone to carry out certain activities at the shopping mall. and the activities carried out also affect the sense of place in the shopping mall.Abstrak: Pesatnya pertumbuhan shopping mall saat ini, menyebabkan perbedaan motivasi berbelanja dalam mengunjungi mall. Tujuan utama mengunjungi mall bukan hanya melakukan aktivitas utilitarian tetapi juga aktivitas hedonik. Perbedaan ini berkaitan dengan pola perilaku pengunjung dalam melakukan aktivitas. Karakteristik lingkungan mall berperan dalam mempengaruhi pemilihan mall yang menurut pengunjung menarik. Melihat fenomena tersebut, adapun penelitian ini berusaha untuk melihat hubungan sebab akibat antara motivasi, karakteristik lingkungan fisik, aktivitas, dan sense of place yang dialami pengunjung saat di shopping mall. Penelitian dilakukan dalam dua fase, kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis diperoleh 7 dimensi motivasi internal, untuk kategori motivasi hedonik (relaxation shopping, role shopping, social shopping, value shopping, adventure shopping), kategori motivasi utilitarian (anticipated utility dan efficency shopping ), 2 dimensi karakteristik lingkungan fisik ( ruang terbuka hijau, kelengkapan fasilitas), 3 dimensi aktivitas (berkelompok/sosial, fungsional dan rekreasional, dan hiburan), 3 variabel terukur sense of place (ingin berkunjung kembali, ingin berlama-lama, merasa nyaman). Berdasarkan regresi multivariat, diperoleh hasil motivasi internal (social shopping) memiliki pengaruh yang kuat terhadap sense of place, dan karakteristik lingkungan tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap sense of place namun karakteristik lingkungan mendorong pengaruh yang kuat bagi seseorang untuk melakukan kegiatan tertentu di shopping mall, dan kegiatan yang dilakukan tersebut juga mempengaruhi sense of place di shopping mall
KAJIAN ELEMEN CITRA KOTA PADA RUANG TERBUKA HIJAU TAMAN NOSTALGIA KOTA KUPANG Mukin, Andreas Kelmens Suban
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Nostalgia Park is a Green open space area located in the center of Kupang City. Its strategic location and equipped with various supporting facilities that are diverse and complete, and the largest open space area when compared to several other open spaces or park  in the city of Kupang makes Nostalgia Park a favorite and iconic green open space for the people of Kupang City and tourists who come. As an iconic green open space in the city of Kupang, it is necessary to conduct a study related to image in this area to find out how good its identity and characteristics are. This study aims to explain how the application of “the Image of the City” Concept by Kevin Lynch is applied to the Nostalgia Park area. The method used is descriptive qualitative by connecting existing data with related theories. The results of the analysis are that the Nostalgia Park Green Open Space Kupang City applies the principles of designing elements that form the image of the city Paths (Pedestrian Paths), Edges (Pedestrians Bordering Public Roads), Nodes (Pedestrian Intersections, Plazas, Monument Areas, Amphitheaters), Districts (Green Areas, Plaza Area, Playground Area, Monument Area, Amphitheater) Landmarks (Gong Perdamaian, Giant Signage)Keyword: image of the city, Nostalgia Park, Green Open SpaceAbstrak: Taman Nostalgia Merupakan Sebuah Kawasan RTH yang berada pada Pusat Kota Kupang. Letaknya yang strategis dan dilengkapi berbagai Failitas Pendukung yang beragam dan Lengkap, dan juga memiliki luasan RTH yang terbesar bila dibandingkan beberapa Titik RTH lain di kota kupang menjadikan Taman Nostalgia sebagai RTH favorit dan ikonik bagi masyarakat Kota Kupang maupun para wisatawan yang datang. Sebagai Sebuah RTH yang ikonik di kota kupang perlu dilakukan Studi Terkait Citra pada Kawasan ini guna mengetahui seberapa baik identitas dan Cirikhas yang Dimilikinya. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana penerapan Konsep Citra Kota oleh kevin Lynch yang diterapkan pada Kawasan RTH Taman Nostalgia melalui teori 5 elemen Citra Kota yakni Paths, Edge, Districts, Node dan Landmarks. Metode yang digunakan adalah Kualitatif Deskriptif dengan menghubungkan data eksisting dengan teori terkait. Hasil Analisa yakni RTH taman Nostalgia Kota Kupang menerapkan prinsip-prinsip perancangan elemen pembentuk citra kota Paths (Jalur Pedestrian), Edges (Pedestrian yang Berbatasan dengan Jalan Umum), Nodes (Persimpangan Pedestrian, Plaza, Area Monumen, Ampiteater), Districts (Area Hijau, Area Plaza, Area Playground & Olahraga, Area Monumen, Area Ampiteater) Landmarks (Monumen Gong PEdamaian, Signage Raksasa, Monumen Pers) Kata Kunci: Citra Kota, Taman Nostalgia, Ruang Tebuka Hijau
PENATAAN KAWASAN BANTARAN SUNGAI WINONGO DI PRINGGOKUSUMAN DAN TEGALREJO DENGAN PENDEKATAN ECO-SETTLEMENT Fadluloh, Mutasim; Arthasari, Ani Hastuti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Winongo River is one of the rivers in Yogyakarta City which has slum areas on its banks. Slum and crowded settlements, inappropriate infrastructures, and lack of public awareness of environmental sustainability, are the most existing conditions we could find in this area. The design problem which would be solved by this research is how to plan and design The Winongo riverbanks using the eco-settlement design approach. The aim of this research is to gain some design proposals of the Winongo Riverbanks area, specially at its settlements area. Methods of this research is analyzing the existing condition using its primary and secondary data to make some design concepts and design using eco-settlement approach. This research sets the eco-settlement aspects, which consists of ecological, social, and economical aspects.  