cover
Contact Name
Rizal Ula Ananta Fauzi
Contact Email
rizalmanajemen@gmail.com
Phone
+6282139474255
Journal Mail Official
rizalmanajemen@gmail.com
Editorial Address
jl raya solo no 11 suratmajan Maospati, Magetan Jawa Timur
Location
Kab. magetan,
Jawa timur
INDONESIA
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29865603     DOI : https://doi.org/10.99075/citakarya
Citakarya merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Cita Konsultindo yang mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal ABDIMAS merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System
Articles 78 Documents
Transformasi Digital UMKM Melalui Strategi Pemasaran dan Keuangan Dalam Upaya Pemberdayakan UMKM Desa Selorejo Magetan Anggraini Setyahety, Ririh; Citaningtyas Ari Kadi, Dian; Saputra, Arifiansyah; Lukesi; Suryani Indriastuti, Maha; Billa Fauzia, Salsa; Purwo Aji Saputro
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): February - April
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i01.1585

Abstract

Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, memiliki potensi besar di sektor UMKM dengan produk unggulan seperti keripik pisang, rengginang, lempeng, dan keripik tempe. Namun, pemasaran tradisional masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan jangkauan pasar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM Desa Selorejo dalam branding dan digitalisasi pemasaran. Kegiatan meliputi pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pembuatan media promosi seperti logo, banner, stiker label, dan akun media sosial Facebook. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan visibilitas produk secara offline dan online, keterlibatan pelanggan, dan kemudahan operasional UMKM dalam memasarkan produk. Kata kunci: branding, digitalisasi, pemasaran digital, UMKM.
“Merubah Potensi Menjadi Prestasi”: Inovasi Produk Makanan Berupa Keripik Singkong, Pisang dan Pare di Desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan Ayu Ditasari, Rollis; ilang Firdaus, Wildan; Ardila Fitriana; Kusnia Dina, Zulfa; Heryanto Putra, Satria; Lajunanansyah, Algam; Langgeng Wijaya, Anggita
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): February - April
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i01.1586

Abstract

Pertanian merupakan salah satu penghasil potensi terbesar di Desa Sugihrejo. Komoditas ini telah lama menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat. Namun, pemanfaatan hasil pertanian tersebut masih terbatas pada konsumsi langsung atau dijual dalam bentuk mentah, sehingga nilai ekonominya belum optimal. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Sugihrejo adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Hal ini menyebabkan potensi besar yang dimiliki oleh desa tersebut belum sepenuhnya tergali. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan, khususnya dalam pengolahan produk pertanian menjadi makanan inovatif. KKN Universitas PGRI Madiun Kelompok 15 berupaya memberikan pelatihan inovasi produk makanan melalui program kerja KKN-T Pemberdayaan Masyarakat UMKM sebagai mitra masyarakat Desa Sugihrejo dalam upaya pemberdayaan ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat inovasi produk pertanian ini agar dapat menciptakan produk baru yang bernilai tambah tinggi. Dengan demikian,pembuatan inovasi produk hasil pertanian sumber daya lokal ini menjadi contoh nyata dari upaya mencapai pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.
Rebranding, Repackaging, Pemasaran Dan Legalitas usaha guna meningkatkan Nilai Produk UMKM di Desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan Ayu Ditasari, Rollis; Misbahul Ghifaari, Sulthan; Murniyati, Dwi; Rochmah, Khamidatun; Oktaviani, Sherly; Dwi Agustiyani, Febri
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): February - April
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i01.1587

