cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 967 Documents
Bank Sampah Sebagai Ruang Publik Perempuan: Kajian Antropologi Tentang Interaksi Sosial Pada Masyarakat Kampung Nelayan Untia Ahmad Maulana; Abdul Rahman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.959

Abstract

Penelitian ini membahas peran Bank Sampah di Kampung Nelayan Untia sebagai ruang publik baru bagi perempuan nelayan. Dimana dulunya tempat ini hanya menjadi tempat transit sampah, sekarang telah berubah menjadi wadah untuk berkumpulnya perempuan nelayan. Perempuan bisa keluar dari rumah, pilah sampah bareng, berbicara satu sama lain, dan membantu menjaga lingkungan kampung menjadi bersih dan nyaman. Temuan utama menunjukkan Bank Sampah mengubah cara pandang perempuan mengenai ruang publik. Ibu Sukiyah, Jamilah, dan Hanirah cerita awalnya ragu, tapi lama-lama biasa dan nyaman ikut berkegiatan. Interaksi ini rutin dilakukan sehingga perempuan di Kampung Nelayan Untia menimbulkan rasa kepemilikan terhadap lingkungan atas kampungnya yang bersih, dari menimbang sampah hingga menjadi kebiasaan dirumah untuk memilah sampah. Analisis pada tulisan ini memakai teori Habermas soal ruang publik egaliter tanpa adanya hierarki, interaksi Koentjaraningrat yang menghubungkan adanya hubungan timbal balik, antropologi femiis yang menekankan tentang akses publik terhadap lawan patriarki domestik, plus Wati dkk. (2025) soal pengelolaan komunitas tingkatkan kesadaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif lewat wawancara dan observasi di TPS 3R Untia. Peneliti menyarankan untuk memperluas program bank sampah dipesisir dengan pendekatan gender agar perempuan makin berdaya. Kajian antropologi ini bukti inisifatif sampah bisa mengubah struktur sosial pada komunitas marginal.
Rendahnya Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan Olifia Maysira; Restu Nasletia; Gilang Ramadhan; Putri Desmaya Natasya; Siska Widyawati
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.960

Abstract

Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan faktor penting dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat. Namun, pencemaran lingkungan di Kecamatan Sungai Pagu, Muara Labuh masih menjadi persoalan karena rendahnya kepedulian masyarakat dalam pengelolaan sampah, seperti membuang sampah ke sungai dan menumpuk sampah di lahan kosong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, dampaknya, serta upaya penanganan yang dapat dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan teknik observasi lapangan, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencemaran lingkungan di Sungai Pagu disebabkan oleh perilaku masyarakat, pembiasaan budaya, dan minimnya pengetahuan lingkungan. Dampaknya meliputi penurunan kualitas ekosistem sungai, meningkatnya risiko gangguan kesehatan, serta terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Upaya penanganan yang diperlukan mencakup edukasi lingkungan berkelanjutan, penegakan aturan, pengawasan, dan peningkatan infrastruktur pengelolaan sampah. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi peningkatan kebersihan lingkungan secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Dampak Pelanggaran Kode Etik Profesi Guru Terhadap Proses Pembelajaran Siska Cantika Putri; Meli Susanti; Azizah Kurnia; Siska widyawati
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.961

Abstract

Kode etik profesi guru merupakan dasar penting untuk menjaga profesionalisme dan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan sekolah. Seorang guru bukan hanya bertugas memberikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi contoh baik dalam hal moral dan perilaku bagi siswanya. Jika seorang guru melanggar kode etik, misalnya dengan meninggalkan kelas saat jam mengajar, hal ini menunjukkan kurangnya tanggung jawab dan disiplin. Hal tersebut juga akan memengaruhi proses belajar mengajar secara negatif. Dampaknya antara lain berupa menurunnya semangat belajar siswa, gangguan suasana kelas, hilangnya kepercayaan siswa terhadap guru, serta penurunan hasil belajar mereka. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan pelanggaran etika secara terus menerus. Langkah tersebut meliputi pembinaan profesional, peningkatan kompetensi guru, pengawasan terhadap kinerja, serta kebijakan pendidikan yang seimbang antara tugas mengajar dan tugas administratif. Dengan menerapkan kode etik secara konsisten dan didukung oleh seluruh pihak yang terlibat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, profesional, serta mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan potensi siswa secara optimal. Dalam penelitian ini, penulis menerapkan pendekatan kualitatif yang melibatkan kajian pustaka, yaitu dengan mengumpulkan data dari buku dan jurnal yang relevan. Pelanggaran terhadap kode etik oleh guru dapat berakibat pada penurunan kualitas pembelajaran dan kegagalan dalam mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan.
Perancangan Media Edukasi Mengenai Pentingnya Peran Pola Asuh Orang Tua Dalam Mendampingi Perkembangan Anak Laras Fla Rizki Pronika; Nefri Anra Saputra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.962

