cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Indo Publishing
ISSN : 30898145     EISSN : 30901294     DOI : https://doi.org/10.63822/aksikita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 584 Documents
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Masyarakat di Gampong Teubeng Tanjong Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Risna Risna; Novita Sari; Maya Ariska; Lisnawati Rahayu
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nyt57479

Abstract

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang mudah diperoleh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai manfaat, cara budidaya, serta pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai alternatif pemeliharaan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada senin 22 Juni 2026 di Gampong Teubeng Tanjong, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie dengan sasaran masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi pengenalan berbagai jenis tanaman obat, serta edukasi mengenai pengolahan sederhana TOGA yang aman dan tepat. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi masyarakat selama kegiatan dan diskusi tanya jawab untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai jenis-jenis tanaman obat yang dapat ditanam di pekarangan rumah, manfaat masing-masing tanaman, serta cara pemanfaatannya dalam mendukung kesehatan keluarga. Kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai kebun TOGA sehingga dapat mendukung kemandirian keluarga dalam menjaga kesehatan sekaligus melestarikan tanaman obat tradisional. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat terhadap pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
Penerapan Program Cekatan (Cek Tekanan Darah dan Gerak Senam) dalam Meningkatkan Kesadaran Cegah Hipertensi pada Masyarakat Gampong Pukat Dian Devita; Putri Zahara; Alpi Sri Rakhmayana
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/n23s7x03

Abstract

Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu. Hipertensi didefiniskan sebagai penyakit kardiovaskuler dengan masalah utama yang terjadi akibat perubahan tekanan darah, dikatakan hipertensi bila memiliki tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik > 90 mmHg, pada pemeriksaan yang berulang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 27 bulan Juni Tahun 2026 di Gampong Pukat Kecamatan Pidie. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan secara langsung ke desa yang meliputi sosialisasi melalui pendidikan kesehatan mengenai pentingnya senam antihipertensi, pemeriksaan tekanan darah dan praktik senam langsung dilapangan. Peserta dari kegiatan pengabdian kepada . masyarakat ini adalah masyarakat yang tidak mengalami gangguan mobilitas fisik di Gampong Pukat yaitu sebanyak 30 orang. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki tekanan darah dalam kategori normal sebanyak 11 orang (36,7%), kategori meningkat 6 orang (20,0%), kategori hipertensi grade I 8 orang (26,7%) dan kategori hipertensi grade II sebanyak 5 orang (16,6%). Hasil pemeriksaan ini menunjukkan bahwa hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian melalui upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat.
Model Kolaborasi Universitas dan Pemerintah Daerah dalam Monitoring Kesehatan Hewan Kurban Berbasis Mahasiswa di Kota Banda Aceh pada Idul Adha 1447 H/2026 M Dessi Astika; Habib Fadillah; Mirja Mirja; Zulkiram Zulkiram; Mawawil Mawawil; Ulfa Sari; Muhammad Aqil; Ibnu Halim; Rafika Rafika; Gunawan Suwarjana; Putri Nadia Riana; Sarini Sri Utari; Alkautsar Alkautsar; Hulwah Nabila Muslimah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1cr2s497

Abstract

Pemeriksaan dan pengawasan kesehatan hewan kurban merupakan bagian penting dari fungsi kesehatan masyarakat veteriner (kesmavet) untuk menjamin daging yang beredar di masyarakat memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Keterbatasan sumber daya manusia pada dinas peternakan daerah, khususnya di wilayah perkotaan dengan sebaran lokasi penyembelihan yang luas, mendorong perlunya kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil monitoring kesehatan hewan kurban berbasis mahasiswa yang diselenggarakan oleh Program Studi Peternakan Universitas Abulyatama bekerja sama dengan Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh pada Idul Adha 1447 H/2026 M. Sembilan mahasiswa Semester VI mata kuliah Manajemen Industri Ternak Potong diterjunkan sebagai enumerator lapangan, masing-masing didampingi dua dokter hewan/petugas dinas, untuk memantau pemeriksaan antemortem dan postmortem di 9 kecamatan se-Kota Banda Aceh selama 27–30 Mei 2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif dan tabulatif. Hasil monitoring mencatat 2.404 ekor hewan kurban (1.522 ekor sapi/63,3% dan 882 ekor kambing/36,7%) tersebar di 90 titik penyembelihan; Kecamatan Kuta Alam tertinggi (359 ekor) dan Kuta Raja terendah (97 ekor). Seluruh hewan dinyatakan sehat, aktif, dan bebas gejala penyakit menular sehingga layak dipotong sesuai ASUH. Kegiatan ini membuktikan pelibatan mahasiswa mampu memperluas jangkauan pengawasan dinas tanpa menambah beban sumber daya tetap, sekaligus memberi pengalaman belajar berbasis lapangan bagi mahasiswa sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi
Pengembangan Website Profil dan Layanan Digital Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten Tubagus Baenur Zidan; Erlangga Adiputra; Muhammad Reyhan Ferdiansyah; Ramdhan Maulana; Zahra Dwi Hanum Aprilia
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hktjqd76

