cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
081238525690
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sportify Journal
ISSN : -     EISSN : 28074076     DOI : https://doi.org/10.36312/sjf
Core Subject : Education, Social,
Sportify Journal is a national scientific journal that is open to seeking innovation, creativity, and novelty. The journal aims to facilitate scientific publication of research results in Indonesia and boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Terms of publishing the manuscript were never published or not filed in other journals, and manuscripts originated locally and internationally. Sportify Journal is a peer-reviewed journal managed and published by LITPAM. Sportify Journal is Published two times a year, in June and December by publishing research results and critical analysis studies in the fields of Physical Education, Sports Coaching, Physical Activity, Sports Tourism, Sports Medicine, Sport Psychology, Sports History, Sports Biomechanics, Sports Pedagogy, Sports Physiology, Sports Facilities, Sociology of Sport, Sports Law, Sports Management, Philosophy of Sport, Motor Learning and Control, and Traditional Sports.
Articles 93 Documents
Peningkatan Ketepatan Shooting dan Passing melalui Latihan Wall Player pada Pemain Sepak Bola Putra U-17 Qadriansyah, M.; Muhsan, Muhsan; Yosika, Ghana Firsta
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5062

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan ketepatan shooting dan passing pemain sepak bola putra U-17 Garuda Electric Dompu setelah mengikuti latihan Wall Player. Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan 15 pemain yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa tes menembak bola ke sasaran dan tes passing–stopping selama 30 detik. Perlakuan diberikan dalam 16 sesi latihan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan paired sample t-test. Hasil menunjukkan rerata shooting meningkat dari 55,72 menjadi 64,68, sedangkan rerata passing meningkat dari 9,60 menjadi 11,30. Uji t menunjukkan peningkatan signifikan pada shooting, t(14) = 4,136, p < 0,01, d = 1,07, dan passing, t(14) = 5,801, p < 0,001, d = 1,50. Latihan Wall Player berasosiasi dengan peningkatan ketepatan shooting dan passing, tetapi temuan perlu ditafsirkan hati-hati karena tidak ada kelompok kontrol. Improving Shooting and Passing Accuracy through Wall Player Training among U-17 Male Football Players Abstract This study aimed to analyze improvements in shooting and passing accuracy among male U-17 soccer players at Garuda Electric Dompu after participating in Wall Player training. A one-group pretest–posttest design was employed with 15 players selected through purposive sampling. The instruments consisted of a target shooting test and a 30-second passing–stopping test. The intervention was conducted over 16 training sessions. Data were analyzed using descriptive statistics, normality testing, and paired sample t-tests. The results showed that mean shooting accuracy increased from 55.72 to 64.68, while mean passing accuracy increased from 9.60 to 11.30. The t-test indicated significant improvements in shooting, t(14) = 4.136, p < .01, d = 1.07, and passing, t(14) = 5.801, p < .001, d = 1.50. Wall Player training was associated with improved shooting and passing accuracy; however, the findings should be interpreted cautiously due to the absence of a control group.
Efektivitas Latihan Chase Down dan Sudden Death terhadap Peningkatan Kecepatan Dribbling Pemain Sepak Bola Fajrani, Faisal; Subakti, Subakti; Akhmad, Noor
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5063

