cover
Contact Name
Nasrul Hadi Purwanto
Contact Email
masyarakatmandiridanberdaya@gmail.com
Phone
+6282131336065
Journal Mail Official
masyarakatmandiridanberdaya@gmail.com
Editorial Address
Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto Jl. Raya Teras No.4 Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Masyarakat Mandiri dan Berdaya
ISSN : 29618568     EISSN : 2961791X     DOI : https://doi.org/10.56586/mbm.v3i6.414
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Masyarakat Mandiri dan Berdaya merupakan jurnal ilmiah yang berfokus kepada publikasi hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Lingkup kegiatan yang menjadi fokus adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat atau pemikiran di bidang kesehatan (keperawatan, kebidanan, public health, farmasi dan lain sebagainya) yang dilakukan oleh civitas akademika internal STIKES Dian Husada Mojokerto, civitas akademika lain dan stakeholder kesehatan dan diimplementasikan kepada masyarakat sasaran.
Articles 57 Documents
KEWASPADAAN DINI PADA LANSIA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI PENYAKIT KRONIS Ghazali, Imam; Peristiowati, Yuly
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 3 (2024): Volume 3, Nomor 3, Juni 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v3i3.348

Abstract

Penyakit kronik seperti diabetes mellitus, asam urat, dan kolesterol merupakan masalah kesehatan umum yang sering dialami oleh lansia. Diabetes mellitus dapat menyebabkan komplikasi serius seperti gangguan pada mata, ginjal, dan saraf. Asam urat menyebabkan pembentukan kristal di sendi yang menyebabkan nyeri hebat pada lansia, terutama pada lutut dan jari-jari kaki. Sementara itu, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke pada usia lanjut. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Palengaan Laok Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan, dilakukan studi observasional terhadap 200 lansia untuk memahami kondisi kesehatan mereka. Metode observasional ini melibatkan pengamatan langsung terhadap parameter seperti prevalensi diabetes mellitus, asam urat, dan kolesterol. Hasil screening didapatkan bahwa hampir seluruhnya dengan kadar GDA normal sebanyak 165 orang (82,5%). Dan sebagian kecil dengan kondisi hiperglikemi sebanyak 35 orang (17,5%). Sebagian besar dengan kadar asam urat tinggi sebanyak 115 orang (57,5%), dan hampir setengahnya yang lain dengan kondisi normal sebanyak 85 orang (42,5%). Sebagian besar dengan kondisi kadar kolesterol normal sebanyak 130 orang (65,0%), dan hampir setengahnya yang lain dengan kadar kolesterol tinggi sebanyak 70 orang (35,0%). Dibutuhkan adanya pendekatan pencegahan yang lebih intensif dalam mengelola faktor risiko kesehatan ini. Disarankan untuk meningkatkan pendidikan kesehatan kepada masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat, termasuk diet seimbang dan olahraga teratur, untuk mengontrol kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Pemeriksaan kesehatan rutin juga penting untuk mendeteksi dini kemungkinan penyakit kronis, serta memastikan akses terhadap perawatan medis yang tepat bagi mereka yang membutuhkan
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM KESEHATAN REPRODUKSI DAN ANAK BALITA Arfan, Nurul Azmi; Novitasari, Rista; Sandi, Devi Fitria; Ningsih, Dovi Dwi Mardiyah
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 3 (2024): Volume 3, Nomor 3, Juni 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v3i3.349