Abstract

Desa sugihrejo merupakan desa yang memiliki banyak potensi hasil pertanian, cukup banyak warganya yang memulai industri rumahan dalam pengolahan hasil pertanian berupa keripik singkong dan pisang. Hasil olahan tersebut dipasarkan melalui metode yang manual seperti dari mulut ke mulut dan dititipkan melalui penjual sayur keliling. Para pemilik UMKM ini belum sepenuhnya paham tentang metode modern yang sudah berkembang dan dapat dengan cepat membantu perkembangan UMKM mereka dikarenakan keterbatasan penggunaan teknologi dan usia. Sebagai generasi muda penggerak perubahan negara, mahasiswa dan mahasiswi yang melaksanakan KKN-T PM Universitas PGRI Madiun di Desa Sugihrejo Magetan menjadi pengemban tugas dalam menyampaikan dan mendampingi para pelaku UMKM tersebut akan pentingnya izin usaha NIB serta pentingnya rebranding, repackaging dan pemasaran digital produk UMKM.
Peningkatan Kinerja Kios Masyarakat (Kimasy) Di Kalurahan Jagalan Dengan Memanfaatkan Teknologi Digital Widodo
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): February - April
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i01.1715

Abstract

Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang sangat besar terutama bidang ekonomi termasuk yang terjadi pada UMKM di Kalurahan Jagalan. Permasalahan yang dihadapi oleh KIMASY adalah menurunnya omzet penjualan sebagai akibat situasi pandemi Covid-19. Penyelesaian yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital. Dengan peningkatan kemampuan ini pelaku UMKM akan mampu memanfaatkan berbagai kesempatan yang muncul dalam memasarkan produk UMKM pada pasar digital yang lebih terbuka luas. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan sosialisasi pasar digital, pelatihan pemanfaatan teknologi informasi untuk pemasaran, dan pelatihan dan pendampingan pembuatan konten informasi pada pasar online. Pengabdian dilakukan oleh mahasiswa KKN mulai tanggal 26 Januari sampai 15 Pebruari 2021. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaku UMKM antusias untuk mengikuti pelatihan pemasaran online dan mencoba menerapkan untuk memasarkan produk mereka.
Penguatan Pendidikan Berkelanjutan Melalui Sosialisasi Knowledge Management Di SMPS Kasih Ibu Patumbak Julianto Hutasuhut; Adrial Falahi; Ardhansyah Putra; Abd.Rasyid Syamsuri; Fathin Abdullah
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): February - April
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i01.1717

Abstract

Sustainable education is a collective responsibility, as the ever-evolving nature of the world demands continuous advancement in knowledge, skills, and technological competence. Embracing lifelong learning and engaging in educational collaboration not only reinforces sustainable education but also affirms that every individual has the right to grow, aspire, and contribute to meaningful global change. A nation’s development and well-being are deeply influenced by the quality of its educational system. High-quality education cultivates human resources who are capable, innovative, and highly competitive essential traits for driving progress across sectors. At the core of educational quality lies teacher performance, making educators pivotal agents in the advancement of learning outcomes. Implementing Knowledge Management (KM) stands out as a strategic approach to enhance this process. This community service initiative (PkM) sought to disseminate and promote Knowledge Management practices at Kasih Ibu Private Junior High School Patumbak through socialization, educational sessions, and structured mentoring involving the school’s teaching staff. The outcomes revealed improved teacher understanding of KM concepts, along with increased motivation to engage in knowledge sharing, utilization, and management to support their professional responsibilities.Challenges such as limited technological infrastructure and resistance to new concepts highlighted the need for collaborative teams and institutional backing. Nonetheless, the initiative positively influenced teacher performance and fostered a sustainable culture of knowledge exchange. Moving forward, reinforcing these efforts through sustainable education, provision of appropriate technological tools, and systematic evaluation is essential to ensure the long-term effectiveness of Knowledge Management practices.
Perancangan Digital Content UMKM F&B: Studi Kasus Raden Kwetiau Cahya Lucky Ramadhan, R. Audi; Alviano Bagas Santoso, R. Nico; Hanif Haidar Anansida; Ahmad Zainal Makarim; Udin Siswanto; Muhammad Syarfan Andriansyah
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2025): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i02.1745

