cover
Contact Name
Erlinawati
Contact Email
erlinawatilubis4@gmail.com
Phone
+6285270147073
Journal Mail Official
erlinawatilubis@gmail.com
Editorial Address
JL. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 2985427X     EISSN : 29854253     DOI : 10.31004/jiik
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang menerbitkan artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, gizi, farmasi, fisioterapi, Terapi Komplementer Bidang Kesehatan, Kesehatan Gigi dan Mulut. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, setiap bulan Maret, Juni, September dan Desember.
Articles 174 Documents
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, BERAT BADAN BAYI LAHIR DAN ASUPAN PROTEIN TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO BARU Liani Setyarsih; Mery Merlisia; Yesi Mustika Sari; Tora Margareta
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62703

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan kronis multifaktorial pada anak yang berdampak panjang pada perkembangan kognitif dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemberian ASI eksklusif, berat badan bayi lahir (BBL), dan asupan protein dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru, Kota Sungai Penuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional yang melibatkan 73 pasang ibu dan balita yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari populasi 276 ibu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kuesioner, peninjauan catatan BBL pada buku KIA/KMS, wawancara Food Frequency Questionnaire (FFQ), serta pengukuran antropometri. Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting pada sampel penelitian tercatat sebesar 45,2% (33 balita). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara berat badan lahir dengan kejadian stunting (p = 0,035), di mana balita dengan riwayat BBLR mengalami proporsi stunting lebih tinggi (66,7%) dibandingkan balita BBL normal (38,2%). Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif (p = 0,897) maupun asupan protein (p = 0,105) dengan kejadian stunting. Kejadian stunting pada lokasi penelitian lebih kuat berhubungan dengan hambatan pertumbuhan intrauterin yang tecermin dari riwayat BBLR dibandingkan faktor pascanatal tunggal. Disimpulkan bahwa BBL merupakan determinan utama stunting pada populasi ini, sehingga upaya pencegahan memerlukan intervensi komprehensif yang berfokus sejak masa kehamilan.
PENGARUH PEMBERIAN ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI HAID (DYSMENORRHEA) PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 8 KOTA JAMBI Tiara Nur Anjani; Subang Aini Nasution; Diane Marlin
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62750

Abstract

Masa remaja, yang umumnya berlangsung antara usia 12 hingga 20 tahun, merupakan masa transisi antara masa kanak-kanak dan kedewasaan. Pertumbuhan dan perkembangan fisik yang pesat, khususnya selama masa pubertas, menjadi ciri khas tahapan ini. Menarce, atau siklus menstruasi pertama, biasanya menjadi tanda awal pubertas pada remaja putri. Meskipun menstruasi merupakan peristiwa biologis yang alami, banyak remaja putri mengalami masalah kesehatan reproduksi yang mengganggu aktivitas sehari-hari mereka, terutama dismenore. Penatalaksanaan non-farmakologis merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak buruk penggunaan obat-obatan. Latihan peregangan perut adalah metode non-farmakologis untuk mengurangi intensitas nyeri dengan cara merelaksasi otot-otot rahim. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian Abdominal Stretching Exercise terhadap penurunan intensitas nyeri Dismenore pada remaja putri di SMA N 8 Kota Jambi tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental one-group pre-test and post-test dengan metodologi kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari remaja putri kelas X dan XI yang mengalami dismenore. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Skala penilaian nyeri Wong-Baker FACES digunakan untuk mengukur tingkat nyeri. Berdasarkan temuan penelitian, 58 responden melaporkan nyeri haid yang berkurang intensitasnya setelah melakukan latihan peregangan perut, 22 responden melaporkan tidak ada perubahan,dan tidak ada satu pun yang melaporkan peningkatan intensitas nyeri. Ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat rasa sakit akibat menstruasi sebelum dan setelah dilakukan tindakan.  menurut Uji Wilcoxon Signed Rank, yang menghasilkan nilai Z sebesar -6,795 dan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, nyeri haid pada remaja putri berkurang melalui Abdominal Stretching Exercise. Hasil studi menunjukan bahwa melakukan Latihan peregangan pada bagian perut dapat signifikan Tingkat nyeri menstruasi pada remaja. Aktivitas ini dapat dianjurkan sebagai Solusi tanpa obat untuk meredakan ketidaknyamanan selama periode menstruasi.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN PENYAKIT SKABIES DI PUSKESMAS PUTRI AYU Intan Abdilia Oktaviany; Subang Aini Nasution; Dewi Riastawaty
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62876