Abstract

Permasalahan pola asuh yang tidak tepat masih banyak ditemukan di Indonesia dan berkontribusi terhadap hambatan perkembangan sosial, emosional, dan psikologis anak. Rendahnya akses pendidikan parenting serta kurangnya kesadaran calon orang tua menjadi faktor utama munculnya praktik pengasuhan yang kurang layak. Penelitian penciptaan ini bertujuan merancang media edukasi yang informatif, komunikatif, dan mudah dipahami mengenai pentingnya peran pola asuh orang tua dalam mendampingi perkembangan anak. Metode perancangan dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan psikolog anak dan parenting, studi pustaka, serta penyebaran kuesioner kepada 150 responden usia 17–25 tahun. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 100% responden menyatakan pentingnya mempersiapkan pola asuh sebelum menikah, sementara 81% responden menilai buku interaktif sebagai media edukasi yang paling efektif. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang media utama berupa buku interaktif yang didukung media pendukung seperti video edukasi, poster, dan media sosial. Media ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta kesiapan psikologis remaja dan dewasa awal dalam menerapkan pola asuh yang tepat sesuai tahap perkembangan anak.
Strategi Pembelajaran Inovatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Akademik Peserta Didik Disabilitas Intelektual Di Sekolah Inklusif Kamelia Kontesa; Andini Nadya Putri; Muhammad Danil Adli; Anggita Damaraini; Eka Puji Lestari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.963

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kemampuan akademik peserta didik di sekolah inklusif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru pendidikan khusus dan peserta didik dengan disabilitas intelektual ringan pada jenjang sekolah dasar inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi multisensori, pembelajaran berbasis proyek, dan penggunaan media visual serta digital mampu meningkatkan pemahaman konsep, partisipasi, dan kemandirian belajar peserta didik, sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif. Peran guru sebagai fasilitator menjadi faktor penting dalam penyesuaian strategi pembelajaran terhadap kebutuhan individu. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa keterbatasan sarana, kurangnya pelatihan guru, dan minimnya pemahaman tentang pendidikan inklusif. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sekolah dan pemerintah serta kolaborasi dengan orang tua untuk memastikan keberlanjutan praktik pembelajaran inklusif. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan berkelanjutan strategi inovatif dan peningkatan kompetensi profesional guru melalui pelatihan terpadu.
Penyalahgunaan Jabatan Guru Memanfaatkan Murid Untuk Mendapatkan Untung Berjualan Di Kelas Aditya Nugraha Jonathan; Afdhal Dinil Haq Ayuma; Titian Kasih Puja Kasupa
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.964

Abstract

Penyalahgunaan kekuasaan seorang guru yang memanfaatkan siswa untuk berjualan keuntungan melalui penjualan di kelas merupakan suatu fenomena yang bertentangan dengan prinsip etika profesional, regulasi pendidikan, serta hak-hak siswa. Jurnal ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan tersebut, menganalisis penyebabnya, mengevaluasi dampak yang ditimbulkan bagi siswa, guru, dan lingkungan pendidikan, serta merumuskan strategi penanggulangan yang holistik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif menggunakan metode studi kasus, wawancara dengan pihak-pihak terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyalahgunaan kekuasaan termasuk memaksa siswa untuk membeli barang dagangan milik guru, memanfaatkan waktu belajar untuk berjualan, serta menggunakan posisi guru untuk mempromosikan produk kepada siswa dan orang tua. Penyebabnya meliputi rendahnya pemahaman tentang etika profesi, tekanan ekonomi, minimnya pengawasan, dan lemahnya sanksi terhadap pelanggar. Dampak yang ditimbulkan antara lain gangguan dalam proses pembelajaran, terjadinya diskriminasi terhadap siswa yang tidak mampu membeli, penurunan kepercayaan masyarakat terhadap sektor pendidikan, dan kerusakan reputasi profesi guru. Berdasarkan analisis yang dilakukan, disarankan agar dilakukan peningkatan pembinaan etika profesi guru, penguatan terhadap sistem pengawasan dan kontrol, penerapan sanksi tegas bagi pelanggar, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai hak-hak siswa.
Studi Kasus Pelanggaran Etika Guru Dalam Kedisiplinan Waktu: Keterlambatan Dalam Pertukaran Jam Guru Khalifa Dilla; Khairin Anisa; Nazwa Aura Dwi Vernanda; Siska Widyawati4
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.965

