cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
BUILDING PLANNING FOR THE MEDICAL BUILDING AT JENDERAL ACHMAD YANI UNIVERSITY BANDUNG USING SPECIAL MOMENT RESISTING FRAME SYSTEM maulana, arif irfan; zhu, chunyang
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6148

Abstract

Indonesia, as a country prone to earthquakes, motivates civil engineers to prioritize earthquake-resistant structural planning. The primary goal is to ensure that buildings not only withstand seismic forces but also exhibit ductile behavior during strong earthquakes. National standards like SNI 2847-2013 and SNI 1726-2012 provide clear guidelines for using Special Moment Resisting Frame Systems (SMRFS) in designing earthquake-resistant buildings. The implementation of these standards is crucial to be disseminated among academics, consultants, and contractors to ensure that all planning aspects meet the established safety standards. The author conducted research to design Building Medical Building at Jenderal Achmad Yani University, Bandung, integrating SMRFS according to SNI 2847-2013 and SNI 1726-2012. The location of the building in Bandung, known for its high seismic activity, emphasizes the urgency of ensuring structural reliability, especially for high-rise buildings. The planning process involved using the ETABS application for comprehensive analysis of structural resilience against seismic moment forces. Pushover analysis was employed as a method to evaluate the structural performance under earthquake loads. This method not only measures the capacity of the structure to withstand push forces but also predicts failure patterns and plasticity distribution in structural elements. Thus, pushover analysis aids in identifying weak points that require improvement or reinforcement to ensure the structure can withstand and exhibit ductile behavior during strong earthquakes. Overall, this research aims to optimize structural designs to meet high earthquake resilience requirements in accordance with geographic conditions and national standards. The application of SMRFS and pushover analysis is expected to not only enhance the structural safety of laboratory buildings but also make a significant contribution to the development of safe and sustainable infrastructure in Indonesia.
PROJECT PLANNING PROYEK JALUR LINTAS SELATAN LOT 6 KABUPATEN TULUNGAGUNG Pramadana, Alfado Rifqi; Suhariyanto, Suhariyanto; Lydianingtias, Diah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6153

Abstract

Proyek Jalur Lintas Selatan Lot 6 Kabupaten Tulungagung merupakan rangkaian Jalan Trans Jawa Selatan sepanjang 680 km di Pulau Jawa berada di seksi/Lot 6 dengan panjang 14,87 km dan lebar 13 meter. Lokasi proyek berada di Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung dan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek yang berbatasan antar dua kabupaten berbeda. Keberhasilan proyek perlu direncanakan, diorganisir, diarahkan, dikoordinasikan, dan diawasi mulai dari perencanaan alternatif strategi dan metode pelaksanaan sampai selesai untuk memenuhi target tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk menentukan: (1) Struktur Organisasi; (2) Site Layout dan Traffic Management; (3) Strategi dan Metode Pelaksanaan; (4) Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan; (5) Mutu Proyek; (6) Penjadwalan; (7) Rencana Anggaran Pelaksanaan. Data-data penunjang yang diperlukan dalam penyusunan Project Planning ini diantaranya: Ulasan Proyek dan Spesifikasi; Gambar Detail Kerja; Rencana Kesehatan Keselamatan Kerja dan Mutu; Bill of Quantity; Harga Satuan Dasar Kabupaten Tulungagung Tahun 2020. Berdasarkan hasil pembahasan Project Planning diperoleh: (1) Struktur organisasi murni; (2) Site Layout dan Traffic Management aman dan efisien; (3) Strategi dan Metode pelaksanaan bottom-up secara paralel berbentuk seksi kerja; (4) Kesehatan Keselamatan Kerja sesuai dengan kondisi lapangan dan metode pelaksanaan; (5) Mutu Proyek masing-masing pekerjaan beserta tes mutu dan inspection test plan; (6) Waktu pelaksanaan 740 hari kalender kerja; (7) seharga Rp 565.098.081.957.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR BERDASARKAN METODE INDEKS KONDISI PERKERASAN PADA JALAN NASIONAL GEMEKAN – JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Sigalingging, Willy Anderson; Ratnaningsih, Dwi; Kurniawan, Achendri M.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6170