Abstract

Kesehatan reproduksi perempuan dan anak balita merupakan salah satu isu yang krusial dalam pencapaian pembangunan kesehatan di seluru dunia. Semua persoalan ini harus sesegera mungkin dipecahkan salah satunya melalui kegiatan-kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan memberikan edukasi tentang pentingnya kesehatan reproduksi bagi perempuan dan balita. Tujuan kegiatan dan target kegiatan dilakukan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kesehatan tentang kesehatan reproduksi perempuan dan anak balita dengan harapan meningkatkan pemahaman dan wawasan akan pentingnya kesehatan reproduksi. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dengan metode presentasi dan pembagian leaflet, dan dilanjutkan dengan konseling singkat. Penyuluhan dilaksanakan di Hall Dharmawanita Perumdam Tirta Kencana Jombang pada tanggal 21 Mei 2024 Jam 09.00 WIB. Hasil dari kegiatan ini 84% peserta memahami pentingnya kesehatan reproduksi bagi perempuan dan anak balita. Selain itu peserta juga aktif bertanya dan berdiskusi serta diakhir sesi pemaparan materi, banyak peserta yang mengikuti kegiatan konsultasi. Pentingnya edukasi tentang kesehatan reproduksi ini sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan kepekaan perempuan dalam menghadapi masalah-masalah kesehatan reproduksi
EDUKASI KESEHATAN MENOPAUSE PADA IBU-IBU DWP PERUMDAN TIRTA KENCANA JOMBANG (SEHAT DAN BAHAGIA MENJELANG SAAT MENOPAUSE) Setiarini, Dwi Anik Karya; Shofiyah, Siti; Yosin, Esti Pratiwi; Ruliati, Ruliati; Fatoni, Imam
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 3 (2024): Volume 3, Nomor 3, Juni 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v3i3.350

