cover
Contact Name
Erlinawati
Contact Email
erlinawatilubis4@gmail.com
Phone
+6285270147073
Journal Mail Official
erlinawatilubis@gmail.com
Editorial Address
JL. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 2985427X     EISSN : 29854253     DOI : 10.31004/jiik
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang menerbitkan artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, gizi, farmasi, fisioterapi, Terapi Komplementer Bidang Kesehatan, Kesehatan Gigi dan Mulut. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, setiap bulan Maret, Juni, September dan Desember.
Articles 174 Documents
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN ASI IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS LUBUK MUDA KECAMATAN SIAK KECIL Tursini Tursini; Lisviarose Lisviarose
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62058

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia berdasarkan SKI tahun 2023 mencapai 68,6%, masih berada di bawah target nasional sebesar 80%. Di Provinsi Riau, cakupan ASI eksklusif tahun 2023 hanya sebesar 44,5%, sedangkan di wilayah kerja UPT Puskesmas Lubuk Muda mengalami penurunan dari 51,5% pada tahun 2024 menjadi 34,1% pada tahun 2025. Salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya cakupan ASI eksklusif adalah ketidaklancaran pengeluaran ASI pada ibu postpartum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelancaran ASI sebelum dan sesudah dilakukan pijat oksitosin dan mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI pada ibu postpartum di UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 ibu postpartum hari ke-3 sampai hari ke-7 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa pijat oksitosin dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi kelancaran ASI dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pijat oksitosin seluruh responden (100%) berada pada kategori tidak lancar. Setelah dilakukan pijat oksitosin, sebagian besar responden yaitu 12 orang (80,0%) berada pada kategori lancar dan 3 orang (20,0%) berada pada kategori tidak lancar. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI pada ibu postpartum di UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Pijat oksitosin dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk membantu meningkatkan kelancaran ASI pada ibu postpartum.
EFEKTIVITAS PROGRAM EDUKASI BODY POSITIVITY TERHADAP PENURUNAN STRES DAN PENINGKATAN KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI Siti Mutmainah; Niki Astria; Dwi Rahmawati; Gustien Siahaan; Devi Arista
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62438

Abstract

Remaja adalah masa perubahan fisik, mental, hormonal, dan sosial yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan reproduksi. Remaja perempuan lebih cenderung mengalami stres dan gangguan siklus menstruasi. Berpikir negatif tentang tubuh mereka dapat meningkatkan kebahagiaan diri mereka dan meningkatkan stres, yang pada pasangan dapat mempengaruhi siklus menstruasi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif pendidikan positivitas tubuh dalam mengurangi stres dan meningkatkan keteraturan siklus menstruasi remaja perempuan.. Metode: Penelitian kuantitatif dilakukan dengan cara yang hampir eksperimental untuk kontrol pasca-uji. Pengambilan sampel bertujuan digunakan untuk memilih sampel 80 siswa dari SMA Islam Al-Arief Sebapo. Kelompok tersebut terdiri dari empat puluh kelompok intervensi dan empat puluh kelompok kontrol. Sementara kelompok kontrol tidak menerima instruksi tentang body positivity, kelompok intervensi diberikan PowerPoint, poster, dan modul. Tingkat stres diukur dengan subskala stres DASS-42 dan lembar observasi untuk mengatur siklus menstruasi. Analisis dilakukan dengan metode uji Mann-Whitney. Hasil: 39 orang yang menjawab (48,8%) mengalami stres sedang, 21 orang (26,3%) mengalami stres berat, dan 20 orang (25,0%) mengalami stres ringan. Sebanyak 51 orang yang menjawab (63,7%) memiliki siklus menstruasi yang teratur, sedangkan 29 orang yang menjawab (36,3%) memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Tes Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam keteraturan siklus menstruasi dan tingkat stres antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,000). Kesimpulan: Program edukasi positivitas tubuh membantu remaja perempuan mengurangi stres dan memperbaiki keteraturan siklus menstruasi mereka.
PELAKSANAAN PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) TERHADAP STATUS GIZI DAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Eka Ulan Sari; Diane Marlin; Niki Astria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Volume 4, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i3.62441