Abstract

Infestasi parasit Sarcoptes scabiei var. hominis sering kali memicu penyakit kulit menular yang dikenal sebagai skabies, terutama di wilayah dengan iklim tropis. Di Kota Jambi, kawasan kerja Puskesmas Putri Ayu menjadi area dengan laporan kasus tertinggi, yakni mencapai 365 insiden pada tahun 2025. Fakta tersebut mendasari penelitian ini untuk mengkaji sejauh mana hubungan antara personal hygiene (kebersihan diri) dan sanitasi lingkungan terhadap tingginya kasus skabies di Puskesmas Putri Ayu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berdesain observasional analitik dan menerapkan rancangan cross sectional. Populasi yang diamati berjumlah 365 pasien berdasarkan catatan rekam medis, di mana 40 di antaranya dipilih sebagai sampel melalui metode simple random sampling. Data primer diperoleh secara langsung melalui instrumen observasi serta pengisian kuesioner digital berplatform Google Form. Untuk menguji hipotesis, peneliti melakukan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis mengindikasikan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kebersihan diri yang masih rendah (70,0%) dan menetap pada lingkungan bersanitasi buruk (67,5%). Pengujian bivariat mengonfirmasi bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan kejadian skabies (p-value = 0,000), begitu pula antara sanitasi lingkungan dengan penyakit tersebut (p-value = 0,000). Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa kebiasaan menjaga kebersihan diri yang kurang serta sanitasi lingkungan yang tidak memadai merupakan faktor risiko dominan terhadap merebaknya skabies di area penelitian.
PENGARUH PENDAMPINGAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT DEPRESI PASIEN STROKE PADA FASE PALIATIF DI POLIKLINIK SYARAF RSUD SUNGAI LILIN Elin Trisna; Dina Arbangati; Tuta Febrianti; Dessy Andriyani. AZ; Subang Aini Nasution; Iswadi Iswadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62883

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kematian dan disabilitas di seluruh dunia, yang berdampak pada kesejahteraan fisik, psikologis, dan spiritual pasien. Pasien stroke dalam fase paliatif berisiko mengalami depresi akibat keterbatasan fisik dan ketergantungan pada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan spiritual terhadap tingkat depresi pada pasien stroke fase paliatif di Poliklinik Neurologi RSUD Sungai Lilin pada tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental jenis *one-group pretest-posttest* dengan 30 responden yang dipilih melalui teknik *purposive sampling*. Tingkat depresi diukur menggunakan *Beck Depression Inventory-II* (BDI-II) dan dianalisis dengan uji *Paired Sample t-Test*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami depresi berat (60,0%; skor rata-rata 30,00), yang kemudian menurun menjadi kategori depresi sedang (83,3%) dan ringan (16,7%) setelah intervensi (skor rata-rata 23,07). Uji *Paired Sample t-Test* menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari pendampingan spiritual dalam menurunkan tingkat depresi. Pendampingan spiritual direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik bagi pasien stroke fase paliatif.
Pengaruh Interaksi Tenaga Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Kolonel Abundjani Bangko Ria sefnita Ri; Agustina Agustina; Pipin Sri Moni; Nurmansyah Nurmansyah; Subang Aini Nasution; Dewi Riastawaty
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62897

