cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN LINGKUNGAN PRIMER DESA WISATA SUKOHARJO KECAMATAN BANDUNG KABUPATEN TULUNGAGUNG Dzulhijjah, Dimas Prayugi; Nain Dhaniarti Raharjo; Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sukoharjo yang terletak di Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, tengah giat melakukan pembangunan kawasan desa wisata. Dengan adanya pembangunan desa wisata ini, tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan wisatawan yang keluar dan masuk. Kondisi topografi yang terjal berbukit di sebagian wilayah desa dan juga ada kegiatan penambangan memberikan rasa tidak aman kepada para pengendara kendaraan berat dari quarry dan pengendara pada umumnya. Dari permasalahan tersebut perlu adanya antisipasi dengan perencanaan peningkatan dari segi dimensi, keamanan, dan kenyamanan jalan dengan mendesain ulang yang sesuai dengan pedoman yang berlaku. Peningkatan infrastruktur sangatlah penting sebagai penunjang kawasan desa wisata untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengguna jalan. Dalam perencanaan ini geometrik mengacu pada Pedoman Desain Geometrik Jalan No. 13/P/BM/2021. Data yang diperlukan adalah data lalu lintas sebagai data primer. Data Peta Topografi sebagai data sekunder. Berdasarkan hasil perencanaan geometrik didapatkan lengkung horizontal dengan 16 tikungan yang tediri dari 14 tikungan Full Circle dan 2 tikungan Spiral – Circle - Spiral. Untuk lengkung vertikal didapatkan 6 lengkung vertikal yang terdiri dari 4 lengkung vertikal cembung dan 2 lengkung vertikal cekung. Pelebaran ditikungan tidak diperlukan, karena pada perhitungan pelebaran pada setiap tikungan didapatkan nilai B < 6,5 m.
ANALISA KELAYAKAN FINANSIAL PEMBANGUNAN JALAN LAYANG (FLY OVER) JALAN RAYA KEBONAGUNG - JALAN RAYA WAGIR KABUPATEN MALANG Zuhdi, Achmad Fachrian; Dwi Ratnaningsih; Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang Jalan Raya Kebonagung – Jalan Raya Wagir termasuk klasifikasi jalan kolektor primer yang sering mengalami kemacetan yang dikarenakan banyaknya aktivitas keluar masuk kendaraan dari pabrik gula dan padatnya lalu lintas pada daerah simpang. Salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan yaitu dengan membangun jalan layang di atas Raya Kebonagung - Jalan Raya Wagir. Tujuan penelitian ini untuk menghitung persimpangan tersebut, serta membuat perencanaan pembangunan jalan layang disertai estimasi biayanya. Data yang digunakan adalah survey lintas harian rata-rata (LHR) dan survey data geometri simpang. Data-data tersebut diolah mengacu pada Manual Kapasitas Jalain Indonesia (MKJI) 1997. Hasil analisis dari kondisi eksisting di lapangan adalah derajat kejenuhan sebesar 1,11 dan tundaan rata-rata simpang sebesar 21,35 detik, Level Of Service (LOS) simpang ini masuk dalam kategori C setelah ada pembangunan fly over dengan lebar 8,6 m, panjang 230 m dan tinggi pilar 5 m maka derajat kejenuhan berubah menjadi 0,83 dan tundaan rata-rata simpang sebesar 13,51 detik. Level Of Service (LOS) simpang ini masuk dalam kategori B. Biaya operasonal kendaraan yang dihasilkan akibat simpang tersebut adalah Rp 5.320/km dan rencana anggaran biaya dari pembangunan fly over tersebut adalah Rp.45.237.170.176,17. Proyek pembangunan tersebut dinyatakan layak karena indeks tingkat pelayanan simpang meningkat dengan penambahan fly over dan memenuhi parameter kelayakan nilai NPV, IRR dan BCR .
