cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 Desa Kajhu No. 14 Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Published by Indo Publishing
ISSN : 30897742     EISSN : 30897734     DOI : https://doi.org/10.63822/jejakdigital
Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah jurnal elektronik dan cetak Open Access Journal yang diterbitkan oleh Indo Publishing setiap 6 kali dalam setahun menyediakan forum untuk mempublikasikan artikel penelitian asli, artikel review dari kontributor, dan berita teknologi baru mencangkup multidisiplin ilmu
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 504 Documents
Keterkaitan Ilmu Kedokteran Forensik dalam Sistem Menegakan Keadilan Anggelia Revi Marohima; Maulagina Azkiya Mazidah
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ckrfx178

Abstract

Ilmu kedokteran forensik memainkan peran penting dalam sistem penegakan keadilan dengan membantu mengungkap fakta-fakta dalam kasus-kasus pidana. Melalui analisis bukti-bukti medis dan penerapan pengetahuan kedokteran, ilmu kedokteran forensik dapat membantu menentukan penyebab kematian, mengidentifikasi korban, dan mengungkap tindak pidana. Dalam sistem penegakan keadilan, ilmu kedokteran forensik berkolaborasi dengan lembaga penegak hukum lainnya untuk memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan secara efektif dan akurat. Oleh karena itu, ilmu kedokteran forensik merupakan komponen penting dalam sistem penegakan keadilan yang modern dan berbasis bukti.
Tinjauan Terhadap Strategi Holistik dalam Pencegahan, Pemulihan, Perlindungan Terhadap Korban Pelecehan Seksual Anak di bawah Umur Fatimah Kamilah Qutrun Nada
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hgdwe554

Abstract

Pelecehan seksual anak merupakan masalah serius yang memerlukan pendekatan komprehensif. Strategi holistik menawarkan solusi efektif melalui pendidikan, kesadaran masyarakat, program pencegahan, pemulihan berbasis trauma-informed care, dan perlindungan melalui sistem pelaporan dan penanganan kasus yang efektif. Implementasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dapat meningkatkan efektivitas pendekatan holistik dalam melindungi anak-anak dan memastikan hak-hak dasar korban terpenuhi. Koordinasi antara lembaga pemerintah dan non-pemerintah sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal.
Perlindungan Hak Asasi Manusia dalam Perspektif Hukum Internasional dan Nasional Nor Yelly; Muhammad Syahrul; Amara Azahra
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bzafxr98

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya perlindungan dan pemajuan Hak Asasi Manusia (HAM) di tingkat nasional dan internasional. Fokus utama adalah pada instrumen hukum dan lembaga yang berperan dalam perlindungan HAM, peran pemerintah Indonesia, serta tantangan dan strategi dalam mewujudkan pemenuhan HAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya perlindungan HAM dilakukan melalui regulasi, pembentukan lembaga khusus, edukasi, dan penegakan hukum. Instrumen hukum seperti UUD 1945, UU HAM, dan instrumen internasional menjadi landasan penting, sementara lembaga seperti Komnas HAM dan Pengadilan HAM menjadi pengawas pelaksanaannya. Pemerintah Indonesia telah meratifikasi instrumen HAM internasional dan mengimplementasikannya dalam hukum nasional. Namun, tantangan seperti pelanggaran HAM, kemiskinan, konflik, dan degradasi lingkungan masih harus diatasi melalui strategi yang komprehensif, melibatkan kerjasama berbagai pihak secara global. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya koordinasi antara lembaga pemerintah dan non-pemerintah, ketersediaan sumber daya, dan keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan perlindungan HAM yang efektif.
Al-Qur’an dan Urgensinya di dalam Kehidupan Manusia Ahmad Fachri Agustian; Muhammad Ali Hanafi; Ali Akbar; Edi Hermanto
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/59mb8h94