Abstract

Menopause merupakan masa yang pasti yang dihadapi dalam perjalanan hidup seorang Perempuan dan suatu proses alamiah sejalan dengan bertambahnya usia. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang menopause dan permasalahan pada kesehatannya sehingga dapat mengalami masa menopause yang baik dan menyenangkan ibu-ibu di DWP Perumdan Tirta Kencana Jombang. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pemeriksaan bagi ibu-ibu di DWP Perumdan Tirta Kencana Jombang (sehat dan bahagia menjelang dan saat menopause). Dengan demikian masyarakat yang dalam hal ini adalah ibu premenopause dan menopause akan mendapatkan pelayanan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang menunjang peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat tentunya. Luaran akhir dari kegiatan ini adalah setiap ibu premenopause dan menopause mampu memahami dan mengaplikasikan tentang kesehatan menjelang menopause dan saat menopause di komunitas sehingga dapat memberikan pemantauan terhadap ibu karena pelaksanaan yang kurang maksimal dapat menyebabkan ibu mengalami berbagai masalah, bahkan dapat berlanjut pada komplikasi ke penyakit lain dimasa menopause
TRANSFER IPTEK PEMBUATAN SABUN LIQUID MENGGUNAKAN SABUN BAR DENGAN PENAMBAHAN OLEUM ROSAE SEBAGAI ESSENTIAL OIL Darsini, Darsini; Cahyono, Eko Agus; Yulianto, Yulianto
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3, Nomor 2, April 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabun mandi merupakan salah satu kebutuhan penting dalam pelaksanaan personal hygiene mandi. Sabun mandi juga berpotensi menjadi media transmisi bakteri dan jamur tertentu yang mengakibatkan gangguan / penyakit kulit. Salah satu upaya untuk menurunkan resiko terjadinya transmisi penyakit ini adalah dengan menggunakan sabun mandi liquid dimana sabun mandi liquid memiliki resiko yang lebih rendah untuk menjadi media penyebaran bakteri atau jamur penyebab penyakit kulit. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melakukan transfer iptek pembuatan sabun liquid menggunakan sabun bar dengan penambahan oleum rosae sebagai essential oil pada siswa Madrasah Tsanawiyah Manba’ul Quran Kota Mojokerto. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari tiga tahapan yaitu proses introduksi, proses induksi serta proses evaluasi dan tindak lanjut. Materi kegiatan disampaikan melalui metode ceramah dan tanya jawab. Untuk meningkatkan pengetahuan yang dimiliki peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat, juga dilakukan kegiatan praktik secara langsung mengenai cara pembuatan sabun mandi liquid menggunakan bahan dasar sabun mandi bar. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan adanya peningkatan pengetahuan peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang semula tidak ada yang memiliki pengetahuan baik tentang pembuatan sabun mandi liquid menggunakan sabun mandi bar meningkat menjadi pengetahuan baik sebanyak 12 peserta, dan yang semula memiliki pengetahuan kurang tentang pembuatan sabun mandi liquid menggunakan sabun mandi bar turun sebanyak 36 peserta. Transfer IPTEK adalah upaya nyata yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan mitra / masyarakat dalam menerima sebuah informasi. Untuk menguatkan informasi yang diterima, juga dapat ditambahkan kegiatan praktik secara langsung mengenai materi yang disampaikan
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG IMPLEMENTASI SELF HYPNOPREGNANCY UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL Kiftiyah, Kiftiyah; Wardani, Riska Aprilia
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan yang dialami bagi banyak perempuan merupakan kondisi yang membahagiakan. Namun bagi beberapa perempuan, selama masa kehamilan terkadang beresiko mengalami gangguan kesehatan dimana salah satunya adalah mengalami kecemasan. Kecemasan pada masa kehamilan dapat berdampak pada kondisi janin yang dikandung serta berdampak pada ibu hamil itu sendiri. Penanganan kecemasan pada kehamilan menjadi penting dilakukan karena gangguan kecemasan pada masa kehamilan akan mengganggu pertumbuhan janin dan kesehatan ibu hamil itu sendiri. Salah satu upaya untuk mengatasi kecemasan pada masa kehamilan adalah dengan mengimplementasikan self hypnopregnancy. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melakukan transfer IPTEK kepada ibu hamil mengenai self hypnopregnancy untuk menurunkan kecemasan pada masa kehamilan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah wawancara, diskusi, tanya jawab dan pratik. Sebagai evaluasi pelaksanaan kegiatan, digunakan lembar kuesioner yang berisi mengenai pertanyaan pengetahuan ibu hamil tentang self hypnopregnancy. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang self hypnopregnancy untuk menurunkan kecemasan pada masa kehamilan yang semula seluruhnya memiliki pengetahuan kurang berubah menjadi berpengetahuan baik sebanyak 1 peserta (4,5%), berpengetahuan cukup sebanyak 8 peserta (36,4%) dan berpengetahuan kurang sebanyak 13 peserta (59,1%). Transfer IPTEK mengenai self hypnopregnancy untuk mengatasi kecemasan selama masa kehamilan merupakan bentuk nyata hilirisasi pengetahuan yang dimiliki oleh civitas akademik kepada masyarakat dengan tujuan agar manfaat dari ilmu pengetahuan juga dirasakan oleh masyarakat dan salah satunya adalah implementasi self hypnopregnancy pada ibu hamil untuk mengatasi kecemasan pada masa kehamilan
PENINGKATAN KEMAMPUAN ANAK USIA 4-6 TAHUN UNTUK MENGGAMBAR BENTUK BANGUN DASAR MELALUI INTERVENSI MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN PLAYDOUGH Suwanti, Iis; Sari, Kurnia Indriyanti Purnama
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia pra-sekolah merupakan masa kritis dalam pembentukan sumber daya yang berkualitas. Pada masa ini anak memerlukan aktivitas seperti bermain sambil belajar karena anak dapat memperoleh pembelajaran yang mengandung aspek perkembangan kognitif (kemampuan anak untuk memahami sesuatu), afektif (kemampuan anak dalam berekspresi), dan psikomotor (perkembangan anak dalam mengontrol gerakan-gerakan tubuh yang terkordinasi antara saraf pusat dan otot). Dalam kegiatan bermain, anak tidak terlepas dari kegiatan yang memerlukan keterampilan motorik hal ini menunjukkan betapa pentingnya perkembangan fisik anak, dimana keterampilan motrik ini meliputi motorik kasar dan motorik halus. Keterampilan motorik sangat diperlukan bagi anak sehingga anak mampu melakukan aktivitas secara mandiri. Fakta dilapangan seringkali ditemukan anak usia prasekolah yang tidak mampu melewati tahapan perkembangan motorik harus karena kurangnya stimulasi yang didapatkan selama masa pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melakukan transfer IPTEK pemanfaatan playdough untuk meningkatkan kemampuan anak usia prasekolah dalam menggambar bentuk bangun dasar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode edukasi dan pendampingan. Dari hasil analisis data didapatkan adanya peningkatan kemampuan anak usia prasekolah dalam menggambar bentuk bangun dasar yang semula sebagian besar memiliki kemampuan kurang dalam menggambar bentuk bangun dasar turun sebanyak 8 anak, yang memiliki kemampuan cukup dalam menggambar bentuk bangun dasar yang semula hanya 2 anak naik menjadi 8 anak, serta yang semula tidak ada yang memiliki kemampuan baik dalam menggambar bentuk bangun dasar naik menjadi 2 anak. Playdough merupakan alat permainan edukatif yang dapat dimanfaatkan untuk menstimulasi beragam aspek pertumbuhan pada anak usia sekolah dimana salah satunya adalah motorik halus. Dengan tercapaian tahapan perkembangan motorik halus sesuai dengan tahapan usia, maka anak usia prasekolah akan mampu mandiri dan lebih siap untuk masuk dalam dunia pendidikan
TRANSFER IPTEK SENAM ERGONOMIK UNTUK MENGENDALIKAN TEKANAN DARAH PADA LANJUT USIA PENDERITA HIPERTENSI Yulianto, Yulianto; Indrawati, Indrawati
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v3i5.407

