cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by Indo Publishing
ISSN : 30901367     EISSN : 3090174X     DOI : https://doi.org/10.1063822/jisoh
Merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang diterbitkan oleh Indo Publishing menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah dari Dosen, Peneliti, Praktisi dan Mahasiswa dengan fokus dan ruang lingkup terdiri dari; ILMU SOSIAL (Sosiologi, Antropologi, Ilmu ekonomi, Sejarah, Ilmu politik, Ilmu komunikasi, Psikologi sosial) dan HUMANIORA (Filsafat, Sejarah, Bahasa, Sastra, Seni, Agama, Sosiologi, Antropologi Studi media)
Articles 400 Documents
Peran Masyarakat dan Pemerintah dalam Mencegah Kebakaran Lahan di Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara Yeni Anggriani; Arif Rahman Nugroho; Efrinda Ari Ayuningtyas; Wisnu Putra Danarto
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bjq1bk98

Abstract

This research aims to: (1) identify the role of the community in preventing land fires in Sungai Andai Urban Village, (2) determine the obstacles faced by the community in land fire prevention efforts, and (3) examine the implementation of government programs in carrying out land fire prevention in Sungai Andai Urban Village.This study employs a qualitative approach with a descriptive method. The data were collected through interviews, observations, and documentation involving selected informants who possess relevant knowledge and information related to the research topic.The results of the study show that both the community and the government of Sungai Andai Urban Village play significant roles in preventing land fires. The community contributes through collective activities, environmental monitoring, and early reporting when fire indicators appear. Meanwhile, the local government plays a role by providing education, strengthening coordination with related agencies such as BPBD and the fire department, and implementing preventive programs that actively involve community participation.This research is expected to serve as an input for both the community and local government to strengthen collaboration and enhance the effectiveness of land fire prevention efforts in Sungai Andai Urban Village, thereby minimizing the negative impacts on the environment and the surrounding community
Tinjauan Sosiologi Hukum terhadap Implementasi Program Kamis Ber-Adat di SMA Negeri 14 Bandar Lampung Sabrina Birri Sintia; Susilo Susilo; Rizka Nurlita; Rita Fatma Syafira; Anisia Rianti Tamara; Riska Meilisa; Ichwan Karunia; Hendi Efrianto Harianja; Prita Laura; Mira Puji Astuti; Femas Erlangga Dwi Saputra; Nabia Dilla Derma Pratiwi; Putut Ari Sadewo
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mhgdzz63

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Program Kamis Ber-Adat di SMA Negeri 14 Bandar Lampung dalam perspektif sosiologi hukum sebagai upaya pelestarian budaya Lampung di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Program ini dilaksanakan melalui pembiasaan penggunaan Bahasa Lampung, penggunaan pakaian adat, serta penanaman nilai-nilai budaya lokal di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosialisasi, penyebaran angket, dan studi literatur. Data diperoleh melalui kegiatan sosialisasi “Ruang Jejama Kamis Ber-Adat”, observasi, angket kepada peserta didik kelas X.6 dan X.7, serta kajian terhadap berbagai sumber pustaka dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kamis Ber-Adat mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran budaya peserta didik terhadap pentingnya Bahasa Lampung sebagai identitas budaya daerah. Peserta didik memberikan respons positif terhadap pelaksanaan program dan mulai memahami pentingnya menjaga budaya lokal. Meskipun demikian, implementasi penggunaan Bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari masih belum optimal karena dipengaruhi dominasi Bahasa Indonesia, kurangnya pembiasaan di lingkungan keluarga, serta rendahnya rasa percaya diri peserta didik dalam menggunakan bahasa daerah. Dalam perspektif sosiologi hukum, program ini menunjukkan fungsi hukum sebagai sarana rekayasa sosial untuk membentuk kebiasaan masyarakat dalam menjaga budaya lokal. Keberhasilan program memerlukan dukungan berkelanjutan dari sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar pelestarian budaya Lampung dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan.
Pengaruh Kreativitas Dan Durasi Iklan E-commerce Shopee Pada Platform Youtube Terhadap Brand awareness Tarisma Cahyaning Dwi Putri; Parezi Anggra Pramiswari; Fikri Shofin Mubarok
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/61w1f511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kreativitas dan durasi iklan e-commerce Shopee pada platform YouTube terhadap pembentukan brand awareness. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah pengguna YouTube di Kota Semarang yang pernah melihat iklan Shopee, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 30 orang yang memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form. Analisis data dilakukan melalui tabulasi silang (crosstabs), serta didukung oleh uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan kualitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas iklan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap brand awareness Shopee. Iklan yang kreatif, menarik, dan mudah diingat mampu meningkatkan kesadaran merek di kalangan konsumen. Selain itu, durasi iklan juga berpengaruh terhadap kemampuan audiens dalam menangkap pesan yang disampaikan sehingga turut berkontribusi dalam pembentukan brand awareness. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi kreativitas iklan yang tinggi dan durasi yang tepat dapat menjadi strategi efektif bagi Shopee dalam meningkatkan kesadaran merek dan memperkuat posisinya di tengah persaingan e-commerce yang semakin ketat.
Penerapan Collaborative governance dalam Studi Kasus Jalan Tol Sibanceh dengan Model Hexa Helix Alif Fitra; Muhammad Maulana Rifki; Afrijal Jamal
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ny1fz734