These aspects conduct the design form. The design on ecological aspects consist of spatial zoning, design of livable house, infrastructure, and neighborhood greenery. The design on social aspects consist of making some social space design in accordance with the spatial theme. The design on economical aspects consist of accessibility facilities and spaces for economic development for the inhabitans, such as urban farming area, communal animal husbandry, and trash bank.  Abstrak: Sungai Winongo adalah salah satu sungai di Kota Yogyakarta dengan wilayah kumuh di bantarannya. Kondisi yang ditemui pada kawasan adalah permukiman kumuh padat penduduk dengan sarana prasarana dasar yang tidak memadai, serta minimnya kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Permasalahan perancangan yang akan diselesaikan melalui penelitian ini adalah bagaimana menata kawasan bantaran Sungai Winongo di Kelurahan Pringgokusuman dan Kelurahan Tegalrejo dengan pendekatan eco-settlement, sebagai bentuk upaya menciptakan pemukiman ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan usulan rancangan penataan kawasan Bantaran Sungai Winongo utamanya di kawasan pemukimannya. Metode penelitian menggunakan data primer dan sekunder untuk dasar analisis eksisting yang akan menjadi acuan utama dalam perencanaan dan perancangan penataan kawasan bantaran Sungai Winongo di Pringgokusuman dan Tegalrejo. Hasil analisis tersebut dirumuskan menjadi konsep desain dengan pendekatan eco-settlement, dan diwujudkan dalam rancangan. Penelitian ini menetapkan aspek-aspek eco-settlement yang digunakan sebagai dasar konsep perancangan dan diterapkan dalam rancangan, yaitu terdiri dari aspek ekologi, sosial, dan ekonomi. Pada aspek ekologi berupa penataan zonasi, perancangan model rumah layak huni, sarana prasarana dasar, dan penghijauan. Pada aspek sosial berupa perancangan ruang-ruang sosial sesuai tema kawasan. Pada aspek ekonomi berupa sarana aksebilitas ekonomi dan ruang pengembangan ekonomi berupa area perkebunan urban, peternakan komunal, dan bank sampah.
ANALISIS PEMANFAATAN FUNGSI EKONOMI DAN ADAPTASI PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI TAMAN KOTA TARUNA KOTA GORONTALO DI ERA NEW NORMAL Arifuddin, Arifuddin; Eka, Rahmawati
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The city parks and street vendors (PKL) are an inseparable part of human life. The existence of street vendors in the city parks will assist the economic needs and an architecture behavioral study is needed to discusses the relationship between humans and humans to their environment. The object of this research is the adaptation of architecture behavioral in Taruna park. This research used a qualitative descriptive and it used the behavior mapping method. This research aims to analyze about mapping the behavior of activities and the adaptation of street vendors' interactions with visitors in the Taruna park which is expected to contribute the arrangement of the city parks in order to accommodate the existence of street vendors. The result of the research is that it is known as the economic turnover in Taruna Park is around Rp. 5.001.200.000/year. This is a very fantastic figure to increase the economic value of the Gorontalo people. Moreover, there are five categories of street vendors in Taruna park, namely; sedentary, semi-permanent, semi-permanent, semi-static and with agglomeration distribution patterns, accessibility, and kinship as well as interaction distance which is more influenced by cognitive factors and physical environmental situation.Keyword: Taruna Park; Street Vendors; Architecture Behavioral.Abstrak: Taman kota dan pedagang kaki lima (PKL) adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Keberadaan PKL di taman kota dapat memenuhi kebutuhan ekonomi sehingga dibutuhkan kajian arsitektur perilaku yang membahas tentang hubungan antara manusia dengan manusia dengan lingkungannya. Objek penelitian ini adalah adaptasi perilaku arsitektur di taman Taruna, Penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualiatiatif menggunakan metode peta perilaku (behavior mapping). Penelitian ini bertujuan untuk mengananlisis, memetakan perilaku aktivitas dan adaptasi interaksi PKL dengan pengunjung taman Taruna yang diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap penataan taman kota yang mampu mengakomodasi keberadaan PKL. Hasil Penelitian diketahui bahwa perputaran ekonomi di taman Taruna sekitar Rp.5.001.200.000/tahun. Angka yang sangat fantastis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat Gorontalo. PKL di Taman Taruna terdapat lima ketegori yaitu; menetap, semi menetap, semi permanen, semi static serta dengan pola penyebaran aglomerasi, aksebilitas, dan kekeluargaan serta jarak interaksi yang lebih dipengaruhi oleh faktor kognitif dan situasi lingkungan fisik.Kata Kunci: Taman Taruna; Pedagang kaki lima; Perilaku arsitektur.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Arsitektur ARCADE, Maret 2026 Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2025 Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2025 Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2024 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2024 Vol 7 No 4 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2023 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2023 Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2022 Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2022 Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2021 Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2020 Vol 4 No 2 (2020): Jurnal arsitektur ARCADE Juli 2020 Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2020 Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2019 Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2019 Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2019 Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2018 Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2018 Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2018 Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2017 Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2017 More Issue