Abstract

Interaksi tenaga kesehatan dengan pasien merupakan salah satu faktor yang secara konsisten dilaporkan memengaruhi kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan. Survei Kepuasan Masyarakat sektor pelayanan kesehatan tahun 2024 menunjukkan sekitar 35% pasien menilai informasi yang diberikan tenaga kesehatan masih kurang jelas dan 25% pasien merasa kurang mendapatkan perhatian selama pelayanan, sedangkan Indeks Kepuasan Masyarakat pada unit pelayanan kesehatan Kementerian Kesehatan tahun 2023 tercatat sebesar 86,80 (kategori Baik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh interaksi tenaga kesehatan terhadap kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonel Abundjani Bangko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik cross sectional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 152 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis univariat, uji normalitas, dan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator interaksi tenaga kesehatan berada pada kategori baik (mean 3,86–3,99) dan seluruh indikator kepuasan pasien berada pada kategori puas (mean 3,86–3,93). Interaksi tenaga kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan nilai R Square sebesar 0,639 (63,9%), yang berarti variasi kepuasan pasien dapat dijelaskan oleh interaksi tenaga kesehatan, sedangkan 36,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, rumah sakit diharapkan terus meningkatkan kompetensi komunikasi dan sikap profesional tenaga kesehatan terhadap pasien sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan pasien.
Hubungan Kualitas Tidur dan Lama Penggunaan Gadget terhadap Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di SMAN 8 Kota Jambi Ria Ananta Putri; Lailatul Badriyah; Eprina Intami
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62964

Abstract

Abstract The menstrual cycle is a physiological process influenced by various intrinsic and extrinsic factors. Sleep quality is one factor that can affect menstrual cycle regularity, as sleep disturbances can disrupt circadian rhythms and the regulation of reproductive hormones. Conversely, excessive gadget use is associated with disruptions in sleep patterns and quality. This study aimed to determine the relationship between sleep quality, duration of gadget use, and menstrual cycle irregularities among female students at SMAN 8 Jambi City. A cross-sectional study design was employed. The sample consisted of 83 female students selected via simple random sampling. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire, while menstrual cycle regularity and the duration of gadget use were measured using questionnaires. The results indicated a significant relationship between sleep quality, gadget use, and the menstrual cycle (p<0.05). Conclusion: Sleep quality and gadget use are significantly associated with the menstrual cycles of female students at SMAN 8 Jambi City. Keywords: Sleep Quality, Gadget Use, Menstrual Cycle
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN POSYANDU LANSIA DENGAN TINGKAT KEPUASAN LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PETALING JAYA Gita Noviyanti; Nia Nurzia; Elvaro Islami Muryadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63019

Abstract

Posyandu lansia berfungsi sebagai sarana pelayanan kesehatan esensial untuk kelompok usia lanjut. Mutu layanan yang disajikan berpotensi kuat menentukan persepsi kepuasan para lansia sebagai pengguna jasa. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis keterkaitan antara mutu pelayanan Posyandu Lansia dengan tingkat kepuasan peserta lansia di area kerja Puskesmas Petaling Jaya. Desain penelitian yang diterapkan adalah observasional analitikal melalui pendekatan potong silang (cross-sectional). Sebanyak 55 individu lansia direkrut sebagai responden menggunakan teknik sampel jenuh (total sampling). Data dihimpun lewat instrumen kuesioner dan diuji secara statistik dengan tes Chi-Square pada ambang signifikansi 95% (α = 0,05). Temuan empiris mengindikasikan bahwa 89,1% partisipan menilai mutu layanan masuk dalam kategori baik, serta 83,6% menyatakan puas atas layanan yang diperoleh. Pengujian Chi-Square menghasilkan p-value < 0,001 (p < 0,05), yang membuktikan adanya korelasi bermakna secara statistik antara mutu pelayanan Posyandu Lansia dan derajat kepuasan responden. Hal ini memperjelas bahwa semakin optimal mutu layanan yang disajikan, semakin tinggi pula kepuasan yang dirasakan lansia. Oleh sebab itu, pemeliharaan serta optimalisasi mutu pelayanan secara berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mendongkrak kepuasan lansia terhadap fasilitas kesehatan primer.
TERAPI HIPNOBREASTFEEDING TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS Anggun Tamala; Eprina Intami; Niki Astria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63079