RESPON DAN KINERJA SENDI PLASTIS BETON POLIMER UNTUK KOLOM DENGAN VINYL ESTER TERHADAP BEBAN STATIS Aziz, Muhammad Fauzan; Taufiq Rochman; Bambang Irawan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan dengan lantai dasar yang lemah rentan mengalami beberapa kerusakan struktur, dan bahkan runtuh. Metode baru yang digunakan untuk mereduksi pengaruh beban siklis pada struktur kolom bangunan akibat gempa yang lebih tahan gempa dan efektif salah satunya adalah Sendi Plastis Beton Polimer untuk Kolom dengan Vinyl Ester Terhadap Beban Siklis. Sehingga, dapat dianalisa pengaplikasian sistem sendi plastis, respon dan kinerja, nilai rasio dan besaran simpangan lateral maksimum, beton polimer untuk kolom dengan vinyl ester terhadap beban siklis, serta perbandingan uji kolom yang diberi beton polimer pada sendi plastis dengan beton normal. Hasil penelitian, diperoleh : komposisi terbaik 43,52% vynil ester ; 1,52% mepoxe ; 0,65% cobalt ; 18,10% fly ash ; 36,20% pasir besi lumajang dengan berat jenis 1707,414 kg/m3, kuat tekan sebesar 135,73 MPa, kuat tarik sebesar 13,312 MPa, dan kuat lentur sebesar 5,288 MPa menggunakan metode precast. Tegangan puncak dari respon dan kinerja beton polimer vinyl ester H-10 sebesar 6 kN, H-15 sebesar 8,5 kN, H-20 sebesar 6 kN dan untuk beton normal sebesar 8 kN. Rasio dan nilai simpangan lateral maksimum pada spesimen H-10 sebesar 6% dan 92,67 mm, spesimen H-15 sebesar 7,6% dan 114,7 mm, dan spesimen H-20 sebesar 7,8% dan 116,64 mm. Perbandingan nilai tegangan puncak, rasio dan nilai simpangan lateral maksimum pada kolom normal dengan kolom yang diberi beton polimer pada spesimen H-10 75% dari tegangan puncak beton normal, 101,70% dari rasio lateral maksimum beton normal, 104,07% dari simpangan lateral maksimum beton normal, spesimen H-15 106,25% dari tegangan puncak beton normal, 128,81% dari rasio simpangan lateral maksimum beton normal, 128,80% dari simpangan lateral maksimum beton normal, spesimen H-20 75% dari tegangan puncak beton normal dan 132,20% dari rasio simpangan lateral maksimum beton normal, 130,98% dari simpangan lateral maksimum beton normal.
ANALISIS RISIKO PROYEK BENDUNGAN BAGONG PAKET II KABUPATEN TRENGGALEK DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) Amalia, Saila Nur; Susapto; Moch. Khamim
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi bendungan pada pelaksanaannya memiliki karakteristik pekerjaan yang rumit dan kompleks, sehingga rentan dengan terjadinya risiko pada waktu pelaksanaan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh risiko item pekerjaan pada ketepatan waktu pelaksanaan proyek menggunakan program SPSS 22dan mengidentifikasi dan menganalisis risiko dominan (major risk) terhadap ketepatan waktu pada proyek Bendungan Bagong Paket II Kabupaten Trenggalek menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta merencanakan tindakan pengendalian risiko. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan studi literatur serta studi lapangan berupa wawancara dan penyebaran kuesioner kepada pihak yang terkait dalam pelaksaanaan proyek ini. Berdasarkan uji instrumen risiko yang terjadi pada pekerjaan (X) secara simultan berpengaruh sebesar 72% terhadap ketepatan waktu pelaksanaan proyek (Y). Terdapat tiga risiko tertinggi hasil RPN metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), yaitu X2-1 (Cuaca tidak menentu/Hujan), X1-1 (Kendala negosiasi pembebasan lahan dengan masyarakat sekitar proyek), X1-3 (Adanya perubahan desain/spesifikasi). Selanjutnya dilakukan penanganan risiko agar dapat meminimalisir konsekuensi yang ditimbulkan. Pada indikator X2-1 dipengaruhi oleh faktor Risiko Force Majeur dan faktor teknis respon risiko yang dilakukan yaitu acceptance, mitigase dan avoid, untuk indikator X1-1 dipengaruhi faktor risiko internal, risiko eksternal dan teknis respon risiko yang dilakukan yaitu mitigase, sedangkan indikator X1-3 dipengaruhi faktor internal yaitu risiko teknis respon risiko yang dilakukan yaitu acceptance dan mitigase.