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas latihan Chase Down dan Sudden Death terhadap peningkatan kecepatan dribbling pemain sepak bola GAMA PA. Kesenjangan penelitian terletak pada masih terbatasnya studi yang membandingkan dua bentuk latihan berbasis permainan tersebut pada konteks pemain klub lokal. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pretest–posttest dua kelompok tanpa kontrol eksternal. Sampel berjumlah 22 pemain yang dibagi menjadi kelompok Chase Down dan Sudden Death, masing-masing 11 pemain. Instrumen penelitian berupa tes menggiring bola menggunakan cone dan stopwatch. Latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan 18 sesi perlakuan. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan perbandingan perubahan skor. Hasil menunjukkan waktu dribbling kelompok Chase Down menurun dari 11,1064 menjadi 11,0773 detik, t(10) = 4,891, p = 0,001, d = 1,47. Kelompok Sudden Death menurun dari 10,7373 menjadi 10,7018 detik, t(10) = 3,180, p = 0,010, d = 0,96. Kedua latihan efektif meningkatkan dribbling, dengan penurunan waktu Sudden Death sedikit lebih besar secara deskriptif. The Effectiveness of Chase Down and Sudden Death Drills on Improving Soccer Dribbling Speed Abstract This study aimed to analyze the effectiveness of Chase Down and Sudden Death drills in improving soccer dribbling speed among GAMA PA players. The research gap lies in the limited evidence comparing these two game-like drills in a local club context. A quantitative two-group pretest–posttest design without an external control group was applied. The sample consisted of 22 players divided into a Chase Down group and a Sudden Death group, with 11 players in each group. The instrument was a soccer dribbling test using cones and a stopwatch. The intervention was conducted over six weeks with 18 training sessions. Data were analyzed through descriptive statistics, normality testing, homogeneity testing, paired sample t-tests, and score-change comparison. The Chase Down group reduced dribbling time from 11.1064 to 11.0773 seconds, t(10) = 4.891, p = .001, d = 1.47. The Sudden Death group reduced dribbling time from 10.7373 to 10.7018 seconds, t(10) = 3.180, p = .010, d = 0.96. Both drills improved dribbling performance, with Sudden Death showing a slightly larger descriptive time reduction.
Pengaruh Latihan Standing Triple Jump dan Lateral Jump Over Barrier terhadap Kemampuan Smash Pemain Bola Voli Hilman, M; Rindawan, Rindawan; Suwarli, Suwarli
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5064

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan Standing Triple Jump dan Lateral Jump Over Barrier terhadap kemampuan smash pemain bola voli Portema Masbagik. Penelitian menggunakan desain eksperimen pretest–posttest two-treatment design. Sampel berjumlah 20 pemain aktif yang dipilih melalui total sampling dan dibagi menjadi dua kelompok menggunakan ordinal pairing berdasarkan kemampuan awal smash. Kelompok pertama memperoleh latihan Standing Triple Jump, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan Lateral Jump Over Barrier selama 12 pertemuan. Instrumen penelitian menggunakan tes kemampuan smash bola voli. Data dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil menunjukkan Standing Triple Jump meningkatkan rerata smash dari 10,50 menjadi 12,00, p = 0,000, sedangkan Lateral Jump Over Barrier meningkat dari 10,90 menjadi 12,40, p = 0,002. Uji antarkelompok menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kedua latihan, p = 0,470. Kedua latihan dapat digunakan sebagai variasi plyometric untuk meningkatkan kemampuan smash. The Effects of Standing Triple Jump and Lateral Jump Over Barrier Training on Volleyball Smash Ability Abstract This study aimed to analyze the effects of Standing Triple Jump and Lateral Jump Over Barrier training on volleyball smash ability among Portema Masbagik players. A pretest–posttest two-treatment experimental design was applied. The sample consisted of 20 active players selected through total sampling and divided into two balanced groups using ordinal pairing based on initial smash ability. The first group received Standing Triple Jump training, while the second group received Lateral Jump Over Barrier training over 12 sessions. Smash ability was measured using a volleyball smash performance test. Data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, paired sample t-tests, and independent sample t-tests. The results showed that Standing Triple Jump increased mean smash score from 10.50 to 12.00, p = .000, while Lateral Jump Over Barrier increased it from 10.90 to 12.40, p = .002. Between-group testing showed no significant difference, p = .470. Both drills can be used as plyometric variations to improve volleyball smash ability.
Profil Motivasi Belajar Pendidikan Jasmani Siswa Sekolah Dasar Berdasarkan Gender: Studi di SDN 4 Praya Warzana, Achmad Restu; Kesumah, Dadang Warta Chanra Wira; Supriadin, Supriadin
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5065