Abstract

Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten masih menghadapi keterbatasan dalam penyediaan informasi desa dan layanan administrasi kependudukan secara digital. Pengabdian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah website profil sekaligus layanan digital desa yang memudahkan warga dalam mengajukan surat, menyampaikan pengaduan, memantau transparansi anggaran, serta mengakses informasi UMKM dan potensi desa. Sistem dikembangkan menggunakan React.js pada sisi antarmuka, Express.js sebagai server backend, MySQL sebagai basis data, serta Firebase untuk sebagian layanan autentikasi dan cloud. Website ini menyediakan tiga peran pengguna, yaitu warga, pegawai/perangkat desa, dan admin, dengan fitur login pintar berbasis NIK atau NIP, pengajuan surat daring, pengaduan masyarakat, transparansi APBDes, data penduduk, sistem sektoral desa, serta e-commerce produk UMKM lokal. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik pada ketiga peran pengguna dan mampu mempercepat proses pelayanan administrasi desa secara mandiri dan transparan
Pemberdayaan Masyarakat melalui Model Pengelolaan Sampah Botol Terintegrasi pada Bank Sampah Cerita Desa Cibarusah Kota Dani F Hutagalung; Rahmat Dwiyanto; Alviani Putri Kurniati Wahen; Mildawita Mildawita; Fauziah Dwi Cahyani; Nela M Sagala; Susi Susanti; Aziz Setiawan; Aditia Wartika; Etty Zuliawati Zed
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gpw7nm40

Abstract

Sampah menjadi permasalahan lingkungan yang terus menerus menjadi pokok utama dalam padatnya penduduk, dengan besaran sampah rumah tangga menyumbang hingga 62% dari total timbunan sampah nasional. Di RW 7 Desa Cibarusah Kota, terdapat bank sampah bernama bank sampah Cerita yang telah beroperasi selama satu tahun namun masih menghadapi beberapa kendala, di antara analisis dari data yang dihimpun yaitu minimnya pengetahuan masyarakat mengenai keberadaan dan manfaat bank sampah, belum tersedianya tempat sampah khusus botol sehingga sampah botol yang bernilai ekonomis tinggi masih tercampur dengan sampah anorganik lain, serta keterbatasan ruang dan sarana angkut di bank sampah dalam menangani volume sampah botol.  Fokus utama dari pengabdian ini adalah untuk membangun model pengelolaan sampah botol yang terintegrasi antara masyarakat dan bank sampah melalui tiga bentuk intervensi, yaitu penyuluhan mengenai nilai ekonomis sampah botol dan manfaat menyetor ke bank sampah,  juga penyebaran tempat sampah khusus botol ke berbagai titik keramaian dan fasilitas umum, serta hibah alat press botol untuk mengefisienkan ruang penyimpanan dan pengangkutan. Metode pelaksanaan yang dilakukan meliputi identifikasi masalah, observasi lapangan, wawancara dengan pengelola bank sampah dan masyarakat, serta pelaksanaan penyuluhan serta intervensi fisik.  Hasil dari kegiatan di lapangan menunjukkan bahwa alat press botol mampu meningkatkan kapasitas angkut sampah botol hingga 3-5 kali lipat dibandingkan sebelumnya, sekaligus menekan biaya operasional bank sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah botol, mengurangi timbunan sampah di TPS, serta memberikan nilai manfaat ekonomis bagi masyarakat RW 7 Desa Cibarusah Kota.
Pendampingan Pemanfaatan Limbah Kulit Ari Tape dalam Meningkatkan Nilai Tambah Produk pada UMKM di Desa Mandalasari Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Angger Faiz Aulia Bintang Pratama; Nadya Khairunnisa; Faridatul Maharani; Rini Hernita; Astiannur Arijzahro Afifah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zg46gt51

