cover
Contact Name
Aditya Aziz Fikhri
Contact Email
aditfreedom11@gmail.com
Phone
+6281362059403
Journal Mail Official
jurnalyayasansukma@gmail.com
Editorial Address
Kota Adm. Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sukma: Jurnal Pendidikan
Published by Yayasan Sukma
ISSN : 25485105     EISSN : 25979590     DOI : -
Core Subject : Education,
SUKMA: Jurnal Pendidikan is an academic journal bi-annually published in Indonesia. It covers issues related to education in general: teacher, student, school management, curricula, teaching methods, teaching evaluations, education best practices, learning materials, et cetera.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 109 Documents
Landasan Filosofis Pendidikan Dalam Perspektif Guru Dardiri, Achmad; Purwastuti, Lusila Andriani; Thontowi, Zulkifli Syauqi
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/05204.2021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang landasan filosofis pendidikan dalam perspektif Guru, yang meliputi landasan ontologis pendidikan, landasan epistemologis pendidikan dan landasan aksiologis pendidikan dalam perspektif guru. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan guru senior dan guru yunior, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan guru mengenai landasan ontologis pendidikan yaitu yang menyangkut konsep realitas terdapat perbedaan antara guru senior dan guru yunior. Bagi guru senior realitas difahami sebagai realitas fisik dan non fisik, sedangkan bagi guru yunior realitas bersifat fisik semata. Pandangan tentang manusia sebagai realitas, keduanya sefaham bahwa manusia memiliki aspek fisik-lahiriah dan aspek rohani-batiniah. Pandangan tentang peserta didik keduanya juga sefaham sebagai sosok manusia yang sudah memiliki bakat, dan dapat dikembangkan lewat pendidikan. Pandangan guru mengenai landasan epistemologis pendidikan yaitu yang menyangkut konsep pengetahuan terdapat perbedaan formulasi antara guru senior dan guru yunior. Dalam pandangan guru senior, pengetahuan merupakan kumpulan pengalaman yang dialami seseorang dari orang lain. Sedangkan bagi guru yunior, pengetahuan manusia sifatnya universal dan bersumber tidak hanya dari guru atau sekolah melainkan juga dari sumber lain. Dalam masalah metode pembelajaran keduanya berbeda, namun keduanya sepakat bahwa metode dapat diganti saat proses pembelajaran, disesuaikan dengan kondisi real di kelas. Dalam masalah kebenaran, terdapat perbedaan formulasi. Bagi guru senior, kebenaran sifatnya lentur, fleksibel dan relative, karena melihat realitas di SMAN 3 Yogyakarta warga sekolahnya sangat beragam. Sedangkan dalam pandangan guru yunior, norma yang digunakan untuk menilai benar salahnya sesuatu hal sifatny universal yakni yang dapat diterima oleh semua warga sekolah, karena warga sekolah khususnya peserta didiknya sangat beragam dari latar belakang agama, dan budaya yang berbeda. Dalam hal landasan aksiologis, bagi guru senior, nilai yang dikembangkan di SMAN 3 Yogyakarta adalah nilai prestasi, kesalehan, kemanfaatan, kebersamaan, kepedulian sosial dan demokrasi. Sedangkan bagi guru yunior, nilai dominan yang dikembangkan di SMAN 3 Yogyakarta adalah nilai tanggung jawab, nlai persatuan, dan nilai kreativitas.
Role of Supervisors in Improving Islamic Education Teachers’ Professionalism During Covid-19 Pandemic Sinar, Sinar
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/05205.2021

