cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,037 Documents
Perancangan Media Pembelajaran Pola Makan Sehat Untuk Menjaga Kesehatan Ginjal Pada Siswa Sekolah Dasar Anggy Nursyifa; Vicia Dwi Prakarti DB
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 7 (2025): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i7.534

Abstract

Penyakit Ginjal Akut (PGA) merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, dengan peningkatan kasus akibat pola makan tidak sehat, terutama padaanak-anak. Untuk mengantisipasi kejadian PGA yang terjadi di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, khususnya pada anak Sekolah Dasar, diperlukan upayaedukasi mengenai pola makan sehat. Pola makan sehat adalah konsumsi makanan seimbang yang mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh, meliputi karbohidrat, protein,lemak, vitamin, mineral, dan serat. Karya ini ditujukan untuk menciptakan mediapembelajaran berupa video animasi edukatif untuk anak usia 10–12 tahun di Kota Padang Panjang, dilengkapi dengan media pendukung seperti poster, media sosial,buku jurnal harian makanan, dan permainan edukatif. Tujuan utamanya adalah menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat sebagai upaya pencegahan gangguan ginjal. Metode perancangan menggunakan pendekatan 5W+1H dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara bersama guru, ahli gizi, dan siswa. Hasil penciptaan diwujudkan dalam pendekatan visual dan naratif yang menarik, efektif dalam menyampaikan edukasi kesehatan secara menyenangkan dan mudah dipahami
Kasus Kekerasan pada Anak Di Kabupaten Kerinci Lovina Trilenshi; Regina Arsa Sufintan; Yosi Miskori; Yosi Lara Jenita
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.535

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian serta perkembangan mental anak. Idealnya, keluarga menjadi tempat yang aman dan mendukung bagi tumbuh kembang anak. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa kekerasan terhadap anak justru sering terjadi dalam lingkungan keluarga, di mana pelaku adalah orang-orang terdekat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, dampaknya, serta karakteristik kekerasan dalam keluarga. Data diperoleh dari buku, jurnal, dan laporan resmi lembaga seperti KPAI dan Polres Kerinci. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan terhadap anak meliputi kekerasan fisik, psikis, sosial, dan seksual, yang memiliki dampak jangka pendek maupun panjang terhadap kehidupan anak, termasuk trauma, gangguan emosional, hingga kecenderungan melakukan kekerasan di masa dewasa. Faktor pemicu kekerasan dalam keluarga antara lain penyalahgunaan kekuasaan, ketimpangan status, rendahnya pendidikan pengasuhan, serta lemahnya sistem perlindungan anak. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak sebagai langkah menuju generasi emas Indonesia 2045.
Analisis bullying Yang Terjadi di Sekolah M Redho Hafiqly; Mhd. Roil Ashrof; Roy Rahmadi Putra; Yosi Lara Jenita
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.536

