cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
f7.mhdbuchori@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
research.yana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja No. 171 Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Effect : Jurnal Kajian Konseling
ISSN : 28297407     EISSN : 28297377     DOI : -
Core Subject : Education,
Effect : Jurnal Kajian Konseling diterbitkan oleh Yayasan Amanah Nur Aman. Diterbitkan setiap bulan April, Agustus dan Desember. Jurnal ini fokus pada topik Kajian Konseling. Jurnal ini menyambut hangat kontribusi tulisan-tulisan atau artikel dari para sarjana dari setiap disiplin ilmu terkait. Ruang lingkup dan kajian jurnal ini berkaitan dengan bimbingan konseling, pendidikan bimbingan konseling, pendidikan profesi konseling, psikologi pendidikan, konseling masyarakat, supervisi dalam konseling dan kurikulum/pelayanan dalam bidang bimbingan konseling. Effect : Jurnal Kajian Konseling published by the Amanah Nur Aman Foundation. Published every April, August and December. This journal focuses on the topics of Counseling Study. This journal warmly welcomes the contributions of writings or articles from scholars from any related disciplines. The scope and study of this journal is related to counseling guidance, counseling guidance education, professional counseling education, educational psychology, community counseling, supervision in counseling and curriculum/services in the field of counseling guidance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING SISWA DI SMA NEGERI 8 MEDAN Nurul Wardani; Cut Nabilah Damni; Fahriza Irfansyah; Alchairunnisa Panjaitan
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 1 No 2 (2022): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Bimbingan konseling merupakan suatu kegiatan bantuan berupa pengajaran atau arahan kepada siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan konseling siswa di SMA Negeri 8 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disajikan dalam bentuk Google Form. Mekanisme penanganan siswa yang memiliki masalah di SMA Negeri 8 Medan yaitu dengan memanggil siswa untuk dimintai keterangan hingga meminta orang tua untuk mendampingi jika siswa yang bermasalah tidak mau memberi keterangan. Kemudian hasil dari pengisian kuesioner diperoleh data bahwa sebagian siswa masih ada yang menganggap bahwa konseling itu tidak berpengaruh terhadap masalah yang tengah mereka hadapi. Kata Kunci. Pelaksanaan; Bimbingan Konseling; Siswa   Abstract. Counseling guidance is an activity of assistance in the form of teaching or direction to students at school. The purpose of this study was to determine the implementation of student counseling at the State High School 8 Medan. This research is a quantitative research. The data collection instrument used a questionnaire presented in the form of a Google Form. The mechanism for handling students who have problems at State Senior High School 8 Medan is by calling students for questioning to asking parents to accompany them if students with problems do not want to give information. Then the results of filling out the questionnaire obtained data that some students still thought that counseling had no effect on the problems they were facing. Keywords. Implementation; Counseling Guidance; Student
PERAN BIMBINGAN KONSELING DALAM PENCEGAHAN NARKOBA DI LINGKUNGAN REMAJA Amelia Putri Nasuha; Arif Hidayat Nasution; Sasmita Ramadani; Nurkhodijah
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 1 No 3 (2022): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang atau yang biasa disebut dengan nama lain NAPZA (narkotika, psikotropika dan zat adiktif) adalah obat yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran bimbingan konseling dalam pencegahan narkoba di lingkungan remaja khususnya remaja yang berada di Jalan Sederhana Gang Raya 12 Kecamatan Percut Sei Tuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran bimbingan konseling yang diterapkan masyarakat di Jalan Sederhana Gang Raya 12 Kecamatan Percut Sei Tuan sudah sangat baik dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba di lingkungan remaja. Kata Kunci. Bimbingan Konseling; Pencegahan Narkoba; Remaja   Abstract. Narcotics (narcotics and illegal drugs or commonly referred to by other names as NAPZA (narcotics, psychotropics and addictive substances) are drugs that are natural, synthetic or semi-synthetic in nature which cause a decrease in consciousness, hallucinations and excitability. This research was conducted to find out the role of counseling guidance in drug prevention in adolescents, especially teenagers who are in Jalan Simple Gang Raya 12, Kecamatan Percut Sei Tuan. The research method used is descriptive qualitative. The results of this research show that the role of counseling is applied by the community in Jalan Sederhana Gang Raya 12 Percut Sei Tuan District has been very good at preventing drug abuse in the youth environment. Keywords. Counseling Guidance; Drug Prevention; Teenager