STUDI KELAYAKAN PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN A DI KOTA MALANG Putri, Tasya Audya Nabila Eka; Radhia Jatu Noviarsita Sakti; Sumardi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi yang menggunakan dana yang tidak sedikit, maka perlu dilakukan studi kelayakan dari aspek teknis dan finansial. Hal ini bertujuan mengetahui kelayakan aspek pasar dari tipe rumah yang diminati masyarakat, menganalisis kelayakan teknis dengan beberapa parameter teknis sesuai peraturan-peraturan yang berlaku, menghitung jumlah rumah yang optimal menggunakan aplikasi LINDO 6.1, dan menghitung kelayakan finansial serta bagaimana hasil analisis sensitivitas dengan beberapa faktor terhadap parameter kelayakan finansial. Analisis kelayakan finansial ditinjau berdasarkan parameter NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), BCR (Benefit Cost Ratio), dan PP (Payback Period). Hasil analisis kelayakan yang telah dihitung, didapatkan bahwa tipe rumah yang diminati adalah tipe 48/66 sebesar 41%, tipe 50/66 sebesar 37% dan tipe 52/73 sebesar 22%. Kesesuaian teknis sebesar 97,101%. Berdasarkan analisis finansial, dengan rumah sebanyak 120 rumah dinyatakan layak dan menguntungkan dengan nilai NPV sebesar Rp.4.771.213.270,57, IRR sebesar 28,582%, BCR sebesar 1,05796 dan PP sebesar 3,53478 tahun. Hasil analisis sensitivitas yaitu investasi ini akan tidak layak apabila perubahan pengeluaran naik sebesar 8,745% dan pendapatan turun sebesar 8,042%. Jumlah rumah optimal ada 129 unit rumah yang terdiri dari 53 unit rumah tipe 48/66, 48 unit rumah tipe 50/66, dan 28 unit rumah tipe 52/66 dengan keuntungan yang diperoleh yaitu sebesar Rp.3.578.600.000,00. Hasil analisis kelayakan finansial hasil optimasi yaitu dikatakan layak dan menguntungkan dengan nilai NPV sebesar Rp.4.505.436.580,61, IRR sebesar 29,975%, BCR sebesar 1,0779 dan PP sebesar 3,42423 tahun. Untuk analisis sensitivitas kondisi optimal yaitu investasi ini akan tidak layak apabila perubahan pengeluaran naik sebesar 10,713% dan pendapatan turun sebesar 9,676%.
PERILAKU LENTUR PROFIL BALOK H DAN KANAL C DARI BETON POLIMER VINYL ESTER – FLY ASH Wardhana, Handra Adhi; Taufiq Rochman; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan konstruksi yang semakin besar menyebabkan maraknya penelitian mengenai konstruksi yang ringan namun tidak kalah kuat. Material baja memiliki karakteristik yang kuat terhadap tarik namun berat dan mudah korosif sedangkan material beton memiliki karakteristik yang kuat terhadap tekan namun brittle. Salah satu alternatif dari kedua material tersebut adalah beton polimer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku beton polimer dari vinyl ester – fly ash yang diaplikasikan pada profil profil H dan kanal C. Penelitian ini berupaya untuk mencari komposisi yang efisien baik dari sisi kuat tekan, berat jenis, harga, dan sifat fisiknya yang nantinya diaplikasikan terhadap profil H dan kanal C dengan variasi terhadap bentang. Hasil penelitian ini didapat komposisi VE : FA = 0,3 : 0,7 adalah komposisi yang paling efisien dengan kuat tekan sebesar 66,19 MPa pada umur 3 hari, berat jenis sebesar 1.881,61 kb/m3, harga sebesar Rp 8.390 untuk 125 cm3 volume, dan sifat fisik benda uji yang mudah untuk dibuat dengan sedikit perubahan suhu dan permukaan yang rata setelah beton polimer mengeras. Beton polimer memiliki 2 jenis kehancuran yaitu kehancuran elastis dan kehancuran plastis pada saat ditekan. Komposisi ini memiliki kuat tarik sebesar 11,55 MPa dan kuat lentur sebesar 53,74 MPa pada posisi berdiri dan 57,69 MPa pada posisi tidur Didapat hasil bahwa semakin panjang bentang, balok H dan Kanal C mampu mendapat 3 - 4 siklis dengan masing-masing siklis mampu menaha beban rata-rata sebesar 7 kN. Balok H dengan panjang 155 cm mampu mendapatkan 4 siklis dengan beban rata-rata tiap siklis 7 kN dan lendutan maksimal sepanjang 60,55 mm.