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk dalam pemanfaatan potensi lokal dan pengelolaan limbah. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada industri pengolahan tape singkong adalah limbah kulit ari yang belum dimanfaatkan secara optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemanfaatan limbah kulit ari tape menjadi tepung serta potensi nilai ekonominya pada UMKM di Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Metode yang digunakan dalam Pengabdian ini adalah observasi dan wawancara langsung dengan pelaku usaha. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa limbah kulit ari tape dapat diolah menjadi tepung melalui proses pemerasan, pengeringan selama 2–3 hari, dan penumbukan menggunakan mesin. Tepung yang dihasilkan memiliki warna putih dan tekstur halus, serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan alternatif, seperti pembuatan jipang dan renginang. Dari segi ekonomi, tepung tersebut memiliki nilai jual sekitar Rp8.000 per kilogram, sehingga dapat memberikan tambahan pendapatan bagi pelaku usaha. Namun demikian, terdapat beberapa kendala dalam proses pengolahan, seperti keterbatasan modal dan ketergantungan pada cuaca dalam proses pengeringan. Secara keseluruhan, pemanfaatan limbah kulit ari tape menjadi tepung merupakan inovasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam meningkatkan nilai tambah dan mendukung pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan.
Pemanfaatan Air Cucian Beras Sebagai Sumber Penyiraman Organik dalam Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L.) pada Media Botol Plastik Bekas di Desa Mandalasari, Kabupaten Pandeglang Yuninda Dwi Awalia Awalia; Amarila Achmad Putri; Zahra Dwi Hanum Aprilia Aprilia; Roudatul Jannah; Muhammad Reyhan Ferdiansyah5
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/netff998

Abstract

Ketahanan pangan skala rumah tangga dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan lahan sempit dan pengolahan limbah rumah tangga menjadi media budi daya tanaman pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang mengenai teknik penanaman cabai (Capsicum annuum L.) pada media botol plastik bekas, sekaligus mengamati perbedaan pertumbuhan tanaman yang disiram menggunakan air cucian beras dibandingkan dengan air biasa. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Bina Bangsa Bidang Kesehatan Masyarakat pada Kamis, 23 Juli 2026, di halaman Kantor Desa Mandalasari. Metode yang digunakan berupa penyuluhan partisipatif, demonstrasi langsung, dan pengamatan komparatif sederhana antara dua perlakuan penyiraman. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tanaman cabai yang disiram dengan air cucian beras tumbuh lebih cepat dibandingkan tanaman yang disiram dengan air biasa. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa air cucian beras mengandung karbohidrat, protein, vitamin B1 (tiamin), nitrogen, fosfor, dan kalium yang berperan dalam pembentukan hormon pertumbuhan auksin dan giberelin serta mendukung sintesis klorofil. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi ketahanan pangan yang murah, mudah diterapkan, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.
Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Tunai Berbasis Microsoft Access pada UMKM Talenan Jeje Catherine Shamirka; Kartika Rachma Sari; Choiruddin Choiruddin
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m9eccp75

Abstract

UMKM Talenan Jeje melakukan penjualan tunai harian dengan volume tinggi, tetapi pencatatan masih dilakukan secara manual sehingga rentan terhadap kesalahan, duplikasi data, dan keterlambatan pelaporan yang dapat menghambat pengambilan keputusan. Laporan ini bertujuan merancang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Penjualan Tunai berbasis Microsoft Access untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi pencatatan serta pelaporan. Metode perancangan yang digunakan adalah Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Ruang lingkup dibatasi pada pencatatan penjualan tunai selama tiga bulan pada tahun 2026 serta mencakup prosedur, dokumen, perangkat lunak, dan pengendalian internal. Sistem yang dirancang memanfaatkan tabel, query, form, report, dan fungsi otomatisasi untuk mengintegrasikan data transaksi, menyimpan histori penjualan, serta menghasilkan laporan penjualan dan arus kas secara otomatis. Hasil perancangan menunjukkan bahwa sistem dapat membantu meminimalkan kesalahan pencatatan, mempercepat proses pelaporan, dan meningkatkan keandalan informasi keuangan. Dengan demikian, SIA berbasis Microsoft Access dapat mendukung efektivitas pencatatan dan pengelolaan transaksi pada UMKM Talenan Jeje.
Pemagangan di  Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan Reza Kurnia; Nur Auliya; Tia Afdila; Susri Nur Hazizah; Herfa Iswanda
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p8bwhf93