PERAN GURU BK DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING DI SMP NEGERI 17 MEDAN Sucibirja Rahmadefitri; Chantika Dinda Putri Daulay; Nur Asiah; Dara Afriyani
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 1 No 2 (2022): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Dalam membimbing peserta didik di sekolah guru bimbingan konseling berperan penting dalam mengatasi, mengarahkan hingga menemukan solusi dari kasus dan masalah yang terjadi pada setiap individu siswa. Guru bimbingan konseling selaku konselor juga harus dapat memahami karakter dan sifat setiap siswa yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendalami, menyelidiki, serta mengkaji pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 17 Medan. Penyusunan mini riset ini dihasilkan melalui bentuk mengumpulkan petunjuk-petunjuk yang didapatkan melalui pendekatan sebagai eksplorasi. Pada penelitian ini, digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini memiliki fokus utama dalam fenomena atau kejadian yang terjadi. Fokus utama dari penelitian ini sekaligus menjadi subjek dari penelitian yaitu guru BK di SMP Negeri 17 Medan dengan teknik pengumpulan data melalui kegiatan observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian tentang peran guru bimbingan dan konseling dalam kegiatan Bimbingan dan Konseling di sekolah SMP Negeri 17 Medan dapat disimpulkan yaitu pelaksanaan bimbingan konseling terdiri dari pemberian nasehat, mengingatkan siswa yang salah, dan memberikan motivasi siswa, mengembangkan pemahaman diri melalui kehidupan pelajar. Selain itu, guru juga membiasakan siswa dengan nilai-nilai moral. Kata Kunci. Peran; Guru; Siswa; Pelaksanaan; Bimbingan Konseling   Abstract. In guiding students in schools, counseling guidance teachers play an important role in overcoming, directing and finding solutions to cases and problems that occur in each individual student. Counseling teachers as counselors must also be able to understand the different character and nature of each student. The purpose of this study is to explore, investigate, and examine the implementation of Guidance and Counseling at the State Junior High School 17 Medan. The preparation of this mini-research was produced in the form of collecting clues obtained through an exploratory approach. In this study, used qualitative research with a descriptive approach. This research has a main focus on phenomena or events that occur. The main focus of this research as well as being the subject of the research is the guidance and counseling teacher at the State Junior High School 17 Medan with data collection techniques through observation and interviews. From the results of research on the role of guidance and counseling teachers in guidance and counseling activities at the Medan 17 State Junior High School, it can be concluded that the implementation of counseling guidance consists of giving advice, reminding students who are wrong, and motivating students, developing self-understanding through student life. In addition, teachers also familiarize students with moral values. Keywords. Role; Teacher; Student; Implementation; Counseling Guidance
STRATEGI PELAYANAN BK DALAM PENINGKATAN KUALITAS AKHLAK SANTRI PADA PONDOK PESANTREN SUBULUSSALAM Abridah Hariani Nasution; Sholatiah Hasibuan; Yetri Yeni
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 1 No 2 (2022): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja jenis-jenis kasus pelanggaran santri, untuk mengetahui bagaimana peran pelayanan BK dalam peningkatan kualitas akhlak santri, untuk mengetahui apa saja kendala pada strategi pelayanan BK dalam peningkatan kualitas akhlak santri, untuk mengetahui bagaimana strategi pelayanan BK dalam peningkatan kualitas akhlak santri. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Subulussalam Sayurmaincat Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal, dengan pertimbangan di mana pesantren ini siswanya cenderung memiliki akhlak yang baik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri Pondok Pesantren Subulussalam Sayurmaincat Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal. Adapun sampel dari penelitian ini adalah guru bimbingan konseling. Dengan kesimpulan bahwa pelayanan bimbingan konseling dalam peningkatan kualitas akhlak santri pada Pondok Pesantren Subulussalam Sayurmaincat Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal belum dikategorikan baik. Kata Kunci. Pelayanan; Kualitas; Akhlak; Santri   Abstract. The purpose of this study is to find out what are the types of student violations cases, to find out how the role of counseling services in improving the moral quality of students, to find out what are the obstacles to the counseling service strategy in improving the moral quality of students, to find out how the counseling service strategy in improving the moral quality of students moral quality of students. The method used is qualitative research. This research was conducted at the Subulussalam Sayurmaincat Islamic Boarding School, Kotanopan District, Mandailing Natal Regency, with the consideration that this pesantren's students tend to have good morals. The population in this study were all students of the Subulussalam Sayurmaincat Islamic Boarding School, Kotanopan District, Mandailing Natal Regency. The sample of this research is counseling guidance teachers. With the conclusion that counseling guidance services in improving the moral quality of students at the Subulussalam Sayurmaincat Islamic Boarding School, Kotanopan District, Mandailing Natal Regency have not been categorized as good. Keywords. Service; Quality; Moral; Student