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil motivasi belajar pendidikan jasmani siswa kelas VI SDN 4 Praya berdasarkan gender. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel berjumlah 51 siswa, terdiri atas 29 laki-laki dan 22 perempuan, yang dipilih melalui stratified random sampling. Instrumen berupa angket Likert; dari 40 butir awal, 27 butir dinyatakan valid. Data dianalisis menggunakan frekuensi, persentase, dan interpretasi kategori motivasi. Hasil menunjukkan bahwa motivasi siswa secara umum positif, tetapi polanya berbeda. Siswa laki-laki lebih menonjol pada keaktifan lapangan dan orientasi prestasi olahraga, sedangkan siswa perempuan lebih kuat pada perhatian, kesungguhan, pencarian bantuan guru, dan perencanaan belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi pendidikan jasmani tidak dapat digeneralisasi secara sederhana berdasarkan gender. Guru disarankan menerapkan strategi pembelajaran yang inklusif, memberi kesempatan praktik setara, dan memperkuat dukungan motivasional bagi seluruh siswa. Gender-Based Profiles of Elementary Students’ Motivation in Physical Education: A Study at SDN 4 Praya Abstract This study aimed to describe Grade VI students’ motivation profiles in physical education by gender at SDN 4 Praya. A quantitative descriptive survey design was employed. The sample consisted of 51 students, including 29 boys and 22 girls, selected through stratified random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire; of 40 initial items, 27 were declared valid. The data were analyzed using frequencies, percentages, and motivational category interpretation. The findings showed that students’ motivation was generally positive, but the patterns differed by gender. Boys were more prominent in field activeness and sport achievement orientation, whereas girls showed stronger attention, seriousness, teacher-help seeking, and learning planning. The study concludes that physical education motivation should not be generalized simplistically by gender. Teachers are recommended to implement inclusive teaching strategies, provide equal practice opportunities, and strengthen motivational support for all students.
Profil Pengetahuan Strategi dan Taktik Bermain Futsal pada Peserta Ekstrakurikuler SMPN Satap Ngadu Mbolu NTT Kurniawan, Nedin; Permadi, Andi Gilang; Fitriatun, Erna
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5066

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal SMPN Satap Ngadu Mbolu NTT tentang strategi dan taktik bermain futsal. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei melalui tes benar-salah. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah 30 siswa peserta ekstrakurikuler futsal kelas VII dan VIII. Instrumen awal terdiri atas 54 butir, kemudian melalui expert review, uji validitas, dan uji reliabilitas diperoleh 18 butir valid dengan koefisien Spearman-Brown 0,700 dan Guttman Split-Half 0,698. Data dianalisis menggunakan frekuensi, persentase, dan kategori pengetahuan. Hasil menunjukkan pengetahuan strategi berada pada kategori sedang dengan rata-rata 43; pengetahuan taktik berada pada kategori sedang dengan rata-rata 57; dan pengetahuan gabungan strategi-taktik juga berada pada kategori sedang, dengan 67% siswa dalam kategori sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa memahami konsep dasar, tetapi belum menguasai penerapan strategis dan taktis secara mendalam. Knowledge Profile of Futsal Playing Strategies and Tactics among Extracurricular Participants at SMPN Satap Ngadu Mbolu, East Nusa Tenggara Abstract This study aimed to describe the knowledge level of futsal extracurricular participants at SMPN Satap Ngadu Mbolu, East Nusa Tenggara, regarding futsal playing strategies and tactics. A quantitative descriptive survey design was used through a true-false objective test. The population and sample consisted of 30 Grade VII and VIII futsal extracurricular students. The initial instrument contained 54 items; after expert review, validity testing, and reliability testing, 18 valid items were retained, with a Spearman-Brown coefficient of .700 and a Guttman Split-Half coefficient of .698. Data were analyzed using frequencies, percentages, and knowledge categories. The findings showed that strategy knowledge was moderate, with a mean score of 43; tactical knowledge was moderate, with a mean score of 57; and combined strategy-tactics knowledge was also moderate, with 67% of students in the moderate category. The study concludes that students understand basic concepts but have not yet mastered deeper strategic and tactical application.
Pengaruh Latihan Variasi Umpan terhadap Kemampuan Heading Sepak Takraw pada Peserta Ekstrakurikuler Vawas, Nabil; Mujriah, Mujriah; Nurdin, Nurdin
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5067