Abstract

Jalan Nasional Gemekan – Jombang merupakan jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto. Sepanjang ruas jalan ditemukan banyak kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan pengendara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi kerusakan jalan. Jalan Nasional Gemekan – Jombang yang diteliti sepanjang 4 KM yaitu terdapat pada KM 70+775 – 73+175 dan KM 75+425 – 77+025 menggunakan metode indeks kondisi perkerasan (IKP). Berdasarkan metode indeks kondisi perkerasan (IKP), kondisi permukaan jalan pada KM 70+775 – 73+175 dan 75+425 – 77+025 diperoleh nilai IKP rata – rata pada ruas kiri sebesar 57,15 dengan kelas kondisi sedang dan ruas kanan sebesar 55,08 dengan kelas kondisi sedang, terdapat kerusakan seperti lubang, alur, retak tepi, depresi, jembul, keriting, pelapukan/pelepasan butir, retak blok, retak kulit buaya, retak memanjang, retak selip.
IMPLEMENTASI KONSEP PBSD PADA MODIFIKASI STRUKTUR ATAS GEDUNG 4 LANTAI DI KOTA MALANG Achmad, Achmad; Rochman, Taufiq; Raharjo, Bobby Asukmajaya
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6183

Abstract

Gempa bumi merupakan bencana alam yang umum terjadi hampir diseluruh dunia. Jenis bencana ini umumnya diakibatkan adanya pergerakan lapisan tanah yang disebabkan banyak faktor, salah satunya gesekan antar lempeng benua. Performance Based Seismic Design (PBSD) merupakan konsep dasar perencanaan struktur gedung tahan gempa yang didesain dengan level kerusakan. Dengan kata lain, struktur yang dirancang pasti akan mengalami kerusakan saat terjadi gempa. Konsep PBSD dinilai sebagai metode yang paling efektif dalam menanggulangi fenomena kehancuran struktur bangunan saat terjadi bencana gempa dan struktur dapat dikatakan lebih ekonomis dan lebih bersifat daktail sehingga kegagalan struktur dapat diminimalisir sekecil mungkin. Konsep PBSD yang akan diterapkan pada Gedung 4 lantai di kota Malang. Gedung akan dimodifikasi pada geometri strukturnya bertujuan mencegah rotasi pada struktur tersebut. Fungsi bangunan sebagai sekolah maka merujuk pada SNI 1726:2019 menentukan bahwa fungsi bangunan mempengaruhi tingkat risiko gempa yang terjadi dan sekolah termasuk tingkat risiko tertinggi, sebagai tambahan gempa juga diskalakan dengan gempa dinamis, sebelumnya struktur hanya dipertimbangkan hingga gempa statis. Tujuan dari skripsi ini adalah mengetahui permodelan 3D dalam mempertimbangkan kelakuan struktur, kekakuan struktur, metode CQC atau SRSS pada gaya gempa dinamik, pengecekan partisipasi massa dan pengecekan simpangan antar tingkat akibat beban gempa dan beban lainnya. Mengetahui gaya-gaya dalam yang didapat dari software setelah dikatakan aman dari pembebanan dan mendesain elemen struktur dengan acuan Ru x Rn untuk mendapatkan dimensi yang digunakan pada struktur atas dan bawah. Diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut : Dimensi B1 30/60 cm dan Tie beam dengan tulangan tarik 4D19 dan tulangan tekan 3D19. B2 25/30 cm dengan tulangan tarik 3D19 dan tulangan tekan 2D19. B3 30/40 cm dengan tulangan tarik 3D19 dan tulangan tekan 2D19. Pelat lantai tebal 125 mm dengan tulangan lentur arah x dan y 10 – 150 mm, pada tulangan susut arah x dan y 8 – 150 mm. Pelat atap tebal 100 mm dengan tulangan lentur arah x 8 – 150 mm, tulangan lentur arah y 8 – 100 mm, pada tulangan susut arah x dan y 6 – 150 mm. Pelat tangga tebal 150 mm dengan tulangan lentur arah x 10 – 200 mm dan tulangan lentur arah y 10 – 250 mm. K1 dengan tulangan 12D19. Pilecap tebal 500 mm dengan tulangan lentur atas arah x dan y D10 – 100 mm dan tulangan lentur bawah arah x dan y D16 – 100 mm. Tiang Borepile dengan dimensi 40 cm dengan jumlah tulangan 6D13. Struktur atas dikatakan translasi pada kedua arah sesuai SNI 1726:2019 pasal 7.7.3, kekakuan dan kelakukan sesuai peraturan SNI 1726:2019 dan Simpangan antar tingkat 56,25 mm (Simpangan Izin) > 27,9 mm (Simpangan terbesar terjadi) maka dikatakan aman.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN FLY OVER PENGGANTI JPL 64 KM 38+897 LINTAS SURABAYA-SOLO Habibie, Muhammad Zamzami; Riskiyah, Indah Ria; Suhariyanto, Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6198