Abstract

One way to help meet kids' nutritional needs is through the Free Nutritious Food (MBG) Program, which is expected to boost their nutrition and focus in school. This study aims to see how the Free Nutritious Food Program is run and how it relates to the nutrition status and learning focus of fifth graders at SD Negeri Lubuk Harjo. The research uses a mixed methods approach, blending both quantitative and qualitative methods in one study. The sample included 68 fifth graders who met the inclusion criteria. Quantitative data came from observing the MBG program, taking anthropometric measurements to check nutrition based on BMI-for-age, and the Grid Concentration Test to measure learning focus, while qualitative data was gathered through interviews about how the program is carried out. Based on the study's findings, it was found that 41 students (60.3%) had optimal MBG implementation, 46 students (67.6%) had a normal nutritional status, and 38 students (55.9%) had good learning concentration. The Chi-Square test results showed a strong relationship between MBG implementation and nutritional status (p=0.000) as well as students' learning concentration (p=0.000). Qualitative findings also supported the study results by showing that scheduling, coordination, and providing food that meets students' nutritional needs improved the optimal implementation of the MBG program at SD Negeri Lubuk Harjo. However, there is still a need to evaluate menu changes regularly, conduct periodic evaluations, and improve program coordination. Thus, it can be concluded that the nutritional status and learning concentration of fifth-grade students at SD Negeri Lubuk Harjo are highly related to the implementation of the MBG program.
Efektivitas Permainan Edukatif PALAJI Terhadap Kemampuan Kognitif Dan Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah Nurahma Yanti; Diane Marlin; Niki Astria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Volume 4, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i3.62442

Abstract

Cognitive abilities and fine motor development are essential aspects of preschool children’s development. The PALAJI educational game is designed to improve these two aspects by stimulating children’s thinking abilities and hand-eye coordination through various play activities. This study aimed to determine the effectiveness of the PALAJI educational game on the cognitive abilities and fine motor development of preschool children aged 4–5 years at RA DWP Kota Jambi. This study employed a quantitative method with a quasi-experimental design using a nonequivalent control group design. A total of 50 children participated in the study and were divided into intervention and control groups. Data were collected using observation sheets based on the Standards for the Achievement of Child Development (STPPA) as stipulated in Permendikbud No. 137 of 2014, and the data were analyzed using the Mann-Whitney test. The results showed an improvement in cognitive abilities and fine motor development among the intervention group after receiving the PALAJI educational game. The p-value for cognitive abilities was 0.000, while the p-value for fine motor development was also 0.000 (p < 0.05). These results indicate a significant difference between the intervention and control groups. Therefore, the PALAJI educational game is effective in improving the cognitive abilities and fine motor development of preschool children aged 4–5 years at RA DWP Kota Jambi.
Hubungan Peran Petugas Kesehatan Dalam Upaya Pengendalian Hipertensi Terhadap Kepatuhan Pasien Yang Menjalani Pengobatan Futri Maharani; Dewi Riastawaty; Subang Aini Nasution
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62448

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis dan salah satu masalah kesehatan utama dengan angka kejadian yang cukup tinggi, yaitu mencapai 7.037 orang. Kondisi ini memerlukan pengelolaan jangka panjang, di mana kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan sangat dipengaruhi oleh peran petugas kesehatan sebagai edukator, motivator, fasilitator, dan konselor. Ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi secara rutin dapat mengakibatkan kegagalan mencapai target tekanan darah serta meningkatkan risiko komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran petugas kesehatan dalam upaya pengendalian hipertensi terhadap kepatuhan pasien yang menjalani pengobatan di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Analitik Observasional. Sampel sebanyak 48 pasien hipertensi dipilih menggunakan teknik Non-Probability Sampling dengan pendekatan Purposive Sampling. Kuesioner digunakan untuk mengukur persepsi pasien terhadap peran petugas kesehatan dan tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Data univariat dan bivariat dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (52,5%) menilai peran petugas kesehatan dalam kategori baik, sementara mayoritas responden (55,0%) memiliki tingkat kepatuhan yang kurang baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara peran petugas kesehatan dengan kepatuhan pasien hipertensi yang menjalani pengobatan di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN MALAM TINGGI KARBOHIDRAT DENGAN PENINGKATAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKINANG KOTA Mutiara Deswinda Cahyani; Erlinawati Erlinawati; Neneng Fitria Ningsih
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Volume 4, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i3.62457

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan berbagai komplikasi apabila tidak terkontrol. Salah satu faktor yang memengaruhi kadar gula darah adalah kebiasaan makan malam tinggi karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan makan malam tinggi karbohidrat dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 67 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kebiasaan makan malam tinggi karbohidrat diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data kadar gula darah diperoleh melalui pemeriksaan gula darah sewaktu menggunakan glukometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak memiliki kebiasaan makan malam tinggi karbohidrat yaitu 34 orang (50,7%), dan sebagian besar responden mengalami peningkatan kadar gula darah yaitu 45 orang (67,2%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan makan malam tinggi karbohidrat dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus dengan nilai p-value = 0,003 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan makan malam tinggi karbohidrat dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota. Disarankan kepada pasien Diabetes Mellitus untuk membatasi konsumsi makanan tinggi karbohidrat pada malam hari serta menerapkan pola makan seimbang guna membantu mengendalikan kadar gula darah.
PERAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP BREASTFEEDING SELF EFFICACY IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSLUSIF Alya Rizma; Kristine Evitaloka; Diane Marlin
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62458