Abstract

Pembangunan infrastruktur strategis seperti Jalan Tol Sibanceh memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah di Aceh. Namun, pelaksanaannya menghadapi berbagai tantangan, termasuk konflik lahan, permasalahan koordinasi antaraktor, serta keterlibatan masyarakat yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan collaborative governance pada proyek Jalan Tol Sibanceh dengan menggunakan model Hexa Helix yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, akademisi, masyarakat, media, serta komunitas/LSM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan collaborative governance dalam proyek ini telah dilaksanakan, namun belum berjalan secara optimal, terutama dalam aspek partisipasi publik dan transparansi informasi. Pemerintah masih memegang peran dominan sebagai koordinator utama, sementara kontribusi aktor lain seperti media dan komunitas masih terbatas. Model Hexa Helix memberikan kerangka yang komprehensif dalam memahami dinamika kolaborasi multipemangku kepentingan, meskipun masih menghadapi hambatan struktural dan kultural. Penelitian ini merekomendasikan penguatan komunikasi lintas sektor, peningkatan partisipasi masyarakat, serta optimalisasi peran masing-masing pemangku kepentingan guna mewujudkan tata kelola pembangunan infrastruktur yang lebih inklusif dan efektif.
Memahami Etika Politik Kontemporer Muhammad Fardhannajmi; Muhammad Rizky Darmawan; Rayhan Noor; Surya Sukti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gdgw7g30

Abstract

This study examines the relationship between ethics and politics as fundamental dimensions of human social life, emphasizing their role in shaping just and responsible governance. Ethics, as a branch of philosophy, provides moral principles that guide human behavior, while politics functions as the practical sphere in which power, decision-making, and public policies are exercised. The study explores classical and modern perspectives, including Aristotle’s view of the unity of ethics and politics in achieving the highest good, Machiavelli’s pragmatic approach that separates morality from political necessity, and Kant’s insistence on universal moral principles in political action. Furthermore, the discussion extends to contemporary political ethics, highlighting key issues such as justice, human rights, transparency, accountability, and the influence of digital technology. The ideas of John Rawls and Jürgen Habermas are examined to demonstrate the importance of fairness, equality, and participatory dialogue in modern governance. Central to this study is the concept of the common good, which serves as a core political value aimed at ensuring collective welfare and social justice. The study concludes that ethics and politics are inherently interconnected and must be integrated to prevent the misuse of power and to promote inclusive and equitable governance. A strong ethical foundation, supported by democratic institutions and active public participation, is essential for realizing the common good in contemporary society.
Perlindungan Hukum Pemegang Sertifikat Hak Milik akibat Ketidaksesuaian Data Spasial dan Data Yuridis dalam Sistem Pendaftaran Tanah Elektronik Satriani Satriani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/b6nyfy38

Abstract

This study aims to analyze the legal protection provided to Land Title Certificate (SHM) holders due to discrepancies between spatial and legal data in the electronic land registration system and to examine the responsibility of the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency (ATR/BPN) in ensuring the accuracy and validity of electronic land data. This study uses a normative legal method with a statutory, conceptual, and case-based approach. Legal materials were obtained through a literature review, including legislation, legal literature, scientific journals, and factual cases related to land data discrepancies in the Sentuh Tanahku application in Kendari City. The results indicate that legal protection for SHM holders is provided through preventive protection in the form of an accurate and integrated land administration system, as well as repressive protection through data correction mechanisms, mediation, and dispute resolution. Furthermore, ATR/BPN has the administrative and legal responsibility to verify, synchronize, update, and correct land data to ensure legal certainty of land rights. Therefore, accurate integration of spatial and legal data is a key requirement for realizing an electronic land registration system that can provide legal certainty and optimal protection for land rights holders.
Ketimpangan Gender dan Human Security dalam Ancaman Keamanan TKW Indonesia di Arab Saudi Felisa Marimbunna Tandi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/05kwv017