ANALISIS KUAT TEKAN BETON SELF-COMPACTING CONCRETE DENGAN ADIMIXTURE VISCOCRETE 3115N Saputra, Richo; Qomariah; Sugeng Riyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya konstruksi dalam kehidupan sehari-hari mengalami kemajuan yang sangat pesat terutama ditinjau dari segi mutu beton pada konstruksi bangunan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku dari sifat fisik komposisi adimixture ViscoCrete 3115N terhadap beton Self Compacting Concrete (SCC) dan demi terwujudnya dari penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian trial error. Penelitian Analisis Kuat Tekan Beton Self-Compacting Concrete Dengan Adimixture ViscoCrete 3115N bertujuan untuk mencari presentase superplasticizer ViscoCrete 3115-N untuk beton SCC mutu tinggi dengan metode tiral error, mencari nilai beton segar Slump-flow, V-Funnel, dan L-Box untuk beton SCC menggunakan ViscoCrete 3115-N, mencari hasil kuat tekan beton keras SCC menggunakan ViscoCrete 3115-N pada hari ke 7, 14, 21 ,dan 28, mencari biaya untuk beton SCC dengan menggunakan campuran ViscoCrete 3115-N. Untuk menganalisis tersebut membutuhkan pengujian di laboratorium. Hasil penelitian ini didapatkan komposisi yang tepat untuk beton SCC mengunakan ViscoCrete 3115N sebesar 1.5% dari berat semen, hasil dari Slump-Flow mix design no.6 sebesar 60,5 cm, V-Funnel dengan waktu 5,28 detik, nilai rasio L-Box 82,71% dan mix design no.7 dengan diameter Slump-Flow 60cm, V-Funnel dengan waktu 5,16 detik, nilai rasio L-Box 90,28%. Pada hasil pengujian kuat tekan beton SCC menggunakan ViscoCrete 3115N mengalami kenaikan kuat tekan beton rata-rata benda uji mix design no.6 dengan umur 7 hari diperoleh kuat tekan sebesar 23,02 MPa, umur 14 hari sebesar 25,98 Mpa, umur 21 hari sebesar 32,29 Mpa, umur 28 hari sebesar 41,24Mpa untuk mix design no.6 mencapai mutu rencana 40Mpa di hari ke 28. Sedangkan mix design no.7 umur 7 hari sebesar 23,28 MPa, umur 14 hari sebesar 25,58 Mpa, umur 21 hari sebesar 26,69 Mpa, umur 28 hari sebesar 30,11Mpa untuk mix design no.7 mutu yang direncanakan tidak tercapai dan memperoleh kuat tekan tertinggi sebesar 35,10 di hari ke 28. Pembuatan beton SCC mengunakan ViscoCrete pada mix design no.6 dan mix design no.7 didapatkan selisih harga sebesar Rp. 16,263.00.
EVALUASI JEMBATAN MENGGUNAKAN METODE BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM (STUDI KASUS: JEMBATAN EMBONG BRANTAS KOTA MALANG) Putra, Muhammad Purwa Loja Rachman; Achendri M. Kurniawan; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Jembatan harus diperhatikan agar fungsi dari jembatan sendiri berjalan semestinya. Kondisi jembatan mempengaruhi keamanan dan kenyamanan bagi penggunannya. Bridge Management System merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menilai kondisi jembatan secara visual. Selain itu Bridge Management System dijadikan rujukan untuk pemeliharaan jembatan. Setelah dilakukan penilaian setiap elemen maka akan dinilai secara kesluruhan maka akan didapat beberapa hasil yaitu baik atau rusak ringan, rusak berat, dan Kritis atau runtuh. Dengan hasil dari nilai keseluruhan maka peneliti dapat menentukan jenis penangananya. Dari Analisa kondisi jembatan menggunakan metode Bridge Management System, maka Jembatan Embong Brantas mendapatkan nilai kondisi 2 yang berarti mengalami kerusakan yang memerlukan pemeliharaan berkala.