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap bisnis, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman. Upaya menarik perhatian konsumen menjadi salah satu tantangan utama bagi UMKM di sektor kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi konten digital yang efektif untuk meningkatkan penjualan kwetiaw pada sebuah UMKM makanan dan minuman. Penelitian ini didasarkan pada teori pemasaran digital, khususnya terkait dengan strategi konten, pemasaran media sosial, dan pengalaman konsumen. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi mendalam dengan pemilik usaha, analisis konten kompetitor, serta survei terhadap konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten visual yang menarik, seperti foto dan video makanan yang menggugah selera, sangat efektif dalam menarik minat konsumen. Selain itu, penggunaan platform media sosial sebagai media promosi Instagram dan WhatsApp juga terbukti efektif untuk menjangkau target audiens yang lebih luas. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan kerangka kerja perancangan konten digital yang spesifik untuk UMKM kuliner, serta memberikan rekomendasi praktis yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha. Adanya rekomendasi praktis yang diberikan juga mampu menciptakan hubungan yang setara dan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengambil keputusan yang berdampak langsung pada audiens.
Digitalisasi UMKM Desa melalui Pelatihan AI dan Pemasaran TikTok Shop fidyah yuli ernawati, fidyah; hendrayanti, Silvia; Nindhita, Yoga
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2025): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i02.1755

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are the backbone of the Indonesian economy. Based on data from the Ministry of Cooperatives and SMEs, MSMEs contribute more than 60% to the national GDP and absorb around 97% of the workforce (Kemenkop UKM, 2023). However, the majority of MSMEs in rural areas still face major challenges in terms of digitalization, market access, and technology utilization. One of the popular digital platforms is TikTok Shop, which allows MSMEs to market their products more widely through short video content. Training on the use of TikTok Shop has been proven to help MSMEs increase sales and expand market reach (Arum & Hidayat, 2023). TikTok Shop as an e-commerce platform based on short videos is becoming a new trend in digital marketing strategies. Its massive use by the younger generation opens up great opportunities for MSMEs to enter a wider market at a relatively low cost. With a combination of AI training (such as the use of chatbots for customer service or simple sales data analysis) and the use of TikTok Shop, village MSMEs can increase their business scale sustainably. The implementation of community service was carried out in Karangtengah Village, Demak. The problem raised in this PKM is to increase the scale of marketing based on technology or online media, encouraging people to increase their knowledge, skills, and awareness in utilizing the TikTok Shop application to improve digital marketing.
Pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi yang Efektif kepada Ibu Ibu Kelompok PKK Desa Grogol Kelurahan Karangtengah Demak fidyah yuli ernawati, fidyah; Nove Ria, Tiara; Tantinah, Irma; Kurniawan, Deni
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2025): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i02.1756

Abstract

Pelatihan kepemimpinan dan komunikasi yang efektif bagi ibu-ibu kelompok PKK merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kinerja dan keberhasilan organisasi. Kepemimpinan yang baik memungkinkan pengelolaan sumber daya secara optimal sehingga tujuan kelompok dapat tercapai secara efektif dan efisien. Sebuah studi di Desa Sruni menunjukkan bahwa pelatihan kepemimpinan yang mencakup teori dan gaya kepemimpinan dapat membantu ibu-ibu PKK dalam mengelola organisasi, membentuk struktur kepengurusan, serta mengembangkan bakat kepemimpinan mereka (Ivana Septia Maharani, Baskoro Purbo Husodo, 2023). Gaya komunikasi pemimpin perempuan dalam organisasi PKK juga memainkan peranan penting dalam keberhasilan pelaksanaan program-program kesejahteraan keluarga. Penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi yang digunakan oleh ketua PKK di tingkat RW meliputi gaya dinamis, melepaskan, penataan, kesetaraan, dan penarikan, yang semuanya berfungsi untuk menyampaikan pesan secara informatif, regulatif, persuasif, dan integratif. Gaya komunikasi ini mengusung nilai persahabatan, toleransi, dan kekeluargaan yang sesuai dengan budaya organisasi PKK, sehingga mampu memperkuat iklim kolaborasi di antara anggota (Aminah, 2020; Raissa, 2022). Setelah dilaksanakannya kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini maka dapat diambil Kesimpulan Kegiatan pengabdian dan pengetahuan serta implementasi dalam rangka usaha untuk memperoleh tambahan pengetahuan dan wawasan tentang informasi kiat menjadi pemimpin berjalan dengan baik. Kehadiran peserta sebanyak 30 orang dari total jumlah anggota menunjukkan antusiasme peserta yang begitu besar. Anggota aktif PKK Desa Grogol Kelurahan Karangtengah Demak sebanyak 30 orang. Seluruh anggota ikut serta dalam pengabdian ini. Berdasarkan hasil penilaian selama pengabdian berlangsung dapat disimpulkan bahwa pengabdian yang diberikan mudah dikuasai oleh peserta, karena materinya bersifat praktis, hanya diperlukan ketekunan dan kesabaran.
Pemberdayaan Optimalisasi Agribisnis dan Ketahanan Pangan Desa Sapen, Kecamatan Mojolaban Cornelius Adi Nugroho; Adgrista Nabel, Abraham; Maya Roslina, Ade; Faustina Yuniar, Alda; Natsiroh, Alfi; Rahmawati, Andina; Ayu Melany, Annisa; Quratul Aini, Arifah; Iswara Adiwena, Brian; Kusuma Nastiti, Devita; Rahayu, Wiwit
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2025): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i02.1851