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DALAM PENANGANAN KASUS BULLYING DI SMP NEGERI 35 MEDAN Sakinah Siregar; Putra Pradana; Dandi Febri Anto Siregar; Nurul Afifah Hadi
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 1 No 3 (2022): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Maraknya terjadi kasus bullying di SMP Negeri 35 Medan menjadi landasan peneliti melakukan penelitian ini. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya bullying bermula dari candaan siswa yang berlebihan, mengolok-olokkan kekurangan yang dimiliki siswa lainnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui kegiatan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber informan pada penelitian ini merupakan guru BK serta siswa yang menjadi korban bullying. Adapun hasil yang diperoleh dari pelayanan bimbingan konseling yang dilakukan oleh guru BK, permasalahan bullying sudah mulai berkurang karena sekolah terus menerapkan sistem hukuman. Hal itu yang membuat permasalahan bullying di SMP Negeri 35 Medan dapat diatasi hingga berkurang. Kata Kunci. Layanan; Bimbingan; Konseling; Bullying   Abstract. The rise of bullying cases at State Middle School 35 Medan became the basis for researchers to conduct this research. There are several factors that cause bullying to occur, starting from excessive student jokes, making fun of the shortcomings of other students. The research method used in this study is a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques used through interviews, observation and documentation. The sources of informants in this study were counseling teachers and students who were victims of bullying. As for the results obtained from guidance and counseling services carried out by counseling teachers, bullying problems have begun to decrease because schools continue to apply a punishment system. This is what makes the problem of bullying in State Middle School 35 Medan can be overcome until it is reduced. Keywords. Service; Guidance; Counseling; Bullying
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENANGANI KENAKALAN SISWA DI MAS YASPI LABUHAN DELI Zulfa; Rahmawati; Salsabila Mariani P; Rizky Ananda Nuruddini Lase
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 1 No 3 (2022): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kenakalan remaja yang terjadi pada masa sekolah merupakan bentuk dari pencarian jati diri. Adapun yang sering dilakukan oleh remaja di antaranya ialah bolos dari sekolah, tawuran antar pelajar, mencuri, berjudi, mabuk-mabukan, memalak teman, balap liar dan lain sebagainya. Oleh karena itu, peranan guru BK dalam membantu menangani permasalahan ini sangat diharapkan. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang berguna untuk mendeskripsikan bagaimana peranan guru BK. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru BK. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh sebagian besar penyebab kenakalan siswa di MAS YASPI Labuhan Deli ialah kurangnya dasar agama, kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua, pengaruh pergaulan dan lingkungan sekitar serta dampak negatif dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta eksistensi yang bergejolak. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah dengan adanya bimbingan konseling di sekolah memudahkan untuk peserta didik agar mandiri, dapat berkembang secara optimal dan mampu membawa diri di arah yang lebih baik. Bimbingan dan konseling tidak hanya menangani siswa yang bermasalah saja. Tetapi bimbingan dan konseling juga memiliki fungsi pengembangan. Kata Kunci. Guru; Bimbingan Konseling; Kenakalan; Siswa   Abstract. Juvenile delinquency that occurs during school is a form of identity search. The things that are often done by teenagers include skipping school, brawls between students, stealing, gambling, drinking, yelling at friends, wild racing and so on. Therefore, the role of the guidance and counseling teacher in helping to deal with this problem is highly expected. The research method used is qualitative with a descriptive approach which is useful for describing how the role of the counseling guidance teacher is. The subjects of this study were counseling guidance students and teachers. Data collection techniques with interviews, observation and documentation. The results of the research obtained are that most of the causes of student delinquency at YASPI Labuhan Deli Private Madrasah Aliyah are a lack of religious basis, lack of parental attention and affection, social and environmental influences and the negative impact of scientific and technological developments, as well as a turbulent existence. The conclusion in this study is that the existence of counseling in schools makes it easier for students to be independent, to develop optimally and to be able to bring themselves in a better direction. Guidance and counseling does not only deal with problematic students. But guidance and counseling also has a development function. Keywords. Teacher; Counseling guidance; Delinquency; Student