Abstract

Al-Qur’an berperan sebagai pedoman utama bagi umat manusia; oleh karena itu, maknanya harus dipahami dengan sepenuh hati. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, dengan mengumpulkan dan menganalisis karya-karya ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Tujuannya adalah untuk menjelaskan pentingnya Al-Qur’an bagi umat manusia. Sebagai wahyu ilahi dari Allah SWT yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW, Al-Qur’an adalah kitab yang kebenarannya tidak dapat disangkal dan kaya akan petunjuk untuk semua aspek kehidupan. Al-Qur’an merupakan sumber ajaran Islam yang paling esensial dan berfungsi sebagai petunjuk, tidak hanya bagi umat Islam tetapi juga bagi seluruh umat manusia. Al-Qur’an tidak hanya memberikan bimbingan dalam hubungan antara manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengatur interaksi antar sesama manusia serta hubungan manusia dengan alam semesta. Memahami Islam secara menyeluruh (kâffah) memerlukan pemahaman mendalam terhadap Al-Qur’an, disertai dengan pengamalan yang tulus dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Allah dan Rasul-Nya telah menjamin bahwa siapa pun yang mengikuti petunjuk-Nya tidak akan tersesat. Oleh karena itu, manusia harus tetap teguh dan membiarkan Al-Qur’an membimbing mereka, karena hanya Allah yang benar-benar mengetahui segala sesuatu tentang manusia dan bumi yang Dia ciptakan.
Analisa Jaringan Sosial Pedagang Bubuk Kopi Gampong Ie Masen Ulee Kareng Munandar; Bukhari Yusuf; Ibnu Phonna Nurdin; Khairulyadi; Firdaus Mirza Nusuary
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ea3a5004

Abstract

Ulee Kareng District is the largest coffee powder producing area in Aceh. This success cannot be separated from the social network formed by coffee traders and consumers. This study aims to analyze the social network that occurs in Ulee Kareng coffee powder traders, namely Solong Coffee Powder, Said Ida Coffee Powder, and Kupi Ceeh23. This study was conducted in Ulee Kareng District and has a qualitative approach. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Furthermore, the data will be analyzed from data reduction, data presentation to drawing conclusions. The results of the study show that the social network that is formed is very good including 4 things, namely: 1. Strong network norms and density, 2. Strong ties and weak ties run continuously to help open new networks, 3. The role of active structural holes, and 4. The anchorage of non-economic actions to economic actions runs sustainably. Therefore, it can be concluded that the social network that has been formed in coffee traders in Ulee Kareng District is very good. Indirectly, this shows that there is very good social network management by coffee traders. It is hoped that the social network formed among these coffee traders can be an example for other coffee traders and the government to provide empowerment for coffee traders who do not yet have a social network like the network formed among coffee traders in Ulee Kareng District.
Belajar di Era Digital : Peluang atau Tantangan Aditya Nanda Saputra; Fikri Ridayat; Joenathan Prasetya Simamora
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6m08eb11

Abstract

Belajar di era digital membawa perubahan signifikan dalam metode pengajaran dan pembelajaran. Teknologi digital membuka peluang baru untuk meningkatkan aksesibilitas, inovasi metode pengajaran, dan kolaborasi global. Namun, terdapat juga tantangan seperti kesenjangan akses, literasi digital rendah, biaya implementasi tinggi, keamanan data dan privasi, serta motivasi dan kedisiplinan. Artikel ini membahas peluang dan tantangan dalam belajar di era digital dan memberikan rekomendasi untuk mengatasi tantangan tersebut.
Penerapan Hukum Lingkungan dalam Penanggulangan Pencemaran Udara di Perkotaan Riha Dhatul Aisyah; Dini Stevani Damaiyanti; Hafizatuzzahra
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pnbcqs02

Abstract

Penerapan hukum lingkungan dalam penanggulangan pencemaran udara di perkotaan merupakan upaya penting untuk melindungi kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Artikel ini membahas peraturan yang berlaku, tantangan dalam penanggulangan pencemaran udara, dan upaya penanggulangan yang dapat dilakukan. Dengan memahami peraturan dan tantangan yang ada, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanggulangan pencemaran udara di perkotaan dan melindungi kesehatan masyarakat.
Pengaruh Sifat Machiavellian terhadap Perilaku Disfungsional Auditor pada Inspektorat Provinsi Maluku dan Kota Ambon Parinussa, Aryance; Riconita Sinay, Francisca
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jmmecd86