Abstract

Kegiatan magang ini dilaksanakan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, pada periode 27 April hingga 25 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lingkungan rumah sakit, memahami sistem manajemen rumah sakit, serta mengembangkan keterampilan teknis dan nonteknis mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Metode pelaksanaan magang meliputi observasi partisipatif dan keterlibatan langsung di bidang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS), Kesehatan Lingkungan, dan Instalasi Gizi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa berhasil mengidentifikasi tiga masalah utama di lingkungan rumah sakit. Pertama, kepatuhan hand hygiene pada tenaga kesehatan masih belum optimal dengan persentase terendah pada momen sebelum kontak dengan pasien (60%) dan tertinggi pada momen sebelum tindakan aseptik atau invasif serta setelah kontak dengan cairan tubuh pasien (80%). Kedua, masih ditemukan masyarakat dengan status BPJS Kesehatan tidak aktif yang menghambat akses pelayanan kesehatan, sehingga diperlukan optimalisasi pemanfaatan Mobile JKN sebagai solusi strategis. Ketiga, ditemukan permasalahan hygiene dan sanitasi di instalasi gizi, terutama adanya serangga di area pengolahan makanan yang menjadi prioritas utama berdasarkan pendekatan USG (Urgency, Seriousness, Growth). Berbagai alternatif solusi telah dirumuskan melalui prioritas masalah untuk meningkatkan kepatuhan hand hygiene, mengoptimalkan pemanfaatan Mobile JKN, serta meningkatkan hygiene dan sanitasi instalasi gizi. Kegiatan magang ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dinamika pelayanan kesehatan di rumah sakit dan meningkatkan kompetensi profesional di bidang kesehatan masyarakat.
Optimalisasi Proses Pengeringan Ikan melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Standardisasi Produksi pada Poklahsar Camar Laut Nabila Ukhty; Yasrizal Yasrizal; Muhammad Arif; Siti Melda; Sulaiman Sulaiman
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wn634a88

Abstract

Poklahsar Camar Laut di Desa Suak Indrapuri, Aceh Barat, mengolah ikan asin, teri kering, rebon kering, dan terasi. Proses produksinya masih bergantung pada penjemuran terbuka sehingga rentan terhadap hujan, kelembapan tinggi, ketidakseragaman mutu, dan kehilangan pascapanen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pengeringan ikan melalui teknologi tepat guna serta memperkuat standardisasi produksi. Pendekatan partisipatif kolaboratif diterapkan kepada sepuluh anggota melalui empat tahap, yaitu identifikasi masalah dan sosialisasi, penerapan serta pelatihan pengoperasian oven pengering berbahan bakar LPG dengan kontrol suhu otomatis, penyusunan dan penerapan prosedur operasional standar produksi dan higiene, serta pendampingan dan evaluasi. Kegiatan menghasilkan kesepakatan perbaikan produksi, panduan operasional pengeringan terkendali, serta prosedur sanitasi, higiene, dan pengemasan. Teknologi yang diterapkan menyediakan proses pengeringan yang lebih terlindung dan mudah dikendalikan, sedangkan prosedur operasional membantu anggota menata produksi secara lebih konsisten dan mengurangi risiko kontaminasi. Pendampingan jangka pendek juga menunjukkan perlunya pencatatan suhu, pemeliharaan alat, penggunaan daftar periksa produksi, serta pengukuran lanjutan terhadap kadar air, efisiensi pengeringan, umur simpan, dan manfaat ekonomi. Integrasi teknologi tepat guna dan standardisasi proses menjadi dasar praktis untuk mengurangi ketergantungan terhadap cuaca dan memperkuat keberlanjutan usaha pengolahan ikan skala kelompok.