Abstract

Proyek pembangunan Fly Over Penggantian JPL 64 KM 38+897 Lintas Suarabaya-Solo berlokasi di desa Jeruk Gamping, Kelurahan Krajan yang merupakan wilayah padat penduduk sehingga memiliki tingkat kemacetan dan risiko kecelakaan yang cukup tinggi, sehingga pembangunan fly over ini diharapkan nantinya bisa mengurangi masalah tersebut. Pembangunan fly over ini awalnya direncanakan selama 522 hari, namum kenyataannya proyek ini tidak dapat selesai tepat waktu sehingga perlu diadakan addendum, hal ini dipengaruhi oleh banyak aspek sehingga perlu disusun perencanaan proyek yang mencakup aspek tersebut dengan baik. Adapun tujuan dari penyusunan Project Planning ini adalah menentukan struktur organisasi, merencanakan Site Layout dan Traffic Management, menentukan strategi dan metode pelaksanaan, merencanakan rencana mutu dan rencana K3, menghitung durasi proyek, menghitung berapa Rencana Anggaran Pelaksanaan yang dibutuhkan. Untuk menyusun Project Planning diperlukan data-data berupa gambar kerja, rencana kerja dan syarat, dan Harga Satuan Dasar. Penyusunan rencana mutu dan rencana K3 berdasarkan Permen PUPR No. 10 Tahu 2021, penjadwalan proyek dibantu dengan software Ms. Project serta perhitungan RAP berdasarkan AHSP Permen PUPR No.8 Tahun 2023. Hasil penyusunan Project Planning ini adalah struktur organisasi fungsional, Site Layout dengan nilai Travelling Distance sebesar 485.286 dan Safety Index sebesar 404, Traffic Management dengan 3 jalan akses untuk keperluan mobilisasi dan demobilisasi. Strategi pelaksanaan dibagi menjadi 2 zona dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan, rencana mutu yang ditunjukkan dengan SOP (standar operasional prosedur) dan rencana k3 dengan melengkapi daftar HIRARC untuk mengurangi potensi kecelakaan kerja dalam pelaksanaan proyek, waktu pelaksanaan proyek selama 293 hari kalender dengan rincian hari kerja selama 7 hari dalam seminggu dan jam kerja selama 8 jam dalam sehari mulai dari pukul 08.00 sampai 17.00 dengan waktu istirahat mulai jam 12.00 sampai 13.00, serta rencana anggaran pelaksanaan sebesar Rp. 125.604.053.006.
ANALISA KERUSAKAN RUAS JALAN RAYA DEANDLES KEC. PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) As Safa, Tsalitsul Wildan; Supiyono, Supiyono; Subagyo, Udi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6213