Abstract

The quality of teacher teaching focuses on two aspects, namely in terms of process and in terms of results. This study aimed to determine (1) the implementation of learning in the target area of the district Cluwak, Gunungwungkal, Margoyoso and Wedarijaksa in 2020-2021, (2) increasing Islamic Education teachers’ professionalism in the target area of the district. Cluwak, Gunungwungkal, Margoyoso and Wedarijaksa for 2020-2021, and (3) the role of supervisors in increasing the professionalism of Islamic Education teachers during the Covid-19 pandemic. This study was focused on primary education teachers carried out with a supervisory research approach (Action Research). This study used two cycles that contained planning, action, observation, and reflection in each cycle. This study used analytical descriptive research as data processing/analysis.  This study showed that Islamic Education Supervisors and Principals always provide supervision, both through class visits, and in teacher coaching in online KKG forums. The supervision material includes 2 components, namely the development of knowledge about the professionalism of Islamic Education teachers and academic observation materials.
“Al-'Arabiyyatu Baina Yadaik”: Textbook by Abdul Rahman ibn Ibrahim Al-Fawzan, Etc. Nurhuda, Abid; Prananingrum, Afiffah Vinda
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/06101.2022

Abstract

The text book Al-’Arabiyyah Baina Yadaik is one type of Arabic learning book that is still often used in the world of Arabic language education in Indonesia. This book presents many topics about elements of Islamic and Arabic culture with interesting presentations and has a very high educational value. Therefore, this book is very interesting to study and analyze whether each topic presented is in accordance with language competence and whether the contents of the material listed are relevant to the correct textbook standards. This type of research is literature research with data collection techniques in the form of documentation techniques. The analysis technique uses content analysis techniques. Al-’Arabiyah Baina Yadaik is devoted to non-Arabic learners. Compiled by presenting several competencies such as:language skills (Kifayah al-lughowiyah), communication skills (Kifayah ittisholiyyah), and cultural skills (Kifayah tsaqofiyah). Served with a language maharoh which consists of two things, namely language skills (istima’, kalam, kitabah, and qiro’ah) and three elements in language, namely sound (al-aswat), sentence structure (al-tarakib) and vocabulary (al-tarakib). -mufradat). And has met CEFR standards at level B1 and B2.Buku teks Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik merupakan salah satu jenis buku pembelajaran bahasa Arab yang masih sering digunakan dalam dunia pendidikan bahasa Arab di Indonesia. Buku ini menyajikan banyak topik tentang unsur-unsur budaya Islam dan Arab dengan penyajian yang menarik dan memiliki nilai pendidikan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, buku ini sangat menarik untuk dikaji dan dianalisis apakah setiap topik yang disajikan sudah sesuai dengan kompetensi bahasa dan apakah isi materi yang dicantumkan relevan dengan standar buku teks yang benar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan teknik pengumpulan data berupa teknik dokumentasi. Teknik analisis menggunakan teknik analisis isi. Al-’Arabiyah Baina Yadaik dikhususkan untuk pembelajar non-Arab. Disusun dengan menghadirkan beberapa kompetensi seperti: keterampilan berbahasa (Kifayah al-lughowiyah), keterampilan berkomunikasi (Kifayah ittisholiyyah), dan keterampilan budaya (Kifayah tsaqofiyah). Maharoh disajikan dengan bahasa yang terdiri dari dua hal, yaitu keterampilan berbahasa (istima’, kalam, kitabah, dan qiro’ah) dan tiga unsur dalam berbahasa yaitu bunyi (al-aswat), struktur kalimat (al-tarakib) dan kosa kata. (al-tarakib). -mufradat). Dan telah memenuhi standar CEFR pada level B1 dan B2. 
Pengembangan Model Instrumen Penilaian Sikap Bersahabat pada Pembelajaran PPKN di SMP Negeri di Kecamatan Dukun Haryanti, Fitri
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/06106.2022