Abstract

Kedisiplinan dalam mengatur waktu adalah salah satu elemen kunci dalam etika profesional seorang pengajar yang berpengaruh langsung terhadap kualitas kegiatan belajar. Namun, pada kenyataannya masih terdapat pelanggaran etika terutama yang berkaitan dengan keterlambatan guru dalam melaksanakan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran etika oleh guru terkait kedisiplinan waktu melalui penelitian kasus tentang keterlambatan dalam pertukaran sesi mengajar. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus mengandalkan observasi dan analisis situasi di dalam kelas. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa keterlambatan guru pengganti berdampak pada gangguan Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa keterlambatan guru pengganti berdampak pada gangguan dalam proses pembelajaran, menurunkan efektifitas waktu belajar, serta dapat memberikan contoh negatif bagi siswa. Faktor yang menyebabkan keterlambatan dalam pertukaran sesi belajar. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, mengndalkan observasi dan analisis situasi didalam kelas. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa keterlambatan guru pengganti berdampak pada gangguan dalam proses pembelajaran, menurunkan efektifitas waktu belajar, serta dapat memberikan contoh negatif bagi siswa. Faktor yang menyebabkan keterlambatan meliputi kurangnya koordinasi antar pengajar dan ketiadaan prosedur resmi dalam pertukaran jadwal mengajar. Berdasarkan hasil tersebut, perlu ada peningkatan kesadaran di sekolah terkait disiplin waktu untuk mencegah terulangnya pelanggaran serupa dikemudian hari.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Inovatif Bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Rina Efriyani; Indah Novita M.Alim; Jesa Nurul Anahari; Rangga Leonardi; Eka Puji Lestari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.966

Abstract

Peserta didik berkebutuhan khusus memiliki perbedaan karakteristik dan kebutuhan belajar dibandingkan peserta didik pada umumnya, sehingga memerlukan layanan pendidikan yang disesuaikan, khususnya dalam pemilihan media pembelajaran. Media pembelajaran berfungsi sebagai sarana untuk memperjelas materi, meningkatkan motivasi, serta membantu mengatasi hambatan belajar yang dialami peserta didik berkebutuhan khusus. Artikel ini bertujuan mengkaji pemanfaatan media pembelajaran inovatif berdasarkan jenis dan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus melalui kajian deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang tepat dan inovatif mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna, sehingga pendidik dituntut memiliki pemahaman komprehensif dalam menyesuaikan media dengan kebutuhan individual peserta didik
Terapi Bermain Sebagai Pendekatan Edukatif dalam Mengembangkan Aspek Sosial dan Emosional Anak Berkebutuhan Khusus Sovia Putri Julita; Mutia Septia Putri; Fani Dwi Rosyta; Eka Puji Lestari4
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.967

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran terapi bermain sebagai pendekatan edukatif dalam mengembangkan aspek sosial dan emosional anak berkebutuhan khusus. Terapi bermain dipandang penting karena anak berkebutuhan khusus memiliki karakteristik perkembangan yang berbeda, sehingga sering mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial, mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi. Pendekatan yang digunakan adalah kajian literatur, dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan laporan penelitian yang relevan mengenai terapi bermain dan perkembangan sosial-emosional anak. Analisis difokuskan pada bagaimana kegiatan bermain dapat meningkatkan kemampuan sosial seperti berbagi, bergiliran, bekerja sama, dan memahami aturan sosial, serta kemampuan emosional seperti mengenali perasaan diri, menyalurkan emosi secara sehat, dan meningkatkan empati. Hasil kajian menunjukkan bahwa terapi bermain efektif menyediakan lingkungan yang aman dan menyenangkan bagi anak untuk bereksperimen, belajar interaksi sosial, dan mengekspresikan emosi secara adaptif. Keberhasilan intervensi ini sangat dipengaruhi oleh peran pendidik, terapis, lingkungan yang mendukung, serta keterlibatan orang tua. Kesimpulannya, terapi bermain merupakan strategi edukatif yang adaptif dan efektif dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional anak berkebutuhan khusus serta dapat dijadikan intervensi yang bermakna dalam praktik pendidikan khusus.
Implementasi Pendekatan Komunikatif Dalam Pembelajaran Menulis Teks Prosedur Di Sekolah Dasar Jesa Nurul Anahari; Anggita Damaraini; Shera Aguwera; Lili Ratnasari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.968

Abstract

Pendekatan komunikatif menekankan penggunaan bahasa secara kontekstual dan bermakna dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran menulis teks prosedur di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilaksanakan pada peserta didik kelas V dengan komposisi siswa perempuan lebih banyak dibandingkan siswa laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif meningkatkan keaktifan siswa dan kualitas struktur tulisan teks prosedur. Variasi partisipasi siswa dipahami sebagai dinamika pembelajaran, bukan perbedaan kemampuan individual. Pendekatan komunikatif dinilai efektif untuk mendukung pembelajaran menulis teks prosedur yang kontekstual dan bermakna di sekolah dasar.