Abstract

Pavement Condition Index (PCI) adalah salah satu sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis dan tingkat kerusakan yang terjadi dan digunakan sebagai acuan dalam pemeliharaan kerusakan jalan. Jalan Raya Deandles sendiri merupakan jalan Nasional yang pastinya dilewati banyak kendaraan-kendaraan besar dengan jumlah banyak, maka dari itu sering sekali terjadi kerusakan akibat volume kendaraan yang besar. yang mengakibatkan terjadinya kerusakan pada jalan Raya Deandles. Oleh karena itu dilakukan Analisa kerusakan jalan dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) sepanjang 5 km pada Jalan Raya Deandles. Langkah yang dilakukan dalam analisa kerusakan jalan ini ialah mengumpulkan data primer yang berupa data hasil survai kerusakan jalan dan data geometri jalan, serta data sekunder yaitu data HSPK. Oleh karena itu dilakukan survai kerusakan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan. setelah diketahui jenis kerusakan dan Tingkat kerusakan pada Jalan Raya Daendles maka dilakukan Analisa kerusakan jalan dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) sesuai dengan ASTM D6433. Kemudian menentukan jenis penanganan sesuai permen PU No.13/PRT/M/2011. selanjutnya menentukan rencana anggaran biaya perbaikan jalan. Hasil Analisa diperoleh jenis kerusakan yang terjadi berupa retak kulit buaya sebesar 2,211%, amblas 0,019%, retak pinggir 1,117%, retak sambung 0,00012%, retak memanjang / melintang 0,0405%, tambalan 1,614%, lubang 0,062%, alur 0,083%, sungkur 0,539%, dan pelepasan butir 4,342% dengan total kerusakan sebesar 3160,32 m2 atau 9,29% dari total Panjang jalan. dengan nilai PCI rata – rata sebesar 56,96 yang menandakan kondisi jalan dalam keadaan baik. Penanganan yang dilakukan sesuai dengan kondisi perkerasannya yaitu Rehabilitasi jalan. Yang meliputi perbaikan campuran aspal panas, lapis perekat aspal emulsi, penghamparan lapis penutup bubur aspal emulsi, dan pekerjaan marka jalan. Biaya yang dibutuhkan untuk penanganan kerusakan jalan raya deandles kecamatan paciran ini sebesar Rp. 318,967,500.
PERENCANAAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG START UP KOTA MALANG Qurrata, Avicenna; Sugeng Riyanto; Agustin Dita Lestari
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.5505

Abstract

Perencanaan struktur suatu konstruksi bangunan diperlukan untuk mendapatkan dimensi dan konfigurasi struktur yang paling efektif dan efisien. Perencanaan Struktur Gedung StartUp Kota Malang mengacu pada Tata Cara Perencanaan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung (SNI 2847-2019), dan Standar Perencanaan Ketahan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung (SNI 1727-2019). Beban-beban yang ditinjau untuk perencanaan mengacu pada Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1983 dan Standar Perencanaan Pembebanan untuk Bangunan Gedung (SNI 1726-2020). Perencanaan Struktur Gedung StartUp Kota Malang ini meliputi perencanaan struktur atas dan struktur bawah. Perencanaan struktur menggunakan StaadPro Connect Edition, sedangkan struktur bawah direncanakan secara manual. Struktur atas meliputi perencanaan balok, kolom, dan pelat lantai, sedangkan struktur bawah meliputi perencanaan Pile cap dan pondasi Bor Pile. Pembebanan yang ditinjau untuk perencanaan elemen struktur adalah beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Beban gempa yang dimasukkan adalah beban gempa dinamis berdasarkan respon spektrum pada lokasi Perkantoran. Data yang diperlukan adalah peta wilayah gempa, data tanah, serta gambar desain arsitektur bangunan. Pada perhitungan struktur bangunan menghasilkan moment yang digunakan untuk menghitung struktur bangunan. Hasil yang diperoleh pada perhitungan struktur atas meliputi, pelat lantai menggunakan Ø12-150, balok B1 menggunakan tulangan tumpuan bawah 5D19, tumpuan atas 7D19, lapangan 7D19, kolom K1 menggunakan tulangan 20D22, kolom K2 menggunakan tulangan 16D25, kolom K3 menggunakan tulangan 32D20, kolom K4 menggunakan tulangan 16D16, pada pilecap menggunakan tulangan D22-100 pada setiap meternya, pada borpile menggunakan tulangan 6D22 dan disebar secara merata.
IDENTIFIKASI KONDISI KERUSAKAN MENGGUNAKAN METODE IKP Pd-01-2016-B PADA RUAS JALAN RAYA SUKOLILO KABUPATEN BANGKALAN Efendi, Roikhan Alviyan; Burhamtoro; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.5625