Abstract

Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan masyarakat. Bullying dapat berupa kekerasan fisik, verbal, atau psikologis yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok terhadap korban. Pelanggaran HAM yang terjadi dalam kasus bullying dapat berupa pelanggaran hak atas keamanan, hak atas kesehatan, dan hak atas pendidikan. Bullying masih menjadi masalah yang serius di Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebanyak 70% siswa di Indonesia pernah mengalami bullying. Bullying tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga dapat berdampak pada pelaku dan lingkungan sekitar. Bullying merupakan fenomena sosial yang merugikan dan dapat memberikan dampak negatif baik secara fisik maupun psikologis. Fenomena ini tidak terbatas pada usia, jenis kelamin atau latar belakang sosial ekonomi, namun cenderung merugikan individu yang lebih rentan (Suprapto, 2023). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam konsep bullying dalam konteks sosial dan psikologis. Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Anak membutuhkan perlindungan yang berbeda dari orang dewasa. Hal ini didasarkan pada alasan fisik dan mental anak-anak yang belum dewasa dan matang. Anak perlu mendapat perlindungan hukum dari siapapun, baik dari pemerintah, keluarga, masyarakat, dan sekolah. Perlindungan anak dari pihak pemerintah seperti adanya undang-undang tentang perlindungan anak dan kekerasan pada anak. Begitu pentingnya lingkungan sekolah yang kondusif bagi tumbuh kembang anak karena sepertiga waktunya berada di sekolah. Sekolah adalah tempat bergaul dengan teman sebaya, teman yang lebih muda ataupun lebih tua usianya, ataupun warga sekolah lainnya. karena banyaknya keberagaman di sekolah anak dituntut untuk saling menghargai dan menghormati. Keberagaman yang ada di sekolah antara lain strata sosial dan ekonomi orang tua, keadaan fisik, hal ini dapat memicu perilaku bullying pada anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu study literature dengan sumber data jurnal ilmiah, buku, artikel, dan laporan penelitian. Study literatur adalah suatu tinjauan sistematis terhadap penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya untuk memahami suatu fenomena atau masalah. Langkah penelitian studi literatur tentang bullying meliputi identifikasi topik, pengumpulan sumber relevan, analisis dan sintesis informasi, serta penyusunan laporan yang mencakup temuan dan implikasi. Metode ini membantu memahami fenomena bullying terhadap anak dari berbagai perspektif dan memberikan dasar untuk penelitian lebih lanjut. Anak-anak yang seharusnya mendapatkan rasa aman nyaman tanpa adanya kekerasan dalam kehidupannya ternyata kekerasan juga bisa terjadi pada anak-anak yaitu buliying yang pada zaman marak sekali terjadi dimana mana pada anak yang mengakibatkan terjadinya gangguan pada mental dan psikologis anak-anak berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan ditemukan bahwa kasus bullying semakin sering terjadi hal ini terjadi karena bebrapa hal pertama anak-anak yang sering menggunakan handpone dan mengakses konten kekerasan yang membentuk karakter anak suka kekerasan yang mengakibatkan anak mempraktekkan tontonan kekerasan pada temannya sehingga terjadi buliying. Kedua kurang nya pendidikan moral yang diberi oaring tua maupun guru sehingga mengakibatkan anak mudah untuk mengikuti tindakan tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan. Ketiga, sikap masyarakat yang kurang tanggap terhadap kekerasan yang terjadi pada anak tidak menegur cenderung membiarkan ketika melihat buliying. bullying membawa dampak psikis pada korbannya, yakni siswa. Bullying adakalanya verbal maupun non verbal. Bullying merupakan permasalahan serius yang harus dicegah dan dihilangkan dilingkungan dunia Pendidikan. Akibat dari bullying adalah gangguan psikis bahkan fisik. Para korban bullying sangat rentan atau trauma saat menghadapi kehidupan yakni menjalankan aktivitas keseharian, sekolah dll. Hal tersebut mempengaruhi tingkah laku keseharian siswa. Korban Bullying akan terganggu dengan aktivitas belajar. Bagaimana bisa belajar, dirinya saja secara psikis sudah susah dan tiada kenyamanan. Korban bullying tidak akan bisa sukses dalam mencapai Pendidikan, kecuali bila trauma sudah hilang. Begitu besar efek dari Tindakan bullying. Melihat dari fenomena ini maka sekolahan sedini mungkin meminimalisisr tindakan bullying. Sekolah yang bebas dari bullying akan menghasilkan murid yang berkualitas.Untuk itu perlu kerja sama antara pihak sekolahan, orang tua, anak serta peran masyarakat yang berpartisipasi terhadap hak-hak anak agar terbebas dari bullying. Korban bullying yang akut tidak menutup kemungkinan hingga membawa kematian .
Peran Guru dalam Mencegah Pelanggaran HAM Bullying di Sekolah Dasar Gina Fadhilah Ramadhani; Iis Yulia Fuji Astuti; Iola Amelia Arsanti; Yosi Lara Jenita
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru dalam mencegah tindakan bullying yang merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di lingkungan sekolah dasar. Bullying sering terjadi dalam bentuk kekerasan fisik maupun psikologis yang berulang dan berdampak negatif terhadap perkembangan emosional dan sosial peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara kepada guru dan kepala sekolah di SD Negeri 15/III Tanjung Pauh Mudik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam pencegahan bullying melalui pengawasan, pembinaan karakter, sosialisasi nilai-nilai kemanusiaan, dan pemberian nasihat kepada siswa. Guru juga bertindak sebagai mediator dan fasilitator dalam menyelesaikan konflik serta membentuk lingkungan belajar yang aman dan ramah anak. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan pendidikan kewarganegaraan dan nilai-nilai Pancasila sejak dini sebagai langkah preventif terhadap pelanggaran HAM di sekolah dasar.
Faktor Penyebab Pengangguran dan Kemiskinan serta Peran Pemerintah dalam Pemberdayaan UMKM di Indonesia Reni Sesmita; Wiwit Tri Nolya; Yusi Marsa Heriyandini; Yosi Lara Jenita
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.538