Abstract

Hipertensi sering diberi gelar the sillent killer karena penyakit ini merupakan pembunuh tersembunyi, dimana orang tidak mengetahui dirinya terkena hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darah. Penderita hipertensi harus selalu memastikan tekanan darah mereka dalam kondisi terkontrol guna menghindarkan penderita hipertensi dari kekambuhan akibat peningkatan tekanan darah. Salah satu terapi komplementer yang dapat diaplikasikan untuk mengendalikan tekanan darah adalah dengan melakukan senam ergonomic secara teratur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan transfer IPTEK senam ergonomik untuk mengendalikan tekanan darah pada lanjut usia penderita hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada bulan Oktober 2024 dengan asas edukasi. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan praktik secara langsung. Dari hasil pengumpulan data awal didapatkan data bahwasanya sebagian besar peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki pengetahuan kurang tentang senam ergonomic untuk mengendalikan tekanan darah yaitu sebanyak 19 peserta (76,0%). Selanjutnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan melibatkan peserta secara langsung dimana setiap peserta diberikan kesempatan untuk melakukan gerakan senam ergonomic secara langsung. Pada tahap akhir kegiatan dilakukan pengumpulan data akhir dimana dari hasil pengumpulan data ini didapatkan data bahwasanya hampir separuh peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki pengetahuan cukup tentang senam ergonomic untuk mengendalikan tekanan darah yaitu sebanyak 12 peserta (48,0%). Dari hasil ini nampak bahwasanya kegiatan transfer IPTEK yang dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan yang dimiliki olehj lanjut usia terkait dengan manfaat senam ergonomic untuk membantu lanjut usia penderita hipertensi dalam mengendalikan tekanan darah
SOSIALISASI JUMADU (JUS MENGKUDU DAN MADU) PADA PENDERITA HIPERTENSI Widyaningrum, Dian Anisia; Priyoto, Priyoto; Atmaja, Bayu Purnama
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v3i5.408