Abstract

This research examines the relationship between gender inequality and human security in the context of Indonesian women as migrant workers in Saudi Arabia. Structural vulnerability will be emphasized in this study, as it relates not only to economic factors but also to the influence of social systems, laws, and unequal power relations. Through a feminist perspective and supported by the concept of human security, this study examines how threats to individual safety emerge and the role of the state in providing protection. This research explores the relationship between gender inequality and human security in the context of Indonesian women working as migrants in Saudi Arabia. This study emphasizes structural vulnerability due to economic factors and the impact of unequal social, legal, and power relations. This study examines how threats to individual safety emerge and the role of the state in providing protection through a feminist perspective and the concept of human security.
Collaborative Governance dalam Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang Khaulah Aqilah; Naura Fijriya Syakira Afiq; Muh Sabri Abimanyu Soenardi; Zulfina Khoirotun Nisa; Zidna Faza Rizqiyah; Prisca Kiki Wulandari
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/men5sr49

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses collaborative governance dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi terstruktur sebagai sumber data primer dan dokumen resmi pemerintah serta artikel ilmiah sebagai data sekunder. Analisis mengacu pada kerangka teori collaborative governance Ansell dan Gash (2007) yang mencakup lima dimensi: face-to-face dialogue, trust building, commitment to process, shared understanding, dan intermediate outcomes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog tatap muka terbukti menjadi instrumen vital dalam membangun dan memulihkan hubungan antar aktor; kepercayaan internal jejaring terbentuk melalui transparansi tugas, namun kepercayaan masyarakat masih bergantung pada pendekatan personal kader; komitmen internal puskesmas kuat melalui monitoring harian, sementara komitmen TPMD belum konsisten; kesepahaman bersama telah terbentuk namun bersifat dinamis dan memerlukan perawatan kelembagaan; serta capaian antara berupa model jemput bola dan tumbuhnya kesadaran preventif masyarakat, meski terhambat keterbatasan logistik dan bias demografis. Penelitian ini berkontribusi pada pendalaman kajian empiris collaborative governance di level puskesmas dalam program kesehatan preventif. Keterbatasan penelitian meliputi jumlah informan yang terbatas dan cakupan satu puskesmas sehingga generalisasi perlu dilakukan secara hati-hati.
Konsep Kepemimpinan Siyasah Sunni Kontemporer Ahmad Rizani; Andri Andri; Daaini Rizky Mabrury; Muhammad Rizky Darmawan; Surya Sukti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/sgkcgf80

Abstract

This study examines the concept of leadership in contemporary Sunni siyāsah shar'iyyah as a bridge between classical Islamic political thought and modern state systems. Through qualitative analysis of normative sources (Qur'an, hadith, Al-Mawardi) and conceptual developments (Yusuf al-Qaradawi), it explores how principles like ijma', bay'ah, justice ('adl), and shura adapt to democratic governance. Comparative analysis of Pakistan's Islamic federal parliamentary system with Sharia-integrated institutions like the Federal Shariat Court and Indonesia's unitary presidential rechtsstaat with regional autonomy reveals diverse models of religion-state relations post-WWII decolonization. Emerging from weakened colonialism and nationalist movements, these states integrate Islamic legitimacy with modern constitutionalism, demonstrating siyāsah's dynamic relevance for stability, accountability, and human rights in pluralistic societies.
Teologi Perdamaian dalam Masyarakat Majemuk: Analisis Konflik dan Model Dialog Antar Agama di Indonesia Petrus Subekti; Victor Deak
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/d222c809

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keberagaman yang tinggi dalam aspek agama, suku, budaya, dan bahasa. Kondisi ini dapat menjadi kekuatan sosial, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teologi perdamaian dalam lima agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, serta mengidentifikasi model dialog antaragama yang relevan dalam masyarakat majemuk di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara terhadap tokoh agama dan studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh agama memiliki nilai-nilai teologis yang mendukung perdamaian, seperti kasih, pengampunan, keadilan, belas kasih, toleransi, penghormatan terhadap martabat manusia, dan pengendalian diri. Penelitian juga menemukan bahwa konflik yang terjadi dalam masyarakat majemuk umumnya tidak bersumber dari ajaran agama itu sendiri, melainkan dipengaruhi oleh prasangka, fanatisme, kesalahpahaman, kesenjangan sosial, serta kepentingan politik tertentu. Selain itu, dialog antaragama dipandang sebagai model yang efektif untuk membangun saling pengertian, memperkuat kerja sama sosial, dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Dengan demikian, teologi perdamaian dan dialog antaragama memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan dan kehidupan harmonis di Indonesia.