Abstract

Breastfeeding self-efficacy merupakan keyakinan ibu terhadap kemampuan dirinya dalam menyusui dan menjalankan berbagai perilaku yang mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Dukungan suami memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kepercayaan diri ibu selama proses menyusui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dukungan suami terhadap breastfeeding self-efficacy ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 ibu menyusui yang memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan suami dan breastfeeding self-efficacy, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden, Breastfeeding Self Efficacy rendah memiliki dukungan suami yang kurang ada 23 responden (46%), sedangkan pada Breastfeeding Self Efficacy tinggi memiliki dukungan suami yang baik sebanyak 27 responden (54 %). Hasil tersebut menunjukkan bahwa ibu yang memperoleh dukungan suami yang baik cenderung memiliki breastfeeding self-efficacy yang lebih tinggi dibandingkan ibu yang memperoleh dukungan suami yang kurang. Dengan demikian, dukungan suami memiliki peran penting dalam meningkatkan breastfeeding self-efficacy ibu dan mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
PEMBERIAN TERAPI MUSIK MOZART DAN BACK EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORHEA PRIMER PADA REMAJA PUTRI Lili Lailatul Zuhro; Niki Astria; Diane Marlin
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62466

Abstract

Primary dysmenorrhea is menstrual pain that occurs without any pathological abnormalities in the reproductive organs and is commonly experienced by adolescent girls. This condition may interfere with daily activities, learning concentration, and quality of life. One non-pharmacological intervention that can be used to reduce menstrual pain is the combination of Mozart music therapy and back exercise. This study aimed to determine the effect of Mozart music therapy and back exercise on reducing primary dysmenorrhea pain among adolescent girls at Pondok Pesantren Jauharul Falah Al-Islamy. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental one-group pretest-posttest design. A total of 76 respondents were selected using the total sampling technique. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the mean pain score before the intervention was 5.16 ± 0.801, which decreased to 2.59 ± 0.615 after receiving Mozart music therapy and back exercise. The Wilcoxon Signed Rank Test revealed a p-value of 0.000 (p< 0.05), indicating a statistically significant effect of Mozart music therapy and back exercise on reducing primary dysmenorrhea pain. It can be concluded that the combination of Mozart music therapy and back exercise is effective in reducing the intensity of primary dysmenorrhea pain and may be used as a safe, practical, and effective non-pharmacological alternative for managing menstrual pain.
EFFECT OF GYMBALL TECHNIQUE ON LABOR PAIN IN DELIVERING MOTHERS AT DR. BRATANATA HOSPITAL JAMBI Yeza Oktapiani; Putri Dewi Anggraini; Dewi Supriyanti. S; Deni Andriani; Eka Fitrhi Nurdiana
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62644

Abstract

Sebagian besar persalinan disertai rasa nyeri yang dapat memicu frustrasi pada ibu bersalin. Berbagai metode nonfarmakologis digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan, salah satunya adalah gymball. Penggunaan bola terapi ini membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan kenyamanan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik gymball terhadap nyeri persalinan pada ibu bersalin di RS dr. Bratanata Kota Jambi. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu dengan desain satu kelompok prates-pascates yang melibatkan 20 responden melalui teknik pengambilan sampel total. Data dikumpulkan menggunakan skala penilaian numerik dan dianalisis menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi teknik gymball dengan nilai probabilitas 0,000. Kesimpulannya, teknik gymball efektif untuk menurunkan nyeri persalinan. Penelitian ini berkontribusi pada bidang kesehatan ibu dengan memberikan bukti empiris perlunya integrasi latihan gymball sebagai intervensi nonfarmakologis standar dalam asuhan kebidanan guna meningkatkan kenyamanan.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI: HUBUNGAN STATUS GIZI DAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI Novi wahyuni; Lailatul Badriyah; Diane Marlin
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62674

Abstract

Anemia pada remaja putri adalah masalah kesehatan yang dapat dikaitkan dengan menstruasi dan gizi. Studi ini menyelidiki hubungan antara status gizi, siklus menstruasi, dan kadar hemoglobin (Hb) remaja putri di kelas X dan XI SMA Islam Al-Arief Sebapo di Jambi pada tahun 2026. Penelitian memanfaatkan pendekatan kuantitatif analitik yang dikenal sebagai pendekatan cross-sectional. Random sampling sederhana digunakan untuk memilih sampel dari 100 siswa dan 80 responden, yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Indeks massa tubuh, kuesioner tentang siklus menstruasi, dan pemeriksaan Hb digital digunakan untuk mengukur status gizi seseorang. Untuk menganalisis bivariat, uji Chi-Square digunakan dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51 (63,7%) dari responden memiliki kadar Hb normal, 54 (67,5%) memiliki siklus menstruasi teratur, dan 56 (70,0%) memiliki status gizi normal. Terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan kadar Hb (p=0,000) dan antara siklus menstruasi dengan kadar Hb (p=0,000). Kesimpulannya, status gizi dan siklus menstruasi berhubungan signifikan dengan kadar Hb pada remaja putri. Pemantauan gizi, menstruasi, dan pencegahan anemia perlu ditingkatkan.