Abstract

The purpose of this study was to find out how teachers measure the value of togetherness, determine the form of the instrument to measure the value of togetherness, and determine the tendency of the value of the student’s friendly attitude. This type of research is research and development with a research sample of class IX students of SMP Negeri in Dukun District. Interview and observation techniques are used to find out how teachers measure the value of friendly attitude. The instrument development procedures are: a hypothetical model; Expert validation using Delphi technique, revision I, readability test, revision II, somewhat extensive experiment, revision III, extensive experiment, final instrument and final instrument implementation. The analysis includes: item validity using product moment correlation analysis, reliability testing using Cronbach’s Alpha formula, content validity, concurrent validity, and construct validity using factor analysis. The results of the study: the teacher used a journal to measure the value of students’ togetherness, the instrument of togetherness value was valid and reliable with 2 indicators containing 16 statement items, and the tendency for the value of friendly attitudes at SMP Negeri SMA in Dukun District was included in the very high category.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana guru mengukur nilai kebersamaan, menentukan bentuk instrumen untuk mengukur nilai kebersamaan, dan mengetahui kecenderungan nilai sikap bersahabat siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan sampel penelitian siswa kelas IX SMP Negeri di Kecamatan Dukun. Teknik wawancara dan observasi digunakan untuk mengetahui bagaimana guru mengukur nilai sikap bersahabat. Prosedur pengembangan instrumen adalah: model hipotetis; validasi ahli menggunakan teknik Delphi, revisi I, tes keterbacaan, revisi II, percobaan yang agak ekstensif, revisi III, percobaan ekstensif, instrumen akhir dan implementasi instrumen akhir. Analisis yang dilakukan meliputi: validitas item menggunakan analisis korelasi product moment, uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach, validitas isi, validitas bersamaan, dan validitas konstruk menggunakan analisis faktor. Hasil penelitian: guru menggunakan jurnal dalam mengukur nilai kebersamaan siswa, instrumen nilai kebersamaan valid dan reliabel dengan 2 indikator berisi 16 item pernyataan, dan kecenderungan nilai sikap bersahabat di SMP Negeri SMA di Kecamatan Dukun termasuk dalam kategori sangat tinggi.
Pengembangan E-Learning Berbasis WEB Untuk Pembelajaran Bahasa Inggris Marifatulloh, Sayid; Fajarina, Maskhurin
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/06102.2022

Abstract

In this modern era, the use of ICT-based technology in education is increasingly widespread. Likewise, online learning facilities are widely available, ranging from free to payable. The government and educational institutions also try to provide these facilities for the advancement of education, but the facilities provided have not been able to cover the complexity of the scientific clumps being taught so that in some cases appropriate innovations and platforms of online learning facilities are needed. In learning English, for example, facilities or platforms are needed to accommodate the needs to improve four English skills, namely speaking, reading, writing, and listening. Therefore, this study aims to develop an online laboratory platform that facilitates the teaching of 4 English skills.This research uses the R&D method with several stages commonly referred to as the R&D cycle including: 1) Assessing products that are similar to the product to be developed, 2) developing products based on previous findings, 3) Testing products in real conditions, and 4) revising the shortcomings of the product. This cycle is repeated until the product meets the desired standard. Starting with designing the initial design of the e-learning platform, it is adjusted to the approach to the English learning process based on the skills to be developed. The product of this research is in the form of software for language laboratories that can be accessed both online via internet or in the local network (intranet) without internet access.Di era modern ini, penggunaan teknologi berbasis TIK dalam pendidikan semakin marak. Begitu juga dengan fasilitas belajar online yang banyak tersedia, mulai dari yang gratis hingga yang berbayar. Pemerintah dan lembaga pendidikan juga berupaya menyediakan fasilitas tersebut untuk kemajuan pendidikan, namun fasilitas yang diberikan belum mampu menutupi kompleksitas rumpun keilmuan yang diajarkan sehingga dalam beberapa hal diperlukan inovasi dan platform yang tepat untuk fasilitas pembelajaran online. . Dalam pembelajaran bahasa Inggris misalnya, diperlukan sarana atau platform untuk mengakomodir kebutuhan peningkatan empat keterampilan berbahasa Inggris, yaitu berbicara, membaca, menulis, dan mendengarkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan platform laboratorium online yang memfasilitasi pengajaran 4 keterampilan bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan beberapa tahapan yang biasa disebut dengan siklus R&D diantaranya: 1) Menilai produk yang mirip dengan produk yang akan dibuat. dikembangkan, 2) mengembangkan produk berdasarkan temuan sebelumnya, 3) Menguji produk dalam kondisi nyata, dan 4) merevisi kekurangan produk. Siklus ini diulang sampai produk memenuhi standar yang diinginkan. Dimulai dengan merancang desain awal platform e-learning, disesuaikan dengan pendekatan proses pembelajaran bahasa Inggris berdasarkan keterampilan yang akan dikembangkan. Produk dari penelitian ini berupa perangkat lunak untuk laboratorium bahasa yang dapat diakses baik secara online melalui internet maupun dalam jaringan lokal (intranet) tanpa akses internet. 
Flow Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring Menggunakan Metode Belajar Group Investigation Nugroho, Prasetyo Adi; Rosiana, Dewi; Hamdan, Stephani Raihana
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/06104.2022