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan variasi umpan terhadap kemampuan heading peserta ekstrakurikuler sepak takraw SMP Negeri 2 Labuapi. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest. Sampel berjumlah 10 siswa dan seluruh peserta ekstrakurikuler dijadikan subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah tes heading sepak takraw selama satu menit dalam tiga percobaan dengan validitas 0,824 dan reliabilitas 0,898. Perlakuan diberikan sebanyak 16 sesi. Hasil menunjukkan rerata pretest sebesar 16,00 meningkat menjadi 22,90 pada posttest, dengan peningkatan 43,12%. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, dan paired sample t-test menunjukkan t(9) = 8,125, p = 0,000, d = 2,57. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan variasi umpan berasosiasi dengan peningkatan kemampuan heading. Pelatih disarankan menerapkan latihan berpasangan yang bervariasi, progresif, dan aman. The Effect of Passing Variation Training on Sepak Takraw Heading Ability among Extracurricular Students Abstract This study aimed to analyze the effect of passing variation training on the heading ability of sepak takraw extracurricular students at SMP Negeri 2 Labuapi. A pre-experimental one-group pretest–posttest design was applied. The sample consisted of 10 students, and all extracurricular participants were included as research subjects. The instrument was a one-minute sepak takraw heading test conducted in three trials, with a validity coefficient of .824 and reliability coefficient of .898. The intervention was conducted over 16 sessions. The results showed that the mean pretest score increased from 16.00 to 22.90 in the posttest, representing a 43.12% improvement. Normality testing indicated normal data distribution, and the paired sample t-test showed t(9) = 8.125, p = .000, d = 2.57. This study concludes that passing variation training was associated with improved heading ability. Coaches are advised to apply varied, progressive, and safe partner-based drills.
Literasi Fisik Siswa Sekolah Dasar: Analisis Domain Pengetahuan dan Pemahaman menggunakan CAPL-2 Questionnaire Ningsih, Yunita Aprilia; Irmansyah, Johan
Sportify Journal Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i1.5068

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis domain pengetahuan dan pemahaman aktivitas fisik siswa SDN Montong Batu menggunakan CAPL-2 Questionnaire. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 148 siswa berusia 9–12 tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian adalah Canadian Assessment of Physical Literacy-2 (CAPL-2) Questionnaire pada domain pengetahuan dan pemahaman. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori Beginning, diikuti Progressing, Achieving, dan sangat sedikit pada kategori Excelling. Perbedaan skor berdasarkan jenis kelamin relatif kecil, sedangkan siswa yang lebih tua cenderung memperoleh skor lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan dan pemahaman aktivitas fisik siswa masih perlu diperkuat. Physical Literacy among Elementary Students: Analysis of the Knowledge and Understanding Domain using the CAPL-2 Questionnaire Abstract This study aimed to analyze the knowledge and understanding domain of physical activity among students at SDN Montong Batu using the CAPL-2 Questionnaire. A descriptive quantitative design with a survey method was used. The sample consisted of 148 students aged 9–12 years selected through purposive sampling. The research instrument was the Canadian Assessment of Physical Literacy-2 (CAPL-2) Questionnaire focusing on the knowledge and understanding domain. Data were analyzed using descriptive statistics and normality testing. The results showed that most students were in the Beginning category, followed by Progressing, Achieving, and only a very small proportion in the Excelling category. Differences by gender were relatively small, while older students tended to obtain higher scores. This study concludes that students’ knowledge and understanding of physical activity need further strengthening.
Pemahaman Siswa Kelas VIII tentang Teknik Dasar Bola Voli dalam Pembelajaran PJOK Rizkyanti, Dinni Ridhoatun Yaumil; Subakti, Subakti; Suriatno, Adi
Sportify Journal Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i1.5069

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pemahaman siswa kelas VIII SMPN 3 Lambitu Satap tentang teknik dasar permainan bola voli. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel berjumlah 50 siswa yang dipilih menggunakan proportional random sampling dari populasi 215 siswa kelas VIII. Instrumen berupa tes pilihan ganda tertutup yang memuat indikator menyebutkan, menerjemahkan, menggabungkan informasi, menjelaskan gerak dasar, serta menjelaskan peraturan dan sarana prasarana bola voli. Data dianalisis menggunakan persentase, mean, standar deviasi, dan kategori. Hasil menunjukkan pemahaman siswa umumnya berada pada kategori sedang. Indikator terbaik terdapat pada kemampuan menggabungkan informasi siswa dengan materi guru, sedangkan indikator yang paling membutuhkan penguatan adalah menerjemahkan teknik dasar. Penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran bola voli perlu menyeimbangkan teori, demonstrasi, praktik, umpan balik, dan evaluasi. Grade VIII Students’ Understanding of Basic Volleyball Techniques in Physical Education Learning Abstract This study aimed to describe Grade VIII students’ understanding of basic volleyball techniques at SMPN 3 Lambitu Satap. A descriptive quantitative survey design was used. The sample consisted of 50 students selected through proportional random sampling from 215 Grade VIII students. The instrument was a closed-ended multiple-choice test covering indicators of mentioning, translating, integrating information, explaining basic movements, and explaining volleyball rules and facilities. Data were analyzed using percentages, means, standard deviations, and categories. The results showed that students’ understanding was generally in the moderate category. The strongest indicator was students’ ability to integrate their information with the material delivered by the teacher, while the indicator requiring the most improvement was translating basic techniques. The study concludes that volleyball learning should balance theory, demonstration, practice, feedback, and evaluation.
Pengaruh Latihan Diagonal Passing Square dan Passing Triangle terhadap Ketepatan Passing Futsal Rahman, Rusnaldi; Suprawesta, Lalu; Lukman, Lukman
Sportify Journal Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i1.5070