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING SISWA DI MTS LABORATORIUM UIN SUMATERA UTARA MEDAN Yustina, Ajeng Fani; Sofia, Nur; Apendi, Rahmat; Aulia, Raoudhatus Anggi; Wagiarni
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 3 No 2 (2024): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v3i2.452

Abstract

Abstrak. Peran guru bimbingan dan konseling sangat dibutuhkan dalam mengatasi tingkah laku anak. Tujuan penelitian ini dilakukan agar mengetahui pokok permasalahan yang terjadi kepada siswa di sekolah, memahami motivasi belajar, tingkah laku dan hubungan metode pembelajaran pendidik dengan siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan studi literatur. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa guru bimbingan konseling menggunakan pendekatan mediasi, memantau, memberikan arahan kepada siswa untuk dapat membedakan mana yang baik dan buruk. Apabila anak-anak memiliki masalah tingkah laku seperti mengejek nama orang tua, itu dikarenakan peralihan dari siswa sekolah dasar ke siswa sekolah menengah pertama. Perilaku buruk tersebut secara perlahan dihilangkan dengan guru memberikan arahan dan pengetahuan dengan memberikan contoh yang baik. Kata Kunci. Peran Guru; Bimbingan Konseling; Bullying; Siswa   Abstract. The role of the guidance and counseling teacher is needed in dealing with children's behavior. The purpose of this research was to find out the main problems that occur with students at school, understand learning motivation, behavior and the relationship between educators' learning methods and students. The research method used is interviews and literature studies. The results of the research show that guidance and counseling teachers use a mediation approach, monitoring, giving directions to students to be able to distinguish between what is good and what is bad. If children have behavior problems such as mocking parents' names, it is due to the transition from elementary school students to junior high school students. The bad behavior is slowly eliminated by the teacher providing direction and knowledge by setting a good example. Keywords. Teacher's Role; Counseling Guidance; Bullying; Student
IMPLEMENTASI PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING PADA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Indah Rizki Ramadani; Nur Aini Tarigan; Safariah Astuti; Nurkeke Fitriani Kudadiri; Muhammad Eko Pratama
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 1 No 3 (2022): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pendidikan sekolah dasar yang mengimplementasikan pelayanan bimbingan konseling guna mewujudkan visi dan misi sekolah sangat didukung oleh Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pelayanan bimbingan konseling yang diimplementasikan di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dideskripsikan melalui data-data yang diperoleh dari hasil penelitian. Informan atau subjek dalam penelitian ini ialah siswa dan guru bimbingan konseling serta guru mata pelajaran dan juga kepala sekolah. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini ialah, pelayanan bimbingan konseling sangat diperlukan pada jenjang pendidikan sekolah dasar, guna membantu dan mendampingi siswa untuk menyelesaikan tugas perkembangan sehingga ia dapat mengoptimalkan diri untuk mencapai tugas perkembangannya. Kata Kunci. Implementasi; Pelayanan; Bimbingan Konseling; Sekolah Dasar   Abstract. Elementary school education that implements guidance and counseling services to realize the school's vision and mission is strongly supported by Permendikbud Number 111 of 2014. This study aims to analyze and describe guidance and counseling services implemented in elementary schools. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach which is described through the data obtained from the research results. The informants or subjects in this study were students and counseling guidance teachers as well as subject teachers and school principals. The data collection techniques using interviews, observation and documentation. The results of this study are that guidance and counseling services are needed at the elementary school level, to help and accompany students to complete developmental tasks so that they can optimize themselves to achieve their developmental tasks. Keywords. Implementation; Service; Counseling Guidance; Primary School
ANALISIS METODE PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI PONDOK PESANTREN AL-QOMARIYAH DELI SERDANG Wahyu Rizaldy Siregar; Siti Nuraini As’ari Putri; Luthfi Aulia; Yona Elya Siregar