Abstract

Online learning during the Covid-19 pandemic is an alternative solution to keep the learning process running, including in universities. This study aims to find out what learning methods with group investigation (GI) methods are, which can improve the quality of the online learning experience and generate flow. This study uses a quantitative approach with an experimental design, namely between participant posttest only control group design. This study compares the effect of using two variants of the Group Investigation method on the flow experience felt by students when learning online. Participants in this study amounted to 27 people (96.3% women). The mean age of the participants was 21.4 years with a standard deviation of 1.12. The results showed that the use of two variants of the Group Investigation method gave the effect of flow with values that tended to be the same. The implication is that the two variants of the Group Investigation method can be used in online learning because they significantly produce student flow experiences in online learning.Pembelajaran daring selama Pandemi Covid-19 menjadi alternatif solusi yang dilakukan agar proses pembelajaran tetap berjalan, termasuk di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran dengan metode group investigation (GI) seperti apa, yang dapat meningkatkan kualitas pengalaman belajar daring dan menghasilkan flow. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental, yaitu between participant posttest only control group design. Penelitian ini membandingkan pengaruh penggunaan dua varian metode Group Investigation terhadap pengalaman flow yang dirasakan mahasiswa saat pembelajaran daring. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 27 orang (96, 3 % perempuan). Rerata usia partisipan yaitu 21,4 tahun dengan standar deviasi sebesar 1,12. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan dua varian metode Group Investigation memberikan pengaruh flow dengan nilai yang cenderung sama besarnya. Implikasinya, kedua varian metode Group Investigation dapat digunakan dalam pembelajaran daring karena secara signifikan menghasilkan pengalaman flow mahasiswa dalam pembelajaran daring. 
Organizational Culture of Sukma Bangsa Learning School (Analytical Study of Learning Organization Primordial Value) Salabi, Agus Salim; Prasetyo, Muhammad Anggung Manumanoso
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/06105.2022