Abstract

Jalan Raya Sukolilo – Tebul merupakan jalan yang menghubungkan dua kecamatan yaitu Kecamatan Labang dengan Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan dengan panjang jalan sejauh ±6 km. Dengan adanya kerusakan yang terjadi pada jalan tersebut memberikan ketidaknyamanan bagi para pengendara pengguna jalan. Penentuan penanganan dilakukan dengan cara penghitungan yang berpedoman pada Metode IKP 2016 Bina Marga. Dalam hasil survei dan perhitungan analasis didapatkan kerusakan dengan kategori dan persentasi kerusakan retak memanjang 0,59%, retak kulit buaya 1,3%, retak tepi 25,6%, retak sambungan 0,01%, lubang 0,01% dan pelepasan butir 72,44%. Kerusakan yang dialami dominan terjadi keparahan dari tiap titik kerusakan yang terjadi
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN JALAN TOL JAKARTA - CIKAMPEK II SELATAN PAKET 3 STA 31+400 - 62+000 Firly Regita; Suhariyanto; Anisah Nur Fajarwati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.5717

Abstract

Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Paket 3 yang terletak di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi inimemiliki panjang 31 km. Sulit dan jauhnya medan yang ditempuh, kegiatan mobilisasi, cuaca, serta metode pelaksanaan yang kurang sesuai menyebabkan keterlambatan Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan paket 3. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk penyusunan project planning yang menghasilkan struktur organisasi, site layout dan traffic management, strategi pelaksanaan, metode pelaksanaan, penjadwalan, rencana mutu, Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK), biaya dan Kurva S. Data yang digunakan antara lain gambar proyek, rencana kerja dan syarat-syarat, dan daftar harga satuan pekerjaan Kota Bekasi tahun 2023. Penyusunan penjadwalan proyek menggunakan MS Project 2016 untuk perhitungan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dan kurva s menggunakan MS Excel 2016. Project planning ini menghasilkan struktur organisasi fungsional, site layout dan traffic management dengan 4 akses pintu masuk proyek. Strategi pelaksanaan terbagi menjadi 2 zona dengan 4 alur pekerjaan. Pengendalian mutu dilakukan melalui pemeriksaan pelaksanaan pekerjaandan pengujian material, Rencan Keselamatan Konstruksi (RKK) yang diterapkan dalam proyek melibatkan beberapa hal yaitu strukstur organisasi K3, struktur organisasi tanggap darurat, identifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja yang berisikan IBPRP, peralatan penunjang program K3, jadwal program K3. Durasi waktu proyek diperoleh 1010 hari kalenderdengan total biaya pelaksanaan sebesar Rp2.411.664.576.400,00.
STUDI KELAYAKAN PENINGKATAN ALTERNATIF FUNGSI PADA SIMPANG JALAN GALUNGGUNG - JALAN RAYA LANGSEP - JALAN DIENG - JALAN TERUSAN DIENG Muhammad Ahnaf Maulana Vansya; Achendri M. Kurniawan; Helik Susilo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.5734

Abstract

Kemacetan pada persimpangan Jalan Galunggung - Jalan Raya Langsep – Jalan Dieng – Jalan Terusan Dieng yang terletak pada Kecamatan Klojen Kota Malang cenderung disebabkan oleh volume lalu lintas yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan kinerja simpang, serta memberikan alternatif perubahan fase, penambahan lajur jalan, dan menghitung estimasi biayanya. Data yang diperlukan untuk menilai kondisi eksisting persimpangan meliputi data lalu lintas, data geometrik, dan data hambatan samping. Penghitungan kinerja lalu lintas menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indoensia (PKJI) 2023. Hasil penilaian menunjukkan derajat kejenuhan sebesar 1,12 pada jam puncak sehingga tingkat pelayanan dikategorikan rendah, dengan nilai indeks F. Hasil penilaian ini kemudian digunakan sebagai dasar pemberian alternatif yang dapat meningkatkan kinerja simpang. Penghitungan biaya jalan dihitung dengan menggunakan AHSP Bina Marga. Dari hasil analisis, alternatif yang diberikan adalah pelebaran jalur, untuk menurunkan derajat kejenuhan menjadi 0,77 pada jam puncak, dengan tingkat pelayanan meningkat menjadi C. Dari hasil penghitungan tersebut diperoleh biaya pelebaran jalur sejumlah Rp.613.318.433,84.

Page 84 of 100 | Total Record : 991