Abstract

Pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan agribisnis menjadi strategi penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sapen, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo dengan fokus pada penguatan kapasitas KWT Dewi Sri sebagai agen penggerak pertanian rumah tangga. Permasalahan utama yang dihadapi KWT adalah kurangnya pemanfaatan lahan pekarangan, minimnya pengetahuan kelembagaan, serta minimnya penggunaan teknologi dalam pemasaran hasil tani. Pendekatan yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik budidaya sayuran organik, pembuatan pupuk organik, pengolahan hasil panen, serta digitalisasi pemasaran. Produk hasil olahan seperti mie bayam, mie pakcoy, dan teh bunga telang dipasarkan dengan merek “MiTeWe” melalui media sosial dan platform e-commerce . Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi berbasis praktik mampu meningkatkan kesadaran kelembagaan, keterampilan agribisnis, serta kemandirian ekonomi anggota KWT. Kegiatan ini memberikan gambaran bahwa pemberdayaan berbasis komunitas perempuan, jika didukung dengan pendekatan edukatif dan teknologi yang tepat guna, dapat menjadi solusi dalam mengoptimalkan potensi lokal dan menciptakan sistem agribisnis desa yang produktif, inklusif, dan berdaya saing.
PKM Pengolahan Jagung Menjadi Cemilan JAARAS (Jagung Aneka Rasa) Putrawan, Muh. Rizah; Jalaluddin Rumi; Herwan Hisanan; Irfan Yunus; Mas’ud Uqbah Al Ansyari
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2025): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i02.1932

Abstract

Jagung merupakan komoditas penting di Indonesia dengan berbagai pemanfaatan dan nilai ekonomi yang signifikan. Jagung memiliki berbagai pemanfaatan, mulai dari konsumsi langsung, industri bahan makanan, bahan baku pangan, hingga bahan baku energi seperti bioetanol. Permintaan jagung terus meningkat dari tahun ke tahun yang menunjukkan pentingnya komoditas ini dalam memenuhi kebutuhan pangan dan industri. Nilai ekonomi jagung terbilang cukup tinggi karena jagung menjadi salah satu sumber pendapatan bagi petani dan industri pengolahan. Selain itu, jagung juga berperan dalam ketahanan pangan dan energi nasional. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, tanya jawab atau diskusi, dan pelatihan. Adapun hasil yang didapatkan yaitu (1) Pelatihan Cemilan JAARAS (Jagung Aneka Rasa) direspon dengan baik oleh peserta; (2) Minat dan motivasi yang tinggi dari peserta pelatihan sangat menunjang transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan dari pengabdi kepada peserta pelatihan, sehingga materi pelatihan yang diberikan dapat terserap semua; dan (3) Produk pelatihan pembuatan Cemilan JAARAS (Jagung Aneka Rasa) dapat dikonsumsi sehari-hari dan dapat dijadikan sebagai produk berwirausaha.