PROJECT PLANNING PROYEK PEMBANGUNAN ASRAMA MAHASISWA NUSANTARA SURABAYA Syahdian, Narendra Tutus; Fadjar Purnomo; Moch. Khamim
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya memiliki lahan dengan luas total mencapai 1,5 hektar, sedangkan untuk luas bangunan gedung sebesar 11.495,70 m2 serta memiliki 4 (empat) lantai, 1 (satu) lantai dasar, dan 1 (satu) lantai atap. Dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero). Pembahasan ini membuat alternative project planning yang meliputi (1) penyusunan strategi dan metode pelaksanaan, (2) perencanaan mutu dan K3L, (3) penjadwalan proyek, (4) menghitung rencana anggaran pelaksanaan proyek. Data yang dibutuhkan yaitu Detail Engineering Design , Bill of Quantity, rencana kerja dan syarat-syarat, HSPK Kota Surabaya Tahun 2021. Dalam penyusunan jadwal pekerjaan menggunakan program Microsoft Project Pro 2016 dan perhitungan RAP menggunakan program Microsoft Excel 2016. Dari hasil analisa diperoleh: (1) strategi dan metode pelaksanaan yang digunakan adalah konsep Bottom Up, (2) terdapat target mutu dan K3L yang harus dipatuhi selama pelaksanaan proyek, (3) waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan proyek Pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya adalah selama 210 hari kalender atau 32 minggu menggunakan Kurva-S, (5) biaya pelaksanaan yang dibutuhkan sebesar Rp 51.567.244.493,83.
STUDI PERBANDINGAN KEBUTUHAN PERKUATAN RC JACKETING PADA VARIASI RASIO GEDUNG 6 LANTAI DENGAN ANALISIS PUSHOVER Kalista, Salsabila Niken; Armin Naibaho; Nawir Rasidi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Variasi rasio panjang dan lebar gedung berpengaruh terhadap kemampuan gedung dalam menerima gempa. Studi ini bertujuan untuk mengestimasi biaya kebutuhan material perkuatan RC Jacketing pada setiap variasi rasio. Pada studi ini terdapat lima gedung 6 lantai yang ditinjau dengan variasi rasio perbandingan panjang per lebar 1; 1,75; 2,5; 3,25; dan 4. Analisis pushover menurut ATC-40 dilakukan untuk mengetahui kurva kapasitas, level kinerja gedung, dan letak sendi plastis. Metode RC Jacketing menurut IS 15988 : 2013 diterapkan pada sendi plastis dan sambungan balok kolom. Estimasi dimensi kolom eksisting menghasilkan kolom 400/400 mm untuk gedung I, kolom 350/460 mm untuk gedung II, 320/500 mm untuk gedung III, kolom 300/540 mm untuk gedung IV, dan kolom 270/600 mm untuk gedung V. Estimasi dimensi balok eksisting menghasilkan balok 250/400 mm untuk seluruh gedung, balok 300/450 mm untuk gedung II, balok 200/320 mm untuk gedung IV, dan balok 150/200 mm untuk gedung 5. Level kinerja dari kelima gedung menurut ATC-40 berada pada Damage Control. Perkuatan RC Jacketing dilakukan pada lantai 1 hingga 5. Gedung I membutuhkan biaya material RC Jacketing sebesar Rp190.751.601,33, gedung II membutuhkan Rp197.221.349,48, gedung III membutuhkan Rp194.564.004,29, gedung IV membutuhkan Rp211.732.431,33, gedung V membutuhkan Rp217.395.398,29. Dapat disimpulkan bahwa gedung 5 dengan rasio 4 membutuhkan biaya material RC Jacketing terbesar, gedung 1 dengan rasio 1 membutuhkan biaya material RC Jacketing terkecil. Setelah perencanaan RC Jacketing dilakukan analisis pushover kembali dan level kinerja seluruh gedung meningkat menjadi Immediate Occupancy.

Page 39 of 100 | Total Record : 991