Abstract

Peningkatan tuntutan terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah mendorong pentingnya pengawasan internal yang efektif, terutama di lingkungan Inspektorat Pemerintah Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sifat Machiavellian terhadap perilaku disfungsional auditor, sebagai bentuk penyimpangan etika dalam pelaksanaan tugas audit internal. Fokus kajian diarahkan pada aparat Inspektorat Provinsi Maluku dan Kota Ambon, mengingat pentingnya peran mereka dalam mendukung tata kelola keuangan yang akuntabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi auditor internal (60 responden) dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya melalui korelasi Pearson dan koefisien Cronbach’s Alpha. Variabel independen dalam penelitian ini adalah sifat Machiavellian, sedangkan variabel dependen adalah perilaku disfungsional auditor yang diukur melalui dua indikator: premature sign-off dan underreporting of time. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa sifat Machiavellian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku disfungsional auditor dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,472 dan tingkat signifikansi 0,042. Hasil uji ANOVA dan uji t mendukung model regresi secara keseluruhan dengan nilai F sebesar 4,269 dan R² sebesar 0,30. Ini mengindikasikan bahwa 30% variasi perilaku disfungsional dapat dijelaskan oleh kecenderungan sifat Machiavellian. Temuan ini menunjukkan bahwa karakter personal auditor memiliki kontribusi yang bermakna terhadap kualitas pelaksanaan audit. Kesimpulannya, sifat Machiavellian merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi perilaku disfungsional auditor. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perhatian dalam proses seleksi, pelatihan etika, dan pembinaan integritas auditor sebagai upaya penguatan sistem pengawasan keuangan daerah.
Implementasi Satu Data Indonesia dalam Mendukung Transparansi dan Akses Data Publik Eli Apud Saepudin; Firlyn Solehatunnisa; Nurul Aida Lestari; Ratu Al Viola Gunawan; Shifa Fadilah
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pydk5v51

Abstract

Implementasi Satu Data Indonesia (SDI) adalah langkah strategis yang diambil oleh pemerintah untuk menyediakan data yang kredibel, akuntabel, terkini, dan terintegrasi. Hal ini bertujuang untuk mendukung transparansi dan meningkatkan akses data publik secara luas. SDI diinisiasi berdasarkan intruksi presiden melalui Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019, yang mengatur pengelolaan data dari berbagai instansi di pusat dan daerah, guna memperkuat proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Kebijakan ini menekankan pada prinsip standar yang sama untuk data, penggunaan metadata, interoperabilitas, serta adopsi kode referensi, agar data yang dihasilkan dapat diakses dan dimanfaatkan dengan efektif oleh semua pemangku kepentingan. Meskipun telah ada kemajuan yang signifikan, pelaksanaan SDI masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kesulitan dalam integrasi data, kurangnya kompetensi sumber daya manusia, serta ego sectoral antar instansi yang menghambat keterbukaan data. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan-tantangan tersebut dan menentukan faktor-faktor kunci keberhasilan dalam pelaksanaan SDI dengan menggunakan tinjauan literatur. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk memperkuat implementasi SDI dan membentuk kebijakan turunan yang mendukung transparansi serta akses data publik di Indonesia.
Perlindungan Hukum Perdata bagi Pekerja Platform Digital (Gig Economy) dalam Sistem Hubungan Kerja Non-Tradisional Mar'atul Habibah; Mila Erliana
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m2mks634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum perdata bagi pekerja platform digital di Indonesia. Pekerja platform digital adalah individu yang bekerja secara independen dan fleksibel melalui platform digital, seperti pengemudi ojek online, kurir, dan pekerja freelance. Namun, pekerja platform digital sering kali menghadapi tantangan dalam hal perlindungan hukum perdata, karena status mereka yang tidak jelas dalam hukum ketenagakerjaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi literatur. Sumber data yang digunakan meliputi buku, artikel jurnal, laporan, situs web, dan dokumen hukum yang terkait dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum perdata bagi pekerja platform digital di Indonesia masih memiliki beberapa kelemahan dan tantangan. Kelemahan tersebut meliputi ketidakjelasan status pekerja, minimnya perlindungan hukum, dan ketergantungan pada platform. Tantangan tersebut meliputi kompleksitas hubungan kerja, kurangnya regulasi, dan perubahan teknologi. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengembangan regulasi yang terkait dengan perlindungan hukum perdata bagi pekerja platform digital sangat penting untuk memastikan bahwa pekerja platform digital mendapatkan perlindungan yang memadai.

Page 5 of 51 | Total Record : 504