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh latihan diagonal passing square dan passing triangle terhadap ketepatan passing pemain Asta Futsal. Penelitian menggunakan desain eksperimen two-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok dengan ordinal pairing: 10 pemain mengikuti latihan diagonal passing square dan 10 pemain mengikuti latihan passing triangle. Instrumen penelitian adalah tes passing rendah menuju gawang kecil. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji berpasangan, dan uji perbandingan antarkelompok. Hasil menunjukkan latihan diagonal passing square meningkatkan rata-rata skor dari 69,0 menjadi 84,0 (p = 0,001), sedangkan passing triangle meningkat dari 71,0 menjadi 84,0 (p = 0,027). Tidak terdapat perbedaan signifikan antarkelompok (p = 0,707). Kedua latihan efektif meningkatkan ketepatan passing futsal. Effects of Diagonal Passing Square and Passing Triangle Drills on Futsal Passing Accuracy Abstract This study aimed to examine the effects of diagonal passing square and passing triangle drills on passing accuracy among Asta Futsal players. A two-group pretest-posttest experimental design was used. The sample consisted of 20 players divided into two balanced groups through ordinal pairing: 10 players performed diagonal passing square drills and 10 players performed passing triangle drills. The instrument was a low passing accuracy test toward a small target goal. Data were analyzed using normality, homogeneity, paired comparison, and between-group comparison tests. The results showed that diagonal passing square improved the mean score from 69.0 to 84.0 (p = 0.001), while passing triangle improved the mean score from 71.0 to 84.0 (p = 0.027). No significant difference was found between groups (p = 0.707). Both drills effectively improved futsal passing accuracy.
Keterampilan Gerak Tangan Kosong Seni Tunggal Baku Pencak Silat pada Siswa Pagar Nusa Salim, M Agus; Maulidin, Maulidin; Kurniawan, Edi
Sportify Journal Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i1.5071

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan gerak tangan kosong seni tunggal baku pencak silat pada siswa Pagar Nusa di SMA Darul Falah Pagutan. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei keterampilan gerak. Subjek penelitian adalah seluruh siswa pemula ekstrakurikuler pencak silat yang berjumlah 15 orang. Instrumen berupa lembar penilaian keterampilan gerak tangan kosong seni tunggal baku dengan skor sesuai = 1 dan tidak sesuai = 0. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, mean, standar deviasi, interval kategori, frekuensi, dan persentase. Hasil menunjukkan keterampilan siswa secara umum berada pada kategori baik. Jurus 6 dan Jurus 7 menjadi capaian terbaik karena seluruh siswa berada pada kategori baik sekali. Jurus 3 menjadi bagian yang paling perlu diperkuat karena memiliki siswa terbanyak pada kategori kurang sekali. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguasaan gerak siswa sudah berkembang, tetapi pembinaan teknik awal perlu lebih intensif. Empty-Hand Movement Skills in Standardized Single Artistic Pencak Silat among Pagar Nusa Students Abstract This study aimed to analyze empty-hand movement skills in standardized single artistic pencak silat among Pagar Nusa students at SMA Darul Falah Pagutan. A descriptive survey design was used to assess movement performance. The subjects were all 15 beginner students participating in the pencak silat extracurricular program. The instrument was an empty-hand standardized single-routine movement assessment sheet using binary scoring: appropriate = 1 and inappropriate = 0. Data were analyzed using descriptive statistics, means, standard deviations, category intervals, frequencies, and percentages. The results showed that students’ movement skills were generally in the good category. Jurus 6 and Jurus 7 showed the strongest achievement because all students reached the very good category. Jurus 3 required the most improvement because it had the highest number of students in the very poor category. This study concludes that students’ movement mastery has developed, but early-routine technical training requires stronger reinforcement.

Page 5 of 10 | Total Record : 93