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 1 No 2 (2022): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Bimbingan konseling merupakan pelayanan yang cukup efisien yang dilakukan tiap individu atau bahkan komunitas dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang dihadapi yang seseorang. Adanya bimbingan konseling dapat mempermudah penyelesaian terhadap konflik yang terjadi. Hal ini sejalan dengan yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Qomariyah Deli Serdang. Dalam temuan dan hasil penelitian yang dilakukan, adanya bimbingan konseling ternyata membuat keefektifan dalam penyelesaian masalah lebih bertambah. Adanya bimbingan konseling juga dapat mengurangi Tindak pelanggaran terhadap diri sendiri ataupun orang lain. Dalam penelitian yang dilakukan, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai metode. Dengan sampel penelitian yaitu beberapa orang pengajar/guru asrama dan santri yang ada. Karena menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif yang merupakan penelitian yang menghasilkan dan mengolah data yang sifatnya menggambarkan, menerangkan, menjelaskan secara rinci permasalahan yang diteliti dengan mempelajari suatu kejadian, maka temuan/hasil yang peneliti dapatkan bahwa pelayanan bimbingan konseling yang diberikan guru kepada peserta didik dapat meningkatkan kepercayaan diri santri untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Kata Kunci. Metode; Pelayanan; Bimbingan Konseling; Pesantren   Abstract. Guidance and counseling is a fairly efficient service that is carried out by each individual or even a community in order to solve the problems faced by a person. The existence of counseling guidance can facilitate the resolution of conflicts that occur. This is in line with what happened at the Al-Qomariyah Islamic Boarding School in Deli Serdang. In the findings and results of the research conducted, the existence of counseling guidance turns out to increase the effectiveness in solving problems. The existence of counseling guidance can also reduce violations against oneself or others. In the research conducted, the researcher used a qualitative descriptive approach as a method. With the research sample, there are several teachers / dormitory teachers and students. Because it uses a qualitative descriptive research approach which is research that produces and processes data that describes, explains, explains in detail the problems studied by studying an incident, the findings / results we found that the counseling services provided by teachers to students can improve students' self-confidence to solve the problems they face. Keywords. Method; Service; Counseling Guidance; Boarding School
PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN Rizki Ramadani, Indah; Dewi, Siti Kumala; Hidayat, Taufik; Amalia, Tharisa; Rangkuti, Nur Saidah; Herbuna, Josar
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 3 No 3 (2024): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v3i3.466

Abstract

Abstrak. Perilaku dan tindakan anak di sekolah merupakan cerminan dari apa yang ia alami selama di rumah. Perhatian yang diberikan orang tua harus cukup agar anak senantiasa menampilkan perilaku baik. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini ialah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan analisis menggunakan teknik analisis Uji T untuk melihat perbedaan perilaku anak yang mendapat perhatian orang tua dan yang tidak mendapat perhatian orang tua. Adapun sampel pada penelitian ini ialah sebanyak 12 orang responden siswa dan 12 orang responden orang tua. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai Sig. sebesar 0,000 < 0,05. Dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (24.163 > 2.8144) sehingga dapat disimpulkan bahwa perilaku yang ditampilkan oleh siswa adalah cerminan dari perhatian dan tindakan yang diberikan orang tua di rumah kepada dirinya. semakin baik perhatian dan tindakan yang diberikan orang tua makan akan semakin baik juga sikap dan perilaku yang ditampilkan oleh siswa begitupun sebaliknya. Kata Kunci. Perhatian; Orang Tua; Perilaku; Siswa   Abstract. Children's behavior and actions at school are a reflection of what they experience at home. The attention given by parents must be sufficient so that children always display good behavior. The methodology used in this study is quantitative using an analytical approach using the T-test analysis technique to see differences in the behavior of children who receive parental attention and those who do not receive parental attention. The samples in this study were 12 student respondents and 12 parents respondents. The results obtained indicate that the value of Sig. of 0.000 < 0.05. With a t-count value greater than t-table (24,163 > 2.8144) it can be concluded that the behavior displayed by students is a reflection of the attention and actions that parents give at home to them. the better the attention and action given by parents, the better the attitudes and behavior displayed by students and vice versa. Keywords. Attention; Parents; Behavior; Students