Abstract

Kemiskinan dan pengangguran merupakan dua persoalan utama yang saling berkaitan dan menjadi tantangan besar bagi negara berkembang seperti Indonesia. Kemiskinan bersifat multidimensional, tidak hanya mencakup aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut keterbatasan akses terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, serta jaringan sosial. Dalam konteks pembangunan ekonomi, keberhasilan suatu negara diukur tidak hanya dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Tingginya angka pengangguran di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor seperti rendahnya kualitas pendidikan, terbatasnya layanan kesehatan, minimnya lapangan kerja, serta kondisi geografis yang terisolasi. Krisis ekonomi 1997 dan penurunan konsumsi domestik memperburuk kondisi tersebut, memperlebar kesenjangan sosial dan meningkatkan angka kriminalitas. Upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah ini dinilai belum sepenuhnya efektif karena masih bersifat bantuan jangka pendek. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat, pelatihan keterampilan, penguatan sektor UMKM, serta penciptaan lapangan kerja di sektor padat karya. Pemerintah harus berperan sebagai fasilitator dalam pembangunan ekonomi yang inklusif agar masyarakat miskin dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup secara mandiri.
Analisis Dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga Terhadap Kesehatan Mental Korban Azizi Zuhaira; Jesika Sonia; Kelvin Yufa Satrio; Yosi Lara Jenita
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 8 (2025): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i8.539

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia dan tindak kejahatan yang terjadi di lingkungan keluarga, melibatkan kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kekerasan dimaknai sebagai tindakan yang menimbulkan luka fisik maupun kerusakan. KDRT sering kali terjadi dalam hubungan keluarga yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan harmonis. Faktor penyebab KDRT sangat beragam, mulai dari masalah ekonomi, perselingkuhan, budaya patriarki, hingga gangguan psikologis pelaku. Dampak KDRT terhadap korban, terutama perempuan, sangat serius dan mencakup luka fisik, gangguan psikologis seperti PTSD, depresi, serta efek negatif terhadap anak-anak yang menjadi saksi atau korban langsung. Selain itu, dampak sosial dan stigma masyarakat turut memperparah penderitaan korban. Penanganan KDRT membutuhkan dukungan hukum, perlindungan terhadap korban, dan kesadaran masyarakat bahwa KDRT adalah masalah publik yang harus dicegah dan diberantas.
Isolasi dan Analisis Filogenetik Mikroba Dominan dalam Proses Fermentasi Tape Ketan Arum Dwi Arimbi; Ardi Mustakim
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 7 (2025): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i7.540

Abstract

Tape ketan merupakan produk fermentasi tradisional yang digemari masyarakat Indonesia, namun hingga kini proses fermentasinya masih bersifat tradisional dan belum terstandarisasi secara mikrobiologis. Ketidakpastian komposisi mikroba dominan dalam ragi tape ketan menyebabkan inkonsistensi mutu produk serta minimnya eksplorasi terhadap potensi fungsional mikroba tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis mikroba dominan yang berperan dalam fermentasi tape ketan serta menganalisis hubungan kekerabatannya secara filogenetik. Studi dilakukan dengan pendekatan studi literatur yang disimulasikan melalui tahapan isolasi kultur, karakterisasi morfologi, dan analisis sekuens gen 16S rRNA dan ITS. Hasil sintesis menunjukkan bahwa mikroba dominan meliputi Lactococcus lactis ssp. lactis (35%), Candida famata (20%), Pichia angusta (15%), Mucor sp. (18%), dan Aspergillus sp. (12%). Pohon filogenetik menunjukkan keterkaitan antar mikroba berdasarkan kedekatan taksonomi dan peran fermentatifnya. Temuan ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan starter kultur terstandar dan probiotik lokal berbasis tape ketan yang aman dan bernilai fungsional tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan pangan fermentasi lokal yang berorientasi farmasi dan kesehatan masyarakat.
Karya Tari Bisik Dalam Hijau Dari Konflik Perebutan Air Sawah Di Nagari Paninggahan Dewi Safitri; Dony Osmond; Wahida Wahyuni; Idun Ariastuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 7 (2025): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i7.541