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi paling ideal bagi bayi sebab kandungan gizinya sangat berperan dalam menunjang tumbuh kembang bayi secara optimal. Salah satu faktor penentu keberhasilan pemberian ASI adalah kelancaran produksinya. Sayangnya, pada masa nifas produksi ASI kerap terganggu akibat berbagai faktor, salah satunya kondisi psikologis ibu seperti rasa cemas, tekanan pikiran, maupun kelelahan fisik. Untuk mengatasi hal tersebut, hypnobreastfeeding menjadi salah satu alternatif terapi yang dapat diterapkan guna membantu memperlancar produksi ASI. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi ada tidaknya perbedaan kelancaran produksi ASI sebelum dan sesudah pemberian terapi hypnobreastfeeding pada ibu nifas di PMB Lia Nurmala Kota Jambi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 20 orang ibu nifas dilibatkan sebagai responden melalui teknik total sampling. Intervensi hypnobreastfeeding diberikan dalam durasi 15–20 menit, dilakukan tiga kali setiap minggunya. Data kelancaran produksi ASI dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Paired Sample t-Test. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh rata-rata skor kelancaran produksi ASI sebelum terapi sebesar 4,60, dan meningkat menjadi 6,75 setelah terapi diberikan, atau terjadi kenaikan rata-rata sebesar 2,15 poin. Uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t sebesar -8,826 dengan df 19 dan nilai p = 0,000. Oleh karena nilai p tersebut lebih kecil dari 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna pada kelancaran produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan terapi hypnobreastfeeding pada ibu nifas di PMB Lia Nurmala Kota Jambi. Dengan demikian, hypnobreastfeeding dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan terapi komplementer untuk membantu meningkatkan kelancaran produksi ASI pada ibu nifas.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 2 RUMBIO JAYA KECAMATAN RUMBIO JAYA Nuraisyah Fadilah; Syukrianti Syahda; Erlinawati Erlinawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Volume 4, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i3.63174

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak pada kesehatan serta prestasi belajar. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian anemia adalah pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 2 Rumbio Jaya Kecamatan Rumbio Jaya Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMAN 2 Rumbio Jaya dengan jumlah sampel sebanyak 130 responden, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data pola makan diperoleh melalui kuesioner, sedangkan kejadian anemia diukur berdasarkan pemeriksaan kadar hemoglobin. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan kurang baik yaitu sebanyak 85 orang (65,4%), dan mayoritas responden mengalami anemia sebanyak 77 orang (59,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri dengan nilai p-value = 0,000 (p< 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 2 Rumbio Jaya Kecamatan Rumbio Jaya Tahun 2025. Diharapkan pihak sekolah dan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi gizi dan upaya pencegahan anemia pada remaja putri.
PENGARUH PRENATAL GENTLE YOGA TERHADAP KONDISI PSIKOLOGIS IBU HAMIL TRIMESTER III DI PMB TAHUN 2026 Kartika Sari; Diane Marlin; Niki Astria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62946

Abstract

Kehamilan merupakan periode yang ditandai oleh perubahan fisiologis, hormonal, dan psikologis yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, stres, dan depresi, terutama pada trimester III. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah prenatal gentle yoga, yaitu latihan yang mengombinasikan pernapasan, peregangan, relaksasi, dan meditasi. Prenatal gentle yoga berpotensi membantu menurunkan kecemasan, stres, dan depresi ibu hamil.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Prenatal Gentle Yoga Terhadap Kondisi Psikologis Ibu Hamil Trimester III di PMB. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi experiment menggunakan desain pretest-posttest with control group design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden, Data psikologis ibu hamil menggunakan kuesioner DASS-21 sementara prenatal gentle yoga diukur menggunakan lembar observasi uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji Wilcoxon Signed- Rank Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah pemberian prenatal gentle yoga pada tingkat stres dengan nilai p = 0,001, kecemasan dengan nilai p = 0,004, dan depresi dengan nilai p = 0,002 yang artinya nilai (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara kondisi psikologis sebelum dan sesudah pemberian prenatal gentle yoga