Abstract

This writing is a report study for the development of a learner school management model as well as the acceleration of educational completion with the goal of achieving sustainable education development at the Sukma Nation School of Lhokseumawe. The research focuses on the profile of the school of learners in Sukma Nation, as well as the program’s achievement and problems in its implementation. The research is qualitative in nature and employs survey methods. In terms of data gathered through documentation and interviews with relevant authorities, including focused group observations. The study also presents various manifestations of the Sukma Bangsa School innovations. The results specifically show that institution management refers to the implementation of five primordial grades of learner schools, namely personal mastery, dividing vision, mental models, sitem thinking, and group learning. According to the system, the succession of implementations is seen in changes in individual behavior ranging from knowledge mastery, information distribution, interpretation, and knowledge reminder. Furthermore, the school of learners’ leadership model has become a critical component of achieving school effectiveness.Penulisan ini merupakan kajian laporan pengembangan model manajemen sekolah peserta didik sekaligus percepatan penyelesaian pendidikan dengan tujuan tercapainya pembangunan pendidikan berkelanjutan di Sekolah Bangsa Sukma Lhokseumawe. Penelitian ini berfokus pada profil sekolah peserta didik di Bangsa Sukma, serta capaian program dan permasalahan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan metode survei. Dalam hal pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara dengan otoritas terkait, termasuk observasi kelompok terfokus. Kajian ini juga menghadirkan berbagai manifestasi inovasi Sekolah Sukma Bangsa. Hasil penelitian secara khusus menunjukkan bahwa pengelolaan lembaga mengacu pada penerapan lima nilai primordial sekolah peserta didik, yaitu penguasaan pribadi, visi membagi, model mental, pemikiran sistem, dan pembelajaran kelompok. Menurut sistem, suksesi implementasi terlihat pada perubahan perilaku individu mulai dari penguasaan pengetahuan, distribusi informasi, interpretasi, dan pengingat pengetahuan. Lebih jauh lagi, model kepemimpinan siswa sekolah telah menjadi komponen penting untuk mencapai efektivitas sekolah. 
The Effect of the Work-Based Learning Training Model on the Creativity of Training Participants at Job Training Center Bojonegoro Ristanto, Ristanto
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/06203.2022

Abstract

The importance of human resources is based on the fact that human resources are the essential elements of every company. Human resources can determine the advantages of a company because human resources are goal makers, innovators, communication, creativity, and strategy for the company. This study aimed to determine the effect of the Work Based Learning training model on trainees’ creativity at the Job training centre (Balai Latihan Kerja, BLK) Bojonegoro. This research is qualitative, categorized explicitly as a qualitative program evaluation. The sample in this study amounted to 100 trainees at BLK Bojonegoro. The results showed a high scale of creativity (85.5%), the tasks of the training participants (83.4%), support for learning (78.8%), and clear goals (76%). In training models where exposure to real-world constraints, opportunities, policies, and regulations is mandatory, work-based learning occupies an essential niche in participants’ experiences.
Developing Students’ Intrinsic Interest in Reading Challenging Articles: An Application of Basic Psychological Need Supports Kastuhandani, Fidelis Chosa; Ke, Sambo
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/06201.2022

Abstract

Intrinsic motivation in doing academic tasks were important psychological aspects for improvement of students’ learning. However, intrinsic motivation in reading research articles was observably low among Cambodian undergraduate students. Therefore, developing or sustaining their intrinsic motivation was a needed treatment to enhance students’ learning. Self-Determination Theory (SDT) posited that intrinsic motivation could be increased when students are satisfied with Basic Psychological Needs (BPNs) which may be cultivated through learning environments that make them feel competent, autonomous, and relative to the others while doing an academic task. This study intended to examine whether BPN supportive learning environment is salient to increase intrinsic motivation in reading a research article. 27 participants who were undergraduate students and enrolled in a course of community psychology were purposively selected to fill in a self-administrative questionnaires of Intrinsic Motivation Inventory before and after attending the reading activity. As a result, level of intrinsic motivation in reading was increased in 10 units (64.74 to 74.44) after the activity finished. It was concluded that BPN supportive learning environment was important to increase or at least sustain intrinsic motivation among these particular students. The implication of this study result in the classroom practices was discussed under the SDT perspectives.
Objektifikasi dan Subjektifikasi Murid dalam Tiga Pranata Pendidikan: Keluarga, Sekolah dan Masyarakat Azhar, Khairil; Robandi, Babang
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/06202.2022

Abstract

This paper tries to show how objectification tends to occur in family, community and school education. Theoretically, objectification is opposed to subjectification. Objectification means positioning children, students or individuals as objects of education. On the other hand, subjectification is their positioning as subjects or active agents of learning. For this reason, a ‘middle way’ conceptualization is needed so that a conception of education in families, schools and communities is obtained that is oriented towards facilitating the natural development of students’ potential or nature

Page 7 of 11 | Total Record : 109