Abstract

Karya tari “Bisik dalam Hijau” terinspirasi dari konflik perebutan air sawah di Nagari Paninggahan, Kabupaten Solok. Karya ini mengambarkan ketamakan manusia dalam menguasai sumber daya air, yang menjadi pemicu ketimpangan dan perpecahan di Tengah kehidupan masyarakat petani. Ketamakan di interpretasikan dalam bentuk simbol Gerak yang mengambarkan ketamakan, pola lantai, serta dinamika tubuh yang mewakili tindakan perebutan baik dilakukan secara terang- terangan maupun secara diam-diam. Proses penciptaan dilakukan dalam penciptaan melalui eksplorasi, improvisasi, komposisi dan observasi. Karya di bentuk tiga bagian, tumbuhnya rasa ingin memiliki, ragam bentuk ketamakan dan dampak ketamakan di kehidupan sosial.” Bisik dalam Hijau” tidak hanya menampilkan bentuk pertujukan tari, tetapi juga menjadi ruang refleksi tentang pentingnya keadilan, kebersamaan, dan kesadaran sosial dalam mengelolah sumber daya alam.
Test Studi Komparatif: Efek Antidepresan Sintetik Vs Herbal Dengan Pendekatan FST (Forced Swim Test) Pada Model Hewan Coba Adhel Arfiani Achmad; Della Rossa Ahmad; ⁠St. Nur Rezky Auliyah J; Nurul Aisyah; Muh. Amal; Putri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 7 (2025): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i7.542

Abstract

Psikotropika merupakan zat yang bekerja secara selektif pada sistem saraf pusat dan dapat memengaruhi perilaku, perasaan, serta pikiran seseorang. Penggunaan psikotropika secara berlebihan dapat menimbulkan risiko ketergantungan, namun dalam dosis dan indikasi medis tertentu, zat ini dapat dimanfaatkan sebagai terapi gangguan kecemasan dan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek relaksasi dari empat jenis senyawa psikotropika, yaitu estazolam, alprazolam, zolpidem, dan doxylamine succinate, dibandingkan dengan kontrol (NaCMC 0,5%) dan tanaman herbal Justicia gendarussa terhadap hewan uji mencit jantan menggunakan metode Forced Swim Test. Parameter yang diamati adalah durasi swimming (aktivitas motorik aktif) dan floating (imobilitas) selama 6 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok estazolam memiliki efek sedatif paling kuat dengan rata-rata durasi swimming 1427 detik dan floating 373 detik. Zolpidem dan doxylamine succinate menunjukkan efek sedang, dengan durasi floating 883,5 detik dan 900 detik. Sementara alprazolam menghasilkan efek yang lebih ringan. Menariknya, kelompok Justicia gendarussa menunjukkan durasi floating tertinggi (1708 detik), bahkan lebih tinggi dari kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua zat yang menyebabkan imobilitas bersifat sedatif terapeutik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pemanfaatan zat aktif secara selektif dalam pengembangan terapi gangguan tidur atau kecemasan berbasis farmakologi maupun herbal..
Kampanye Sosial Melawan Stigma Negatif Terhadap Gaya Hidup Metroseksual Armando; Nefri Anra Saputra; Aryoni Ananta
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 7 (2025): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i7.543

Abstract

Penelitian ini merupakan studi perancangan kampanye sosial yang bertujuan untuk melawan stigma negatif terhadap gaya hidup metroseksual serta mengedukasi pentingnya merawat diri secara seimbang tanpa terjebak dalam konstruksi maskulinitas tradisional. Kampanye ini dirancang dengan pendekatan komunikasi visual menggunakan prinsip 5W+1H untuk merumuskan strategi dan pesan yang tepat, disesuaikan dengan karakteristik pria usia 18–35 tahun, serta disebarluaskan melalui media sosial Instagram sebagai platform utama. Hasil perancangan menunjukkan bahwa kampanye ini berhasil meningkatkan kesadaran dan membuka pandangan audiens pria terhadap konsep metroseksual dan stigma yang menyertainya. Hal ini terlihat dari tanggapan positif responden terhadap konten kampanye yang dianggap menarik dan mampu memengaruhi cara pandang mereka. Penggunaan media sosial terbukti efektif dalam menjangkau target audiens secara luas. Kampanye ini memiliki potensi untuk dikembangkan melalui berbagai media dan strategi visual guna memperluas jangkauan edukasi.

Page 52 of 104 | Total Record : 1037