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi medis yang serius dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal serta penyakit lainnya. Penatalaksaanan hipertensi secara terapi farmakologis ternyata masih menimbulkan keraguan dikalangan individu terutama mengenai biaya tinggi, ketidakpatuhan penderita dalam proses pengobatan ataupun persepsi keamanan suatu obat sehingga terapi komplementer yang menggunakan bahan alam dan herbal salah satunya mengkudu (morinda citrifolia L) merupakan solusi bagi penderita hipertensi. Tujuan pengabdian masayarakat ini adalah untuk Sosialisasi Jumadu (Jus Mengkudu dan Madu) Pada Penderita Hipertensi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari empat tahap yaitu survey lapangan, tahap pelaksanaan, tahap monitoring dan evaluasi, dan implementasi. Kegiatan ini diikuti oleh penderita hipertensi saat pelaksanaan posyandu lansia di Desa Winong Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun sejumlah 25 orang Hasil pengabdian masyarakat, tingkat pengetahuan responden pre test sebagian besar adalah kurang sebanyak 11 orang (44 %) dan tingkat pengetahuan responden post test sebagian besar adalah baik sebanyak 14 orang (56 %). Pemeriksaan tekanan darah mengidentifikasi bahwa banyak peserta dengan hipertensi stadium 1, terutama di usia pra-lansia, menggaris bawahi kebutuhan untuk intervensi lebih lanjut selain pemberian jus mengkudu dan madu yang mungkin dapat terwujud dengan kolaborasi Dinas Kesehatan dan pemerintah setempat
PEMBERIAN SUSU KURMA PISANG SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN BAGI ANAK STUNTING DI DESA SEBAYI KABUPATEN GEMARANG 2024 Priyoto, Priyoto; Atmaja, Bayu Purnama; Anggraini, Devita Anurah; Yuliana, Fitria
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v3i5.409

Abstract

Underweight adalah berat badan berada dibawah batas minimum. Berat badan kurang perlu diwaspadai, karena dampaknya adalah berat badan Bawah Garis Merah (BGM). Adapun untuk meminimalisir berat badan kurang yaitu perbaikan gizi dengan PMT-P Smoothies Inovasi Berbasis Kurma Pisang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas pemberian Inovasi PMT-P smoothies kurma pisang terhadap peningkatan berat badan balita kurang. Penelitian ini menggunakan Desain Quasi Experiment dengan Rancangan Pretest- posttest Non Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian ini sebanyak 36 balita dengan berat badan kurang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol. Teknik Sampling menggunakan Purposive Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan PMT smoothies rerata berat badan turun sebesar 83,3% sesudah diberikan smoothies berat badan naik menjadi 88,9%. Hasil analisa menggunakan uji Wilcoxon Rank Test diperoleh nilai p= 0,000 bahwa nilai p= 0,000 < 0,05 H1 diterima yang artinya Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Smoothies Inovasi Berbasis Kurma Pisang Efektif Terhadap Peningkatan Berat Badan Balita Kurang Di Desa Sebayi Kabupaten Gemarang Wilayah Kerja Puskesmas Supaya berat badan balita optimal maka diberikan makan tambahan berupa smoothies kurma pisang
PEMANFAATAN KOTORAN HEWAN TERNAK MENJADI BIOGAS DALAM UPAYA MENURUNKAN PREVALENSI DIARE Asyim, Raden Bagus; Firmaniar, Rizdyana; Aini, Zakiyyah Qurrotul
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 5 (2024): Volume 3, Nomor 5, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v3i5.410

Abstract

Prioritas pertama dari program pembuangan kotoran di negara yang sedang berkembang harus menyatu pada perbaikan dan kesehatan masyarakat yaitu pelaksanaan pengurangan penularan penyakit yang ada hubungannya dengan kotoran manusia ataupun hewan. Adapun tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memanfaatkan kotoran hewan ternak menjadi biogas dalam upaya menurunkan prevalensi diare di Desa Jelbudan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Balai Desa Jelbudan Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep pada Bulan Oktober 2024. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah, praktik dan tanya jawab. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan didapatkan data bahwasanya peserta kegiatan yang sebelumnya lebih separuh memiliki pengetahuan dalam kategori kurang tentang pemanfaatan kotoran hewan ternak menjadi biogas, perkembangbiakan vektor dan diare yang semula sebanyak 37 peserta menurun menjadi 6 peserta, dan untuk peserta kegiatan pengabdian masyarakat yang sebelumnya memiliki pengetahuan tentang pemanfaatan kotoran hewan ternak menjadi biogas, perkembangbiakan vektor dan diare dalam kategori baik yang semula 2 peserta naik menjadi 36 peserta